www.mediacakrabuana.id | PT Media Cakrabuana News | Halaman 195    
Beranda blog Halaman 195

ASRILUDIN DAN LOM LOM GEGERKAN KAMPANYE AKBAR DI DESA BANDAR KLIPPA

0

ASRILUDIN DAN LOM LOM GEGERKAN KAMPANYE AKBAR DI DESA BANDAR KLIPPA

Deli Serdang,- Mediacakrabuana.id

Kampanye akbar pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Deli Serdang nomor urut 02, Dr. H. Asriludin Tambunan dan Lom Lom Suwondo, berhasil menyedot ribuan massa di Lapangan Reformasi Desa Bandar Klippa, Kecamatan Percut Sei Tuan, Selasa (19/11/2024). Dukungan penuh dari masyarakat semakin memperkuat langkah pasangan ini menuju pemilihan yang tinggal menghitung hari.

Sejak pukul 13.00 WIB, ribuan warga telah memadati lapangan, bahkan hingga trotoar dan pinggir jalan. Massa yang hadir membawa atribut bernuansa nomor 02 dan mengacungkan dua jari sebagai simbol dukungan. Puluhan stan kuliner lokal di sekitar lokasi menambah semarak acara, menggambarkan antusiasme warga yang luar biasa.

Dalam orasi politiknya, Asriludin menyampaikan komitmen untuk memperjuangkan kebijakan yang berpihak pada rakyat, termasuk solusi inovatif dalam layanan kesehatan. “Ke depan, masyarakat tidak perlu lagi repot membawa KTP untuk berobat. Dengan teknologi sidik jari, semua layanan akan mudah diakses,” tegasnya. Ia juga menyoroti pentingnya pendidikan dan pengembangan sektor UMKM untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Lom Lom Suwondo menambahkan visi pasangan ini dengan menekankan pemberdayaan petani dan peningkatan kesejahteraan tenaga honor. “Kami akan memastikan pupuk tersedia tepat waktu dan alat pertanian dapat diakses dengan mudah. Selain itu, kami akan perjuangkan agar guru dan tenaga honorer diangkat menjadi P3K,” katanya disambut sorakan massa.

Selain pidato politik, kampanye tersebut diramaikan oleh simulasi pencoblosan surat suara, yang menunjukkan cara memilih nomor 02. Tidak hanya itu, suasana semakin hangat ketika Asriludin dan Lom Lom memimpin massa bernyanyi bersama lagu Aku Tak Sendirian dari Tipe-X, yang membuat lapangan bergemuruh dengan semangat.

Anggota DPR RI Ade Jona Prasetyo dan Ketua DPRD Deli Serdang Zakki Shari turut hadir memberikan dukungan. “Masyarakat Deli Serdang sudah tahu siapa pemimpin yang peduli terhadap kesehatan, pendidikan, dan pertanian. Pasangan nomor 02 adalah jawaban dari harapan tersebut,” kata Zakki.

Ashari Tambunan, mantan Bupati Deli Serdang dua periode, juga hadir menyampaikan orasi yang menguatkan. “Asriludin dan Lom Lom adalah pilihan tepat untuk membawa Deli Serdang ke arah yang lebih maju. Mari kita pastikan kemenangan mereka pada 27 November mendatang,” ujarnya.

Kampanye diakhiri dengan aksi sosial tim pemenangan yang memborong dagangan kuliner lokal, sebagai bentuk dukungan terhadap UMKM setempat. Massa yang telah memadati lokasi hingga pukul 17.00 WIB pulang dengan semangat baru untuk menyukseskan pasangan Asriludin-Lom Lom.

Dengan dukungan penuh dari masyarakat dan partai pendukung seperti Gerindra, Golkar, PDIP, PKB, dan lainnya, pasangan nomor 02 semakin optimis menghadapi Pilkada Deli Serdang 2024. (RI-1)

Lapor Pak Presiden Prabowo, Pak Kapolri Listyo Sigit, dan Pak Kapoldasu Whisnu, 3 Tersangka Yang Telah Ditetapkan DPO Oleh Polsek Siabu Tak Kunjung Tertangkap

0

Lapor Pak Presiden Prabowo, Pak Kapolri Listyo Sigit, dan Pak Kapoldasu Whisnu, 3 Tersangka Yang Telah Ditetapkan DPO Oleh Polsek Siabu Tak Kunjung Tertangkap

MANDAILING NATAL– MEDIACAKRABUANA.ID

Tiga pelaku penganiayaan terhadap korban Lesmanan Halawa (30) seorang wartawan sampai saat ini belum juga tertangkap, Ketiga pelaku adalah berinisial FH (40) alias Ama Ope, GG (52) alias Ama Andi dan JZ alias Ama Julpan Zega yang telah ditetapkan DPO (Daftar Pencarian Orang) sejak tanggal 19 Mei 2023 oleh Polsek Siabu. Minggu, (17/11/2024).

Lesmanan Halawa korban penganiayaan di pertambangan emas yang diduga ilegal di Kecamatan Siabu Kabupaten Mandailing Natal Padangsidimpuan sampai saat ini masih terus mencari keadilan karena menurutnya dari pihak Polsek Siabu bahkan Polres Madina belum ada tindakan tegas terhadap ketiga tersangka yang telah ditetapkan sebagai DPO, Padahal kasus penganiayaan ini telah dilaporkan oleh korban Lesmanan Halawa dari sejak 14 Oktober 2022 dengan Laporan Polisi Nomor: LP/B/40/X/2022/SPKT/POLSEK SIABU/POLRES MADINA/POLDA SUMUT yang ditandatangani langsung oleh Kapolsek Siabu sebelumnya, AKP Jamaluddin Nasution.

Bahkan FH pelaku utama yang melakukan penganiayaan terhadap korban Lesmanan Halawa di pertambangan emas yang diduga ilegal di Bukit Siayo Desa Tangga Bosi Kecamatan Siabu sering live di tiktok, Bahkan mengancam korban melalui via telpon. Oleh karenanya, korban merasa kuatir jika sewaktu-waktu pelaku bisa saja kembali melakukan perbuatan tindak pidana, yang bisa lebih mengancam jiwa korban Lesmanan Halawa.

Saat Liputan Berita7 mengkonfirmasi langsung kepada Kapolsek yang baru, Kompol Saszorro Efendi beberapa waktu yang lalu. Kompol Saszorro Efendi menyatakan bahwa anggotanya telah 6 hari berada di lokasi TKP menyusuri para pelaku agar dapat segera ditangkap.

“Sekarang ini kan di hutan ini pak, kita menangkap pelaku bukan dikota pak. Jadi, dia (Pelaku_Red) diatas pak, naik keatas itu perjalanannya 6 jam, jalan kaki pak gak bisa kendaraan,” ujar Kompol Saszorro Efendi.

“Kemungkinan besar anggota itu meluncur, disana orang Nias kan banyak pak, mungkin ada yang memberitahu sama dia (Pelaku_Red) lari tapi kita tetap berusaha terus pak,” ucapnya.

“Beberapa kali kita tunggu juga beliau (Pelaku_Red) itu kalo turun kebawah itu petang, kita sampaikan kepada Kepala desa hingga sampai saat ini belum tertangkap. Nah, sampai sekarang ini masih pencarian pak, itu SP2HP nya kita sudah kirim ke pak Lesmanan itu pak. Oh iya, selalu kita kirimkan itu pak, setiap kegiatan kita, kita kirim lagi SP2HP sama dia (Korban_Red) pak,” tandas Kompol Zorro yang akrab disapa.
Pada saat awal kejadian penganiayaan terhadap Lesmanan Halawa ini sempat telah ditayangkan oleh salah satu stasiun TV dan sempat viral. Namun, menurut Lesmanan Halawa pihak kepolisian Polsek Siabu tidak terlalu serius dalam penanganan kasusnya.

Untuk itu Lasmanan Halawa Wartawan korban penganiayaan ini meminta keadilan kepada Presiden Prabowo, Kapolri Listyo Sigit, Kapolda Sumut, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto supaya menindak tegas para pelaku penganiayaan wartawan pada tahun 2022 yang diduga ada aktor intelektualnya yaitu peran para bos tambang yang diduga illegal yang berada di lokasi tambang di Desa Tangga Bosi, Bukit Siayo, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara.

“Tolong attensinya pak Presiden Prabowo, Pak Kapolri Listyo Sigit, Pak Kapoldasu Whisnu kasus penganiayaan yang saya alami ini, agar para pelakunya segera ditangkap,” mohon Lesmanan Halawa.

Lesmanan Halawa juga meminta kepada Presiden Prabowo agar memberi perhatian khusus terhadap kegiatan tambang yang diduga illegal di Bukit Siayo Desa Tangga Bosi Kecamatan Siabu, Mandailing Natal ini.

“Ijin pak Presiden Prabowo, Tambang di Bukit Siayo di Desa Tangga Bosi, Kecamatan Siabu Mandailing Natal yang diduga tidak memiliki ijin operasional dan diduga illegal ini telah lama beroperasi tolong ditertibkan pak Presiden. Karena, telah merusak lingkungan sekitarnya dan pasti berimbas ke desa-desa yang lainnya,” pinta Lesmanan Halawa.

“Maraknya tambang emas ilegal tanpa ijin didaerah kami mengakibatkan lingkungan kami rusak dan tercemar. Kami berharap pemerintah Pusat, Khususnya bapak Presiden Prabowo dan Kapolri Listyo Sigit segera menutup Kawasan tambang emas ilegal tanpa ijin tersebut, karena telah sering memakan korban,” ungkap Lesmanan Halawa.

Ditempat berbeda, Nani Gerak 08 Relawan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming, mendapatkan informasi bahwa banyak oknum TNI dan polri yang berkeliaran di wilayah tambang tersebut yang ikut membekingi para pengusaha. Semoga di pemerintahan pak Presiden Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming bisa menangkap semua oknum-oknum yang menjadi bekingan bos-bos tambang ilegal tersebut.

“Prabowo menyampaikan pemimpin harus berpihak kepada rakyat kecil, semoga pihak-pihak terkait segera bertindak atas masalah yang terjadi di Sumatera Utara ini. Sehingga tidak ada lagi tambang-tambang ilegal yang merusak lingkungan tersebut, dan kekayaan negeri ini sepenuhnya pengelolaannya ditangani oleh pemerintah agar dapat menjadi pendapatan negara,” tegas Nani. (Red)

Rakernas Pewarna 2024, Romo Kefas : ‘Kami akan mengevaluasi PC – PC yang tidak Hadir dalam Rakernas ini’

0

Rakernas Pewarna 2024, Romo Kefas : ‘Kami akan mengevaluasi PC – PC yang tidak Hadir dalam Rakernas ini’

Lumajang, – Mediacakrabuana.id

Di Glagah Arum Jawa Timur, menjadi Saksi digelarnya Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2024 Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia  dan sukses diselenggarakan pada Sabtu (16/11/2024), di Bumi Perkemahan Glagah Arum. Acara ini dihadiri oleh ratusan insan pers dari seluruh wilayah Indonesia, yang mewakili berbagai media cetak, daring, hingga televisi.

Dalam Sesi Pandangan Umum dan laporangan kegiatan PD – PD se Indonesia yang di bacakan oleh Ketua – ketua PD yang hadir di acara Rakernas Pewarna Indonesia 2024, yang salah satunya adalah PD Pewarna Indonesia Propinsi Jawa Barat Kefas Hervin Devananda, S.Th,M.Pd.K mengatakan bahwa sebelumnya kami sebagai ketua Jabar menghaturkan mohon maaf, karena keterbatasan kami sebagai ketua Pewarna Jabar yang belum bisa menyampaikan laporan kegiatan yang dilaksanakan oleh Pewarna Jabar karena semenjak kami di non aktivekan dari mulai 2022 – Oktober 2024 karena berdasarkan surat edaran Dewan Pers terkait Insan Jurnalis yang mengikuti perhelatan pemilu legeslative 2024, ini adalah kali pertama kami hadir dalam perhelatan besar Pewarna Indonesia setelah SK Pencabutan kami sebagai ketua Pewarna Jabar di aktivekan, ujar Pria yang disapa Romo Kefas, sabtu [16/11]

Dan berdasarkan Arahan ketua umum kepada kami setelah kembali mendapatkan tugas – tugas sebagai ketua Pewarna Jabar maka arena Rakernas ini adalah sebagai ajang konsolidasi dan silaturahim serta membahas program – program Pewarna 2025 sebagai tuntunan program kerja daerah jawa barat 2025, oleh karena itu sesuai arahan dan amanah ketua umum Yusuf Mujiono, Sebagai Ketua Pewarna Jabar akan mengevaluasi dari PC – PC yang ada di Jawa Barat yang tidak hadir dalam Rakernas kali ini. Karena Agenda Rakernas hari ini pentingnya peran wartawan dalam menjaga integritas, kebebasan pers, dan menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat serta agenda utama kita mengusung Kesetaraan di bangsa ini seperti yang disampaikan oleh ketua umum, jelas Romo Kefas

Oleh karena  pembahasan  isu-isu strategis, termasuk tantangan era digitalisasi media, perlindungan hak wartawan, dan upaya mendorong kolaborasi antarmedia untuk menghadapi dinamika sosial dan politik di Indonesia. Rakernas juga menjadi ajang evaluasi program kerja Pewarna Indonesia dan penetapan langkah strategis untuk tahun mendatang agar dapat PC – PC di Jawa Barat selaras dengan program PP yang akan di bahas dalam Rakernas ini.

Dan saya mengucapkan terima kasih kepada

Pj Ketua Pewarna Jabar dengan segala keberadaan dan kekurangannya dalam menjalankan organisasi pewarna Jabar dengan cukup baik.
Saya mengapresiasi dengan kekompakan PC – PC yang hadir hari ini dengan membawa timnya sebagai peserta Rakernas 2024 mewakili jawa Barat.

Oleh karena itu harapan kami Pewarna Indonesia Propinsi Jawa Barat, karena Rakernas ini sangat bermanfaat, terutama dalam membangun solidaritas wartawan di seluruh Indonesia serta memperkuat fungsi pers sebagai pilar keempat demokrasi, semoga keputusan rakernas ini bisa kami bawa ke daerah masing – masing, agar kami selaku insan Pers Nasrani menjadi Terang dan garam dalam dunia jurnalis serta mendukung dalam program pembangunan nasional yang ada di Jawa Barat dan kota/kabupaten yang ada [:]

TESYLIA, S. PD WALI KELAS X.10 SMA N 2 LAHAT DIDUGA ABAIKAN PASAL 60 PERMENPAN-RB 6/2024 PPPK DIPERPANJANG SESUAI PENILAIAN KERJA “MENYERAH TIDAK SANGGUP MENGAJAR MA”

0

TESYLIA, S. PD WALI KELAS X.10 SMA N 2 LAHAT DIDUGA ABAIKAN PASAL 60 PERMENPAN-RB 6/2024 PPPK DIPERPANJANG SESUAI PENILAIAN KERJA “MENYERAH TIDAK SANGGUP MENGAJAR MA”

LAHAT SUMSEL MEDIACAKRABUANA.ID

Pasal 60 dalam PermenPAN-RB 6/2024 menyebutkan bahwa masa perjanjian kerja PPPK dapat diperpanjang sesuai kebutuhanjb serta berdasarkan penilaian kinerja. Perpanjangan kontrak ini didasarkan pada pencapaian kinerja, kesesuaian kompetensi, dan kebutuhan jabatan pada instansi setelah mendapat persetujuan dari pejabat pembina kepegawaian (PPK).
Penilaian kinerja menjadi faktor utama dalam perpanjangan kontrak PPPK. Kinerja yang baik akan memastikan perpanjangan kontrak, sementara kinerja yang kurang memuaskan dapat menjadi alasan untuk tidak memperpanjang kontrak. Hal ini mendorong PPPK untuk terus meningkatkan kinerja mereka.
Penilaian kinerja PPPK dilakukan berdasarkan perjanjian kerja di tingkat individu dan tingkat unit atau organisasi dengan memperhatikan target, sasaran, hasil, manfaat yang dicapai, dan perilaku pegawai. Penilaian kinerja PPPK dilakukan secara objektif, terukur, akuntabel, partisipatif, dan transparan.

Permendiknas Nomor 70 Tahun 2009, pendidikan inklusif adalah sistem penyelenggaraan pendidikan yang memberikan kesempatan kepada semua peserta didik berkelainan dan memiliki potensi kecerdasan atau bakat istimewa untuk mengikuti pendidikan atau pembelajaran dalam satu langkah pendidikan secara bersama-sama peserta didik lainnya.
Prinsip pendidikan inklusif adalah ABK penting mendapat pembelajaran di sekolah reguler, penolakan anak ABK di sekolah reguler adalah melanggar hak dan hukum.

Sekolah-sekolah umum harus siap dan terbuka untuk menerima dan mendidik anak-anak dengan kebutuhan khusus. Pendidik atau guru juga akan dibekali wawasan mengenai pendidikan untuk anak berkebutuhan khusus.
Semua sekolah wajib menerima siswa inklusif. Menolak, berarti melanggar undang-undang.
Pada saat Mentri Pendidikan Nasional Muhadjir Effendy pada tanggal 03-09-2019 dengan tegas mengatakan jika sekolah yang melanggar PERMENDIKNAS No 70 tahun 2009 izin sekolah akan dicabut.

Seluruh sekolah SMA dan SMK Negeri sekabupaten Lahat dibawah naungan Provinsi akan tetapi yg harus diingat kembali bahwa anak-anak yang dibina dan didik adalah anak-anak yg berada di kabupaten Lahat, dan tetap semuanya berlandaskan PERMENDIKNAS Nomor 70 tahun 2009 agar dikabupaten program layak anak belajar 12 tahun dapat terlaksana.
demi terciptanya kabupaten lahat menjadi salah satu kabupaten kota layak anak seperti program pemerintah,Seperti inilah yang diharapkan keluarga MA.

MA salah satu siswa SMA N 2 Lahat yang diduga dipaksakan keluar dari SMAN 2 Lahat beberapa waktu yang lalu berdasarkan diagnosa dokter Rina Adelia.dr,.SpMK,.MKes dokter terbaik se Asia MA bukanlah Autis bahkan saat ini MA diterima disalah satu sekolah Palembang dengan jalur umum bukan jalur ABK ,Hal ini sesuai pernyataan orang tua MA.

HU ayah dari MA 06-11-2024 mengatakan Dalam kejadian ini kami selaku orang tua dan keluarga sangat kecewa,anak kami dikeluarkan yang baru sekolah tiga bulan, itu adalah luka besar dihati kami apalagi sampai anak kami di Cap Autis oleh kepala sekolah.Seorang guru bahkan Wali kelas sampai mengatakan tidak sanggup mengajar dan mendidik anak kami lagi,pertanyaan saya dimana tugas mereka selaku guru yang katanya panutan yang bisa dicontoh atau ditiru,sedangkan anak kami baru bersekolah dalam waktu tiga bulan,karena dalam waktu tiga bulan itu, bagi kami adalah masa adaptasi untuk mendapatkan pembelajaran,disini juga kami tegaskan kembali anak kami bukan lah autis seperti yang mereka ucapkan dikarenakan kami mempunyai bukti hasil LAB yang telah diperiksa oleh dokter spesialis yang biasa menangani anak-anak autis dan berkebutuhan khusus.
itu jelas mencoreng nama baik daripada MA . Negara kita ini negara hukum, kita berbicara jangan sembarangan kalau belum bisa memahami dan menguasai ilmu tersebut,janganlah asal bicara.Sama-sama dokter saja tidak bisa menganalisa seseorang dengan hanya melihat ,suatu contoh seorang dokter gigi diberikan tugas untuk mengurus bagian penyakit dalam tentunya tidaklah bisa,dikarenakan itu bukan rana mereka.Siapapun yang yang berani mengatakan anak kami Autis tanpa ada pembuktian yang kuat saya selaku orang tua akan menuntut orang tersebut. Jangan mudah mengambil kesimpulan jika kita sendiri tidak paham,apa yg dimaksud dengan autis. Kami berani berbicara bahwa anak kami bukanlah autis dikarenakan kami ada bukti hasil pemeriksaan Lab yang diperiksa langsung dari Lab yg ada dinegara Amerika, dan hasil diagnosa dokter sepesialis yg menguasai hal tersebut.
Dan yg perlu kalian ingat!,Sebagai tenaga pengajar, Anak ABK pun punya hak yang sama dengan anak-anak lainnya, “jelasnya”

Tesylia, S. Pd. Nip 1989060620232120011 Wali Kelas MA, KelasX.10 saat dikomfirmasi oleh awak media ini 10-11-2024 Nomor 0852-6759-XXXX sampai berita ini diterbitkan tidak memberikan jawaban bahkan memblokir nomor awak media ini.

“BERSAMBUNG KEEDISI SELANJUTNYA”

HERI AS & NITA YUPIKA
“TEAM PEMBURU KORUPTOR”

Surat AHU PWI Diblokir, Hendry Ch. Bangun Tidak Berhak Ajukan Proposal Terkait PWI Pusat

0

Surat AHU PWI Diblokir, Hendry Ch. Bangun Tidak Berhak Ajukan Proposal Terkait PWI Pusat

**Jakarta, Mediacakrabuana.id

17 November 2024** – Surat Administrasi Hukum Umum (AHU) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) kini telah resmi diblokir, yang secara hukum menguatkan keputusan bahwa Hendry Ch Bangun tidak lagi memiliki hak untuk mengajukan proposal atau tindakan administratif lainnya atas nama PWI Pusat.

Pemblokiran ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas keputusan pemberhentian Hendry Ch Bangun sebagai anggota PWI dan secara otomatis tidak berhak lagi menjabat Ketua PWI Pusat. hal tersebut juga didasarkan pada evaluasi organisasi yang menilai adanya pelanggaran serius terhadap tata kelola internal dan etika organisasi.

Dengan pemblokiran Surat AHU ini, segala upaya Hendry untuk mengatasnamakan PWI Pusat, termasuk pengajuan proposal atau tindakan lainnya, dinyatakan tidak sah dan melanggar hukum. Langkah ini juga dimaksudkan untuk menjaga integritas dan kredibilitas PWI sebagai organisasi profesi wartawan yang menjadi wadah resmi para jurnalis Indonesia.

Ketua Umum PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang, menegaskan bahwa pemblokiran ini adalah langkah final untuk memastikan PWI berjalan sesuai dengan prinsip tata kelola yang baik dan sesuai dengan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART).

“Pemblokiran ini bukan hanya soal administratif, tetapi juga upaya untuk melindungi nama baik organisasi dari tindakan yang tidak bertanggung jawab. Kami harap semua pihak mematuhi keputusan ini demi kelangsungan PWI sebagai organisasi profesional,” ujar Ketua Umum PWI Pusat Zulmansyah Sekedang dalam rapat koordinasi Hari Pers Nasional di kantor PWI DKI Jaya, Senin (18/11).

Langkah hukum ini sekaligus memberikan pesan tegas kepada semua pihak terkait untuk tidak bekerja sama atau memproses pengajuan proposal yang diajukan oleh Hendry Ch. Bangun atas nama PWI Pusat. Segala aktivitas resmi organisasi hanya dapat dilakukan oleh pengurus yang sah sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

PWI Pusat juga menghimbau kepada semua pihak, baik di tingkat pusat maupun daerah, untuk tetap bersatu dan menjaga profesionalisme dalam menjalankan tugas-tugas organisasi di tengah tantangan dunia pers yang semakin kompleks.** (Humas)

Korban Konten Porno Petinggi Yayasan Unisma Bekasi, Mengadu ke PWI di Kota Bekasi

0

Korban Konten Porno Petinggi Yayasan Unisma Bekasi, Mengadu ke PWI di Kota Bekasi

Bekasi – Mediacakrabuana.id

Seorang mantan dosen dari Unisma Bekasi yang menjadi korban pengiriman konten video porno mendatangi kantor PWI Kota Bekasi di Kota Bekasi pada Selasa, 12 November 2024.

Korban berinisial AM memutuskan untuk mengadu ke Kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bekasi. Kepada Ketua PWI Kota Bekasi, Ade Muksin, korban (AM) menyampaikan perihal kasus yang menimpanya.

Selama lebih dari satu jam, AM dengan rinci menceritakan kronologi peristiwa traumatis yang dialaminya. Kejadian tersebut bermula pada bulan Juli 2024, saat AM membuka pesan singkat di pagi hari. Pengirim pesan tersebut adalah seorang yang diduga petinggi yayasan Unisma Bekasi yang berinisial HR, yang notabene merupakan rekan kerjanya, ujar AM.

AM sangat terkejut ketika menerima pesan tak senonoh tersebut, dan tanpa ragu langsung membalas pesan yang telah dikirim pada subuh tanggal 24 Juli 2024, tuturnya.

Wanita berusia 37 tahun tersebut kemudian bertanya mengenai tujuan pengiriman video tidak senonoh tersebut, namun jawaban yang diterima adalah kesalahan dalam pengiriman karena nomor korban mirip dengan nomor temannya, tutur AM menceritakan.

Pelaku, berinisial HR, yang telah mengakui perbuatannya, diduga tidak ingin memperpanjang masalah dengan serangkaian panggilan telepon tanpa respons yang diterima korban.

Perlakuan tidak menyenangkan ini kemudian dilaporkan kepada bagian Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) kampus, namun yang diterima hanyalah teguran keras kepala pelaku dari pihak yayasan, ungkap AM.

Hal ini mengecewakan korban, yang merasa perlakuan tersebut tidak sebanding dengan ketidaknyamanan yang dialaminya.

Setelah menerima berbagai bukti dari korban, Ketua PWI Kota Bekasi, Ade Muksin, berkomitmen untuk menindaklanjuti kasus tersebut dengan mengirim surat kepada pihak kampus untuk klarifikasi.

Ade menegaskan bahwa PWI Kota Bekasi akan konsisten mengawal kasus tersebut apapun risikonya.

“Kami akan mengawal kasus ini bersama-sama,” ucap Ade dengan tegas. Kasus ini merupakan cerminan dari perlunya kepedulian dan dukungan terhadap korban-korban kasus cyberbullying. PWI Kota Bekasi berkomitmen untuk melindungi hak-hak para korban dan memberikan suara bagi mereka yang membutuhkan. Semoga kejadian ini dapat memberikan pembelajaran bagi semua pihak untuk lebih waspada dan saling mendukung dalam memerangi tindakan yang tidak etis di dunia maya, tandas Ade. Muksin.

Sementara itu, awak media mengkonfirmasi Dina dari pihak PPKS. Saat dikonfirmasi, Dina enggan memberikan tanggapan terkait kasus tersebut.

“Terkait hal ini, bapak bisa langsung meminta keterangan langsung kepada pihak Rektorat, karena saya tidak memiliki kewenangan untuk memberikan keterangan,” tulis Dina dalam pesan WhatsApp-nya pada Senin, 18/ 11/ 2024.

Sampai berita ini dipublikasikan, pihak Unisma belum memberikan keterangan resminya kepada media.**

tetapkan Tersangk Kades Pulau Tagor Kabur Saat di jemput Paksa

0

Di tetapkan Tersangk Kades Pulau Tagor Kabur Saat di jemput Paksa

Deli Serdang,- Mediacakrabuana.id

Kepolisian Resor Kota Deli Serdang resmi menetapkan Muhammad Yacob (52), Kepala Desa Pulau Tagor Baru Kecamatan Galang, sebagai tersangka dalam dugaan tindak pidana pelanggaran proses Pemilihan Umum. Langkah ini berdasarkan penyidikan yang dimulai pada 7 November 2024, sebagaimana dinyatakan dalam surat pemberitahuan yang ditujukan kepada Kepala Kejaksaan Negeri Deli Serdang.

Penetapan tersangka tersebut merujuk pada Pasal 109 ayat (1) Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana, serta Pasal 71 ayat (1) juncto Pasal 188 Undang-Undang RI Nomor 6 Tahun 2020 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota. Dugaan pelanggaran tersebut terjadi pada Selasa, 22 Oktober 2024, sekitar pukul 18.40 WIB di Jalan Besar Pulau Tagor Baru, Dusun II, Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang.

Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang, Kompol Risqi Akbar, S.IK., M.H., melalui surat penyidikan menyatakan bahwa perkara ini akan ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum yang berlaku. Surat tersebut juga ditembuskan kepada Ketua Pengadilan Negeri Lubuk Pakam, Kapolresta Deli Serdang, pelapor Ade Herianto, dan tersangka Muhammad Yacob.

Pengacara pelapor, Farid Faturahman Sinaga, S.H., M.H., saat dikonfirmasi media mengatakan bahwa pihaknya akan mengawal proses hukum hingga selesai. “Kita kawal terus kasus ini sampai tuntas,” ujar Farid.

Sementara itu, Camat Galang, Budi Pane, turut memberikan tanggapan atas situasi ini. Ia mengungkapkan bahwa pihaknya telah mendatangi kediaman Kepala Desa Muhammad Yacob untuk mencari klarifikasi, namun yang bersangkutan tidak ditemukan di rumah maupun di kantor desa. “Iya, kami baru saja bubar dengan Tim Sentra Gakkumdu Bawaslu Deli Serdang setelah mendatangi kediamannya dan kantor desa. Yang bersangkutan tidak berada di tempat,” ujar Budi Pane.

Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang, Kompol Risqi Akbar, juga membenarkan status Muhammad Yacob sebagai tersangka dalam kasus ini. Penyelidikan lebih lanjut akan dilakukan untuk mengungkap kebenaran atas dugaan pelanggaran tersebut.

Penyidikan terhadap dugaan pelanggaran ini diharapkan mampu memberikan kejelasan hukum terkait proses pemilihan kepala daerah di wilayah Deli Serdang. (Tim)

Debat Kandidat Ketiga Paslon Wako – wawako Hepy – Efsi No. 1 Kembali Medominasi Pagung

0

Debat Kandidat Ketiga Paslon Wako – wawako Hepy – Efsi No. 1 Kembali Medominasi Pagung

Pagaralam – Sumsel || Mediacakrabuana.id

Debat ketiga pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Pagaralam berlangsung dengan hangat dan penuh gagasan pada Senin (18/11/2024).

Mengusung tema “Strategi Kolaboratif untuk Ekonomi Kreatif, Wisata, dan Pelestarian Lingkungan”, acara ini digelar di Gedung Serbaguna SDN 74 Pagaralam.

Pasangan calon Hj. Hepy Safriani, SKM., M.Kes. dan Efsi Komar, S.E. memaparkan berbagai ide strategis mereka untuk mengembangkan potensi kota Pagaralam yang dikenal kaya akan keindahan alam dan budaya lokal.

Dalam penyampaiannya, Hj. Hepy menekankan pentingnya pendekatan kolaboratif antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha untuk menciptakan ekonomi kreatif yang inklusif.

“Kami berkomitmen untuk membangun Pagaralam sebagai pusat ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal. Melalui sinergi antara pemerintah, UMKM, dan komunitas kreatif, kami ingin memastikan produk-produk lokal mampu bersaing di pasar nasional bahkan internasional,” ujar Hj. Hepy.

Sementara itu, calon Wakil Walikota Efsi Komar, S.E. menyoroti sektor pariwisata dan pelestarian lingkungan sebagai kunci keberlanjutan.

Ia menjelaskan pentingnya menciptakan ekosistem wisata yang tidak hanya menarik wisatawan tetapi juga menjaga keaslian alam Pagaralam.

“Kami ingin pariwisata menjadi motor penggerak ekonomi Pagaralam. Namun, kami juga sadar bahwa tanpa pelestarian lingkungan, keberlanjutan wisata tidak akan tercapai. Oleh karena itu, kami akan mendorong pengelolaan wisata berbasis konservasi dengan melibatkan masyarakat lokal,” ungkap Efsi.

Debat ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari akademisi, pengusaha, hingga tokoh adat.

Diskusi berlangsung dinamis dengan adanya sesi tanya jawab dari panelis dan audiens yang memberikan masukan terhadap program kerja yang disampaikan.

Masyarakat yang hadir memberikan apresiasi atas gagasan kedua calon yang dianggap memiliki visi progresif untuk Pagaralam.

Salah satu warga, Rika (34), mengungkapkan harapannya agar pasangan ini dapat merealisasikan ide-ide tersebut jika terpilih nanti.

“Kami butuh pemimpin yang bukan hanya punya ide besar, tapi juga mampu melibatkan masyarakat dalam pembangunan. Apa yang disampaikan tadi cukup menjanjikan,” katanya.

Debat ini menjadi bagian dari rangkaian kampanye menjelang pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Pagaralam 2024.

Dengan berbagai gagasan yang telah dipaparkan, masyarakat diharapkan semakin bijak dalam menentukan pilihan demi masa depan kota Pagaralam yang lebih baik.

Heri,cb

JELANG HUT KE-79 PGRI DAN HGN 2024 12 FINALIS GURU INOVATIF UNJUK DIRI PAPARKAN KARYA TERBAIK

0

JELANG HUT KE-79 PGRI DAN HGN 2024 12 FINALIS GURU INOVATIF UNJUK DIRI PAPARKAN KARYA TERBAIK

LLAHAT, SUMSEL MEDIACAKRABUANA.ID

Menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke -79 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) bersamaan dengan Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2024 yang digelar 25 November nanti PGRI Kabupaten Lahat menyiapkan berbagai hadiah menarik hingga 12 besar finalis guru inovatif diumumkan nantinya.

Ratusan pendaftar guru Inovatif dari jenjang TK sederajat sampai SMA sederajat se-Kabupaten Lahat hanya 12 guru inovatif yang berkesempatan unjuk diri memaparkan karya terbaiknya didepan Dewan Juri dan Ketua PGRI Kabupaten Lahat.Dr Hasperi Susanto , SPd. MM mengapresiasi dan memuji karya-karya peserta karya peserta yang terlihat lebih fresh , inovatif, kreatifdan detail.
Semua peserta berani mengeksplor semua kemampuan yang dimiliki didalam perlombaan

Dr Hasperi Susanto SPd.MM. Ketua PGRI Kabupaten Lahat 18-11-2024 mengatakan PGRI Kabupaten Lahat selalu Upgrade diri tiap tahunnya dengan mengikuti perkembangan Zaman dalam memperingati HUT PGRI dan HGN, seperti halnya dengan mengadakan perlombaan guru inovatif. terdapat 112 pendaftar guru inovatif yang telah mengikuti tahap seleksi dengan mengirim naskah dan Vidio Praktik melalui Google Form. Kemudian ratusan karya peserta itu di diteliti oleh dewan juri dan diambil 12 peserta terbaik dari peserta yang sudah terpilih lalu diundang mengikuti preview wawancara dan memaparkan materi nantinya 12 peserta itu akan disaring kembali untuk diambil 6 pemenang terbaik sedangkan peserta lainnya juga berkesempatan menjadi pemenang favorit melalui like terbanyak yang sudah diunggah di media sosial Facebook dengan#FBPGRILahat, “ujarnya”

Hasperi Susanto , SPd. MM menambahakan Selaras dengan Tema HUT ke-79 PGRI “Guru bermutu , Indonesia Maju”.sekaligus GN 2024 bertajuk ” Guru Hebat, Indonesia Kuat” diadakan perlombaan penerapan pembelajaran praktik aik dalam proses pembelajaran. Yang dinilai adalah naskah dan vidio praktik disatuan pendidikan peserta. Semua peserta tidak diragukan lavi kompetensinya, semua baik diversinya masing-masing, silahkan perebutkan hadiah menarik lainnya seperti sepeda listrik, Handphone,Laptop dan hadiah menarik lainnya. Harapannya mereka bisa terus mengimbaskan ilmunya kepada pendidik yang lain serta tumbuh bersama jadi lebih baik sebagai insan pendidikan.Peringatan HUT PGRI dan HGN tahun ini berdekatan dengan Pilkada agar pendidik khususnya ASN guru dapat bersikap Netral, tetap kondusif jangan terpecah-belah dengan perbedaan pilihan junjung tinggi solidaritas , “tambahnya seraya berpesan”.

HERI AS & NITA YUPIKA
” TEAM PEMBURU KORUPTOR”

Kejari Diminta Usut Kasus Dugaan Korupsi DLH Karawang.

0

Kejari Diminta Usut Kasus Dugaan Korupsi DLH Karawang

Karawang, Mediacakrabuana.id

Dilansir dari Media Potretpublik.co.id – Kejaksaan Negeri Karawang diminta usut kasus dugaan korupsi kegiatan pembangunan taman bundaran badami tahun anggaran 2023 pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Karawang.

Pasalnya pada kegiatan tersebut banyak kejanggalan berdasarkan hasil investigasi dan temuan laporan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) perwakilan Jawa Barat.

Untuk diketahui bahwa proyek pembangunan taman bundaran badami dikerjakan oleh Cv. PM dengan nomor kontrak 027/09/PK-TMN.BDM/DLH/PPK02/VIII/2023 dan nilai kontrak Rp. 5.838.944.000 yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Karawang tahun anggaran 2023.

Pada proyek tersebut terdapat ketidaksesuaian spesifikasi atau tidak sesuai RAB dalam pengerjaannya sebesar Rp. 139.273.174,15 dan proyek kegiatan pembangunan taman badami mengalami 2 kali perubahan kontrak pekerjaan tambah kurang atau Contract Change Order (CCO) yang diduga hanya untuk menyelamatkan penyedia atau kontraktor dari denda atau potongan anggaran.

Bukan hanya itu, pada kegiatan tersebut juga terdapat kelebihan pembayaran sebesar Rp. 139.273.174,15 yang sebagian sudah ditindak lanjuti dengan cara melakukan penyetoran ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) sebesar Rp.20.000.000 dan masih terdapat kekurangan yang belum disetorkan sebesar Rp. 119.273.174,15.

Ketika potretpublik.co.id mengirimkan surat konfirmasi kepada Kepala DLH Kabupaten Karawang pada 24 Oktober 2024, Kepala Dinad LH melalui Kabid Pertamanan, Dede Pramiadi mengungkapkan bahwa terkait dengan kelebihan pembayaran sudah ditindaklanjuti dan sudah dikembalikan ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD). Akan tetapi ketika diminta softcopy bukti setorannya, tidak bersedia memberikan.

“Terkait dengan kelebihan pembayaran pada kegiatan tersebut sudah ditindaklanjuti dan sudah dikembalikan ke RKUD, namun saya tidak bisa memberikan softcopy bukti setorannya, paling saya hanya bisa memberikan nomor surat bukti setorannya saja,” katanya pada Senin (5/11).

Dede menambahkan bahwa terkait surat konfirmasi yang dikirimkan redaksi Potret Publik akan dibalas secara resmi. Namun sangat disayangkan hingga berita ini ditayangkan, balasan surat yang dimaksud tak kunjung datang. “Kalau ingin surat abang dijawab secara resmi, paling lusa saya akan suruh staf saya untuk membuat surat balasan dan nanti akan dikirimkan ke alamat kantor redaksi abang,” pungkasnya. (Red)

Studi Kepemimpinan Tambunan di Kabupaten Deliserdang 2004 – 2024

0

Studi Kepemimpinan Tambunan di Kabupaten Deliserdang 2004 – 2024

Sumatera Utara,- Mediacakrabuana.id

PENELITIAN mengenai relasi kekuasaan dalam kepemimpinan daerah selalu menarik minat akademis karena mencakup perspektif yang luas serta memadukan kajian teoritis dan praktis.

Studi Kepemimpinan Tambunan di Kabupaten Deliserdang 2004 – 2024

Penulis tertarik dengan penelitian disertasi Dr. Musa Rajekshah S.Sos M.Hum di Program Doktor Studi Pembangunan Universitas Sumatera Utara, mengeksplorasi model relasi kekuasaan Tambunan di Deliserdang.

Kajian penelitian ini menyoroti bagaimana relasi kekuasaan yang harmonis dan berkesinambungan berperan dalam menjaga stabilitas dan kesinambungan pembangunan di Kabupaten Deliserdang dari 2004 hingga 2024.

Penelitian ini berfokus pada model kekuasaan Tambunan di Deliserdang, khususnya bagaimana harmonisasi relasi kekuasaan berperan dalam keberlanjutan pembangunan daerah, sebagaimana diuraikan dalam disertasi Dr. Musa Rajekshah S.Sos M.Hum untuk meraih gelar Doktor Studi Pembangunan di Universitas Sumatera Utara.

Penulis memulai analisis dengan meninjau asal-usul nama Kabupaten Deliserdang yang terinspirasi dari Kesultanan Deli dan Serdang, yang keduanya merupakan bagian penting dari sejarah daerah ini.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Deliserdang 2023, populasi kabupaten ini tercatat mencapai 1.953.986 jiwa pada tahun 2022. Dengan motto “BHINNEKA PERKASA JAYA,” pemerintah menunjukkan komitmennya untuk mendorong kemajuan dengan mengedepankan keberagaman sosial budaya. Kabupaten ini memiliki masyarakat yang beragam etnis, termasuk Melayu Deli, Karo, Toba, Simalungun, Minangkabau, Jawa, dan Tionghoa.

Sejarah dan Transformasi Kepemimpinan

Sejak tahun 1946, Deliserdang telah dipimpin oleh sejumlah tokoh berpengaruh, mulai dari Bupati pertama, Moenar S. Hamidjojo hingga Ali Yusuf Siregar. Sepanjang masa tersebut, Deliserdang terus menghadirkan pemimpin-pemimpin yang mengembangkan kompetensi manajerial dalam tata kelola pemerintahan daerah. Hal ini menjadikan kabupaten ini sebagai wilayah yang bertumbuh secara adaptif dan akuntabel.

Kepemimpinan Tambunan

Keterlibatan keluarga Tambunan dalam kepemimpinan Deliserdang dimulai dengan Bapak Amri Tambunan, putra Mayor TNI H. Djamaluddin Tambunan, yang menjabat sebagai bupati pada periode 2004–2014.

Pada masa kepemimpinannya, Amri Tambunan berfokus pada sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur, menghadirkan program-program strategis, seperti “Cerdas” di bidang pendidikan, “GDSM” untuk pengembangan infrastruktur, dan “Ceria” sektor kesehatan.

Berkat program-program ini, Deli Serdang memperoleh sejumlah penghargaan nasional, termasuk Piala Citra Presiden RI untuk pelayanan prima di RSU Deli Serdang (2006) dan Satya Lencana Pembangunan dari Presiden RI (2009).

Kepemimpinan di Deliserdang kemudian dilanjutkan oleh H. Ashari Tambunan (2014–2024), yang berhasil menurunkan tingkat kemiskinan di daerah tersebut hingga mencapai 3,62 persen.

Di bawah kepemimpinannya, Deliserdang diakui sebagai lumbung pangan strategis nasional dan menerima berbagai penghargaan, termasuk Sertifikat Eliminasi Malaria (2014), Penghargaan Pembina K3 Terbaik (2014) dan penghargaan dalam bidang lingkungan hidup dan tata kelola.

Pada tahun 2015, kabupaten ini memperoleh Kalpataru, Adiwiyata Mandiri, dan Piala Adipura, yang menegaskan komitmen pemerintah daerah terhadap kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

Kajian Ijeck

Dalam menyelesaikan studi doktoral di Program Studi Pembangunan Universitas Sumatera Utara, Dr. Musa Rajekshah S.Sos M.Hum (Ijeck) meneliti model kepemimpinan keluarga Tambunan di Deli Serdang, yang beliau identifikasi perpaduan gaya kepemimpinan populis, transformatif, dan professional. Beliau menamainya “MODEL IJECK” sebagai lima pilar yang membentuk inti kepemimpinan dinasti Tambunan.

Menyoroti dampak positif dari pendekatan kepemimpinan keluarga Tambunan yang harmonis dan kolaboratif. Ijeck juga mengamati bahwa tanggung jawab besar ini berpotensi diteruskan oleh dr. Asri Ludin Tambunan, putra dari Amri Tambunan, yang berencana mencalonkan diri sebagai Bupati Deli Serdang untuk periode 2024-2029. “Kepemimpinan keluarga Tambunan melampaui konsep dinasti politik, menghadirkan model yang harmonis dan efisien,” tulis Ijeck dalam disertasinya.

Gaya kepemimpinan keluarga Tambunan terdahulu ditandai dengan keterbukaan, responsivitas, dan transparansi, dengan fokus pada kesejahteraan sosial. Ijeck berpendapat bahwa pendekatan ini telah menciptakan fondasi kuat untuk membangun relasi harmonis antara pemimpin dan masyarakat. Dengan budaya kepemimpinan yang inklusif, dr. Asri Ludin Tambunan diyakini mampu melanjutkan tradisi ini, mengutamakan pelayanan publik dan kesejahteraan sosial.

Model Ijeck

Dalam disertasinya, Ijeck merumuskan “MODEL IJECK” sebagai lima pilar yang membentuk inti kepemimpinan dinasti Tambunan:

• Intensif

Kemampuan keluarga Tambunan untuk memaksimalkan program-program pembangunan yang berdampak nyata bagi masyarakat menjadi landasan keberhasilan mereka. Program seperti “Cerdas” di bidang pendidikan, “Ceria” untuk kesehatan, dan “GDSM” di infrastruktur membuktikan komitmen terhadap kebutuhan mendasar masyarakat.

Pendekatan intensif ini menekankan alokasi sumber daya yang optimal dan keberlanjutan program, sehingga dampaknya tidak hanya bersifat jangka pendek tetapi juga memberikan manfaat sistemik dalam jangka panjang.

• Jejaring

Jejaring yang kuat menjadi pilar penting kepemimpinan keluarga Tambunan. Hubungan yang terbangun dengan berbagai pihak, baik di tingkat lokal, regional, hingga nasional, telah membuka peluang kolaborasi strategis yang mendukung pembangunan daerah.

Dalam masa kepemimpinan Amri Tambunan, misalnya, Deli Serdang berhasil mendapatkan berbagai penghargaan nasional berkat kemitraan dengan pemerintah pusat dan swasta dalam melaksanakan program-program unggulan.

• Ekosistem

Pembangunan ekosistem sosial, politik, dan ekonomi yang kondusif menjadi kunci menjaga stabilitas di Deli Serdang. Dinasti Tambunan berhasil menciptakan lingkungan yang mendukung kerja sama lintas sektoral, memperkuat fondasi masyarakat yang inklusif, serta meningkatkan partisipasi aktif dalam pembangunan.

• Communication

Penguasaan komunikasi efektif yang inklusif menjadi elemen penting dalam kepemimpinan keluarga Tambunan. Pendekatan ini tercermin dalam gaya kepemimpinan yang terbuka terhadap dialog dengan masyarakat, baik melalui audiensi langsung maupun melalui program-program partisipatif.

• Kepemimpinan

Elemen kepemimpinan dalam MODEL IJECK menekankan gaya yang adaptif, transformasional, dan responsif. Keluarga Tambunan dikenal dengan kemampuan mereka untuk merespons kebutuhan masyarakat yang beragam secara cepat dan tepat, serta menginisiasi perubahan-perubahan yang relevan dengan dinamika lokal.

Masa Depan

“Deliserdang membutuhkan pemimpin yang memahami rakyatnya dan mampu membawa keharmonisan serta kemajuan di setiap sektor,” ungkap Ijeck, menunjukkan keyakinannya pada nilai-nilai yang dipegang keluarga Tambunan.

Dukungan keluarga besar terhadap dr. Asri Ludin Tambunan bukan hanya karena kesamaan visi dalam pembangunan berkelanjutan yang inklusif dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat, tetapi juga didasari persahabatan dan kepercayaan yang telah terjalin lama.

Berdasarkan disertasi Ijeck, penulis menyimpulkan bahwa kepemimpinan keluarga Tambunan dibentuk melalui komunikasi efektif, kepekaan terhadap kebutuhan masyarakat, dan komitmen kuat pada integritas. Dr. Asri Ludin Tambunan, dengan pengalaman dalam kegiatan sosial serta perannya sebagai dokter yang akrab dengan pendekatan humanis, dianggap sebagai figur potensial untuk menguatkan tradisi ini dan memberikan pelayanan yang lebih menyentuh hati masyarakat. (*/disadur dari waspada.id)

Penulis Dr. Rahman Tahir, S.E., M.I.P (Direktur Eksekutif Akhyar-Salman 2020 juga Sekretaris Ikatan Mahasiswa Program Doktor Studi Pembangunan Universitas Sumatera Utara) (RI-1)

DIDUGA PULUHAN KONTRAKTOR KAB LAHAT MENGELUH SURAT SPPBJ BELUM DITANDATANGANI PLH KEPALA DINAS PUPR SELALU DINAS LUAR

0

LLAHAT SUMSEL || MEDIACAKRABUANA.ID

DIDUGA PULUHAN KONTRAKTOR KAB LAHAT MENGELUH SURAT SPPBJ BELUM DITANDATANGANI PLH KEPALA DINAS PUPR SELALU DINAS LUAR

Ditahun 2024 Serapan Anggaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lahat yang dialokasikan baru tercatat sekitar 51,95 persen, dari total Rp 4.079.583.525.827 APBD.
Himbauan Chandra , SH. MH Sekda Lahat agar Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) jajaran Pemkab Lahat segera mempercepat penyerapan anggaran. Pihak BPKAD Kabupaten Lahat telah mengeluarkan surat Edaran mengenai Batas waktu Pelaporan dan penyelesaian Anggaran APBD 2024,Langkah tersebut diambil untuk memastikan serapan Anggaran tercapai dan tidak ada Dana yang terbuang sia-sia diakhir tahun 2024.

Diduga kurang lebih dua puluh (20) pihak kontraktor yang sudah ditunjuk sebagai pemenang tender belum mendapatkan Surat Penunjukkan Penyedia Barang/jasa (SPPBJ) atau Gening.Diduga mengabaikan untuk mempercepat penyerapan Anggaran tahun 2024.

FK salah satu kontraktor 15-11-2025 kepada awak media ini mengatakan,PLH PUPR Kabupaten Lahat tidak pernah ada ditempat, banyak sekali berkas tagihan proyek yang belum ditandatangani oleh beliau, belum lagi kontrak-kontrak proyek APBD-P yang satupun belum ditanda tangani oleh beliau selaku PLH Kepala Dinas PUPR. Perlu diketahui beliau juga merangkap jabatan sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Lahat. Kondisi ini membuat para kontraktor dan pengusaha diKabupaten Lahat resah, tidak menutup kemungkinan situasi ini akan menimbulkan gejolak diKabupaten Lahat, “keluhnya”.

RB salah satu Kontraktor Kabupaten Lahat 15-11-2024 mengatakan saya lihat sudah banyak yang mulai bekerja sedangkan penandatanganan kontrak belum ada, kami harus menunggu lagi dan lagi, sedangkan batas waktu pelaporan dan penyelesaian Anggaran sudah semakin mendesak, ” ujarnya”.

Subrannudin ,SE .MAP Plh Dinas PUPR Kabupaten Lahat tiga kali dikomfirmasi Via WhatAppss 16-11-2024 Nomor 0821-2925-XXXX sampai berita ini diterbitkan tidak memberikan jawaban.

HERI AS & NITA YUPIKA
“TEAM PEMBURU KORUPTOR”

Jacob Ereste :Pilkada Serentak Tahun 2024 Harus Dapat Memperbaiki Kualitas Hidup dan Penghidupan Yang Lebih Baik dan Membahagiakan di Masa Depan

0

Jacob Ereste :
Pilkada Serentak Tahun 2024 Harus Dapat Memperbaiki Kualitas Hidup dan Penghidupan Yang Lebih Baik dan Membahagiakan di Masa Depan

MMediacakrabuana.id

Jika Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) di berbagai daerah yang diselenggarakan serentak di seluruh Indonesia tidak memberi manfaat yang baik bagi warga masyarakat — minimal pendidikan politik yang baik — maka tiada gunanya Pilkada tersebut dilakukan, kecuali hanya ingin melakukan pergantian — giliran — kekuasaan belaka. Apalagi kemudian pemimpin di daerah yang terpilih itu tidak lebih baik kualitas komitmennya untuk membangun daerah dengan warga masyarakat setempat.

Oleh karena itu kualitas dan komitmen pemimpin di daerah yang terpilih itu akan sangat tergantung pada komitmen warga masyarakat setempat yang akan menentukan sosok pemimpin terpilih itu untuk membangun daerah untuk meningkatkan kesejahteraan warga masyarakat setempat dalam arti luas. Jika tidak, maka istilah dari mulut singa masuk ke mulut buaya akan menjadi satire yang dramatis dalam tragika kemiskinan dan kebodohan yang telah menjadi harapan segenap warga bangsa Indonesia sejak memproklamirkan kemerdekaan pada tahun 1945. Tuntunan dan panduannya cukup jelas termaktub dalam UUD 1945 dan pedoman Pancasila hingga konsep Trisaksi yang menegaskan tentang kedaulatan dalam politik, mandiri untuk ekonomi dan berkepribadian dalam kebudayaan.

Artinya jelas, kebebasan rakyat untuk menentukan pilihan politiknya yang diimplementasikan lewat Pilkada, harus memilih calon kepala daerah yang mampu dan mau memperjuangkan aspirasi rakyat. Sedangkan kemandirian dalam bidang ekonomi bukan saja dalam praktek pelaksanaan pemerintahan untuk memakmurkan warga masyarakat, tetapi juga harus mampu mendorong serta memotivasi kemampuan warga masyarakat setempat meningkatkan tarap ekonomi dirinya bersama keluarga bisa lebih baik, lebih mudah untuk lebih sejahtera menghidupi dirinya bersama keluarga.

Takaran minimal kesejahteraan yang patut dinikmati oleh warga masyarakat, setidaknya cukup sandang dan pangan dengan tempat tinggal yang layak

Adapun kepribadian yang luhur itu layak menjadi penakar dari keberhasilan dua capaian di atas agar tidak kehilangan identitas diri sebagai manusia yang mulia. Karena itu, semua bentuk usaha serta pekerjaan warga masyarakat setempat harus menjadi cermin yang khas dari ciri minimal tradisi serta budaya leluhur sebelumnya, meski harus maju dan terus berlomba menggamit ilmu dan pengetahuan serta teknologi modern sebagai tuntutan dan tuntunan untuk memasuki peradaban manusia modern yang telah bersifat global mewarnai jagat kehidupan manusia pada hari ini yang tidak mungkin terhindarkan.

Pilkada serentak di Indonesia yang akan berlangsung di semua daerah pada 27 November 2024, pantas dan patut bisa memberi nilai-nilai positif bagi warga masyarakat sebagai penentu terhadap pilihan sosok pemimpin yang berkualitas tidak hanya arti intelektual, tetapi harus memiliki kualitas dan kecerdasan spiritual yang akan menjaga, memelihara serta mengasuh etika, moral dan akhlak mulia pemimpin yang diidolakan untuk membangun daerah dalam berbagai wujud dan bentuk yang dapat diimplementasikan dalam pengertian lahir dan batin. Sebab pembangunan yang diperlukan tidak cuma sebatas fisik belaka.

Oleh karena itu, orientasi dari gagasan calon kepala daerah di semua tingkatan — termasuk di pusat pemerintahan — idealnya memiliki bobot spiritualitas dalam tata kelola dan pelaksanaan program yang berdimensi spiritual. Sebab hanya dengan begitu komitmen, kesetiaan serta tujuan luhur membangun untuk dapat diharap diwujudkan oleh pemimpin yang bisa memahami bahwa tugas dan fungsinya sebagai penerima mandat rakyat akan menjalankan amanah itu sebagai bagian dari ibadah. Bila tidak, maka hitungan rugi dan untung akan menjadi kalkulasinya yang berujung pada nilai materi semata. Selebihnya, hanya untuk memperkaya diri dan keluarganya serta kroninya saja. Maka itu, pilihan yang tepat terhadap sosok pemimpin lima tahun ke depan, akan sangat menentukan kondisi dan situasi hidup dan kehidupan kita di masa depan. Oleh karena itu, Pilkada tahun 2024 harus dipahami untuk Untuk Memperbaiki Kualitas Hidup dan Penghidupan di masa depan yang lebih baik dan dapat lebih membahagiakan.

Banten, 16 November 2024

Masyarakat Pelang Kenidai Siap MenangkanPaslon No 1 Hepy-Efsi

0

Pagaralam-sumsel || Mediacakrabuana.id

Pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Pagar Alam 2024-2029 Hepy Safriani dan Efsi Komar kembali melakukan Silaturahmi dan deklarasi serta aspirasi masyarakat dalam rangkaian kegiatan kampanye Paslon 01 di Dusun Pelang Kenidai Kecamatan Dempo Tengah Kota Pagar Alam Sabtu 16 November 2024.

Mewakili dusun laman Elzam mengucapkan selamat datang kepada Paslon Wako-wawako Hepy -Efsi serta ketua Tim Pemenangan Dan Relawan Joncik Muhammad beserta rombongan di dusun Pelang Kenidai.

Alhamdulillah malam ini masyarakat Pelang Kenidai sengaja ramai ramai hadir sejak ba,dah magrib untuk bertatap muka dan berkenalan langsung serta mendengarkan visi dan misi dari Paslon 01 Hepy -Efsi.

“Malam ini Kita satukan tekad untuk menangkan Hepy -Efsi sebagai Walikota dan Wakil Walikota Pagar Alam, ingat 27 November Mendatang kita coblos nomor satu tanda Kerbai Jilbab Abang,” ucap Elzam

Di tempat yang sama mewakili koalisi partai sekaligus anggota DPRD Kota Pagar Alam dari partai Gerindra Dedi Stanza menambahkan sebagai mana diketahui bahwa Paslon Hepy -Efsi di usung oleh lima partai politik Parlemen dan tujuh partai politik non parlemen karena Partai politik wajib untuk mendukung karena itu merupakan syarat mutlak yang di perlukan saat Paslon kepala daerah ingin mencalonkan diri sebagai kontestan.

” Malam ini saya hadir kader Partai Gerindra dan dengan Loyalitas yang tinggi mengajak masyarakat Pelang Kenidai dan masyarakat Pagar Alam untuk memilih pasangan Hepy-Efsi sebagai Walikota dan Wakil Walikota Pagar Alam 2025-2030,” tegas Dedi Stanza.

Sementara itu calon Walikota Pagar Alam Hepy Safriani didampingi Calon Wakil Walikota Efsi Komar menegaskan bahwa tujuan mereka mencalonkan diri sebagai Wako -Wawako Pagar Alam untuk membenahi pembangunan, pertanian dan kesehatan serta pembangunan lainnya yang selama ini banyak kekurangan dan kelemahan yang salah satunya adalah wilayah Dempo tengah yang permasalahan utama adalah air bersih dan akses menuju ke area perkebunan dan semua itu akan menjadi kenyataan apabila semua yang hadir di sini pada tanggal 27 November Mendatang coblos nomor satu tanda Kerbai Jilbab Abang.

” Visi kami berdua adalah Mewujudkan Pagar Alam menjadi Kota Perjuangan berkelanjutan yang unggul Sehat,Aman, Harmonis dan Agamis serta salah satu misi kami adalah mengelola sumber daya alam secara berkelanjutan dan memastikan fasilitas kesehatan memenuhi standar kualitas dan keselamatan,” jelas Hepy Safriani.

Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua Tim pemenangan dan Relawan Hepy-Efsi Dr.H.Joncik Muhammad ,SS.i,SH.,.MH menegaskan akan membantu pembangunan Kota Pagar Alam dengan melobi pemerintah pusat untuk mendapatkan anggaran untuk di kucurkan ke Kota Pagar Alam karena seyogyanya pemimpin harus memiliki koneksi dan relasi di pusat agar terhubung gampang dalam melakukan lobi.

” Bukan hanya itu saya berjanji bahwa Hepy -Efsi bukan hanya seorang Wako -Wawako Pagar Alam saja tetapi seorang pemimpin dekat dengan rakyat dan saling mencinta dengan rakyat bukan seorang penguasa,” tegas Joncik Muhammad.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua tim pemenangan dan Relawan Hepy-Efsi Joncik Muhammad, barusin, anggota DPRD Kota Pagar Alam Dedi Stanza, Halipan Matsohan, Calon Bupati Oku Yudi Purna Nugroho,SH, Srikandi Hepy Safriani -Efsi Komar serta undangan lainnya.

Heri,cb

Terdakwa Nina Wati Bebas Berkeliaran Anggota DPRD Sumut Ir Hendry Dumater Ada Apa dengan Hakim dan Jaksa

0

Terdakwa Nina Wati Bebas Berkeliaran Anggota DPRD Sumut Ir Hendry Dumater Ada Apa dengan Hakim dan Jaksa

Deliserdang – Beredar Foto di media sosial Terdakwa Nina Wati alias Nina kasus tipu gelap Miliaran rupiah dengan modus masuk Akademi Polisi (Akpol) ,diduga berada di SPBU Tanjung Mulia dekat Universitas Potensi Utama, Jalan KL Yos Sudarso Medan, Selasa (12/11/2024) Sekira pukul 17.30 Wib

Pasalnya menurut Foto yang beredar di medsos tersebut Tampak terdakwa Nina Wati dibopong bersama suaminya dan diduga bersama pihak petugas medis rumah sakit

Menanggapi foto yang beredar di medsos tersebut Ir,Henry Dumanter Tampubolon SH,M.H yang merupakan anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara Fraksi PDIP yang juga Seorang Tokoh Masyarakat Sumatera Utara

Pihaknya Sangat menyayangkan kejadian tersebut, pasalnya perkara terhadap Nina Wati alias Nina seorang yang diduga penipu ulung yang korbannya sangat banyak selalu ditunda persidangannya ada apa dengan Kasus Nina Wati ” Terang nya

Menurut Henry Dumanter Tampubolon,”aneh didalam SIPP (Sistem Informasi Penelusuran Perkara) menyatakan pengadilan Negeri Lubuk Pakam menunda 5 kali sidang Nina Wati dikarenakan JPU tidak dapat menghadirkan terdakwa namun menjadi lebih aneh lagi dari data yang diperoleh ternyata yang membuat penetapan Nina wati dibantarakan ke RS Royal prima adalah para hakim pengadilan Negeri Lubuk Pakam yaitu David Sidik H Simaremare S.H(Hakim Ketua), Hendrawan Nainggolan, S.H (Hakim Anggota) dan Erwinson Nababan,S.H (Hakim Anggota) .

Merekalah yang membuat penetapan bahwasanya Ninawati dibantarkan di rumah sakit Royal Prima , Pada kasus ini saya melihat seolah olah hakim tidak tahu Nina wati dibantarkan dan seolah olah JPU lah yang tidak mampu menghadirkan terdakwa,’ sebenarnya ada apa ini. Sepertinya ada kong kalingkong deal deal an antara hakim dan jaksa'” Kata Henry Dumanter

Sekali lagi Saya juga sangat merasa aneh mengapa kasus sebesar dan seviral ini yang dengan jumlah korban yang begitu banyak disidangkan diseting Plat Labuhan Deli.

Hal ini terkesan persidangan perkara tersebut disembunyikan agar masyarakat tidak dapat memantaunya. Apapun alasan yang diutarakan oleh Ketua Pengadilan Negeri Lubuk Pakam untuk pembenaran mengapa persidangan tersebut dilakukan di seting plat Labuhan Deli sungguh tidak masuk diakal saya. Jangan Jangan Apakah sudah ada Deal Deal seperti kasus yang disurabaya, ” Pungkasnya kepada wartawan Saat di temui di Kediamannya

Saya meminta Komisi Yudisial (KY), Komisi Kejaksaan untuk turun ke pengadilan negeri Lubuk Pakam Demikian juga Kejagung dalam hal ini diwakili oleh Jampidsus serta KPK ikut memantau perkara ini.

Sebagai Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara dalam waktu dekat saya akan berkunjung ke Komisi Yudisial dan Kejaksaan Agung Komisi Kejaksaaan dan juga KPK untuk melaporkan masalah ini,”Saya sangat khawatir kejadian ini mirip dengan kasus yang lagi viral di Surabaya dimana seorang terdakwa divonis bebas oleh hakim namun belakangan kejaksaan agung melakukan OTT dengan menemukan uang puluhan milyar dalam rekayasa kasus tersebut.

Kejaksaan agung , Komisi Yudisial, Komisi Kejaksaan dan KPK perlu turun ke pengadilan Negeri Lubuk Pakam untuk mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi dengan perkara nina wati ini. Sebelumnya dia ditahan oleh Kacabjari Labuhan Deli tiba tiba dibantarkan oleh pengadilan negeri lubuk pakam seolah olah hakim pengadilan lubuk pakam tidak tahu sementara mereka sendiri yang membantarkannya dengan membuat surat penetapan pembantaran.

Saya sangat berharap nama baik hakim dan jaksa bisa dijunjung tinggi walaupun banyak kejadian belakangan ini yang sangat mencoreng nama baik hakim dan jaksa.

Selanjutnya saya meminta perkara tersebut dapat disidangkan sebagaimana layaknya proses hukum pidana. Sesuai dengan konstitusi kita semua sama dimata hukum. Saya mewakili masyarakat berharap agar hakim dan jaksa yang ditempatkan di pengadilan negeri Lubuk pakam maupun kejaksaan tinggi adalah hakim hakim dan jaksa jaksa yang bermotivasi dan berintegritas yang tinggi .

Pada kesempatan ini saya juga meminta dan menghimbau kepada semua insan pers dan masyarakat untuk memantau persidangan perkara tersebut karena saya mencium ada aroma yang tidak jelas dan selanjutnya persidangan perkara tersebut bisa menjadi titik ukur penegakan hukum disumatera utara.

Senam Sehat Bersama Dan Pembagian Door Prize Ketua DPD Golkar Pagar Alam Efsi Komar Gaungkan Yel Yel Kemenangan Hepy -Efsi.

0

Senam Sehat Bersama Dan Pembagian Door Prize Ketua DPD Golkar Pagar Alam Efsi Komar Gaungkan Yel Yel Kemenangan Hepy -Efsi.

Pagar Alam-Sumsel || Mediacakrabuana.id

Ratusan Massa yang terdiri dari anak anak para remaja dan para orang tua tumpah ruah memadati lapangan Bola Voli yang berada di Dusun Pagar Alam Kecamatan Pagar Alam Utara Kota Pagar Alam, guna melaksanakan senam sehat bersama yang di pandu langsung oleh instruktur senam kondang Kota Pagar Alam Wika Joneskan.

Selain senam sehat bersama para peserta juga berkesempatan mendapatkan pembagian door prize bagi yang beruntung kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati hari jadi Partai Golkar yang ke 60 tahun. Sabtu 16 November 2024.

Kegiatan yang di buka langsung oleh ketua DPD Partai Golkar Kota Pagar Alam Efsi Komar, SE didampingi anggota DPRD Partai Golkar Kota Pagar Alam Etal Pargas Dan Zefni Amir serta para pengurus partai Golkar Kota Pagar Alam .

Dalam sambutannya Efsi yang merupakan calon Wakil Walikota Pagar Alam 2025-2030 mengatakan kegiatan ini dilaksanakan serentak di seluruh pengurus partai Golkar yang ada di Indonesia yang kegiatan ini merupakan bentuk syukur atas bertambah usia Partai Golkar yang ke 60 tahun.

Dimana sejak dibentuknya partai Golkar di Indonesia ini tentunya sudah banyak melahirkan para tokoh tokoh terkenal di republik ini yang salah satunya adalah mantan presiden RI Soeharto dan para menteri, dan di usia yang senja ini Golkar tetap menjadi partai besar diantara partai partai besar lainnya.

Dirinya juga mohon dukungan keluarga besar Partai Golkar serta masyarakat Kota Pagar Alam untuk memilih Paslon 01 Hepy -Efsi di Pilkada serentak nanti.

” Puncak acara akan di gelar tanggal 12 Desember di Sentul dan dihadiri Anggota DPRD Se Indonesia,60 tahun Partai Golkar mari kita ciptakan partai Golkar yang Solid untuk Indonesia maju,” ucap Efsi Komar.

Di tempat yang sama turut hadir Calon Walikota Pagar Alam Hepy Safriani, SKM, Mkes yang berpasangan dengan Ketua DPD Golkar Kota Pagar Alam Efsi Komar.

Dalam kesempatan nya Hepy Safriani yang akrab disapa bunda ini mengucapkan selamat atas hari jadi Partai Golongan Karya yang ke 60 tahun sebagaimana di ketahui bahwa partai Golkar merupakan salah satu partai pendukung atas kemenangan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming raka.

Dan yang paling utama adalah Partai Golkar merupakan partai pengusung pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Pagar Alam Hepy-Efsi.

” Semoga semaraknya kegiatan hari ini merupakan awal kemenangan Hepy -Efsi pada Pilkada Kota Pagar Alam yang akan dilaksanakan pada tanggal 27 November tahun 2024 ini,’ Pungkas Hepy Safriani. (Heri,cb)

Jacob Ereste :Nostalgia dan Ngobrol Bareng Sultan Saladin Bersama Sri Eko Sriyanto Galgendu

0

Jacob Ereste :
Nostalgia dan Ngobrol Bareng Sultan Saladin Bersama Sri Eko Sriyanto Galgendu

MMediacakrabuana.id

Pemerintah harus menata kembali berbagai bentuk usaha yang berkaitan untuk rakyat banyak. Dan mengembalikan berbagai bentuk usaha yang sudah dapat dikelola dengan baik oleh rakyat. Demikian ungkap Sri Eko Sriyanto Galgendu mengawali acara ngobrol bareng besama sahabat dan kerabat GMRI (Gerakan Moral Rekonsiliasi Indonesia) bersama Sultan Saladin dari Keraton Kanoman, Cirebon, di kawasan kuliner malam jalan Juanda, Jakarta Pusat, 15 November 2024 usai sholat azar hingga dini hari sambil menikmati Bakmi Jowo khas menu sajian Weng Uduk Mabes.

Atas dasar pemikiran serupa itu, idealnya perusahaan asing yang mengelola hajat hidup orang banyak di Indonesia harus dikembalikan kepada negara untuk dikelola oleh pemerintah, agar tujuan untuk memberi subsidi kepada rakyat dalam berbagai bentuk usaha, supaya rakyat bisa mendapat keringanan.

Saran atau usulan ini menurut Sri Eko Sriyanto Galgendu, saat bercengkrama dengan Sultan Saladin bersama sajg permaisuri dari Keraton Kanoman Cirebon, dimulai dengan minum kopi yang diselingi peluang bisnis serta nostalgia kenangan masa silam. Sementara Sultan Saladin sendiri ingin mengusulkan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto, dirinya siap untuk mencarikan sejumlah hotel atau apartemen yang tidak laku alias mangkrak untuk dijadikan rumah tahanan yang baru guna menampung jumlah pelaku tindak pidana, mulai koruptor dan penyelenggara judi online sampai sindikat mafia narkoba dalam jumlah yang semakin banyak ditangkap. Artinya, jika pihak aparat penegak hukum sungguh serius hendak memberantas sejumlah mafia dan sindikat dari pelaku tindak kejahatan di Indonesia, maka dapat segera dipastikan penjara atau lembaga pemasyarakatan, dapat dipastikan tidak akan muat, sehingga semua lembaga pemasyarakatan yang ada tidak akan mampu menampung semua penjahat itu yang terus bertambah seperti maraknya penimbunan minyak solar yang semakin banyak terjadi dimana-mana.

