“Dugaan Ringkasan Kasus Deni Hamdani (Sekwan DPRD Kabupaten Kuningan)”
Kuningan Jabar ||Mediacakrabuana.id
Ringkasan Kasus Deni Hamdani (Sekwan DPRD Kabupaten Kuningan)
– Identitas: Dr. Deni Hamdani, Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Sekwan) Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.
– Status Terkini (Mei 2026): Belum ditetapkan sebagai tersangka, namun namanya terlibat dalam dugaan kasus korupsi/penyalahgunaan anggaran tunjangan anggota DPRD tahun anggaran 2024–2025 senilai sekitar Rp 65 miliar dari APBD.
– Dugaan Pelanggaran:
1. Diduga terlibat dalam penerbitan SK dasar pembayaran tunjangan yang dianggap tidak sesuai aturan hukum, tanpa dasar regulasi yang sah.
2. Dituduh berkolusi dengan Kepala BPKAD Kuningan dalam pengelolaan dan pencairan dana, serta kesalahan administrasi yang merugikan keuangan daerah.
3. Pernah menjadi sorotan publik sejak awal 2026 setelah pernyataannya dalam forum publik dianggap membuka bukti pelanggaran pengelolaan anggaran tersebut.
– Proses Hukum:
– Laporan resmi telah disampaikan elemen masyarakat/LSM ke Kejaksaan Negeri Kuningan dan Inspektorat Daerah sejak Februari–Maret 2026.
– Penyelidikan masih berjalan; belum ada penetapan tersangka, penahanan, maupun putusan hukum hingga saat ini.
– Sebelumnya (Nov 2024), ia juga menjadi sorotan
– saat tersingkir dari seleksi jabatan Sekda meski nilainya tinggi, namun itu masalah kepegawaian terpisah.
“Ali Sopyan Wakil Ketua umum IWO Indonesia dan Kepala Divisi Investigasi Tim Gabungan media Pemburu Fakta mendesak Kejati Jawa Barat untuk segera menindaklanjuti dan periksa Kasus Deni Hamdani (Sekwan DPRD Kabupaten Kuningan)
Provinsi jawa barat dan beberapa kali di lapor namun tidak di tindak lanjut . Apa kah
Deni Hamdani (Sekwan DPRD Kabupaten Kuningan)
Kebal hukum atau ada orang besar di belakang kasus ini. Meminta pihak APH Aparat Penegak Hukum Segera Bertidak tegas .Ucap Ali Sopyan. Saptu 16/05/26
( Redaksi )”















