Oknum Guru di SMK Negeri 1 Bunga Mayang Kabupaten OKU Timur Terlibat Kasus Pemotongan Dana PIP

0
43 views

Oknum Guru di SMK Negeri 1 Bunga Mayang Kabupaten OKU Timur Terlibat Kasus Pemotongan Dana PIP

OKU SUMSEL MEDIACAKRABUANA.ID

Sebuah kasus pemotongan dana Program Indonesia Pintar (PIP) terungkap di sekolah SMK Negeri 1 Bunga Mayang Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan.

Seorang oknum guru yang bernama Ali Syahbana diduga memotong dana PIP sebesar Rp 300.000 ke siswa.

Kasus ini terungkap setelah beberapa siswa melaporkan kejadian tersebut kepada Awak Media dan LSM. Mereka mengaku bahwa mereka diminta untuk menyetor uang sebesar Rp 300.000 sebagai biaya administrasi PIP, padahal dana tersebut seharusnya diterima secara penuh oleh siswa.

Salah satu guru membenarkan adanya kasus tersebut dan menyatakan bahwa oknum guru yang bersangkutan telah diminta untuk mengembalikan uang tersebut. “Kami guru-guru tidak mentolerir perbuatan seperti ini dan akan menyerahkan semuanya kepada pihak sekolah agar di tindak tegas terhadap oknum yang terlibat,” ujarnya.

Beberapa rekan Media dan LSM akan melaporkan kejadian ini ke Polres OKU Timur dan kepihak terkait untuk melakukan penyelidikan agar bisa mengungkap kasus ini.

“Kami akan mengusut tuntas kasus ini dan memastikan bahwa dana PIP yang seharusnya diterima oleh siswa dapat diterima secara penuh,” kata Kapolres OKU Timur, AKBP Listiyono, S.I.K., M.H.saat di hubungi rekan Media melalui via WhatsApp.

Dana PIP adalah program pemerintah yang bertujuan untuk membantu siswa kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan pendidikan. Kasus ini menunjukkan bahwa masih ada oknum-oknum yang berusaha memanfaatkan program ini untuk kepentingan pribadi.

Di tempat terpisah rekan Media mengkonfirmasi kepada kepala sekolah melalui via WhatsApp,akan tetapi sangat di sayangkan beliau tidak merespon sama sekali.

Pemerintah telah menginstruksikan agar semua sekolah dan lembaga pendidikan meningkatkan pengawasan dan transparansi dalam pengelolaan dana PIP. Masyarakat juga dihimbau untuk melaporkan jika menemukan kasus serupa ( Tim )

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini