www.mediacakrabuana.id | PT Media Cakrabuana News | Halaman 194    
Beranda blog Halaman 194

Jacob Ereste :Koperasi Sejahtera Aspirasi Akan Segera Dikembangkan Dalam Tata Kerja Yang Profesional

0

Jacob Ereste :
Koperasi Sejahtera Aspirasi Akan Segera Dikembangkan Dalam Tata Kerja Yang Profesional

Mediacakrabuana.id

Koperasi Sejahtera Aspirasi (KSA) — dari kita untuk kita, kalau bukan kita siapa lagi — adalah motto Koperasi Aspirasi Sejahtera Aspirasi yang diasuh Bunda Jatiningsih ungkap Wati Salam, pada pertemuan anggota Aspirasi pada 20 November 2024 yang dilaksanakan di Jl. Pati 27 Menteng, Jakarta Pusat.

Tahun 1983 saat masih berusia 19 tahun sebagai atlet di Hotel Sari Fan Pasific untuk hadiah kemenangan dalam memimpin tim bola volly dengan beasiswa sekolah S1, ujat Bachry berkisah saat memberi pembekalan untuk pengembangan KSA untuk dikelola secara profesional, katanya saat memberi bekal wawasan untuk membangun koperasi yang bisa lebih efektif dan memberi manfaat bagi orang banyak, perlu ditingkatkan aktivitas dan kegiatannya.

Pengalaman 2 tahun di Arab Saudi sebagai pengelola makan gratis untuk jemaah haji Indonesia sebanyak 1.400 orang merupakan bagian dari usaha pelayanan kepada orang banyak yang diperlukan untuk meningkatkan kualitas dan kafasitas Koperasi Sejahtera Aspirasi. Karena itu, ujar Bachry yang juga sempat menjadi pengurus Serikat Buruh, sumber daya dan sumber daya yang mampu dikelola Koperasi Sejahtera Aspirasi dapat ditingkatkan agar dapat menjangkau pelayanan kepada para anggota maupun warga masyarakat luas, tandasnya.

Pengembang Koperasi Sejahtera Aspirasi dapat mulai dari yang bersifat sekunder hingga koperasi primer yang bisa memiliki anggota terdiri dari koperasi produsen dan koperasi jasa serta koperasi simpan pinjam. Koperasi produsen adalah koperasi pengolah produksi yang bahannya berasal dan diolah oleh anggota koprasi sendiri.

Sedangkan Koperasi produsen adalah koperasi pengolah produksi yang bahannya berasal dan diolah oleh anggota koprasi. Jadi untuk prosedur koperasi harus ada anggota, toko atau gerai dan unit usahanya, ujah Bachry yang juga aktif membina umat di sejumlah masjid.

Acara pembekalan untuk anggota Koperasi Sejahtera Aspirasi ini adalah pembekalan untuk melaksanakan acara rapat kerja nasional (Rakernas) Koperasi guna merumuskan langkah kerja yang profesional untuk membangun berbagai unit usaha dalam koperasi, imbuh Wati Salam yang berharap Rakernas koperasi dapat segera dilaksanakan dalam waktu dekat.

Acara pembekalan sempat menyinggung sarana yang telah disediakan olek KSA di pusat perbelanjaan Jakarta dan sejumlah tempat seperti yang ada di Tangerang dan daerah lain yang dapat segera dimanfaatkan oleh anggota Koperasi Sejahtera Aspirasi, ungkap Wati Salam yang sangat mengidealkan agar Koperasi Sejahtera Aspirasi dapat benar-benar memberi banyak manfaat khususnya bagi anggota dan warga masyarakat pada umumnya yang semakin terpuruk kondisi ekonomi pada akhir-akhir ini.

Oleh karena itu, dihadapan puluhan anggota Koperasi Sejahtera Aspirasi dia meminta partisipasi aktif seluruh anggota agar dapat survive dalam menghadapi krisis ekonomi di Indonesia sekarang ini yang sungguh sangat memprihatinkan.

Menteng, 20 November 2024

BPJS Kesehatan Tak mau disalahkan potong anggran sepihak 936 juta,seluruh kapus Deliserdang Demo

0

BPJS Kesehatan Tak mau disalahkan potong anggran sepihak 936 juta,seluruh kapus Deliserdang Demo

Deli Serdang,- Mediacakrabuana.id

Puluhan Kapus (Kepala Puskesmas) Kabupaten Deli Serdang Gruduk Kantor BPJS Kesehatan, buruk nya pelayanan BPJS Kesehatan Membuat Kepala Puskesmas Mendatangi Kantor BPJS di Jl.Medan Lubuk pakam Kelurahan Petapahan Kecamatan Lubuk Pakam Kamis (21/11/2024) Sekira Pukul 15.00 WIB

mereka Menduga Pihak BPJS Kesehatan Sekongkol Dengan Plt Dinas Kesehatan Khoirum Rijal, yang bersikap sewenang – Wenang dalam menjalankan tugasnya sebagai Plt, Dinas Kesehatan yang melakukan pemotongan sepihak ke seluruh Kepala Puskesmas se Kabupaten deliserdang

Dalam Rapat pihak BPJS Kesehatan dan Pihak Kapus ( Kepala Puskesmas ) situasi menegangkan, Terjadi Adu mulut Pihak BPJS Kesehatan yg di wakilkan dr Riska Seolah Mengabaikan pihak Kapus, Semua Urusan Ke dinas, dinas lah harus menyampaikan Ke Bapak ibu , “seolah dr Riska sudah Main mata dengan Dinas Kesehatan

Diketahui BPJS Kesehatan Telah melakukan Kelebihan Pembayaran Tahun Anggran 2021 -2022 keseluruh Puskemas Sekira 936 Jutaan, menurut temuan BPK RI,akibat data BPJS yang tidak Becus, yang mengakibatkan kan Buruknya pelayanan BPJS Kesehatan

Dalam rapat yang menegangkan tersebut Pihak BPJS Kesehatan dr Riska Seolah Memiliki Data kepesertaan Tapi tidak pernah memperifilkas data tersebut,dr Riska menyampaikan bahwa tidak memiliki time Verivikasi , yang mengakibatkan kan Rapat semakin menegangkan tersebut

Pihak Kepala Puskesmas Meminta Pihak Kepala BPJS Kabupaten Deli Serdang Hadir,Namun Pihak BPJS beralasan tidak di tempat , Kami Mau kepala BPJS hadir dalam Rapat kalau tidak datang rapat kami Akan menginap di ruangan Rapat, seolah Pihak BPJS mencari aman Diduga sekonglol dengan Pihak Dinkes Sebut Para Kapus di ruangan rapat

Dalam rapat pihak BPJS Kesehatan dr Riska Melarang Awak Media Meliput, pihak BPJS kesehatan Meminta Awak media tidak mengambil Foto Dan Vidio

Sekira pukul 17 .00 Wib dr Erizal Kaban selaku Kabid Yankes mendatangi kantor BPJS kesehatan, pihaknya mencoba mendatangi kapus yang masih bertahan di kantor BPJS kesehatan, namun tidak membuahkan hasil dalam rapat, tak lama kemudian dr Erizal kanban menghubungi Plt kadis Kesehatan Khoirum rizal , hingga akhirnya Khoirum rizal datang sekira pukul 19.00 Wib

Mendengar Keluhan Kapus ( Kepala Puskesmas) Anggota DPRD Deliserdang dari Partai GERINDRA Dedi Syahputra , Mendatangi Kantor BPJS Kesehatan Sekira pukul 19.00 Wib untuk Melihat Langsung Keluh Kesah Kapus tersebut

Dedi Syahputra menyampaikan secara langsung dalam rapat tersebut pihaknya akan membawa persoalan ini ke rapat dengar pendapat (RDP) , kami akan memanggil semua pihak yang terlibat dalam persoalan ini, ” terang nya

Khoirum Rizal Plt Kadis Kesehatan Kabupaten Deli Serdang dalam rapat bersama pihak BPJS kesehatan dan seluruh kapus ( kelapa puskesmas) pihaknya menjelaskan saya tidak memahami tentang aturan dan surat edaran Adinkes ( Asosiasi dinas kesehatan) dalam minggu ini saya akan kordinasi dengan BPJS dan pihak terkait untuk membahas persoalan ini, bagaimana persoalan solusi yang akan kita buat, “terang nya (Tim)

TEXTBOOK THINKING VS OUT OF THE BOX THINKING.

0

TEXTBOOK THINKING VS OUT OF THE BOX THINKING.

Mediacakrabuana.id

Oleh: Saiful Huda Ems.

Berbicara soal pemikiran manusia, kita akan dihadapkan dengan dua pola atau ciri khas (typical) berpikir manusia, yakni ada yang typical Textbook Thinking ada pula yang typical Out of The Box Thinking.

Textbook Thinking bisa diartikan dengan cara berpikir yang menggunakan buku teks sebagai sumber utama informasinya, sedangkan Out of The Box Thinking bisa diartikan dengan cara berpikir yang kreatif, inovatif dan tidak konfensional, yang jika dipersingkat menjadi berpikir diluar kotak.

Orang-orang yang cara berpikirnya model Textbook Thinking biasanya tidak kreatif dan inovatif, cenderung abai pada persoalan-persoalan masyarakat di sekitarnya, dan biasanya gagap menyikapi secara tegas problem-problem kebangsaan dan kenegaraan.

Cara berpikir yang seperti demikian, alih-alih dapat membumikan pemikirannya untuk terwujudnya suatu perubahan, malahan yang ada biasanya menjadi tukang-tukang stempel penguasa yang harus diluruskan !.

Bung Karno dalam pidato-pidato kenegaraannya, pernah berkali-kali mengkritik dengan keras orang-orang yang gemar berpikir Textbook ini, karena bagi Bung Karno orang-orang yang seperti demikian paling susah diajak Revolusi.

Begitupun dengan sastrawan terkemuka Indonesia, alm. WS. Rendra yang mengkritik keras typical orang Textbook Thinking dengan sindirannya,”apalah artinya berpikir jika terpisah dari masalah kehidupan?!”.

Jika kita sudah mengetahui persoalan pokok munculnya Kancil-Kancil Pilek (Kancil yang kena flu, sariawan dll.) menurut istilahnya Bung Tomo, atau bisa diartikan dengan intelektual yang buta dengan keadaan, diam melihat penindasan, bahkan malah jadi “tukang stempelnya” penindas dll., maka kita tidak akan pernah kebingungan lagi menjawab pertanyaan itu.

Para pejuang-pejuang tangguh Tanah air ini dahulu, seperti Bung Karno, Bung Hatta, Bung Sjahrir, Tan Malaka dll. merupakan orang-orang yang terbiasa berpikir Out of The Box, meskipun beliau-beliau itu semua merupakan pelahap buku-buku berbobot yang menginspirasi pemikir-pemikir dunia.

Pada zamannya, pemikir-pemikir atau kritikus-kritikus itu dicap oleh Pemerintah Kolonial sebagai Kaum Ekstrimis, kalau orang-orang BOTOL zaman sekarang mungkin akan menyebutnya sebagai Tukang Nyinyir. Namun pada akhirnya semua mata kesadaran telah terbuka, bahwa beliau semua ternyata pejuang-pejuang tangguh yang membebaskan bangsa dan negeri ini dari penjajahan !.

Berpikir Out of the Box dapat memudahkan orang untuk membuat keputusan yang sangat sulit dari persoalan-persoalan yang kontroversial. Misalnya, Jokowi itu aslinya bodoh ataukah tukang ngibul. Jokowi itu korup ataukah ahli pencitraan dll. Pertanyaan-pertayaan kontroversial semacam ini bisa dipecahkan dengan mudah oleh orang-orang yang terbiasa berpikir Out of The Box.

