www.mediacakrabuana.id | PT Media Cakrabuana News | Halaman 167    
Beranda blog Halaman 167

Jacob Ereste :Makan Bergizi Gratis Ala Kang Dedi Mulyadi

0

Jacob Ereste :
Makan Bergizi Gratis Ala Kang Dedi Mulyadi

Mediacakrabuana.id

Memberi makan bergisi grstis kepada siswa yang telah menjadi program pemerintah cukup baik menerapkan gagasan yang dikatakan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dengan cara memberikan dana untuk makan gratis itu langsung dikelola oleh orang tua atau keluarga para siswa itu secara masing-masing untuk mengelolanya dengan panduan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Program pemberian makan bergizi gratis (MBG) yang dikelola oleh masing-masing orang tua atau keluarga para siswa ini akan lebih efektif dan efisien, baik dalam teknis pelaksanaannya maupun untuk kesesuaian selera hingga porsi yang dibutuhkan oleh siswa yang bersangkutan.

Efisien dalam pelaksanaan program makan bergisi gratis yang sangat baik dari pemerintah Presiden Prabowo Subianto ini memberi garansi lebih baik bila mengikuti cata atau gagasan yang dilontarkan Dedi Mulyadi dengan cara memberikan dana itu langsung kepada masing-masing para orang tua atau keluarga siswa untuk melakukannya dengan membuat lalu menyediakan makanan bergizi itu dari rumah untuk dimakan bersama saat waktu waktu yang telah ditentukan tiba — jam istirahat — setelah mengikuti sebagian dari pelajaran — yang kemudian dapat diteruskan kembali hingga selesai waktu belajar.

Teknisnya, pemerintah cukup sekali saja membekali setiap siswa peralatan makan yang sederhana, murah dan gampang dibersihkan untuk digunakan lagi pada esok lusa ketika hendak belajar kembali di sekolah. Dan setiap siswa dengan kontrol pada setiap saat waktu makan siang gratis itu dikakukan oleh setiap guru yang bertugas pada hari itu. Sehingga kontrol dari pihak pemerintah pun dapat lebih efisien dan efektif. Meski sesekali waktu — atau secara berkala — bisa saja didatangi oleh petugas kontrol yang bisa ditunjuk oleh pemerintah untuk memberikan laporan dari oelaksanaan makan bergizi gratis itu yang mungkin perlu disempurnakan atau mendapat penghargaan yang mungkin patut untuk diberikan, baik kepada pihak sekolah maupun bagi siswa yang perlu menjadi contoh untuk mendapat perhatian yang bersifat mengejukasi semua pihak yang terlibat dalam proses pelaksanaan makan bergizi gratis itu agar bisa mencapai sasaran yang diidealkan.

Cara pelaksanaan program makan bergizi gratis dari pemerintah Prabowo Subianto ini akan lebih maksimal dan sukses karena lebih efektif dan kebih efisien tiada perlu membuat dapur umun dan melibatkan banyak pihak yang hanya akan membuat beban biaya termasuk untuk para pekerja, mulai dari tukang masak hingga model distribusinya yang masih terus dipergunjingkan sampai akhir Februari 2025 belum juga jelas serta belum juga permanen pelaksanaannya di lapangan. Apalagi kemudian tentang nilai dari makan bergisi gratis itu riuh menjadi penbicaraan akan direalisasikan dengan bajet dibawah Rp 15 ribu yang hendak dialokasikan oleh pemerintah dalam setiap porsi untuk setiap siswa.

Banten, 25 Februari 2025

,Satres Narkoba Kota Pagaralam Berhasil Mengungkap 12 Kasus,Dengan Barang Bukti(BB) Yang Cukup Besar,,,

0

,Satres Narkoba Kota Pagaralam Berhasil Mengungkap 12 Kasus,
Dengan Barang Bukti(BB) Yang Cukup Besar,,,

Pagaralam,- Sumsel | Mediacakrabuana.id

Satuan Reserse Narkoba Polres Kota Pagaralam Berhasil Mengungkap 12 Kasus Tindak Pidana Narkotika Sepanjangan Bulan Januari Sampai Bulan Februari 2025. Dari Pengungkapan ini Sebanyak 12 Tersangka Yang Diamankan Dengan Barang Bukti (BB) Narkotika Jenis Ganja Seberat 8,541 kilogram, Shabu 18,02 Gram, Dan Satu Butir Pil Ekstasi,”

Kapolres Kota Pagaralam AKBP Erwin Aras Genda S.I.K.,
Melalui Waka Polres Kompol M.Ali Asri Didampingi Kasat Narkoba AKP Sondi.SH Dan Kasi Humas Iptu Mansyur.SH Mengungkapkan Bahwa Pengungkapan ini Merupakan Hasil Dari Tindak Lanjut Laporan Dari Masyarakat,”