Topik menarik dalam konsistensi pemerintah untuk melaksanakan hukum dan perundang-undangan yang berlaku, dia mengacu pada nasib kerajaan yang ada di Indonesia — yang terkesan dikhianati atau diabaikan –seperti Keraton Solo, ujar Sultan Saladin seharus dapat dikelola dengan status sebagai daerah istimewa. Tapi dari kesaksiannya, Keraton Solo hanya mendapatkan surat pengakuan semata, karena dalam pelaksanaannya tidak bisa dilaksanakan. Nasib daerah istimewa ini seperti yang dialami oleh Aceh.

Setidaknya untuk Keraton Solo kata Sultan Saladin bersaksi mendapat hak istimewa, tetapi dalam pelaksanaan prakteknya tidak bisa dilaksanakan. “Jadi pengakuan terhadap Solo sebagai daerah istimewa itu hanya sebatas Undang-undang belaka”, ungkap Sultan Saladin sambil menikmati Bakmi Godok khas Food Truck Wedang Uduk Mabes sebagai bagian dari anak usaha RM. Ayam Ancur milik Sri Eko Sriyanto Galgendu.

Sebagai Pemimpin Spiritual Nusantara, Sri Eko Sriyanto Galgendu merasa cukup melakukan puasa pala lebih dari 10 tahun, memang kini mulai fokus mengurus usaha ekonomi yang mulai merintis kawasan kuliner malam di Jalan Juanda, Jakarta Pusat.

Meski begitu, toh perhatiannya terhadap — khususnya laku spiritual tetap tak surut, karena semua bentuk usaha ekonomi yang semakin serius dia tekuni sekarang ini semata-mata untuk melanjutkan kiprah dan aktivitasnya dalam bidang budaya dan laku spiritual yang harus bangkit gerakannya dari Indonesia. Karena itu, imbuh Sultan Saladin, ikhwal budaya suku bangsa nusantara memang harus dipelihara dan dilestarikan. Karena tradisi dan budaya daerah di nusantara ini hakikatnya adalah jatidiri bangsa Indonesia yang harus dan layak untuk terus dipelihara oleh rakyat Indonesia.

Pecenongan, 15 November 2024

Ribuan Masyarakat Kelurahan Bagun Jaya Siap Menangkan Paslon Hepy-Efsi ,

0

Ribuan Masyarakat Kelurahan Bagun Jaya Siap Menangkan Paslon Hepy-Efsi ,..

Pagar Alam, Sumsel || Mediacakrabuana.id

Deklarasi dan Silaturahmi Ribuan Masyarakat Kapung Kemuning RT. 03 RW. 01 Kelurahan Bangun Jaya, Kecamatan Pagar Alam Utara, Kota Pagar Alam. Berharap Calon Walikota dan Wakil Wali kota Pagaralam No Urut Satu. Hj Hepy Safriani,. S.K.M,. M.Kes – Efsi Komar,. SE. 27 Nopember 2024. Jum’at (15/11/24).

Terlaksa acara melalui doa secara terpimpin yang bermunajat kepada Allah SWT berharap” supaya Paslon no urut satu Bunda Hj. Hepy – Efsi Jadi Walikota dan Wakil Walikota Pagar Alam untuk memimpin kota pagar alam yang kami cintai ini, Kabulkanlah ya Allah SWT.

Bapak Ferdian salah satu toko Masyarakat Kampung Kemuning Kecamatan Pagar Alam Utara’ Malam kami sangat berharap dan berjanji siap memilih Hepy-Efsi Pasangan calon no urut satu, Agar menjadi walikota dan wakil walikota Pagaralam” Ingatkan jangan lupa pada 27 Nopember 2024 Masuk ke TPS kite pilih no satu.

Efsi Komar,.SE calon walikota pagar alam mengatakan, Saya sudah 3 periode sebagai Anggota DPRD kota pagar alam, berpasangan dengan Bunda Hepy, Saya siap untuk memperbaiki kota pagar alam, dalam lima tahun kedepan, Mari kita jadikan kota pagar alam menjadi kota Maju, berkembang, berdaya saing seperti kota lain, kita tingkatkan APBD kota pagar alam yang sudah sangat tertinggal pada lima tahun belakang, Melalui beberapa program visi-misi kami untuk lima Tahun kedepan” Yegasnya.

“Mari tetapkan hati, dalam memilih pasangan no urut satu, kalau ingin kota pagar alam lebih maju, bersama kita jadikan kota pagar alam lebih maju dan beritegritas baik dibidang pendidikan, Pembangunan infrastruktur, Bidang kesehatan, Maka sepakat kita berganti pemimpin pada malam ini,. Karena waktu tinggal 12 hari lagi, Kalau sepakat. Jangan lupa pada tanggal 27 Nopember 2024 coblos no satu.

Hj. Hepy Safriani,.S.K.M,. M. Kes Menambahkan, Bersama Bunda dan Bapak Efsi,Kita beilok untuk kedepan, Saatnya kota pagar alam untuk ganti pemimpin dilima Tahun kedepan, Dengan pengalaman Bunda, Kami siap untuk ngilok’i pelayanan di bidang kesehatan, kita bangunan Infrastruktur di kota pagar alam, kita perbaiki pelayanan di RSUD kota pagar alam yang sudah sangat tertinggal selama lima Tahun ini, Mari kita berbenah kembali untuk menuju kota pagar alam bernuansa Islami.

Bunda yakin Kedepan” Mudah-mudahan dengan kolaborasi kami yang sudah berpengalaman dibidang masing-masing bersama bapak Efsi yang pernah menjabat selama 3 periode dibidang legislatif, sedangkan Bunda pernah 32 tahun di eksekutif, dengan pengalaman yang ada, kami akan menjadikan kota Pagaralam lebih baik lagi kedepan, Malam ini kita Sepakat untuk memilih pemimpin yang benar-benar mengayomi bukan sebagai penguasa di kota pagar alam, sanggup besiuk, sanggup beilok. Jangan lupa coblos no satu pada tanggal 27 Nopember 2024″

DR. H. Joncik Muhammad Mengatakan, Insyaallah kalau pasangan no urut satu Hj. Hepy-Efsi menjadi walikota dan wakil walikota Pagaralam, Saya yakin kedepan’ Mereka akan membawa harapan baru untuk Masyarakat kota pagar alam yang lebih baik lagi kedepan.

“Bersama Bunda Hepy-Efsi kita bangun berbagai infrastruktur di kota pagar alam, kita ada link untuk datangkan dana DAK, Untuk meningkatkan APBD kota pagar alam yang lima tahun sudah tertinggal.

Joncik mengajak” Masyarakat Kampung Kemuning, Kelurahan Bangun Jaya, Kecamatan Dempo Utara’ Pilihlah pemimpin yang berintegritas yang memang benar-benar berniat ikhlas untuk membangun kota pagar alam, Pilih lah pemimpin yang Ingin memajukan kota pagar alam, bukan sebagai penguasa, Melaikan sebagai pemimpin yang mengayomi Masyarakat di kota Pagaralam’ Hanya pasangan no satu Hj. Hepy dan Efsi yang cocok untuk Memimpin Kota Pagar Alam karena Meraka memiliki Program dan Visi-Misi jelas dan sudah teruji,. Jangan lupa pilih pasangan no satu pada tanggal 27 Nopember 2024″ Harapnya DR. H. Joncik Muhammad. . Heri.cb

Anggaran Dana Desa Mekarjaya Tahun 2023 Diduga Dijadikan Ajang Korupsi.

0

Anggaran Dana Desa Mekarjaya Tahun 2023 Diduga Dijadikan Ajang korupsi.

Purwakarta, Jabar|| Mediacakrabuana.id

Selama ini, korupsi selalu menjadi persoalan serius di Indonesia. Oleh sebab itu, presiden terpilih, Prabowo Subianto bertekad memberantas korupsi.

”Semua indikator menunjukkan kita di ambang kebangkitan yang luar biasa. Kuncinya kita harus kurangi korupsi. Kalau bisa, kita habiskan korupsi dalam waktu singkat, minimal kita tekan, kurangi, kurangi dan kurangi. Kita tidak akan kompromi dengan korupsi,” kata Ketua Umum Partai Gerindra tersebut dalam acara penutupan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Gerindra di Indonesia Arena, GBK, Jakarta, Sabtu (31/8) malam, dikutip dari salah satu media online.

Prabowo juga berjanji akan menyediakan anggaran khusus yang dapat digunakan untuk mengejar para koruptor.

Sebaliknya,di desa Mekarjaya ada dugaan kuat dana desa di ajang Bancakan.

Saat tim komunitas Wartawan Cyber Purwakarta ( KWCP) di undang ke desa

Tim KWCP konfirmasi terhadap Koko kades Mekarjaya Kec,Kiarapedes Kab, Purwakarta di luar halaman desa Jum’at 15/11/2024.

Koko kades Mekarjaya Linglung Menjawabnya dengan Anggaran 2023, sesuai dalam peruntukan pekerjaan dari tiga titik di tahun 2023 tahap I ,sedangkan dari hasil data desa Mekarjaya ada 4 titik kegiatan pekerjaan tersebut di bantahkan yang satu titik ucap kades

Lanjutnya,Koko kades membantah tidak ada Pelaksanaan kegiatan pembangunan MCK di Anggaran tahap II di tahun 2023.mungkin di tahun 2024 ucap kades

Kalau saya tidak mungkin membaca proposal tersebut,dan juga menanda tangan saja ungkap Koko

Nanti yang lebih jelas lagi terhadap Bendahara karena saat ini sedang ada kegiatan di luar ujar kades

Koko kades Mekarjaya menambahkan anggaran keadaan Darurat ( BLT ) total penerimaan 49 orang dengan anggaran sama Rp.52 juta sekian,dari tahap I,Tahap II,Tahap III dan saya anggaran sama tegas kades.

Saat tim KWCP menunjukkan data desa Mekarjaya,kades membantahnya dan semuanya yang mengetahui itu Bendahara saya karena dia yang membayar segala apapun Lukas kades

Menurut, laporan dan data desa Mekarjaya yang sudah di isi oleh pihak operator sangat jauh dari keterangan Koko kades Mekarjaya.

Bukan itu saja terkait gelontoran anggaran guru ngaji pun sangat luar biasa anggaran nya,

Hal tersebut, dikatakan Koko kades Mekarjaya mengutarakan bahwa insentif guru ngaji mendapatkan berbeda beda tegas kades

Ironisnya saat menjelaskan Koko kades Mekarjaya terhadap tim KWCP,tidak sesuai data laporan keuangan yang sangat jauh dari LPJ desa.

Dari alhasil Pantauan tim KWCP,Koko kades Mekarjaya tidak mengakui data laporan desa Mekarjaya yang di buatnya,hal tersebut jauh dari penjelasan Koko kades Mekarjaya

Sampai berita ini dimuat belum berhasil konfirmasi terhadap DPMD, Inspektorat Purwakarta dari alhasil temuan data desa Mekarjaya ( tim KWCP )

JacobJacob Ereste :Antara Prestasi dan Prasasti Hingga Laku Spiritual dan Kuliner Malam Untuk Jakarta Agar Menjadi Kota Bisnis Internadional

0

JacobJacob Ereste :
Antara Prestasi dan Prasasti Hingga Laku Spiritual dan Kuliner Malam Untuk Jakarta Agar Menjadi Kota Bisnis Internadional

m

Kebesaran seorang pemimpin pada jaman now memang harus ditandai oleh prasasti bukan lagi prestasi yang tidak nyata manfaatnya bagi masyarakat. Demikian ungkap Joyo Yudhantoro saat mengawali acara diskusi rutin setiap Kamis – Senin di Sekretariat GMRI (Gerakan Rekonsiliasi Indonesia) Jl. Ir.H. Juanda No. 4 A Jakarta Pusat, 14 November 2024. Menyusul kemudian Prof. Yudhie Haryono dan Herman Medan, sehingga diskusi semakin melebar dan meluas hingga terkesan meliputi delapan penjuru angin.