Selain itu, berpikir Out of The Box juga sangat berguna untuk menemukan solusi alternatif, tetap kompetitif, dapat menumbuhkan ketegasan sikap, keberanian dll. Aristoteles pernah berkata:”Kamu tidak akan pernah melakukan apapun di dunia ini tanpa keberanian. Itu adalah kualitas terbesar dari pikiran setelah kehormatan”.

Olehnya kita tidak perlu heran, mengapa para pemikir terkemuka di Tanah air ini, yang kelak muncul sebagai bapak-bapak pendiri bangsa berpikirnya tidak Textbook melainkan Out of The Box !.

Sastrawan dan Aktivis Politik terkemuka Rusia, pendiri metode sastra realisme sosialis, Maxim Gorky mewanti-wanti pada kita seperti ini;”Teruslah membaca buku, tetapi ingatlah bahwa buku hanyalah buku, dan anda harus belajar berpikir sendiri”.

Kezaliman Jokowi tak seharusnya dilegitimasi oleh intelektual-intelektual Ahlul Proposal, melainkan harus terus dilawan oleh Rakyat Revolusioner yang sudah tercerahkan, sampai pendukungnya kocar-kacir tulang belulangnya gemetaran.

Maka putar otak kalian, lebarkan sayap nalar kalian, dengarlah rintihan batin masyarakat kalian, hingga pada akhirnya akan terbangun komitmen juang yang tangguh di jiwa kalian ! Merdeka !…(SHE).

20 November 2024.

Saiful Huda Ems (SHE). Lawyer dan Petarung Politik.

ASTAGA… DANA HIBAH KONI BEKASI MEMBEKAK, DIDUGA BUAT BANCAKAN GEROMBOLAN PEJABAT BANGSAT.

0

ASTAGA… DANA HIBAH KONI BEKASI MEMBEKAK, DIDUGA BUAT BANCAKAN GEROMBOLAN PEJABAT BANGSAT.

Cikarang. Mediacakrabuana.id

Belum Seumur jagung Persiden Prabowo Subianto Dilantik dengan program utama sapu bersih Koruptor. Hal tersebut dapat dukungan dari seluruh almen masyarakat indonesia. Terbukti baru baru ini rakyat di gegerkan adanya penangkapan gembong koruptor yg menimbun ratusan milyaran rupiah yang berhasil disita pihak kejaksaan Agung .

Ali Sopyan pimpinan umum media rajawali news sangat geram dengan adanya dana hibah sampai di mar up hal seperti ini harus segera di proses secara hukum tindak pidana korupsi tegas Ali Sopyan .Ironisnya dana hibah KONI kab Bekasi diduga Membekak kerna melebihi dari pada RAB. Bilang ajalah di mar’up oleh gerombolan pejabat bangsat haltersebut dapat dari
Realisasi belanja pada Bidang Bina Prestasi melebihi RAB sebesar Rp6.861.250.000,00
Bidang Bina Prestasi pada KONI adalah salah satu bidang yang berkaitan dengan
kegiatan pembinaan dan peningkatan prestasi olahraga antara lain berupa pemberian bantuan prestasi kepada atlet serta pemenuhan kebutuhan cabang olahraga. Untuk melaksanakan kegiatan tersebut, Bendahara KONI melalui Kepala Bidang Bina Prestasi menyerahkan dana hibah kepada masing-masing pengurus cabang olahraga.

Hasil pemeriksaan atas dokumen pertanggungjawaban menunjukkan penggunaan dana hibah oleh Bidang Bina Prestasi untuk tiga kegiatan telah melebihi RAB dalam NPHD sebesarRp6.861.250.000,.
Rincian kegiatan dimaksud sebagai berikut.

Pencairan dana hibah kepada KONI dilaksanakan sebanyak dua tahap yaitu pada tanggal 16 Januari 2023 sebesar Rp30.380.000.000,00 sesuai SP2D Nomor 00068/SP2D/BEKASIKAB/2023 dan pada tanggal 20 November 2023 sebesar Rp8.500.000.000,00 sesuai SP2D Nomor 13005/SP2D/BEKASIKAB/2023. Atas realisasi penggunaan dana hibah tersebut,

KONI telah menyampaikan Laporan Pertanggungjawaban penggunaan belanja hibah tersebut kepada Disbudpora sesuai tahapan pencairan dan laporan keuangannya telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Dr AW tanggal 8 Januari 2024. Laporanpertanggungjawaban menginformasikan bahwa dana hibah
yang digunakan adalah sebesar Rp38.753.646.832,00, sehingga dana bantuan hibah tersisa sebesar Rp126.353.168,00 (Rp30.380.000.000,00 + Rp8.500.000.000,00 –
Rp38.753.646.832,00). Sisa dana hibah tersebut telah disetorkan ke Kas Daerah sesuai dengan bukti STS nomor 01/XII/STS/KONI-BKS/2023 pada tanggal 28 Desember 2023.Pemohon informasi wajib menggunakan informasi yang diperoleh secara bertanggung jawab, baik untuk kepentingan sendiri maupun untuk kepentingan publikasi, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Hasil pemeriksaan atas bukti pertanggungjawaban Belanja Hibah KONI
menunjukkan kondisi sebagai berikut.

a. Mekanisme pertanggungjawaban penggunaan dana hibah pada Disbudpora belum diatur secara memadai
Hasil wawancara dengan PPTK Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Disbudpora,
menunjukkan informasi sebagai berikut.
1) Tidak terdapat tim khusus yang bertugas untuk melaksanakan monitoring dan evaluasi laporan pertanggungjawaban penggunaan dana hibah;

2) Bentuk monitoring dan evaluasi yang dilakukan terbatas pada tertib administrasi
penyampaian laporan pertanggungjawaban, seperti penyampaian cash flow dan
monitoring penyelenggaraan kegiatan KONI;

3) Disbudpora tidak memeriksa kesesuaian penggunaan dana hibah sesuai RAB di
NPHD, laporan yang diterima adalah laporan pertanggungjawaban audited dari KAP.
b. Realisasi belanja dana hibah KONI tidak sesuai peruntukan sebesar
Rp1.545.787.485,00 Hasil pemeriksaan menunjukkan terdapat realisasi belanja dana hibah KONI tidak sesuai
peruntukannya dengan yang ditetapkan pada NPHD sebesar Rp1.253.757.700,00, dengan rincian pada tabel berikut.Atas permasalahan tersebut,

Pemkab Bekasi melalui Disbudpora menyatakan sependapat dan akan melakukan perbaikan dengan membentuk tim monitoring dan evaluasi laporan pertanggungjawaban dana hibah.

BPK merekomendasikan kepada Bupati Bekasi agar menginstruksikan Kepala
Disbudpora untuk:

a. Menyusun SOP penatausahaan pertanggungja

Sampai berita ini diterbitkan kepada KONI Bekasi belum dikonfirmasi “,
( Red )*

Bersambung Edisi berikutnya…..!!!

Hadiri Kampanye Akbar Yuliansi Alias Cibut Dan hendro Serukan Tegak Lurus Dukung Hepy Efsi No. 1: Raih Kemenangan

0

Hadiri Kampanye Akbar Yuliansi Alias Cibut Dan hendro Serukan Tegak Lurus Dukung Hepy Efsi No. 1: Raih Kemenangan

Pagar Alam Sumsel – Mediacakrabuana.id

Kampanye akbar pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Pagar Alam Hepy-Efsi berlangsung di Lapangan Sepak Bola Terminal, Pagar Alam Selatan, Kota Pagar Alam, Rabu, (20/11/2024).

Meskipun terik matahari sangat panas tidak mengurangi semangat masyarakat Kota Pagar Alam dalam memeriahkan, dan mendukung kemenangan Paslon Hepy-Efsi di Pilkada 27 November mendatang.

Terlihat dari pantauan antusias masyarakat Kota Pagar Alam yang hadir dari berbagai kelompok usia, dari bapak-bapak, ibu-ibu, remaja dan anak-anak dalam suasana penuh kegembiraan.

Pasalnya, kegiatan yang mengusung tema,“ Membangun Kota Pagar Alam Lebih Maju,” masyarakat juga di hibur oleh penyanyi top
artis-artis dan reggae kota pagar alam,kader DPC partai Gerindra mendapatkan kesempatan pertama untuk menyapa masyarakat kota pagar alam,”kami menaati perintah partai,kami selaku kader Gerindra tegak lurus untuk memilih dan mendukung sepenuhnya kepada pasangan calon walikota no urut 01 HEPY dan EFSI,ucap DESSY SISKA, SE. Sekretars Yuliasi ( cibut ) juga Gaukan Partai gerindra tegaj lurus Dengan Intrusi Partai Siap menangkan paslon Hepy Efsi No. 1.

Di susul juga dari kader partai Demokrat yang menyatakan sikap untuk tunduk kepada perintah partai,yang siap untuk memenangkan Paslon no urut 01,selain itu di tengah terik matahari masyarakat kota pagar alam masih bersemangat dengan di hiburnya oleh artis ibukota seperti, Lisa cobra,Jamil,yofi kdi,ligea LIDA,ato ANGKASA dan Irfan SEVENTEEN.

Turut hadir juga menteri yang sudah 5 kali menjabat,sekaligus dewan pembina partai PAN,Dr.Ir.H.Muhammad Hatta Rajasa,DPR RI ISKANDAR dari fraksi PAN,DPR RI dari fraksi PKS,DPD Partai PAN, DPC partai Gerindra,DPD partai Demokrat,DPD dari partai PKS,DPD/DPC partai pengusung/pendukung lainnya,dan tokoh masyarakat,tokoh agama, tokoh adat, serta ribuan massa pendukung pasangan calon walikota dan wakil walikota no urut 01 HEPY dan EFSI.

Tak hanya itu, dalam rundown acara juga diisi orasi juru kampanye, orasi pasangan calon Hepy-Efsi, dengan simulasi pencoblosan.

Menggabungkan kampanye politik dengan pemberdayaan UMKM dan budaya lokal. Kampanye akbar Hepy-Efsi ini berhasil menciptakan suasana kebersamaan yang sejuk, damai dan menginspirasi.

Acara ini lebih dari sekadar kampanye biasa, melainkan perayaan kebersamaan, kerukunan dan mengangkat potensi lokal Kota Pagar Alam.

Selaras dengan visi-misi yang diusung pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Pagar Alam Hepy-Efsi akan mengedepankan pembangunan, pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Pagar Alam.

Tentu keduanya berkomitmen meningkatkan ekonomi kerakyatan melalui program-program yang sudah di rencanakan agar dapat menyentuh kebutuhan masyarakat Kota Pagar Alam secara langsung

“Pagar Alam adalah rumah kita bersama. Kita ingin menciptakan perubahan yang nyata, berlandaskan kebersamaan, saling bahu-membahu untuk kemajuan Kota Pagar Alam yang lebih maju lagi,” kata Hepy-Efsi.

“Jika kami di percaya masyarakat Kota Pagar Alam untuk menjadi pemimpin dalam lima tahun kedepan. “Insyaallah kami akan berkomitmen teguh dengan. Apa yang di harapkan masyarakat Kota Pagar Alam

Heri,cb

Jacob Ereste :Kisah Pengalaman Spiritual Prof. Dr. KH. Habib Khirzin Bersama Kyai Haji Hamam Jafar di Pesantren Pabelan

0

Jacob Ereste :
Kisah Pengalaman Spiritual Prof. Dr. KH. Habib Khirzin Bersama Kyai Haji Hamam Jafar di Pesantren Pabelan

Mediacakrabuana.id

Prof. Dr (HC) KH. Habib Khirzin sebagai aktivis perdamaian dunia bersama kawan-kawan dari Indonesia sudah mengusulkan agar di PBB (Perserikatan Bangsa-bangsa) ada juga Dewan Agama dan Spiritual supaya di lembaga dunia itu, ada suasana dan nuansa religius dan muatan spiritual, kata aktivis Indonesia ini yang tidak terlalu banyak dikenal dan kurang populer di negerinya sendiri. Gagasan dan usulan kepada PBB itu baru dia ungkapkan ketika menyambangi GMRI (Gerakan Moral Rekonsiliasi Indonesia) Jl. Ir. H. Juanda No. 4 A, Jakarta Pusat, pada 18 November 2024.

Dalam kesempatan temu kangen antara sahabat dan kerabat GMRI, sebagai salah seorang pendiri GMRI bersama Gus Dur dan Paku Buwono XII, Mas Habib Khirzin sempat berkisah tentang pengalaman spiritual bersamanya Kyai Hamam Jafar saat menjadi pengajar di Pesantren Pabelan, Magelang. Sehabis sholat isa, ceritanya mereka berdiskusi tentang banyak hal, tiba-tiba terjadi hujat lebat. Katena adanya pelepah kelapa yang rontok dan mengenai instalasi listrik, lampu pun di seluruh Pondok Pesantren Pabelan dan sekitarnya padam. Tapi obrolan serius kedua tokoh ini tidak lantas berhenti. Justru semakin asyik membicarakan masalah masa depan bangsa dan generasi muda Indonesia di masa mendatang.

Pengalaman spiritual ini muncul ketika KH. Haman Jafar berkomentar tentang keasyikan diri mereka berdua yang tetap berdialog serius dalam suasana gelap gulita. Kegelapan yang mereka nikmati ini seakan menggambakan kondisi Indonesia yang harus segera di terangi oleh cahaya harapan yang harus terus dinyalakan. “Jadi berdialog dalam kegelapan itu penting dan perlu dilakukan dalam kegelapan sekalipun. Karena untuk saling menatap muka antara yang satu dengan yang lain, bisa juga dilakukan dalam gelap. Dan yang terpenting, bisa terus dilakukan tanpa terpengaruh oleh suasana kegelapan yang merundung kita”, ujar Habib Khirzin yang sudah membangun jaringan dengan aktivis dan lembaga internasional.

Semasa di kampus UII tahun 1980-an, Mas Habib Khirzin termasuk mahasiswa abadi, sehingga tugas kuliahnya di Fakultas sempat merepotkan dang Dekan, Prof. Dr Damarjati Supadjar, karena harus bertemu dengan Mas Habib Khirzin yang tidak kunjung berminat untuk menyelesaikan skripsinya sarjananya sebagai tugas akhir akademik agar dapat memenuhi syarat untuk diwisuda sebagai sarjana filsafat.

Sosok Habib Khirzin memang berhak mendapat perhatian serius sang dekan yang sangat mengagumi dan menyayanginya. Karena itu, Damarjati Supadjar merasa berhak dan kewajiban memaksa Mas Habib Khirzin untuk segera menyelesaikan skripsi kesarjanaan di Fakultas Filsafat UGM supaya tidak sampai di drop out dari UGM.

Sebagai wujud penghormatan dan terima kasihnya atas perhatian yang sangat spesial ini, Mas Habib Khirzin pun merasa patut dan perlu mematuhi saran dan permintaan sang Dekan yang sesungguhnya masing-masing mereka telah memposisikan diri sebagai teman — bahkan saudara — lantaran sama-sama sebagai aktivis yang acap bertemu dalam berbagai forum seminar nasional maupun forum internasional.

Realitasnya memang penulis sendiri mengenal Mas Habib Khirzin yang nyaris selalu berada di Kampus Universitas Islam Indonesia, Jl. Tengku Cik Di Tiro No. 1 Yogyakarta. Belakangan setelah mengetahui Mas Habib Khirzin telah menyandang gelar ilmu filsafat, baru penulis paham bila sesungguhnya keberadaannya yang selalu tampak dominan beraktivitas di Kampus UII, semua itu membuktikan jaringan aktivitasnya Mas Habib Khirzin memang melintasi kampus yang ada di Indonesia. Maka itu, tak heran sesekali dapat diikuti pidato ilmiahnya dari sebuah kampus, atau pesantren di pelosok desa yang sulit dijangkau, namun tidak sedikit suaranya yang lantang dalam nuansa perdamaian yang dilontarkannya dari berbagai negara.

Saat aktif bergiat di Pesantren Pabelan, Magelang, Mas Habib Khirzin sempat menghantar nama pesantren berkibar-kibar di negeri orang. Sebab penghargaan cukup bergengsi, yaitu Aga Khan Award diraih oleh Pesantren Pabelan sampai berturut-turut serta menjadi rujukan aktivis mahasiswa di Yogyakarta semacam kampus ke dua ketika ingin memperoleh data, referensi, rujukan atau bahkan bimbingan langsung dari KH. Muhammad Habib Khirzin yang telah memiliki jam terbang-aktivitas sampai ke berbagai negara di Timur dan di Barat.

Kini Mas Habib Khirzin lebih khusyuk memberikan perhatiannya untuk Pesantren Darunnajah yang telah memiliki 22 Lembaga Pendidikan Pesantren di berbagai tempat dan daerah dengan beragam usaha lainnya untuk memajukan bidang pendidikan. Kendati dalam usia 75 tahun masih masih harus wira-wiri dari tempat tinggalnya kini di kawasan Candi Borobudur, Magelang. Beliau pun baru memperoleh anugrah gelar Doktor Honoris Causa dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, Yogyakarta pada tahun 2022 atas sumbangan pemikirannya terhadap Keamanan dan Perdamaian Dunia yang bergema di berbagai manca negara, pada dua tahun lalu, 2022 setelah berusia 73 tahun.

Sebagai aktivis, Habib Khirzin tidak haya tekun dan gigih berjuang untuk perdamaian dunia, kata Sri Eko Sriyanto Galgendu sebagai Pemimpin Spiritual Nusantara yang mewarisi sekaligus pemegang amanat GMRI yang didirikan bersama sejumlah tokoh nasional lainnya, karena Mas Habib Khirzin kini menjadi Ketua Dewan Pembina Gerakan Moral Rekonsiliasi Indonesia yang tengah bersiap untuk menyelenggarakan pertemuan persahabatan dan persaudaraan internasional di Indonesia.

Pecenongan, 19 November 2024

Santun Tapi Tegas, Pasangan Nomor 02 Jadi Sorotan di Debat Final Pilkada Deli Serdang

0

Santun Tapi Tegas, Pasangan Nomor 02 Jadi Sorotan di Debat Final Pilkada Deli Serdang

Deli Serdang,- Mediacakrabuana.id

Debat publik ketiga calon Bupati dan Wakil Bupati Deli Serdang berlangsung seru di Gedung Graha Perkasa Jaya, Kecamatan Lubuk Pakam, Rabu (20/11/2024). Pasangan calon (Paslon) nomor urut 02, dr. H. Asri Ludin Tambunan dan Lom Lom Suwondo, menunjukkan ketenangan dan kecerdasan, meski kerap mendapat tekanan dari kandidat lain.

Acara debat yang mempertemukan tiga pasangan calon ini, yakni Paslon nomor urut 01 Sopyan Nasution-Junaidi Parapat, Paslon nomor urut 02 Asri Ludin Tambunan-Lom Lom Suwondo, dan Paslon nomor urut 03 HM. Ali Yusuf Siregar-Bayu Sumantri Agung, menjadi ajang adu gagasan sekaligus ujian ketangguhan para kandidat.

Sejak awal, pasangan Asri-Lom Lom mencuri perhatian dengan sikap santun mereka. Asri Ludin membuka penyampaian program dengan menyapa rivalnya, HM. Ali Yusuf Siregar, dengan sebutan “Tulang,” yang dalam tradisi Batak menunjukkan rasa hormat terhadap paman dari pihak ibu. Sentuhan budaya ini mengundang apresiasi dari berbagai pihak.

Meski kerap ditekan oleh kandidat lain, pasangan nomor urut 02 tetap fokus dan lugas menjawab setiap pertanyaan, baik dari panelis maupun rival. Program unggulan yang disampaikan mencakup berbagai aspek, mulai dari pembangunan infrastruktur, internet masuk desa, peningkatan mutu pendidikan dan kesehatan, hingga upaya memperkenalkan makanan khas daerah Deli Serdang.

“Pelayanan kesehatan akan kami permudah dengan teknologi berbasis digital. Setiap warga cukup menggunakan sidik jari untuk mendapatkan layanan medis,” ujar Asri Ludin dengan tenang.

Kontras dengan sikap Asri-Lom Lom, salah satu pasangan calon terlihat terlalu berapi-api hingga melewati batas waktu yang diberikan, memaksa penyelenggara menghentikan orasi mereka. Hal ini semakin menonjolkan kemampuan pasangan nomor urut 02 dalam menjaga ritme debat tanpa kehilangan substansi.

Lom Lom Suwondo, sebagai calon wakil bupati, menambahkan bahwa pemerintahan yang mereka usung akan mengedepankan transparansi anggaran dan keberpihakan pada swasembada pangan. “Kami ingin membangun Deli Serdang yang mandiri, dari desa hingga kota,” tegasnya.

Debat ini sekaligus menjadi ajang pembuktian bagi Asri-Lom Lom, bahwa pendekatan santun dan terarah lebih efektif dalam menyampaikan visi misi tanpa menimbulkan friksi. Sorak sorai pendukung terus mengiringi pasangan ini hingga akhir acara.

Debat ketiga ini menegaskan bahwa pasangan nomor urut 02 tak hanya unggul dalam program, tetapi juga dalam etika politik. Sebagai penutup, Asri Ludin mengingatkan warga Deli Serdang, “Kami tidak menjanjikan mimpi, tapi kerja nyata. Pilih nomor 02 untuk masa depan yang lebih baik.”

Dengan pendekatan yang tenang namun penuh makna, pasangan ini terus mengukuhkan diri sebagai kandidat yang layak diperhitungkan di Pilkada Deli Serdang 2024. (RI-1)

Pj Gubernur Sumut Agus Fatoni Terima Dua Penghargaan Bidang Pendidikan

0

Pj Gubernur Sumut Agus Fatoni Terima Dua Penghargaan Bidang Pendidikan

Sumatera Utara,- Mediacakrabuana.id

Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Agus Fatoni menerima dua penghargaan pada kegiatan Sumut Inspiring Teacher 2024, yaitu Tokoh Inspiratif Indonesia dan Sahabat Guru. Penghargaan tersebut diberikan pada kegiatan Sumut Inspiring Teacher 2024 dalam rangka memperingati Hari Guru 2024 dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) di Hotel Adimulya, Medan, Sumut, (20/11/2024).

Tokoh Inspiratif Indonesia diberikan Media Grup kepada Fatoni atas kemampuannya memotivasi dan menjadi contoh baik bagi banyak orang. Sedangkan Sahabat Guru diberikan PGRI Sumut, karena dianggap mendorong kemajuan guru di Sumut.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada para guru-guru kita, tanpa mereka kita tentu tidak ada di posisi saat ini, saya berharap guru-guru kita terus termotivasi, bersemangat membangun generasi bangsa,” kata Fatoni.

Menurut Fatoni, kebutuhan peningkatan kapasitas dan kualitas guru saat ini sangat dibutuhkan untuk membentuk generasi emas Indonesia. Terlebih, Sumut memiliki daerah luas dengan sumber daya alam dan manusia yang juga besar

“Sumut ini sangat luas, luas daerahnya dan juga besar penduduknya, ini potensi besar dan peran guru dalam memaksimalkan potensi ini juga besar karena anak-anak kitalah, siswa-siswi bapak/ibu sekalian yang akan mengelolanya,” ucap Fatoni.

Dalam kesempatan yang sama, Dewan Redaksi Media Grup Iskandar Zulkarnain mengatakan pihaknya ingin ikut serta dalam membangun generasi Indonesia. Menurutnya, ini merupakan tanggung jawab seluruh masyarakat mempersiapkan generasi berikutnya untuk memimpin negeri.

“Kami tidak hanya bisa mengkritik, mengontrol bapak/ibu, tetapi Media Grup juga ikut sama-sama membawa bangsa kita ini lebih cerdas menuju Indonesia emas,” kata Iskandar.

Sementara itu, Ketua PGRI Sumut Saiful Abdi berharap guru-guru di Sumut terus mengabdikan diri secara maksimal untuk kemajuan pendidikan.

“Semangat kita untuk terus mengabdikan diri pada pendidikan terus dijaga agar bisa menciptakan generasi-generasi yang unggul dan berkualitas,” kata Saiful Abdi.

Selain penghargaan sebagai tokoh inspiratif, A. Fatoni menerima Penghargaan sebagai
Tokoh Sahabat Guru.
Penghargaan diberikan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Sumatera Utara berkat keberpihakannya kepada guru dan pendidikan, khususnya dalam penetapan kebijakan dan penggangggaran, serta mendorong dan memotivasi kemajuan guru dan pendidikan di Sumatera Utara.

Fatoni juga memberikan penghargaan kepada guru-guru dan Kacabdis inspiratif. Selain Fatoni, Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Arief S Trinugroho juga mendapat penghargaan dari PGRI sebagai Tokoh Pendidikan Sumut.

Hadir dalam kegiatan ini antara lain Direktur Utama Media Indonesia Gaudensius Suhardi bersama jajarannya, Kadis Pendidikan, Haris Lubis, Kominfosu, Ilyas Sitorus yang menggagas kegiatan bersama jajara masing-masing. Hadir juga Kepala OPD Pemprov Sumut, Kacabdis Pendidikan, Pengurus PGRI Kabkota dan perwakilan Ka. SMA/SMK serta guru-guru se-Sumut. (Rizky Zulianda)

FOTO : Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Agus Fatoni menerima dua penghargaan pada kegiatan Sumut Inspiring Teacher 2024, yaitu Tokoh Inspiratif Indonesia dan Sahabat Guru, pada kegiatan Sumut Inspiring Teacher 2024 dalam rangka memperingati Hari Guru 2024 dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) di Hotel Adimulya, Medan, Sumatera Utara)

Dahsyat, Milenial dan Gen Z Membludak! Acara Ngulik BN Holik-Faizal Jadi Terobosan Baru Demokrasi di Kabupaten Bekasi

0

Dahsyat, Milenial dan Gen Z Membludak! Acara Ngulik BN Holik-Faizal Jadi Terobosan Baru Demokrasi di Kabupaten Bekasi

MMediacakrabuana.id

Generasi milenial dan Generasi Z menggelar acara Ngulik BN Holik-Faizal di Distrik 1 Meikarta, Cikarang, Rabu, 20 November 2024. BN Holik Faizal merupakan kepanjangan nama calon Bupati Bekasi dan Wakil Bupati Bekasi nomor urut 2, BN Holik Qodratulloh dan H. Faizal Hafan Farid.

“Ini terobosan baru dalam berdemokrasi di Kabupaten Bekasi. Terlebih pesertanya notabene anak muda generasi milenial dan generasi Z,” kata Teti Lestari, caleg PKS muda yang hadir di lokasi acara, District 1 Meikarta, Rabu, 20 November 2024.

Hal sama disampaikan Aulia (28), warga Lemahabang, Cikarang Utara.

“Pak BN Holik dan pak Haji Faizal bagus visi dan misinya, ini acara keren banget, kita jadi tau lebih dalem calon pemimpin Kabupaten Bekasi mendatang,” ucapnya.

Dalam sambutannya, ketua komunitas BHF, Mohammad Ziddan Putra Ginanjar mengatakan acara Ngulik BN Holik Faizal merupakan inisiatif kalangan muda Kabupaten Bekasi.

“Ini inisiatif dari kami, alhamdulillah mendapat antusias dari temen temen generasi milenial dan generasi z di Kabupaten Bekasi, pesertanya bahkan membludak, lebih dari target peserta, ini luar biasa,” kata Mohammad Ziddan.

Menurut dia, topik yang disampaikan generasi milenial dan generasi Z Kabupaten Bekasi diterima seminggu sebelumnya oleh panitia melalui Google Form.

“Topiknya hampir secara umum, tetapi masih dalam kerangka kepemudaan, dan bagaimana komitmen BN Holik dan H. Faizal ketika sudah terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Bekasi,” ujarnya.

Selain menerima pertanyaan dari google form, panitia juga mempersilahkan peserta untuk bertanya secara langsung kepada pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bekasi nomor urut 2, BN Holik Qodratulloh – H. Faizal Hafan Farid.

Di hadapan peserta Ngulik BN Holik Faizal, calon Bupati Bekasi nomor urut 2, BN Holik Qodratulloh mengapresiasi terobosan baru cara sosialisasi demokrasi di Kabupaten Bekasi.

“Ini positif, agar generasi milenial dan generasi Z dibuat melek politik,” kata BN Holik Qodratulloh yang hadir ditemani wakilnya, H. Faizal Hafan Farid.

Ketua DPRD Kabupaten Bekasi periode tahun 2020 – 2024 itupun memuji animo peserta Ngulik BN Holik Faizal. Dia lalu menyapa peserta yang berada di luar area panggung District 1 Meikarta.

“Pilkada itu gampang, kita datang ke TPS pada tanggal 27 November 2024, lalu ambil kertas suara warna biru muda dan ikuti petunjuk urutannya, pertama dibuka, kedua dicoblos dan ketiga ditutup, selesai, gampang kan,” ujar BN Holik lantang disambut riuh massa.

Semua pertanyaan dari berbagai tema hingga pendalaman visi dan misi dijawab langsung pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bekasi nomor urut 2, BN Holik Qodratulloh – H. Faizal Hafan Farid secara bergantian.

”Saya ingin sampaikan kepada semua bahwa kami hadir hari ini sebagai bentuk komitmen kami sebagai seorang calon Bupati dan Wakil Bupati Bekasi untuk sering-sering berdialog dengan anak-anak muda dan memberikan ruang kepada anak muda untuk membicarakan hal yang menjadi kepentingannya,” ujar BN Holik Qodratulloh. (***)

Seruan Damai Pdt Mulianto Halim untuk Pilkada Kota Bandung

0

Seruan Damai Pdt Mulianto Halim untuk Pilkada Kota Bandung

Bandung  – Mediacakrabuana.id

Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 di Kota Bandung, Ketua PGLII Kota Bandung atau akrab disapa Pak Mul, menyampaikan pesan penting kepada masyarakat. Sebagai tokoh rohaniawan Kota Bandung, ia menekankan pentingnya menjaga situasi kondusif selama proses Pilkada berlangsung.

“Pilkada Jawa barat dan khususnya Kota Bandung ini harus berjalan dengan aman, nyaman, dan damai. Ada beberapa calon dan itu putra – putri terbaik yang dimiliki Jawa Barat. Kita tinggal memilih dengan bijak. Saya berdoa semoga Tuhan menuntun pemilihan ini, sehingga semua berjalan lancar tanpa gesekan,” kata Pak Mul Rabu (20/11).

Ia menambahkan bahwa stabilitas Kota Bandung harus menjadi prioritas. Masyarakat diminta untuk menghindari segala bentuk provokasi yang dapat memicu perpecahan.

Pdt Mulianto  juga mengingatkan calon kepala daerah dan tim sukses agar menjauhi praktik politik uang, kampanye hitam, dan tindakan yang merusak moralitas demokrasi. Menurutnya, tindakan seperti itu hanya akan menciptakan ketidakpercayaan di tengah masyarakat.

“Kita semua bertanggung jawab menjaga Kota Bandung tetap harmonis. Hindari politik uang dan provokasi. Pilihlah pemimpin yang berintegritas dan memiliki kapasitas untuk memimpin,” imbuhnya.

Ia turut mengajak tokoh agama, pemuda, dan komunitas masyarakat untuk berperan aktif dalam memberikan edukasi politik kepada warga. Menurutnya, kesadaran memilih dengan cerdas menjadi salah satu kunci keberhasilan demokrasi di tingkat lokal.

Dengan pesan ini, pdt Mulianto Halim berharap seluruh elemen masyarakat dapat bersinergi dalam menjaga keamanan selama Pilkada berlangsung. Harapannya, Pilkada Kota Bandung dapat menjadi contoh proses demokrasi yang damai dan bermartabat.[÷]

Bertaburan Proyek Siluman Disepanjang Jalan Poros Desa Suka Menang Menuju Rantau Jaya.

0

Bertaburan Proyek Siluman Disepanjang Jalan Poros Desa Suka Menang Menuju Rantau Jaya.

Musi Rawas Utara, Sumsel || Mediacakrabuana.id

Diduga bayak Pembangunan proyek siluman yang dikerjakan asal-asalan disepanjang jalan poros Desa Suka Menang menuju Desa Rantau Jaya kecamatan karang jaya kabupaten Musi Rawas Utara, 20 November 2024.

Berdasarkan hasil pantauan Media Berita Pemberantasan Korupsi (BPK) bersama media Raja Wali, Dkk Selasa 19/11/2024 dan data yang kami punya proyek peningkatan jalan Simpang lake- Sukamengan tidak terlihat adanya papan informasi berikut anggarannya:

  1. Pembangunan Konsultan Pengawas Peningkatan Ruas Jalan Simpang Lake – Sukamenang sekitar Sebesar Rp 150.000.000,( Seratus Lima puluh juta rupiah)
  2. Peningkatan Ruas Jalan Simpang Lake – Sukamenang agaran sebesar Rp 20.154.712.000 (Dua puluh milyar seratus lima puluh empat juta tujuh ratus duabelas ribuh rupiah)

Heri penggunaan jalan tempat di lokasi pengerjaan proyek mengatakan, sangat menyayangkan dalam pengerjaan proyek pelebaran jalan poros Desa Suka Menang Menuju Rantau Jaya tidak pernah diawasi oleh konsultan pengawas dari dinas PUPR Muratara.

“Sangat disayang kan dalam proyek yang sebesar ini kami tidak pernah melihat pengawas dari dinas PU muratara, mulai dari pengaspalan pembangun talud penahan tebing, jembatan/ gotong kami tidak pernah melihat melihat ada papan proyek yang terpasang di lokasi.

Selain itu kami juga masyarakat yang sering melewati jalan ini tidak pernah melihat ada pengawasan, mulai dari pengerjaan pengaspalan , pengerjaan talud penahan tebing maupun jembatan/gorong-gorong, tidak pernah melihat ada pengawasan dari dinas PUPR muratara,”tutup Heri.

Salah satu pekerja yang tidak mau menyebutkan namanya, tidak mengetahui siapa pengawas dari PU.

Saya tidak tau Sipa pengawas dari PU saya hanya bekerja saja PK, kalau pengawas kami dari pemborong ada namanya RIo.

Kalau masalah tebal lebarnya kami juga tidak tahu kalau Idak salah tebal nya dua belas setengah senti, yang lebih tau Rio kami haya bekerja saja sesuai perintah dari Rio, silahkan bapak ke ujung PK Rio nya ada di ujung,” Terangnya sambil menelpon Rio.

Rio Pengawas perwakilan dari kontraktor proyek siluman waktu dikonfirmasi mengatakan, semua sesuai dengan RAB..

Pekerjaan ini sudah sesuai dengan RAB ini hanya pembangunan bahu jalan tidak Pagai Gali, kalau masalah Retak-retak itu nati akan kami siram lagi dengan semen kalau papan informasi nya di depan,” kata Rio sambil lari menjauh.

Hinga berita ini ditayangkan kami belum menemukan papan informasi dan dinas PUPR muratara belum dapat dikonfirmasi..Red(Tim BPK)

DEVISI PENGAWASAN DAN PENINDAKAN WRC DPP ALI SOPYAN MENDESAK PIHAK POLDA JABAR MENGUSUT. KERUGIAN KE UANGAN NEGARA DI DESA KARANG ANYAR KEC . KELARI KAB. KARAWANG

0

DEVISI PENGAWASAN DAN PENINDAKAN WRC DPP ALI SOPYAN MENDESAK PIHAK POLDA JABAR MENGUSUT. KERUGIAN KE UWANGAN NEGARA DI DESA KARANG ANYAR KEC . KELARI KAB. KARAWANG

Karawang ; Mediacakrabuana.id

Pemberantasan korupsi di wilayah hukum kab. Karawang belum menimbulkan epek jera. Akibat hukuman yang di jatuhkan oleh pihak Hakim terlalu rendah yang patut di curigai
Pasalnya Desa Karanganyar Kecamatan Klari Kabupaten Karawang, Jawa Barat,

Menerima dana Desa tahun 2023 sekitar Rp. 1.489.133.000,- Dana tersebut berasal dari APBN. Sebut saja Uwang Negara ironisnya kepala Desa Karang Anyar menggorok dana Desa Rp 1.489. 133. 000
yang diterimanya dari Pemerintah Pusat, DEViSI pengawasan dan penindakan WRC mendesak pihak jajaran Polda Jawa barat agar dapat mengusut tuntas kasus tersebut

Dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Desa mulai berlaku pada 25 April 2024. UU ini mengubah UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa yang telah diubah dengan UU Nomor 6 Tahun 2023 tentang Desa merupakan dasar hukum untuk memastikan transparansi pengelolaan dana desa. UU ini menitikberatkan pada transparansi anggaran sebagai pilar utama dalam pengelolaan dana desa yang efektif dan akuntabel.

Beberapa bentuk transparansi dalam pengelolaan keuangan desa, yaitu : – Pengumuman laporan keuangan di tempat yang mudah diakses oleh masyarakat desa , – Laporan pelaksanaan APBDes dan laporan realisasi kegiatan diinformasikan kepada masyarakat melalui media informasi , – Kepala Desa menyampaikan laporan pertanggungjawaban realisasi APB Desa kepada Bupati Karawang camat setiap akhir tahun anggaran

Bahwa laporan Kepala Desa Karanganyar ke Kementrian, terkait penggunaan dana desa tahun 2023, katanya digunakan untuk :

Insentif Guru PAUD 384 Paket Rp 38.400.000
Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan/Pengadaan Sarana/Prasarana/Alat Peraga Edukatif (APE) PAUD/ TK/TPA/TKA/TPQ/Madrasah Non-Formal Milik Desa**3UNITSaran/Prasarana PAUD/ TK/TPA/TKA/TPQ/Madrasah Non-Formal Milik Desa LainnyaPengadaan Sarana Prasarana PAUDRp 38.158.000
Penyelenggaraan Posyandu (Makanan Tambahan, Kelas Ibu Hamil, Kelas Lansia, Insentif Kader Posyandu)12UNITMakanan TambahanPMT Ibu Hamil, Ibu Menyusui Dan BayiRp 29.400.000
Penyelenggaraan Posyandu (Makanan Tambahan, Kelas Ibu Hamil, Kelas Lansia, Insentif Kader Posyandu)840PAKETTerselenggaranya Operasional Pos Kesehatan Desa (PKD)/Polindes Milik Desa LainnyaInsentif Kader PosyanduRp 42.000.000
Penyelenggaraan Posyandu (Makanan Tambahan, Kelas Ibu Hamil, Kelas Lansia, Insentif Kader Posyandu)24PAKETTerselenggaranya Operasional Pos Kesehatan Desa (PKD)/Polindes Milik Desa LainnyaInsentif Kader Pembangunan Manusia (KPM)Rp 4.800.000
Penyuluhan dan Pelatihan Bidang Kesehatan (untuk Masyarakat, Tenaga Kesehatan, Kader Kesehatan, dll)69ORANGJumlah Peserta Penyuluhan dan Pelatihan Bidang KesehatanPenyuluhan Pencegahan StuntingRp 8.280.000
Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan/Pengadaan Sarana/Prasarana Posyandu/Polindes/PKD **28UNITMebelair Posyandu/Polindes/PKDPengadaan Sarana Prasarana PosyanduRp 25.200.000
Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan/Pengadaan Sarana/Prasarana Posyandu/Polindes/PKD **19UNITPeralatan Kesehatan Posyandu/Polindes/PKDPengadaan Sarana Prasarana PosyanduRp 15.876.400
Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan/Pengadaan Sarana/Prasarana Posyandu/Polindes/PKD **28UNITSarana Posyandu/Polindes/PKD LainnyaPengadaan Sarana Prasarana PosyanduRp 22.400.000
Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Sarana dan Prasarana Energi Alternatif tingkat Desa **6WATTSarana dan Prasarana Energi Alternatif tingkat DesaPemasangan PJU Lampu LED Tenaga SuryaRp 90.000.000
Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan/Pengerasan Jalan Lingkungan Permukiman/Gang **295METER (M)Rehabilitasi/Peningkatan/Pengerasan Jalan Lingkungan Permukiman/ GangPengecoran Jalan Lingkungan Dusun Pasirwaru RT 003 RW 001Rp 78.089.900
Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan/Pengerasan Jalan Lingkungan Permukiman/Gang **345METER (M)Rehabilitasi/Peningkatan/Pengerasan Jalan Lingkungan Permukiman/ GangPengecoran Jalan Lingkungan Dusun Sukagalih RT 022 RW 005Rp 167.382.300
Pemb ( Red)

POKJA UKPBJ MUARA ENIM DIDUGA KENCINGI KEPUTUSAN PRESIDEN TENTANG DUKUMEN LELANG.

0

POKJA UKPBJ MUARA ENIM DIDUGA KENCINGI KEPUTUSAN PRESIDEN TENTANG DUKUMEN LELANG.

Muara Enim, Sumsel || Mediacakrabuana.id

Berdasarkan Keputusan Presiden nomor 16 tahun 2018, Peraturan LKPP No.12 Tahun 2021 dan turunannya yaitu Dukomen Lelang adalah, sebuah aturan yang mutlak mengatur Pelaksanaan Pengadaan barang dan jasa yang harus kita taati bersama baik oleh pelaksana atau pun Penyedia.

Unit kerja pengadaan barang/Jasa (UKPBJ) Kabupaten Muara Enim sepertinya mencari- cari kesalahan untuk memenangkan proyek pesanan, hal ini ditemukan oleh wartawan Rajawalinews saat bertemu dengan Direktur CV. Cahaya Raden Mandiri(CRM) salah satu peserta lelang yang telah digugurkan pada proyek pekerjaan rehab jaringan irigasi ataran padang mimbar 2 Desa Pagar Agung Kecamatan SDl, dan Kekecewaan yang disampaikan oleh deriktur CV. CRM sahaludin saat di konfirmasi kekalahannya mengada- ada dan saya digugurkan pada peralatan disebutkan bahwa peralatan yang kami gunakan unit dump truc yang disewakan kepada CV. Cahaya Raden Mandiri sudah terpakai pada perusahaan lain, padahal tidak ada perusahan lain yang memakai dan saya sanggup meminta surat pernyataan pemilik unit dan apa bila diperlukan.

Ditempat lain Dalilul ketika ditemui di Kediamanya yang mana seorang pemilik unit dump truck dengan No polisi BG 8357 EG beralamat di Desa Mangkenang menyampaikan bahwa tidak pernah menyewakan mobil saya ke perusahan lain kecuali kepada CV. Cahaya Raden Mandiri untuk penawaran rehab jaringan irigasi ataran padang mimbar 2 Desa Pagar agung. “Sambungnya Apa bila ada yang berani mengaku atau membuat pernyataan palsu saya akan tuntut secara hukum yang berlaku di negara kita,”tegasnya pada tanggal (26/7/2024)

H. Suhaer selaku tokoh masyarakat bersama Sahaludin selaku kontraktor menghadap dan menemui Kepala UKPBJ Kabupaten Muara enim, Rabu(24/07/2024) tujuan menemui Kepala Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) Kabupaten Muara Enim dalam rangka menanyakan sistem dan aturan lelang terkait banyaknya pelanggaran yang dilakukan oleh Pokja UKPBJ dalam penetapan pemenang di beberapa tender yang telah berlangsung,

Kemudian kepala UKPBJ menyampaikan saya tidak mengintervensi dalam peroses lelang dan semuanya saya serahkan sepenuhnya ke pokja dan apa bila nanti ada yang berkeberatan silahkan ajukan pada saat masa sanggah. Ungkapan tersebut diapresiasi oleh tokoh masyarakat H. Suhair dan Sahaludin.

Terkait dalam hal ini sahaludin selaku deriktur Cahaya Raden Mandiri mengharapkan kepada kepala inspektorat Kabupaten Muara Enim, selaku Aparat Pengawas Internal Pemerintah untuk segera memanggil dan memeriksa Kepala unit Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) kabupaten Muara Enim, sesuai dengan tugas pokok selaku inspektorat tersebut.
Terpisah Salahudin selaku Deriktur CV Cahaya Raden Mandiri saat dikonfirmasi menyampaikan kekecewaan dan kekalahannya yang mengada- ada dan saya digugurkan pada peralatan karena disebutkan bahwa peralatan yang kami gunakan unit dump truc yang disewakan kepada CV. Cahaya Raden Mandiri sudah terpakai pada perusahaan lain, padahal tidak ada perusahan lain yang memakai dan saya sanggup meminta surat pernyataan pemilik unit dan apa bila diperlukan,”geramnya.(M.Junarson)

Lautan Manusia Tak Terbendung Paska Kampanye Akbar Paslon No Urut 1 Hepy- Efsi. .

0

Lautan Manusia Tak Terbendung Paska Kampanye Akbar Paslon No Urut 1 Hepy- Efsi
. .

PAGAR ALAM SUMSEL MEDIACAKRABUANA.ID

Kampanye akbar pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Pagar Alam Hepy-Efsi berlangsung di Lapangan Sepak Bola Terminal, Pagar Alam Selatan, Kota Pagar Alam, Rabu, (20/11/2024).

Meskipun terik matahari sangat panas tidak mengurangi semangat masyarakat Kota Pagar Alam dalam memeriahkan, dan mendukung kemenangan Paslon Hepy-Efsi di Pilkada 27 November mendatang.

Terlihat dari pantauan antusias masyarakat Kota Pagar Alam yang hadir dari berbagai kelompok usia, dari bapak-bapak, ibu-ibu, remaja dan anak-anak dalam suasana penuh kegembiraan.

Pasalnya, kegiatan yang mengusung tema,“ Membangun Kota Pagar Alam Lebih Maju,” masyarakat juga di hibur oleh penyanyi top Ivan Seventeen, dan artis top Ibu kota lainnya.

Tak hanya itu, dalam rundown acara juga diisi orasi juru kampanye, orasi pasangan calon Hepy-Efsi, dengan simulasi pencoblosan.

Menggabungkan kampanye politik dengan pemberdayaan UMKM dan budaya lokal. Kampanye akbar Hepy-Efsi ini berhasil menciptakan suasana kebersamaan yang sejuk, damai dan menginspirasi.

Acara ini lebih dari sekadar kampanye biasa, melainkan perayaan kebersamaan, kerukunan dan mengangkat potensi lokal Kota Pagar Alam.

Selaras dengan visi-misi yang diusung pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Pagar Alam Hepy-Efsi akan mengedepankan pembangunan, pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Pagar Alam.

Tentu keduanya berkomitmen meningkatkan ekonomi kerakyatan melalui program-program yang sudah di rencanakan agar dapat menyentuh kebutuhan masyarakat Kota Pagar Alam secara langsung

“Pagar Alam adalah rumah kita bersama. Kita ingin menciptakan perubahan yang nyata, berlandaskan kebersamaan, saling bahu-membahu untuk kemajuan Kota Pagar Alam yang lebih maju lagi,” kata Hepy-Efsi.

“Jika kami di percaya masyarakat Kota Pagar Alam untuk menjadi pemimpin dalam lima tahun kedepan. “Insyaallah kami akan berkomitmen teguh dengan. Apa yang di harapkan masyarakat Kota Pagar Alam

Heri,cb

Mbah Goen : Politik Uang Mencederai Demokrasi dan Integritas Pilkada Serentak 2024

0

Mbah Goen : Politik Uang Mencederai Demokrasi dan Integritas Pilkada Serentak 2024

Mediacakrabuana.id

Perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Tahun 2024 menjadi momentum untuk memilih pemilih pemimpin daerah terbaik yang beritegritas dan berkomitmen mensejahterakan rakyat.

Akan tetapi dibalik itu ada ancaman yang menjadikan harapan tersebut sirna, yaitu money politic atau politik uang. Dengan cara tersebut, masa depan suatu daerah ‘digadaikan’ sehingga pemimpin tidak dipilih berdasarkan kompetensinya namun berdasarkan ‘isi tas’nya.

Politik uang dapat merusak demokrasi. Ironisnya, politik uang sudah dianggap biasa terjadi di Indonesia. Karena itu, masyarakat harus memiliki kesadaran untuk melawan politik uang.

Sebagian masyarakat menilai praktek politik uang dalam kontestasi politik merupakan hal wajar. Padahal, praktek sacam itu mencederai demokrasi dan integritas pemilihan. Oleh karenanya kesadaran masyarakat untuk menolak praktik itu dibutuhkan.

Bahkan politik uang banyak diperbincangkan sebagai suatu ancaman yang sangat nyata terhadap demokrasi bukan hanya di Indonesia namun juga di dunia Internasional. Banyak forum-forum telah mendiskusikan isue politik uang merupakan suatu tindak kejahatan politik penyuapan yang harus dengan serius dicegah dan diperangi.

Apa itu Politik Uang atau (Money Politik)? Politik uang itu sebuah upaya penyuapan dalam politik demokrasi, baik itu terhadap penyelenggara, pengawas dan pemilih untuk mempengaruhi proses dan hasil pemilihan.

Contohnya:
Pemberian uang tunai terhadap warga pemilih menjelang pemungutan suara atau disebut ‘serangan fajar’ atau pemberian uang ganti dan/atau uang transport, diberikan sebagai pengganti waktu kerja pemilih. Misalnya, seorang petani yang harusnya pergi ke sawah atau ladang, diberikan uang agar pergi ke TPS untuk memilih calon tertentu’

Negara melaui kebijakan politik hukumnya telah mengatur terkait kejahatan politik uang. Dengan adanya kebijakan hukum ini semakin jelas bahwa politik uang adalah sesuatu yang serius sehingga dianggap perlu untuk diatur dalam peraturan perundang – undangan, sebagai upaya perlindungan terhadap masyarakat dan tentunya perlindungan terhadap demokrasi.

Dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 Tentang pemilihan umum Pasal 523 ayat(1), ayat (2), dan ayat (3) mengatur tentang larangan poltik uang yang terbagi dalam tiga masa atau tahapan yaitu:

Pertama pada masa Kampanye dimana larangan tersebut berbunyi; Setiap pelaksana, peserta, dan/atau tim Kampanye Pemilu yang dengan sengaja menjanjikan atau memberikan uang atau materi lainnya sebagai imbalan kepada peserta Kampanye Pemilu secara langsung ataupun tidak langsung sebagaimana dimaksud dalam Pasal 280 ayat (1) huruf j dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun dan denda paling banyak Rp.24.000.000,00 (dua puluh empat juta rupiah)

Kedua Pada Masa Tenang dimana desebutkan ; Setiap pelaksana, peserta, dan/ atau tim Kampanye Pemilu yang dengan sengaja pada Masa Tenang menjanjikan atau memberikan imbalan uang atau materi lainnya kepada Pemilih secara langsung ataupun tidak langsung sebagaimana dimaksud dalam Pasal 278 ayat (2) dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun dan denda paling banyak Rp. 48.000.000,00 (empat puluh delapan juta rupiah).

Ketiga Pada Saat Pemungutan Suara yang secara tegas disebutkan ; Setiap orang yang dengan sengaja pada hari pemungutan suara menjanjikan atau memberikan uang atau materi lainnya kepada Pemilih untuk tidak menggunakan hak pilihnya atau memilih Peserta Pemilu tertentu dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 (tiga) tahun dan denda paling banyak Rp. 36.000.000,00 (tiga puluh enam juta rupiah).

Sedangkan aturan hukum larangan politik uang dalam Pemilihan sebagaimana ketentuan Pasal 187A Undang -Undang Nomor 10 Tahun 2016 yaitu;

(1) Setiap orang yang dengan sengaja melakukan perbuatan melawan hukum, menjanjikan atau memberikan uang, atau materi lainnya sebagai imbalan kepada warga negara Indonesia, baik secara langsung ataupun tidak langsung untuk mempengaruhi Pemilih agar tidak menggunakan hak pilih, menggunakan hak pilih dengan cara tertentu sehingga suara menjadi tidak sah, memilih calon tertentu, atau tidak memilih calon tertentu sebagaimana dimaksud pada Pasal 73 ayat (4) dipidana dengan pidana penjara paling singkat 36 (tiga puluh enam) bulan dan paling lama 72 (tujuh puluh dua) bulan dan denda paling sedikit Rp 200.000.000,00 (dua ratus juta rupiah) dan paling banyak Rp 1.000.000.000,00 (satu milyar rupiah).

(2) Pidana yang sama diterapkan kepada pemilih yang dengan sengaja melakukan perbuatan melawan hukum menerima pemberian atau janji sebagaimana dimaksud pada ayat (1).

Dalam Undang – Undang nomor 10 Tahun 2016 justru lebih tegas lagi disebutkan bahwa baik pemberi maupun penerima mendapatkan ancaman pidana.

Berikut bunyinya:
Pasal 73 Ayat (1) UU Nomor 10 Tahun 2016 Calon dan/atau tim kampanye dilarang menjanjikan dan/atau memberikan uang atau materi lainnya untuk mempengaruhi penyelenggara Pemilihan dan /atau Pemilih.

Pasal 73 Ayat (4) UU Nomor 10 Tahun 2016 Selain Calon atau Pasangan Calon, anggota Partai Politik, tim kampanye, dan relawan, atau pihak lain juga dilarang dengan sengaja melakukan perbuatan melawan hukum menjanjikan tau memberikan uang atau materi lainnya sebagai imbalan kepada warga negara Indonesia baik secara langsung ataupun tidak langsung untuk:

  • Mempengaruhi Pemilih untuk tidak menggunakan hak pilih;
  • Menggunakan hak pilih dengan cara tertentu sehingga mengakibatkan suara tidak sah; dan
  • Mempengaruhi untuk memilih calon tertentu atau tidak memilih calon tertentu.

Pasal 187A Ayat (1) dan (2) UU Nomor 10 Tahun 2016
(1) Setiap orang yang dengan sengaja melakukan perbuatan melawan hukum menjanjikan atau memberikan uang atau materi lainnya sebagai imbalan kepada warga negara Indonesia baik secara langsung ataupun tidak langsung untuk mempengaruhi Pemilih agar tidak menggunakan hak pilih, menggunakan hak pilih dengan cara tertentu sehingga suara menjadi tidak sah, memilih calon tertentu, atau tidak memilih calon tertentu sebagaimana dimaksud pada Pasal 73 ayat (4) dipidana dengan pidana penjara paling singkat 36 bulan dan paling lama 72 bulan dan denda paling sedikit Rp200 juta dan paling banyak Rp1 milyar.

(2) Pidana yang sama diterapkan kepada pemilih yang dengan sengaja melakukan perbuatan melawan hukum menerima pemberian atau janji sebagaimana dimaksud pada ayat (1).

Sekelumit Cerita Paska Rakernas Pewarna 2024, Beginilah kata Ketua Pewarna Jabar……

0

Sekelumit Cerita Paska Rakernas Pewarna 2024, Beginilah kata Ketua Pewarna Jabar……

Kota Bogor  – Mediacakrabuana.id

Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia (Pewarna Indonesia) telah sukses menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2024  yang dilaksanakan di Bumi Perkemahan Glegah Arum Lumajang, Jawa Timur, Sabtu -Minggu (  16 – 17 Nov 2024 ).

Seperti Rapat Kerja Nasional  Setiap tahunnya pewarna Indonesia dimulai dengan serangkai acara Apresiasi Pewarna Indonesia ( API ) yang adalah Agenda tahunan dari Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia (Pewarna) yang dilaksanakan di lokasi berbeda pada tanggal 15 November 2024 di Pendopo arya wira Lumajang. Acara ini menjadi bentuk penghargaan bagi tokoh-tokoh agama, masyarakat, dan pejabat publik yang telah berkontribusi dalam membangun kerukunan umat beragama dan mengembangkan nilai-nilai yang baik untuk membangun keharmonisan di NKRI.

Dan sebanyak 11 nominasi menerima penghargaan API tahun ini atas dedikasinya dalam merawat dan menjaga keharmonisan dalam kehidupan berbangsa sesama warga negara ,antaranya adalah  Ali Baham T, Pigur Kepala Daerah Pengamal Harmoni Keberagaman (Pj. Gubernur Papua Barat), Togap Simangunsong figur muda yang menginspirasi masyarakat nasrani (PJ Gubernur Kalimantan Utara.dan Ahmat Umar Figur Penjaga Keberagaman (Pengasuh Ponpes ).

Menurut Kefas Hervin Devananda,S.Th.M.Pd.K yang diwawancara oleh media di kediamannya, Bogor pada selasa malam [19/11] mengatakan ” Rakernas Pewarna 2024 sudah selesai digelar di Kabupaten Lumajang dan saya secara pribadi mengapresiasi kepada panitia yang telah berjerih payah untuk menyukseskan acara API dan Rakernas tahun 2024,ujarnya 

Dan yang mungkin agak berbeda dalam acara Apresiasi Pewarna Indonesia kali ini dengan kehadiran 2 PJ Gubernur yang secara langsung hadir menerima penghargaan sebagai tokoh – tokoh yang menjaga ke bhinneka an di daerah yang sedang di pimpinannya, dan lagi hadirnya tokoh lokal seperti Ahmat Umar yang juga termasuk tokoh agama pengelola salah satu pompes penerima penghargaan dari pewarna Indonesia. 

Pewarna Indonesia sebagai salah satu organisasi kewartawanan yang selama ini konsen memperjuangkan kesetaraan di Indonesia memberikan penghargaan ini terhadap tokoh-tokoh yang dianggap peduli memperjuangan kerukunan dan kesetaraan di Indonesia sebagai sebuah harmoni dan kekayaan yang di miliki oleh bangsa kita, jelas Pria yang disapa Romo Kefas ini. 

Dan ini adalah kontribusi Pewarna Indonesia dalam menjaga keragaman dan ke Bhinneka an di bangsa ini, dan harapan saya dukungan daripada stakeholder dan pemerintah baik pusat dan daerah mendukung setiap kegiatan – kegiatan yang dilakukan dalam mewujudkan kerukunan dan kesetaraan serta membumikan Pancasila, pungkasnya

Jadi proses kehidupan berbangsa kita yang diwarnai dengan budaya dan agama serta ras yang begitu beragam saya rasa memiliki persoalan yang begitu luar biasa dan tidak gampang, oleh karena itu peran serta kita sebagai warga bangsa menjaga kerukunan antar warga negara sebagai warisan budaya nenek moyang kita harus kita rawat dan kita jaga,karena itu yang akan kita wariskan kepada anak cucu kita sebagai generasi republik ini [:] 

TANGKAP GEROMBOLAN RAMPOK UANG NEGARA DI KONI PEMDA LAHAT .

0

TANGKAP GEROMBOLAN RAMPOK UANG NEGARA DI KONI PEMDA LAHAT .

LAHAT SUMSEL ||| MEDIACAKRABUANA.ID

ALI SOPYAN Pimpinan umum media rajawali
News Grup Mendesak Aparat penegak hukum wilayah kab.Lahat Agar tidak mandul dalam menyikapi adanya dugaan kasus yang merugikan ke uwangan negara .Pasalnya Pengelolaan Belanja KONI tidak tertib sebesar Rp1.766.686.290,00 Menurut Ali Sopyan dengan nada geram dan suwara lantang mengatakan dana sebesar Rp 1 766.686 290. Cukup besar jika hal semacam ini dibiarkan aka Gerombolan pegawai koruptor akan tumbuh subur dan kebal hukum maka dapat dikatakan ada Maling berteriak maling. Ironisnya
1) Penyampaian Laporan Pertanggungjawaban Dana Hibah KONI Terlambat Realisasi Belanja Hibah antara lain berupa hibah uang kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) sebesar Rp20.460.928.000,00. Sesuai dengan Peraturan Bupati Nomor 23 Tahun 2021, laporan penggunaan hibah berupa uang dan barang atau jasa disampaikan oleh penerima hibah kepada SKPD terkait paling lambat tanggal 10 Januari tahun anggaran berikutnya. Berdasarkan pemeriksaan atas dokumen pertanggungjawaban belanja hibah diketahui bahwa terdapat
keterlambatan penyampaian pertanggungjawaban hibah KONI kepada Dispora. Dinas Pemuda dan Olahraga telah menyampaikan enam Surat Pemberitahuan
kepada KONI untuk segera menyampaikan pertanggungjawaban hibah yaitu pada
tanggal 22 Desember 2023, tanggal 2 Januari 2024, tanggal 5 Januari 2024, tanggal 9 Januari 2024, tanggal 15 Januari 2024 dan tanggal 30 Januari 2024. KONI baru menyampaikan laporan pertanggungjawaban penggunaan hibah pada tanggal 13 Februari 2024. Berdasarkan keterangan Ketua dan Bendahara Umum KONIdiketahui bahwa keterlambatan penyampaian laporan pertanggungjawaban karena menunggu Laporan Kegiatan Training Center Persiapan Porprov XIV yang
terlambat disampaikan oleh Pengurus Cabang Olahraga (Cabor).
2) Pertanggungjawaban Dana Hibah KONI Tidak Sesuai Ketentuan
Hasil pemeriksaan atas dokumen laporan pertanggungjawaban dana hibah kepada
KONI menunjukkan terdapat bukti pertanggungjawaban yang tidak sesuai
ketentuan dengan rincian berikut.Rincian Bukti Pertanggungjawaban Belanja Hibah yang tidak sesuai ketentuan per
kegiatan disajikan pada tabel berikut.Berdasarkan tabel diatas diketahui bahwa dari Realisasi Belanja Hibah KONI
sebesar Rp20.460.928.000,00 di antaranya pada empat kegiatan sebesar
Rp19.356.603.000,00 terdapat bukti pertanggungjawaban yang tidak sesuai
ketentuan sebesar Rp1.766.686.290,00.
Perhitungan tersebut telah diklarifikasi dengan Ketua dan Bendahara KONI Lahat
dan sudah dituangkan dalam Berita Acara Permintaan Keterangan tanggal 26
Maret 2024 serta bersedia untuk mengembalikan ke kas daerah.
b. Pengelolaan Belanja Hibah Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten
Lahat tidak sesuai peruntukan sebesar Rp13.500.000,00 Realisasi Belanja Hibah Dispora di antaranya disalurkan kepada Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Lahat sebesar Rp1.000.000.000,00 sesuai Naskah
Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) Nomor 426/809/PORA/2023 dan Nomor
01/05/05.A/2023 tanggal 18 April 2023 antara Kepala Dispora dan Ketua Kwartir
Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Lahat (Kwarcab Pramuka Lahat).
Berdasarkan pemeriksaan atas dokumen pertanggungjawaban dan wawancara dengan Sekretaris dan Bendahara Kwarcab Pramuka Lahat diketahui bahwa terdapat kegiatan yang tidak dilaksanakan yaitu kegiatan Karang Pamitran sebesar Rp13.500.000,00.Kegiatan Karang Pamitran tidak dilaksanakan karena Kwarcab Pramuka Lahat tidak
ikut serta kegiatan nasional yang diadakan di Bumi Perkemahan Cibubur pada tanggal
1 Juli s.d. 6 Juli 2023. Dana atas kegiatan yang tidak dilaksanakan tersebut digunakan untuk kegiatan kepramukaan di luar anggaran yang diajukan pada NPHD.
Atas kegiatan yang tidak sesuai dengan NPHD sebesar Rp13.500.000,00 tersebut telah diklarifikasikan dengan Sekretaris dan Bendahara Kwarcab Pramuka Lahat dan telah dituangkan dalam Berita Acara Permintaan Keterangan tanggal 25 Maret 2024 serta Kwarcab Pramuka Lahat bersedia untuk mengembalikan ke kas daerah.

c. Tiga penerima Hibah BOP PAUD Belum Mempertanggungjawabkan Dana

Sampai berita ini diterbitkan ketua KONI kabupaten Lahat Sumsel belum di Konfirmasi ” .

( Red)*

Bersambung Edisi berikut nya ….!!!

KESERAKAHAN JOKOWI YANG HARUS DIHENTIKAN.

0

KESERAKAHAN JOKOWI YANG HARUS DIHENTIKAN.

Mediacakrabuana.id

Oleh: Saiful Huda Ems.

Kegaduhan yang terjadi pada bangsa ini tidak akan pernah berhenti, selama Jokowi masih terus menerus secara brutal menginjak-injak etika dan moral hukum, yang berlaku dan dijunjung tinggi oleh bangsa ini. Karenanya ungkapan,”Negoro arep diuntal dewe” (negara mau ditelan sendiri) itu semakin populer di kalangan masyarakat Jawa yang intens mencermati prilaku politik Jokowi.

Bagaimana tidak demikian, Jokowi semenjak menjadi Presiden sampai sesudah tidak lagi menjadi presiden, masih saja selalu turut campur dalam persoalan politik di Tanah air, bahkan dalam level PILKADA sekalipun.

Tindakan Jokowi yang seperti ini memang tidak melanggar Undang-Undang, akan tetapi jelas melanggar etika dan moral hukum, serta menginjak-injak tatanan negara dan demokrasi. Kenapa bisa demikian? Ini karena putra Jokowi, yakni Gibran Rakabuming Raka saat ini menjabat sebagai Wakil Presiden.

Keterkaitan hubungan darah antara Jokowi dan Wapres Gibran ini, serta tindakannya ikut campur dalam kontestasi PILKADA, sangat berpotensi terjadinya abuse of power. Orang-orang mungkin masih belum sadar akan hal itu, namun filosofi Jawa:”Becik ketitik olo ketoro” (perbuatan baik akan terlihat, perbuatan buruk akan ketahuan) pastilah suatu ketika akan disadarinya.

Sebagai politisi yang lahir dari Jawa, Jokowipun harusnya mengerti dan mengingat filosofi Jawa;”Ngunduh wohing pakarti” (setiap orang akan mendapat akibat dari perbuatannya sendiri), atau “Melik nggendong lali” (mengambil sesuatu yang bukan miliknya karena kelekatan dengan sesuatu yang disenanginya). Atau juga “Eling lan waspada” (sadar dan waspada itu kunci kebijaksanaan) dll.

Namun Jokowi tetaplah Jokowi, manusia tamak, serakah yang tidak pernah merasa kenyang mendapatkan harta dan kekuasaan. Maka yang terjadi, sekarang di daerah Jawa, dengan ambisi kekuasaan Jokowi yang begitu besar, muncul ungkapan baru, “Jokowi ora Njawani”.

Jadi Jokowi ini “lali karo sangan paraning dumadi”, alias lupa pada asal usul keberadaaanya, dan dari mana dia berasal, “seperti kacang lupa pada kulitnya”, tindakan lupa dengan ucapan dari mulutnya yang pagi Kacang Ijo sore Es Campur. Subuh makan singkong, Maghrib makan timah, emas, perak, nikel dll.

Jadi baru pada konteks kebijaksanaan leluhur saja begitu banyak yang dilanggar oleh Jokowi, apalagi kalau menggunakan ajaran agama dan tuntunan budi pekerti, pokok’e jeblok kabeh !!!

Sekarang ini masalahnya sudah jauh lebih besar dari pada sekedar PILKADA !!! Ini gelombang kerusakan demokrasi bangsa dan kerusakan negara hukum, yang pada akhirnya ini semua adalah kerusakan tatanan tentang kehidupan berbangsa dan bernegara!!!

Satu-satunya alasan mengapa Jokowi begitu percaya diri dengan endorsement terhadap calon-calon dalam PILKADA karena tiga hal;

Pertama, ambisi kekuasaannya. Gibran Wapres ternyata belum cukup. Kedua, memegang hukum. Polisi yang semula untuk Merah Putih, telah didowngrade hanya menjadi alat politik Jokowi.

Ini implikasinya akan sangat luas. Sebab sejarah peradaban manusia mengajarkan, bahwa hakekat manusia itu akan menolak penjajahan dan penindasan.

“Jangankan sebuah bangsa, cacing yang diinjak-injakpun, akan kluget-kluget melakukan perlawanan !”, Ujar Bung Karno.

Ketiga, dengan memegang hukum, Jokowi mengendalikan logistik. Maka tak heran Dr. Sukidi menggambarkan karakter “Hitler Jawa” dan “Pinokio Jawa”.

Dengan memperhatikan perangai politik Jokowi yang semakin brutal dan bar-bar mengacak-acak tatanan hukum dan etika demokrasi seperti itu, saya pikir sebagai rakyat kita harus memiliki ketegasan moral untuk menghentikannya !.

Dengan cara apa? Ya dengan cara tidak mendukung apalagi memilih orang-orang yang didukungnya dalam Kontestasi PILKADA 2024 ! Pilih Pramono Anung-Rano Karno untuk Jakarta, pilih Andika Perkasa-Hendi untuk Jawa Tengah dan pilih Bu Risma-Gus Hans untuk Jawa Timur ! Dan pilih Edy Rahmayadi-Hasan untuk Sumatera Utara !.

Rontokkan semua calon Gubernur, Walikota atau Bupati yang didukung Jokowi dimanapun berada !. Ini bukan sekedar soal PILKADA, melainkan soal perebutan kembali kedaulatan rakyat yang telah dirampas oleh Jokowi ! Merdeka !…(SHE).

19 November 2024.

Saiful Huda Ems (SHE). Lawyer dan Petarung Politik.

PERSELINGKUHAN JOKOWI DENGAN PARTAI COKLAT DI PILKADA.

0

PERSELINGKUHAN JOKOWI DENGAN PARTAI COKLAT DI PILKADA.

Oleh: Saiful Huda Ems.

Sepertinya Jokowi masih belum juga kapok setelah didemo oleh ribuan Mahasiswa dan Civitas Akademika dari kampus-kampus besar di masa Jokowi masih menjadi Presiden R.I. Ketika itu Jokowi dengan terang-terangan berkampanye untuk mendukung Capres-Cawapres Prabowo-Gibran.

Sekarang setelah Jokowi tidak lagi menjadi presiden, Jokowi telah berkampanye kembali untuk memenangkan calon-calon Kepala Daerah yang didukungnya khususnya di PILKADA JAKARTA (RIDWAN KAMIL) JAWA TIMUR (KHOFIFAH) JAWA TENGAH (Komjen Purnawirawan (Polisi) LUTHFI), dan SUMATERA UTARA (BOBBY NASUTION, Sang Menantu). Meski dengan cara mengendap-endap, alias sembunyi-sembunyi, Jokowi bergerak mengerahkan para penjabat kepala daerah dan partai coklat.