Serta Keberhasilan ini Merupakan Wujud Nyata Komitmen Kami Dalam Memberantas Peredaran Gelap Narkotika Dikota Pagaralam Dan Kami Tidak Akan Memberikan Ruang Bagi Pelaku Kejahatan Narkotika, Baik Pengedar Maupun kurir. Ucap Kompol M. Ali Asri.,”

Dari Hasil Penyelidikan Para Tersangka Yang Diamankan Berasal Dari Berbagai Daerah Termasuk Kota Pagaralam, Empat Lawang, Dan Lahat. Mereka Diduga Sebagai Pengedar, Kurir, Serta Residivis Kasus Narkotika,”

Selain Berhasil Menekan Peredaran Narkotika, Pengungkapan Kasus ini Juga Berdampak Besar Dalam Menyelamatkan Masyarakat Dari Bahayanya Narkoba. Berdasarkan Asumsi Satu Gram Narkotika Bisa Dikonsumsi Oleh Tiga Orang Maka Dari Kasus ini Kami Berhasil Menyelamatkan Kurang Lebih Sekitar 25.680 Jiwa Dari Ancaman Penyalahgunaan Narkoba. Ucap AKP Sondi.SH.,”

Para Tersangka Akan Dijerat Dengan Ancaman Hukuman Berat Sesuai Undang-Undang Narkotika. Dengan Pidana Minimal Lima Tahun Hingga Seumur Hidup Serta Denda Maksimal Rp 10 Miliar.
Polres Kota Pagaralam Mengimbau Masyarakat Untuk Terus Berperan Aktif Dalam Memberikan Informasi Terkait Peredaran Narkotika.

Maka Dari Itu Kami Mengajak Seluruh Elemen Masyarakat Untuk Bersama-sama Memerangi Narkoba. Jika Melihat Atau Mengetahui Aktivitas Mencurigakan Segeran Melaporkan. Ucap Iptu Mansyur.SH,”

Heri.Ck

BPHTB KAB. BANYUASIN SEBESAR Rp243.760.125,00 DIDUGA LENYAB DIBUAT BANCAKAN PEJABAT RAMPOK

0

BPHTB KAB. BANYUASIN SEBESAR Rp243.760.125,00 DIDUGA LENYAB DIBUAT BANCAKAN PEJABAT RAMPOK

BANYUASIN SUMSEL || MEDIACAKRABUANA.ID

Perhitungan Penetapan PBB dan BPHTB Tidak Sesuai Ketentuan Pasalnya
Bapenda Kabupaten Banyuasin mengganggarkan PAD sebesar
Rp177.200.000.000,00 dengan realisasi sebesar Rp178.006.374.429,00 atau 100,46% dari anggaran. Realisasi PAD tersebut di antaranya realisasi PBB-P2 sebesar Rp 34.259.442.450,00 dan realisasi Pajak BPHTB sebesar Rp52.647.721.975,00.

Hasil pemeriksaan atas kertas kerja penetapan pendapatan pajak daerah pada Bapenda menunjukkan beberapa permasalahan sebagai berikut:

a. Data Wajib Pajak dan luasan pada NOP yang sama berbeda antara Penetapan PBB dan BPHTB NOP merupakan nomor yang diberikan sebagai identitas Objek Pajak yang bersifat unik, permanen, dan nasional. Berdasarkan pemeriksaan atas data rincian penetapan BPHTB dan PBB, diketahui terdapat perbedaan pada 33 data wajib pajak dan luasan yang menjadi dasar penetapan BPHTB dan PBB pada NOP yang sama. Rincian perbedaan penetapan pada

Hasil konfirmasi kepada Bidang Pajak Daerah I menyatakan bahwa Bidang Pajak
Daerah I belum mendapat informasi atas peralihan data yang dilakukan Wajib Pajak
sehingga belum memutakhirkan data PBB dan BPHTB.

b. Pengenaan NPOPTKP waris pada transaksi perolehan hak atas tanah dan bangunan yang bukan waris atau hibah wasiat. Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2021 mengatur bahwa NPOPTKP untuk waris atau hibah wasiat paling rendah sebesar Rp300.000.000,00. Pengurangan ini dikenakan dalam hal perolehan hak karena waris atau hibah wasiat yang diterima orang pribadi yang masih dalam hubungan keluarga sedarah dalam garis keturunan lurus satu derajat ke atas atau satu derajat ke bawah dengan pemberi hibah wasiat, termasuk suami/istriBerdasarkan pemeriksaan terhadap dokumen pendukung penetapan untuk waris diketahui bahwa sebanyak 26 penetapan dengan nilai sebesar Rp123.558.125,00 tidak sesuai ketentuan waris dengan rincian sebagai berikut.

1) Peralihan Hak kepada Wajib Pajak yang tidak memiliki hubungan keluarga
dengan pemberi waris Berdasarkan Pasal 832 KUHPerdata, menyatakan yang berhak menjadi ahli waris adalah keluarga sedarah. Hasil pemeriksaan dokumen berupa kartu keluarga, surat keterangan ahli waris akta notaris, dan hasil konfirmasi data kependudukan .

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, menunjukkan terdapat penetapan wajib
pajak yang tidak memiliki hubungan keluarga sedarah. Hal tersebut sesuai
dengan konfirmasi Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil yang menyatakan
bahwa ahli waris bukan sebagai pemilik nama sertifikat. Atas kesalahan
penetapan NPOPTKP tersebut, terdapat kekurangan penetapan sebesar
Rp46.558.125,00.

2) Peralihan Hak atas Sertifikat Kepemilikan Bersama Berdasarkan pemeriksaan dokumen sertifikat kepemilikan tanah yang akan dilakukan peralihan hak, diketahui bahwa sertifikat yang dialihkan merupakan
sertifikat kepemilikan bersama. Kepemilikan bersama tersebut antara lain wajib
pajak yang mengajukan permohonan termasuk dalam daftar pemilik sertifikat
tanah, atau sebagai ahli waris salah satu pemilik dalam sertifikat tanah.
Berdasarkan konfirmasi kepada Kantor Pertanahan Banyuasin diketahui bahwa
peralihan hak atas sertifikat kepemilikan bersama tidak dapat diperhitungkan
sebagai waris melainkan sebagai hibah kepada antar sesama pemilik sertifikat.
Atas kesalahan penetapan NPOPTKP tersebut, terdapat kekurangan penetapan
sebesar Rp77.000.000,00.
Salah satu syarat permohonan penetapan BPHTB adalah KK. Berdasarkan
pemeriksaan kelengkapan dokumen diketahui bahwa KK tersebut tidak dilampirkan namun diganti dengan surat keterangan ahli waris yang dibuat tidak berdasarkan KK. Perhitungan peralihan hak kepada Wajib Pajak yang tidak memiliki hubungan keluarga dengan pemberi waris dan peralihan hak atas Sertifikat Kepemilikan Bersama pada

c. Pengenaan NPOPTKP pada perhitungan BPHTB lebih dari satu kali untuk satu wajib
pajak Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2021 mengatur bahwa NPOPTKP dikenakan untuk perolehan hak pertama Wajib Pajak di Wilayah Daerah tempat terutangnya BPHTB.
Berdasa
“.Sampai berita ini diterbitkan oleh Redaksi pejabat yang bersangkutan belum di Konfirmasi”.

Bersambung Edisi berikut nya ….!!!

( Redaksi)

Jacob Ereste :Birahi Korupsi di Indonesia Telah Menjadi Penyakit Maniak Yang Akut

0

Jacob Ereste :
Birahi Korupsi di Indonesia Telah Menjadi Penyakit Maniak Yang Akut

Korupsi di Indonesia sudah mencapai titik akut. Sehingga tiada lagi ada sektor yang tidak terjamah oleh koruptor. Mulai dari lembaga keagamaan sampai bidang usaha swasta milik negara dijarah. Terakhir pada pekan ini adalah Pertamina yang terkenal basah dan melimpah keuntungan yang memberi peluang besar bagi pelaku korupsi mengambil kesempatan dari berbagai celah yang dapat dimanfaatkan. Tak hanya yang bisa merugikan negara, tapi yang terkait dengan kepentingan rakyat pun digasak.

Di bidang asuransi dan penghimpun dana pensiun dilibas seperti dana haji yang yang tak lagi jelas juntrungan dari penyelesaian masalah yang merundunginya. Ketika masih dianggap kurang pun hukum dan peradilan hingga perijinan untuk mengkapling laut dikomersialkan juga. Jadi tindak pidana korupsi sudah menjarah wilayah yang lagi berujud benda. Karena jabatan sampai peluang untuk masuk menjadi aparatur sipil negara militer terkesan seperti tidak lagi pamali untuk dilakukan oleh siapa saja yang memiliki peluang dan kesempatan melakukannya.

Perilaku korupsi telah menjadi budaya yang dianggap wajar dilakukan. Meski taruhannya tidak cuma sekedar nama baik, tapi reputasi dan karier pun dipertaruhkan hanya untuk cepat menjadi kaya raya. Pelakunya pun tak sembarang orang yang menjadi aktor utamanya. Mulai dari mereka yang memiliki tingkat intelektual, hingga mereka yang mempunyai jabatan dan pangkat tinggi di negeri ini harus mengakhiri masa hidupnya mendekam di penjara. Meski secara ekonomi pun strata kemewahan sudah mereka reguk semua yang terbilang enak di dunia.

Begitulah ketamakan dan kerakusan yang tidak terkendali lewat etika, moral dan akhlak mulia manusia yang telah diberikan oleh Tuhan untuk selalu mengingat-Nya dan perduli sesama manusia serta ramah dan santun terhadap alam, utamanya segala sumber yang ada di muka bumi hingga yang terkandung di dalamnya.