Topik tentang prasasti tersaanding dengan ptestasi telah menjadi pilihan dari kegandrungan serta kecenderungan para pemimpin hari ini di Indonesia. Sehingga lagrdi menjadi trend yang menarik untuk dieujudkan sebagai pencitraan abadi untuk terus dikenang. Agar perilalu terburuk sekalipun terselimuti dengan rapi untuk tidak dijadikan persoalan. Karena itu, seluruh gagasan harus berujud nyata supaya dapat menjinakkan hati masyarakat. Artinya memang dari semua itu bisa berbanding terbalik dengan apa yang dimaksudkan oleh pengertian spiritual yang tak kasat mata, papar Joyo Yudhantoro.

Sedangkan Sri Eko Sriyanto Galgendu menambahkan dalam konteks kepemimpinan yang dewasa, seorang pemimpin khususnya bagi kaum lelaki, baru akan dapat mencapai tingkatan tertentu dengan cara berpikir yang diperoleh dari sosok seorang perempuan. Karena pelajaran yang tersulit untuk mempertangguh diri habya bisa diperoleh dari sosok seorang perempuan, seprrti yang diungkap Sultan Saladin dati Kedultanan Cirebon beberapa tahun silam, ikhwal ketangguhan dan kemampuan “Maha Dewa” yang dia lihat telah dimiliki Sri Eko.Sriyanto Galgendu, sehingga menjadi pantas dan patut mentandang gelar Pemimpin Spiritual Nusantara.

Agaknya, lantaran argumentasi itulah, pengertian secara filosofis untuk para Raja Nusantara yang dominan memiliki selir yang cukup banyak dapat dipahami sebagai bagian dari proses dan prosefur untuk kematangan diri sebagai pemimpin yang memiliki kakiber tangguh dan ampuh dalam menempa kedewasaan sikap yang bijak dan adil sebagai bagian dari kesaktiannta dalam pengertian yang luas.

Sikap bijak dan kesaktian umumnya yang dimiliki seorang Raja maupun Ratu dalam tradisi kerajaan meliputi berbagai dimensi yang tidak banyak dimiliki oleh setiap orang. Hingga semua itu mampu mensublimasikan simbolika filosofis dari sosok Eyang Semar yang menjadi idola dalam budaya Jawa, sebagai sosok yang selalu berpikir tentang kepetingan babgsa dan negara. “Sosok Semar tidak oernah berpikir bisnis, apalagi berkhianat pada rakyat.

Pendek kata, mitos tentang Eyang Semar
bukan masalah renik pelik tentang duniawi yang selalu mengarah dan diorientasikan pada keuntungan materi, tetapi semata-mata untuk semua hal yang bersifat dan bernilai spiritual. Karena semua yang menjadi pemikirannya adalah hal-hal yang bersifat spiritualitas untuk mengasuh etika, moral dan akhlak mulia umatnya.

Pengakuan terhadap kebesaran tentang Sri Eko Sriyanto Galgendu –sebagai tokoh nasional dan Pemimpin Spiritual Nusantara — justru dapat dia peroleh dengan menapaki anak tangga selama 20 tahun berpuasa pala, suatu model dari puasa yang tidak boleh menikmati hasil dari apa yang sudah dilakukannya. Maka itu, rangkaian dari puasa pala itu telah mengiringi langkah tegarnya menapapi semua level tanpa menopang dan ditopang oleh pihak lain. Sehingga senua bentuk yang dia raih murni atas usaha sendiri yang dia dikakukan dengan gigih sejak dua puluh tahun silam, semasa masih bermuk di Solo.

Capaian yang telah diperoleh Sri Eko Sriyanto Galgendu, dia lakukan dengan konsisten memegang teguh wasiat Gus Dur bersama Paku Buwono XII yang menitipkan GMRI ( Gerakan Moral Rekonsiliasi Infonesia) dengan membentuk Forum Lintas Agama, Forum Negarawan dan Forum Indonesia Damai bersama para tokoh agama yang ada di Indonesia yang ditopang oleh media massa yang mempertegas posisi dirinya sebagai pelaku, perintis sekaligus motor penggerak dari berbagai kelompok yang menarih kepedulian terhadap bangsa dan negara Indonesia.

Forum Negarawan yang mewadahi para jendral dari ketiga matra angkatan dan kepolisian serta para cerdik pandai dan akademisi dari berbagai perguruan tinggi, sedangkan Forum Lintas Agama mewadahi semua pemuka agama untuk memberi petunjuk dan arahan bagi masing-masing umatnya, sementara Forum Indonesia Damai fokus untuk memberi masukan untum membangun bangsa dan negara dalam tata kelola yang selarad dengan UUD 1945 yang asli dan falsafah bangsa dan ideologi negara, yaitu Pancasila.

Karena itu wajar dia miliki bila Sri Eko Droysnto Galgendu memiliki jaringan yang cukuo luas, mulai dari lingkungan keraton setta raja dan ratu di Nusantara hingga aktivis dan pengurus organisasi pengusaha hotel dan restauran serta komunitas pengusaha kuliner malam seperti yang sedang diadihnya dengan tekun dan gigih untuk menjadikan kawasan Jalan Juanda, Jakarta Pusat menjadi pusat kuliner malam untuk mengukuhkan Ibu Kota Jalarta sebagai kota bisnis berklas internasional.

Acara ngobrol santai rutin setiap Kamis dan Senin bersama sahabat dan kerabat GMRI berlangsung hingga malam seusai menyantap Bakmi Godok Jowo racikan khas Wowok Prastowo yang makin banyak penyukanya dari kalangan kawula muda yang ingin menikmati suasana malam dari pojok Istana Negara Jakarta.

Pecenongan, 14 November 2024 Spiritual dan Kuliner Malam Untuk Jakarta Agar Menjadi Kota Bisnis Internadional

Kebesaran seorang pemimpin pada jaman now memang harus ditandai oleh prasasti bukan lagi prestasi yang tidak nyata manfaatnya bagi masyarakat. Demikian ungkap Joyo Yudhantoro saat mengawali acara diskusi rutin setiap Kamis – Senin di Sekretariat GMRI (Gerakan Rekonsiliasi Indonesia) Jl. Ir.H. Juanda No. 4 A Jakarta Pusat, 14 November 2024. Menyusul kemudian Prof. Yudhie Haryono dan Herman Medan, sehingga diskusi semakin melebar dan meluas hingga terkesan meliputi delapan penjuru angin.

Topik tentang prasasti tersaanding dengan ptestasi telah menjadi pilihan dari kegandrungan serta kecenderungan para pemimpin hari ini di Indonesia. Sehingga lagrdi menjadi trend yang menarik untuk dieujudkan sebagai pencitraan abadi untuk terus dikenang. Agar perilalu terburuk sekalipun terselimuti dengan rapi untuk tidak dijadikan persoalan. Karena itu, seluruh gagasan harus berujud nyata supaya dapat menjinakkan hati masyarakat. Artinya memang dari semua itu bisa berbanding terbalik dengan apa yang dimaksudkan oleh pengertian spiritual yang tak kasat mata, papar Joyo Yudhantoro.

Sedangkan Sri Eko Sriyanto Galgendu menambahkan dalam konteks kepemimpinan yang dewasa, seorang pemimpin khususnya bagi kaum lelaki, baru akan dapat mencapai tingkatan tertentu dengan cara berpikir yang diperoleh dari sosok seorang perempuan. Karena pelajaran yang tersulit untuk mempertangguh diri habya bisa diperoleh dari sosok seorang perempuan, seprrti yang diungkap Sultan Saladin dati Kedultanan Cirebon beberapa tahun silam, ikhwal ketangguhan dan kemampuan “Maha Dewa” yang dia lihat telah dimiliki Sri Eko.Sriyanto Galgendu, sehingga menjadi pantas dan patut mentandang gelar Pemimpin Spiritual Nusantara.

Agaknya, lantaran argumentasi itulah, pengertian secara filosofis untuk para Raja Nusantara yang dominan memiliki selir yang cukup banyak dapat dipahami sebagai bagian dari proses dan prosefur untuk kematangan diri sebagai pemimpin yang memiliki kakiber tangguh dan ampuh dalam menempa kedewasaan sikap yang bijak dan adil sebagai bagian dari kesaktiannta dalam pengertian yang luas.

Sikap bijak dan kesaktian umumnya yang dimiliki seorang Raja maupun Ratu dalam tradisi kerajaan meliputi berbagai dimensi yang tidak banyak dimiliki oleh setiap orang. Hingga semua itu mampu mensublimasikan simbolika filosofis dari sosok Eyang Semar yang menjadi idola dalam budaya Jawa, sebagai sosok yang selalu berpikir tentang kepetingan babgsa dan negara. “Sosok Semar tidak oernah berpikir bisnis, apalagi berkhianat pada rakyat.

Pendek kata, mitos tentang Eyang Semar
bukan masalah renik pelik tentang duniawi yang selalu mengarah dan diorientasikan pada keuntungan materi, tetapi semata-mata untuk semua hal yang bersifat dan bernilai spiritual. Karena semua yang menjadi pemikirannya adalah hal-hal yang bersifat spiritualitas untuk mengasuh etika, moral dan akhlak mulia umatnya.

Pengakuan terhadap kebesaran tentang Sri Eko Sriyanto Galgendu –sebagai tokoh nasional dan Pemimpin Spiritual Nusantara — justru dapat dia peroleh dengan menapaki anak tangga selama 20 tahun berpuasa pala, suatu model dari puasa yang tidak boleh menikmati hasil dari apa yang sudah dilakukannya. Maka itu, rangkaian dari puasa pala itu telah mengiringi langkah tegarnya menapapi semua level tanpa menopang dan ditopang oleh pihak lain. Sehingga senua bentuk yang dia raih murni atas usaha sendiri yang dia dikakukan dengan gigih sejak dua puluh tahun silam, semasa masih bermuk di Solo.

Capaian yang telah diperoleh Sri Eko Sriyanto Galgendu, dia lakukan dengan konsisten memegang teguh wasiat Gus Dur bersama Paku Buwono XII yang menitipkan GMRI ( Gerakan Moral Rekonsiliasi Infonesia) dengan membentuk Forum Lintas Agama, Forum Negarawan dan Forum Indonesia Damai bersama para tokoh agama yang ada di Indonesia yang ditopang oleh media massa yang mempertegas posisi dirinya sebagai pelaku, perintis sekaligus motor penggerak dari berbagai kelompok yang menarih kepedulian terhadap bangsa dan negara Indonesia.

Forum Negarawan yang mewadahi para jendral dari ketiga matra angkatan dan kepolisian serta para cerdik pandai dan akademisi dari berbagai perguruan tinggi, sedangkan Forum Lintas Agama mewadahi semua pemuka agama untuk memberi petunjuk dan arahan bagi masing-masing umatnya, sementara Forum Indonesia Damai fokus untuk memberi masukan untum membangun bangsa dan negara dalam tata kelola yang selarad dengan UUD 1945 yang asli dan falsafah bangsa dan ideologi negara, yaitu Pancasila.

Karena itu wajar dia miliki bila Sri Eko Droysnto Galgendu memiliki jaringan yang cukuo luas, mulai dari lingkungan keraton setta raja dan ratu di Nusantara hingga aktivis dan pengurus organisasi pengusaha hotel dan restauran serta komunitas pengusaha kuliner malam seperti yang sedang diadihnya dengan tekun dan gigih untuk menjadikan kawasan Jalan Juanda, Jakarta Pusat menjadi pusat kuliner malam untuk mengukuhkan Ibu Kota Jalarta sebagai kota bisnis berklas internasional.

Acara ngobrol santai rutin setiap Kamis dan Senin bersama sahabat dan kerabat GMRI berlangsung hingga malam seusai menyantap Bakmi Godok Jowo racikan khas Wowok Prastowo yang makin banyak penyukanya dari kalangan kawula muda yang ingin menikmati suasana malam dari pojok Istana Negara Jakarta.

Pecenongan, 14 November 2024

BERITA TERBARU