Di PILKADA Jakarta misalnya, dimana putra Jokowi yakni Gibran Rakabuming Raka menjadi Wakil Presiden dan berkantor di Jakarta, Jokowi melalui tangannya Raffi Ahmad yang saat ini menjabat sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, telah mengundang Ridwan Kamil sebagai nara sumber di acara Dialog Terbuka bertajuk After Office.

Dalam kapasitasnya Raffi Ahmad sebagai pejabat negara tersebut, mengundang calon Kepala Daerah Jakarta sebatas hanya pada Ridwan Kamil, tentu ini merupakan bentuk kampanye terselubung yang telah diremout oleh Jokowi atau setidaknya Wapres Gibran untuk memenangkan Ridwan Kamil yang tengah bertarung melawan Pramono Anung-Rano Karno.

Selanjutnya, dari berbagai sumber yang terpercaya, di antaranya dari diskusi Bocor Alus Politik TEMPO, kita dapat mengetahui, bahwa Jokowi telah memanfaatkan instrumen-instrumen negara untuk kemenangan Calon-Calon Kepala Daerah yang didukungnya.

Di PILKADA JATENG misalnya, Jokowi bergerak secara senyap dengan menggunakan instrumen negara mulai dari institusi POLRI hingga Kepala-Kepala Desa untuk kemenangan calon Kepala Daerah yang didukungnya, yakni Komjen Purn. (Polisi) Luthfi. Namun dengan moncernya Andika Perkasa-Hendi, Jokowi akhirnya bergerak terbuka dan tanpa malu-malu mendesak Presiden Prabowo untuk mendukung Luthfi. Dari ekspresi Presiden Prabowo nampak enggan, penuh ragu, dan pendeknya derajatnya diturunkan Jokowi dari Presiden menjadi Jurkam.

Dan di SUMUT dikerahkannya untuk kemenangan menantunya, yakni Bobby Nasution. Operasi pemenangan Bobby ini terbuka, kasar dan licik. Letjen TNI Purn Edy Rachmayadi benar-benar dikunci ruang geraknya. Jokowi lupa, keistimewaan yang diberikan ke POLRI bisa menimbulkan antipati dari kalangan TNI.

Apa yang dilakukan oleh Jokowi ini sangat bertolak belakang dengan apa yang pernah diucapkannya sendiri, yakni akan “Puasa Politik” sebulan, namun ternyata Jokowi masih bergentayangan di PILKADA JAKARTA, JATIM, JATENG DAN SUMUT. Mungkin itu sudah menjadi tabiat Jokowi yang gemar menjilat ludahnya sendiri, sebagaimana yang sering kita saksikan dari waktu ke waktu.

Jokowi tahu benar, bahwa Provinsi Jateng misalnya, merupakan basis kaum nasionalis dan agamis, karena itu Jokowi meminta tolong pada Gus Yusuf untuk memenangkan Luthfi di Jateng. Tindakan Jokowi yang seperti ini, kemudian direspon oleh kubu pemenangan Andika Perkasa untuk meminta pada Gus Umar Wahid (Adik kandung Gus Dur dan Cucu Hadlrat Al-Syaikh KH. Hasyim Al-Asy’ari Pendiri NU) untuk membantu memenangkan pasangan Andika-Hendi.

Yang terjadi kemudian, Pasangan Andika-Hendi yang pada awalnya menurut survei-survei kalah elektabilitasnya, mendadak naik dan mengungguli elektabilitas Luthfi-Yasin. Jokowipun mulai sempoyongan, lalu semakin gencarlah Jokowi menggunakan instrumen negara untuk mendongkrak kembali suara Komjen Purn. (Polisi) Luthfi agar bisa menang melawan Rambo (baca: Jenderal Purn. (TNI) Andika Perkasa).

Ya, orang-orang se Indonesiapun mulai “akrab” dengan istilah Pertarungan Rambo VS. Sambo di Pilkada Jateng ini, sebagai kalimat pengganti Pertarungan Partai Coklat (Polisi) melawan Purnawirawan TNI. Istilah inipun tidaklah boleh disalahkan dan dituduh yang macam-macam, karena pada kenyataannya, Polisi sendiripun masih mau-maunya dilibatkan dalam pertarungan politik praktis (PILKADA) yang dampaknya sangat luar biasa.

Jika menurut penulusuran team Bocor Alus Politik TEMPO mobil-mobil Polisi pernah berseliweran, keluar masuk untuk memenangkan Komjen Purn. (Polisi) Luthfi melalui intimidasi Kepala-Kepala Desa di Jateng.

Jika menurut penelusuran team Bocor Alus Politik TEMPO Polisi-Polisi telah mengintimidasi Kepala-Kepala Desa melalui pemanggilan dan permintaan klarifikasi Bantuan Desa dari Pemerintah Pusat dan dari Provinsi Jateng, lalu kemudian mereka diarahkan untuk menyukseskan kemenangan Komjen Purn. (Polisi) Luthfi, maka itu berarti PILKADA khususnya di Jateng tak lain dan tak bukan merupakan ajang berikutnya dari Genk Jokowi untuk merusak kembali tatanan demokrasi di Indonesia.

Di PILKADA JATIM, Jokowipun sama sekali tidak pernah mendukung Cagub Tri Rismaharini (Bu Risma) yang banyak prestasinya dan pernah berhasil memajukan Kota Surabaya menjadi Kota Maju bertaraf internasional. Di Pilkada JATIM Jokowi malah mendukung Khofifah Indarparawansyah, yang terindikasi banyak kasus korupsi, dan kantornya pernah didatangi oleh KPK untuk digeledah.

Demikian halnya dengan PILKADA di SUMUT, Bobby Nasution juga terendus oleh team Bocor Alus Politik TEMPO telah menggunakan berbagai instrumen negara secara masif untuk kemenangannya. Mulai dari konsolidasi PJ Kepala-Kepala Daerah hingga Partai Coklat ditambah lagi dengan jaringan Mafia Tambang Blok Medan, yang diharuskan oleh Bobby untuk mendapatkan kemenangan Bobby minimal 60 % suara !.

Rakyat SUMUT pun –masih menurut Bocor Alus Politik TEMPO– diiming-imingi uang Rp.25.000 perorang plus Bansos Sembako. Tidak hanya itu, menurut Bocor Alus Politik TEMPO pula, Jokowi pernah datang ke SUMUT dan meminta Kepala-Kepala Daerah, institusi POLRI dll. untuk “menjaga” Bobby.

Sungguh ini suatu tragedi penghancuran demokrasi yang sangat menyedihkan. Kasihan sekali dengan Polisi-Polisi kita yang masih bekerja dengan benar, idealis, rela berkorban mempertaruhkan nyawanya demi bangsa dan negara, namun marwah institusinya dirusak oleh orang-orang yang tidak bisa menahan syahwat politiknya seperti Jokowi.

Atas dasar itu semua, kita sebagai kekuatan Pro Demokrasi atau Kedaulatan Rakyat, sudah seharusnya untuk lebih gigih dan militan berjuang dalam menumbangkan Calon-Calon Kepala Daerah yang didukung oleh pelanggar berat Konstitusi, yakni Jokowi yang selama ini bekerjasama dengan Oligarki penghisap darah perekonomian rakyat. Merdeka !…(SHE).

15 November 2024.

Saiful Huda Ems (SHE). Lawyer dan Analis Politik.

PEMKAB KABUPATEN MUARA ENIM TAHUN 2023 DARURAT KORUPTOR.

0

PEMKAB KABUPATEN MUARA ENIM TAHUN 2023 DARURAT KORUPTOR.

MUARAENIM, SUMSEL || MEDIACAKRABUANA.ID

Realisasi Belanja Perjalanan Dinas pada 19 SKPD Tidak Sesuai Ketentuan Pemerintah Kabupaten Muara Enim tahun 2023 menganggarkan Belanja Barang dan Jasa sebesar Rp965.982.659.367,00 dengan realisasi 31 Desember 2023 sebesar Rp854.731.463.603,86 atau 88,48% dari anggaran. Realisasi tersebut di antaranya merupakan Belanja Perjalanan Dinas sebesar Rp146.659.676.323,41.
Dalam LHP atas Belanja Daerah TA 2023 pada Pemerintah Kabupaten
Muara Enim Nomor 08/LHP/XVIII.PLG/01/2024 tanggal 15 Januari 2024, BPK
mengungkapkan permasalahan Realisasi Belanja Perjalanan Dinas pada 23 SKPD
Tidak Sesuai Ketentuan Sebesar Rp1.423.880.722,82 sebagai berikut.
Realisasi pembayaran biaya penggantian Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk kendaraan dinas tidak didukung bukti yang riil dan sah sebesar Rp728.755.518,32;

b. Realisasi pembayaran biaya penginapan melebihi ketentuan batas tertinggi
standar harga satuan regional sebesar Rp303.417.977,60;

c. Biaya penggantian BBM tidak sesuai kondisi sebenarnya sebesar
Rp374.108.636,90;

d. Pertanggungjawaban penggantian BBM tidak didukung bukti sebesar
Rp6.480.900,00;

e. Pembayaran perjalanan dinas ganda sebesar Rp2.890.350,00;

f. Biaya transportasi tidak sesuai dengan ketentuan sebesar Rp8.227.340,00.
Kondisi tersebut tidak sesuai dengan:

a. Peraturan Presiden Nomor 33 Tahun 2020 tentang Standar Harga Satuan
Regional pada Pasal 2 ayat (3) dan Lampiran I angka 2 poin b;

b. Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan
Daerah pada Pasal 141 ayat (1);

c. Peraturan Bupati Muara Enim Nomor 7 Tahun 2023 tentang Pedoman
Perjalanan Dinas bagi Pejabat Daerah, ASN, dan Pihak Lain pada Pasal 10 ayat
(4) dan (10).Permasalahan tersebut mengakibatkan kelebihan pembayaran Belanja Perjalanan Dinas sebesar Rp1.423.880.722,82.

Hal tersebut disebabkan oleh PPTK Belanja Perjalanan Dinas pada 23 SKPD
tidak memedomani ketentuan dalam menyiapkan dokumen administrasi
pembayaran Belanja Perjalanan Dinas.
Saat penyusunan LHP telah terdapat pengembalian seluruh nilai kelebihan
pembayaran Belanja Perjalanan Dinas ke Kas Daerah sebesar Rp1.423.880.722,82,
yang terdiri dari pengembalian sebelum 31 Desember 2023 sebesar Rp1.157.145.720,50 dan pengembalian setelah tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp266.735.002,32. Atas pengembalian sebelum 31 Desember 2023 telah dilakukan pengurangan Belanja Perjalanan Dinas, sehingga masih terdapat lebih saji Belanja Barang dan Jasa tahun 2023 sebesar Rp266.735.002,32.
Dalam pemeriksaan atas LKPD Kabupaten Muara Enim TA 2023, BPK melakukan pemeriksaan tambahan atas realisasi Belanja Barang dan Jasa – Belanja
Perjalanan Dinas per 31 Desember 2023 pada 19 SKPD sebesar Rp61.482.243.984,31. Berdasarkan pengujian atas dokumen pertanggungjawaban perjalanan dinas, konfirmasi kepada penyedia jasa penginapan, konfirmasi kepada
pegawai Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), dan klarifikasi kepada
para pelaksana perjalanan dinas diketahui terdapat permasalahan sebagai berikut.
a. Realisasi Pembayaran Biaya Penggantian BBM untuk Kendaraan Dinas Tidak
Didukung Bukti yang Riil dan Sah Sebesar Rp1.156.202.787,00

BERITA TERBARU