Kekayaan alam dan kerentanan budaya di Indonesia boleh juga ikut memanjakan bangsa Indonesia yang merasa baru terbebas dari penjajahan, meski republik Indonesia sendiri sudah nyaris berusia seabad diproklamasikan yang berhimpun dari berbagai negeri suku bangsa Nusantara dengan membentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Makna persatuan pun dalam geopolitik serta geobudaya seakan lapuk di telan jaman, sejak filsafat bangsa dan ideologi negara berpagut dengan kapitalisme yang merangsang birahi materialistik hingga kemudian berpenampilan gagah disebut neoliberal yang mengumbar kebebasan untuk memperoleh dan menikmati semua kemudahan yang bisa dirasakan di dunia, tanpa perlu percaya pada alam akhirat.

Itulah sebabnya gerakan kebangkitan dan kesadaran spiritual perlu dikibarkan untuk tampil dari Timur hingga dunia Barat, agar kendali ketamakan dan kerakusan bisa dilakukan oleh setiap orang utamanya bagi para pengambil kebijakan di negeri ini. Sebab hanya dengan begitu dunia ini akan lebih baik, karena memang tidak mungkin ditata sendiri oleh seorang yang paling berkuasa sekalipun di negeri ini dan di dunia ini. Sebab ketamakan dan kerakusan pun telah diwujudkan dalam bentuk kekuasaan, cawe-cawe dengan cara menanamkan bom waktu yang siap diledakkan dari masing-masing tokoh yang dianggap sebagai pesaing atau mereka yang hendak merintangi birahi bejatnya. Maka itu dalam budaya korupsi — yang tamak dan rakus — telah melahirkan Sandra politik yang dapat diperjualbelikan atau tukar guling dengan Kadus yang lain. Semua bernilai milyaran dollar, sehingga harga diri rupiah menjadi terhina dan terpuruk.

Petojo, 21 Februari 2025

AKBP Lilik Ardiansyah Dampingi Kunjungan Kapolri Di Kabupaten Purwakarta

0

AKBP Lilik Ardiansyah Dampingi Kunjungan Kapolri Di Kabupaten Purwakarta

Purwakarta ,Jabar || Mediacakrabuana.id

Kapolres Purwakarta, AKBP Lilik Ardiansyah sambut kedatangan Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan Menteri Tenaga Kerja Prof. Yassireli di Kampung Sukahurip, Desa Jatiluhur, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Pada Rabu, 26 Februari 2025.

Dalam kunjungan tersebut Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo didampingi, Kabaintelkam Polri, Komjen Pol Drs. Syahardiantono, Kadiv Propam Polri, Irjen Pol Abdul Karim, Wakabareskrim Polri Irjen Pol Asep Edi Suheri, Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Sandi Nugroho, Kakortas tipidkor Irjen Pol Cahyono Wibowo, Kapolda Jawa Barat, Irjen. Pol. Dr. Akhmad Wiyagus dan pejabat Utama Polda Jabar.

Kunjungan kerja Kapolri tersebut dalam rangka dalam rangka menghadiri agenda kegiatan HUT K.SPSI Ke-52 Tahun 2025 di lokasi Pembangunan Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) K.SPSI.

Kapolres Purwakarta, AKBP Lilik Ardiansyah melalui Kasi Humas, AKP Enjang Sukandi mengatakan, Kapolri beserta rombongan datang dengan menggunakan helikopter dan mendarat di helipad yang ada di PT. Win Tekstil Jatiluhur.

“Sekira Pukul 10.27 WIB, Bapak Kapolri beserta rombongan tiba dilokasi Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) KSPSI diterima langsung oleh President Asean Trade Union Council (ASEAN TUC) sekaligus Presiden K.SPSI, Bapak Andi Gani Nena Wea beserta staf dan jajaran K.SPSI,” jelas Enjang.

Kemudian, Sekira Pukul 11.20 WIB, Kapolri beserta rombongan meninggalkan lokasi Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) KSPSI Jatiluhur Purwakarta menuju helipad PT. Win Textile.

“Sekira Pukul 11.28 WIB Kapolri beserta rombongan tiba kembali di helipad PT. Win Textile selanjutnya terbang menggunakan helikopter menuju ke Jakarta. Dan sekira Pukul 11.30 WIB kegiatan pengamanan VIP telah selesai dilaksanakan situasi masih dalam keadaan aman terkendali,” jelas Enjang
(Aher)

Jacob Ereste :Rizal Tanjung Hendak Meluruskan Soal Yang Sudah Lurus, Justru Bisa Menjadi Bengkok

0

Jacob Ereste :
Rizal Tanjung Hendak Meluruskan Soal Yang Sudah Lurus, Justru bisa Menjadi Bengkok

Upaya Rizal Tunjung untuk meluruskan pemahaman tentang agama dan budaya dalam perjalanan spiritual manusia yang saya tulis (Jacob Ereste) cukup bagus dan santun, (Termuat di Grouo Whatsapp Hatipena.Com, 25 Febryari 2025), hanya saja tidak menunjukkan apa yang sesungguhnya hendak diluruskan. Justru yang sudah lurus malah menadi bengkok. Atau bahkan patah, akibat hendak diluruskan secara paksa. Padahal sesuatu yang sudah lurus tidak perlu lagi diluruskan. Karena bisa terkesan tak punya ide atau gagasan untuk menulis yang lebih kreatif dan bermutu hingga dapat memberi manfaat bagi banyak orang.

Agama memang tidak membutuhkan budaya, tapi pengaruh budaya — dalam perjalanan spiritual manusia tidak terhindar — sehingga idiom-idiom agama bisa diselelaraskan dengan idiom budaya. Maka itu, mulai dari cengkok melafaskan ayat-ayat suci pun hingga azan jadi beragam corak warna dialeknya, bahkan lantunan nadanya pun menjadi khas dari daerah setempat. Seperti azan khas Mesir atau Kairo apalagi setelah jauh dibawa ke Nusantara yang lebih beragam corak dan dan warna budayanya. Jadi untuk mengatakan budaya bukan bagian dari agama itu sangat tergantung dari kemampuan melihat unsur-unsur budaya yang berkelindan dalam agama. Demikian juga agama yang dianggap terbebas — tidak tergantung pada budaya. Pemahan ini hanya dimungkinkan dapat dimengerti dari penjelajahan sejarah dan perkembangan agama-agama yang ada di dunia, termasuk agama yang diturunkan dari langit, atau yang lazim disebut agama Samawi.

Dalam perjalanan dan perkembangan sejarah agama dan budaya dapat ditelisik sifat dan sikapnya yang saling berkelindan itu, mulai dari pengaruh bahasa –sebagai produk budaya — sudah mulai berperan sehingga pada beberapa abad kemudian Islam diterima oleh warga masyarakat Suliki di Sumatra Barat setelah singgah di berbagai negeri lain. Jadi jelas peran budaya dalam agama, dan agama pun berperan dalam perkembangab budaya. Sehingga anggapan salah bahwa agama dan budaya begitu erat, tak lagi perlu diluruskan.

Dalam Islam, agama adalah wahyu, semua umat Islam paham tentang wahyu ini. Sama halnya dengan pemahaman tentang budaya adalah produk manusia yang tidak cuma dapat berubah, tetapi akan terus berubah dari waktu ke waktu. Lalu dimana salahnya yang perlu diluruskan ?

Islam memang agama yang sudah sempurna dan memang tidak tidak membutuhkan tambahan budaya, namun realitas dalam perjalanan sejarah dan perkembangan yang dialami oleh agama dapat diterima oleh manusia yang disesuaikan dengan budaya masyarskat setempat, mulai dari ungkapan dalam bentuk bahasa, pakaian serta asesosis dalam upacara ritual keagamaan yang selaras dan sesuai dengan adat istiadat hingga budaya yang ada dalam masyarakat setempat. Maka itu jadi terkesan lucu ketika orang Indonesia masih harus memakai siwak seperti yang dahulu, katanya digunakan oleh Nabi Muhammad SWT.

Kekeliruan yang terjadi dalam memahami bahwa Islam itu adalah agama yang sempurna, justru ada yang tidak mengakui adanya agama Samawi yang sebagai bagian dari agam lain yang diturunkan Tuhan dari langit. Maka itu yang keliru justru Rizal Tanjung yang salah memahami sehingga harus mengatakan bahwa budaya itu bukan bagian dari agama.

Demikian pula dengan identitas Muslim bukan sekedar budaya. Persis seperti memahi peci dan sarung, karena identitas seorang Muslim memang tidak cuma bisa dilihat dari pakaiannya semata, tapi juga dari perangai dan tingkah laku serta amal dan perbuatannya. Bahkan dari tata caranya menyaggah atau mengkoreksi tulisan orang lain pun lewat media sosial yang terbuka perlu adanya tata krama. Seperti mulianya pandangan hidup orang Minang yang berpegang teguh pada Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah. Dan Syarak Mangato Adat Memakai, hingga Alam Takambang Jadi Guru.

Apalagi sekiranya Rizal Tanjung mau berendah hati untuk memahami peran dan sepak terjang Ulama Besar dari Minangkabau dalam mensyiarkan Agama Islam seperti yang dilakukan oleh Syekh Sulaiman Ar Rasuli sebagai Inyiak Canduang dengan mendirikan Persatuan Tarbiyah Islamiyah dan Madrasah Tarbiyah Islamiyah pada masa hidupnya (10 Desember 1871 – 1 Agustus 1970). Hingga beliau dikenal sebagai tokoh penyebar gagasan keterpaduan adat Minangkabau dan syariat yang mengawali Adaik Basandi Syarak, dan Syarak Basandi Kitabulah. Maka dari pandangan hidup orang Minang yang sangat dakhsyat kandungan nilai-nilai agama dan budayanya ini, saya jadi ragu pada Rizal Tanjung belum memahami dan menghayati filosofis Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah tersebut.

Meski begitu, bagi saya sekedar untuk membuka cakrawala berpikir kritis mengenai agama serta budaya, bisa saja ini menjadi awal yang baik untuk lebih mendalami peran agama dan peranan budaya dalam hidup dan kehidupan yang harus lebih maju dalam memasuki masa depan yang lebih rumit dan lebih menantang agar lebih bijak memahami dan menyikapi semua masalah terlebih dahulu untuk direnungkan. Sebab hasrat untuk sekedar terkesan pintar, sering kali tanpa disadari akan menunjukkan kebodohan serta kedunguan yang bisa sangat memalukan.

Salam kreatif dari sata untuk terus tetap bersemangat agar semakin kritis dan tajam mengikuti gerak kebangkitan kesadaran beragama yang terus bergesekan dengan budaya (kalau belum bisa disebut seperti benturan budaya yang telah menjadi kecemasan bangsa Barat). Sedangkan di belagan dunia bagian Timur terus bertumbuh gerakan kesadaran dan pemahaman spiritual untuk membentengi etika, moral dan akhlak mulia manusia sebagai khalifatullah wakil Tuhan di bumi.

Banten, 26 Februari 2025

Jacob Ereste :Gangguan Jaringan Komunikasi, Informasi dan Publikasi Kita Juga Harus Serius Dihadapi Dengan Berbagai Cara

0

Jacob Ereste :
Gangguan Jaringan Komunikasi, Informasi dan Publikasi Kita Juga Harus Serius Dihadapi Dengan Berbagai Cara

Mediacakrabuana.id

Sejak aksi injuk rasa rakyat melsean oligarki pemagar laut di pantai Utara Tangerang, Bsnten hingga aksi mahasiswa yang dilakulsn secara simultan serta aksi masyarakat yang mendesak agar Joko Widodo segera ditangkap dan diadili, gangguan terhadap jaringan media sosial ikut terganggu hingga tidak dapat berfungsi untuk menjadi sarana komunikasi, publikasi utamanya untuk memperoleh informasi yang cepat seperti biasanya dalam kondisi yang normal.

Artinya, jaringan informasi, komunikasi dan publikasi sedang tidak normal. Atau semacam istilah yang diteriakkan oleh para mahasuswa “Indonesia gelap” dalsm versi dan realitas yang lain. Atau bahkan, mungkin pula sama seperti yang mereka maksudkan seperti yang diteriakkan di seantero jagat Indonesia yang tidak lagi disebut jaya raya.

Sarana ingormasi, komunikasi, publikasi yang berbasis internet tiba-tiba kembali seperti terkena santet, semacam serangan hitam yang gelap karena membuat macet dan buntunya informasi dan kkmunikasi hingga publikasi yang dapat diperoleh untuk kemudian disampaikan atau diteruskan kepada berbagai pihak yang menerlukan dan mereka yang kita perlukan untuk diketahui atau diklarifikasi sehingga tidak sampai merugikan yang terpaksa harus diterima.

Boleh jadi memang sarana dan perakatan komunikasi yang dimiliki sudah kalah canggih, atau mungkin pula telah renta seperti barang lapuk yang sudah dimajan usia.

Karena itu kondisi darurat semacam ini juga mengisaratkan Indobesia tidak sedang vaik-baik saja seperti yang telah banyak menjadi pembicaraan banyak orang. Akibatnya, nomor hand phone juga perlu diganti yang baru untuk mengelabui mereka yang usil menggamggu sarana komunikasi yang memang sangat sensitif dan juga sudah renta kondisinya. Dalam situasi ejonomi yang sulit seperti sekarang ini, sekedar untuk memperbaiki sarana komunikasi agar dapat kembali normal kayak sedang didera oleh harga kebutuhan pokok yang tidak seberapa nilai kenaikan harganya ini, namun dengan daya beli yang sungguh rendah, jadi seperti pungguk merindukan rembulan.

Artinya bagi semua relasi, sagabat dan kerabat serta handaitaulan patutlah dimaklumi bila komunikasi dan informasi kita jadi tersendat. Kecuali sarana komunikasi yang sudah amoh, kartu hp pun perlu diganti yang baru untuk sementara menghilangkan jejak dari sikap usil mereka ingin merusak jejaring komunitas kita yang telah tervangun misalnya melalui media sosial, whatshap, face book, tekegram, youtub dan sebagainya.

Harap maklum dan mohon pengertiannya dari semua pihak. Kecuali tidak untuk mereka yang selalu usil dan tidak suka dengan kekompakan dan kebersamaan kita. Jadi begitulah, gangguan terhadap jaringan informasi, komunikasi dan publikasi kita pun harus dihadapi dengan berbagai cara agar tidak tersendat apalagi sampai terputus, sebab kesadaran terhadap kebersamaan kita untuk menghadapi beragam masalah dan persoalan bangsa serta negara tidak boleh dipasrahkan pada segelintir orang saja. Sebab negeri ini milik kita juga.

Banten, 26 Februari 2025

Tiga Rumah Sakit Swasta Dan Pemerintah Di Pemkab Purwakarta Diduga Menolak Pasien BPJS.

0

Tiga Rumah Sakit Swasta dan Pemerintah Di Pemkab Purwakarta Diduga Menolak Pasien BPJS.

Purwakarta, Jabar|| Mediacakrabuana.id

Dengan gotong royong semua tertolong semangat dan tagline yang di usung Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan

Namun Faktanya sampai saat ini masih ada perlakuan berbeda terhadap pasien BPJS Kesehatan,terutama di fasilitas tingkat lanjutan atau Rumah Sakit

Menurut Orang tua Pasien Berinisial M Rabu 26/2/25 malam yang membawa anaknya yang sedang sakit parah ke RS Asri,sampai di RS Asri hanya di periksa saja,dan pihak RS Asri menanyakan dalam pembayaran menggunakan Umum atau BPJS,..

Orang tua pasien mengatakan menggunakan BPJS kesehatan,dan pihak RS Asri mengatakan bahwa kamar sudah penuh yang ada untuk Umum kelas VIP ujar pihak RS Asri,dan di sarankan ke RS Bayuasih,Amira di berikan rujukan tegas pihak RS Asri.

Akhirnya Orang tua Pasien mengikuti saran dari RS Asri lalu anaknya di bawa RS Bayuasih, sampai di ruang UGD

Sampai di ruang UGD di tangani dalam penindakan pertama,cek darah,air kencing sama di suntik akhirnya orang tua pasien pun di tanya terhadap pihak RS Bayuasih dalam pembayaran tersebut menggunakan Umum atau BPJS.

Orang tua pasien menjawab menggunakan BPJS kesehatan,dan di jawab dari pihak RS Bayuasih mohon maaf kalau untuk Ruang sudah pada penuh,kalau mau untuk Umum, akhirnya di sarankan pihak RS Bayuasih ke RS Amira nanti kami rujuk kesana Lukas RS Bayuasih

Dan tidak lama , kemudian Orang tua Pasien membawa kembali ke RS Amira, sampai di sana pun hanya di periksa dan mengatakan sama ruang inap penuh ungkap RS Amira.

Sangat kecewa orang tua pasien yang ada Rumah Sakit di Purwakarta, selalu mengatakan ruang penuh saat mengatakan BPJS Kesehatan.

Hal ini,ada apa dari pihak RS yang ada di Purwakarta mengatakan sama.

Ridho Ketua KWCP Angkat Bicara terkait Rumah sakit tidak boleh menolak pasien BPJS Kesehatan yang membutuhkan pertolongan darurat. Namun, jika kamar perawatan penuh, pasien BPJS Kesehatan berhak dititipkan di kelas yang lebih tinggi selama maksimal tiga hari tanpa biaya tambahan.
Penjelasan
Rumah sakit wajib memberikan pelayanan kesehatan bagi penyelamatan nyawa pasien.
Rumah sakit tidak diperkenankan untuk menolak memberikan pertolongan dengan berbagai alasan dan tidak boleh meminta uang muka untuk mendapatkan penanganan.
Peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) berhak menerima layanan rawat inap menggunakan BPJS Kesehatan tanpa batasan hari.
Pasien bisa naik kelas rawat inap, bahkan bisa ke VIP gratis.
Jika ruang perawatan sesuai haknya penuh, setiap pasien BPJS Kesehatan berhak dititip di kelas yang lebih tinggi selama maksimal tiga hari tanpa biaya tambahan

Penolakan peserta BPJS Kesehatan di rumah sakit swasta dan pemerintah merupakan pelanggaran Undang-Undang (UU) yang berlaku. Berikut beberapa UU yang dilanggar:

Undang-Undang yang Dilanggar

  1. Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional: UU ini mengatur tentang sistem jaminan sosial nasional, termasuk jaminan kesehatan.
  2. Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial: UU ini mengatur tentang badan penyelenggara jaminan sosial, termasuk BPJS Kesehatan.
  3. Peraturan Pemerintah Nomor 101 Tahun 2012 tentang Jaminan Kesehatan: PP ini mengatur tentang jaminan kesehatan, termasuk hak dan kewajiban peserta BPJS Kesehatan.

Pasal yang Dilanggar

  1. Pasal 14 UU Nomor 40 Tahun 2004: Pasal ini mengatur tentang hak peserta untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang memadai.
  2. Pasal 15 UU Nomor 40 Tahun 2004: Pasal ini mengatur tentang kewajiban penyelenggara jaminan sosial untuk menyediakan pelayanan kesehatan yang memadai.
  3. Pasal 25 PP Nomor 101 Tahun 2012: Pasal ini mengatur tentang larangan penolakan pelayanan kesehatan kepada peserta BPJS Kesehatan.

Sanksi yang Bisa Diberikan

  1. Sanksi administratif: Rumah sakit yang menolak peserta BPJS Kesehatan dapat dikenakan sanksi administratif, seperti teguran, denda, dan pencabutan izin.
  2. Sanksi pidana: Rumah sakit yang menolak peserta BPJS Kesehatan dapat dikenakan sanksi pidana, seperti penjara dan denda.
    Sampai berita ini dimuat belum berhasil konfirmasi terhadap tiga Rumah sakit di Purwakarta

Sampai berita ini diterbitkan oleh Redaksi pejabat Rumah sakit belum di Konfirmasi”.

Bersambung Edisi berikut nya ….!!!

( Tim KWCP)

Pemkab Sumenep Enam SKPD Sebesar Rp184.927.584,16 Diduga Lenyap Dikorupsi Pejabat.

0

Pemkab Sumenep
Enam SKPD Sebesar Rp184.927.584,16 Diduga Lenyap Dikorupsi Pejabat.

Sumenep. Jawa timur || Mediacakrabuana.id

Kekurangan Volume atas Pelaksanaan 23 Paket Pekerjaan Belanja Modal Gedung
dan Bangunan pada Enam SKPD sebesar Rp184.927.584,16
Laporan Realisasi Anggaran Pemerintah Kabupaten Sumenep Tahun 2023
menyajikan anggaran Belanja Modal sebesar Rp272.119.840.966,00 dengan realisasi per
15 November 2023 sebesar Rp116.731.958.709,00 atau sebesar 42,90% dari anggaran.
Belanja Modal tersebut antara lain merupakan Belanja Modal Gedung dan Bangunan
dengan anggaran sebesar Rp87.977.935.954,00 dan realisasi sebesar
Rp31.804.353.196,00 atau sebesar 36,15% dari anggaran.
BPK bersama PPK, penyedia, konsultan pengawas, dan didampingi oleh
Inspektorat telah melaksanakan pemeriksaan fisik dengan melakukan pengujian berupa
pengukuran dimensi meliputi panjang, lebar, tebal/tinggi, reviu dokumen kontrak dan
dokumen pembayaran. BPK telah melakukan uji petik atas 40 paket pekerjaan gedung
dan bangunan sebesar Rp11.388.658.752,71 yang telah dinyatakan selesai 100% oleh
PPK dan telah diserahkan oleh penyedia. Atas 40 paket pekerjaan tersebut terdapat 25
paket pekerjaan sebesar Rp8.983.421.456 telah dibayarkan 100% dan 15 paket pekerjaan
sebesar Rp2.405.237.297 belum dibayarkan 100%. Hasil pemeriksaan menunjukkan
bahwa terdapat kekurangan volume atas pelaksanaan 23 paket pekerjaan Belanja Modal
Gedung dan Bangunan pada enam SKPD sebesar Rp184.927.584,16 dengan rincian
sebagai berik

Sampai berita ini diterbitkan oleh Redaksi pejabat yang bersangkutan belum di Konfirmasi”.

Bersambung Edisi berikut nya…!!!

Pernyataan Kades dan Bendes Mekarjaya Terkait Anggaran 2023 Menjadi Misteri

0

Pernyataan Kades dan Bendes Mekarjaya Terkait Anggaran 2023 Jadi Misteri

Purwakarta, Jabar|| Mediacakrabuana.id

Lanjutan Berita sebelumnya berjudul “waduh”Anggaran Dana Desa Tahun 2023 Kades Linglung Menjawab

Yang saat ini Presiden RI Prabowo Subianto bersih bersih dalam pemberantasan Korupsi.

“Semua indikator menunjukkan kita di ambang kebangkitan yang luar biasa,kuncinya harus kurangi korupsi, kalau bisa kita habiskan korupsi dalam waktu singkat, minimal kita, kurangi, kurangi,kita tidak akan kompromi dengan korupsi ungkap Presiden RI ke-8 Prabowo Subianto, dalam pidatonya

Sebaliknya,didesa Mekarjaya,Kec Kiarapedes,Kab, Purwakarta ada dugaan kuat Dana Desa Tahun 2023 ajang Bancakan.

Tim gabungan awak media minta konfirmasi/klarifikasi terhadap Koko Kades Mekarjaya 15/11/2024

Koko Kades Mekarjaya diduga Linglung Menjawabnya dengan Anggaran 2023, sesuai dalam peruntukan pekerjaan dari tiga titik di tahun 2023 Tahap I, sedangkan dari hasil data desa Mekarjaya ada 4 titik kegiatan pekerjaan tersebut di bantahkan yang satu titik ungkap kades

Lanjutnya,Koko Kades membantah tidak ada pelaksanaan kegiatan pembangunan MCK di Anggaran Tahap II di tahun 2023, mungkin di tahun 2024 tegas Kades

Lanjutnya, Kades mengatakan kalau saya tidak mungkin membaca proposal tersebut,dan juga menandatangani saja ucap kades

Nanti yang lebih jelas lagi terhadap Bendahara Desa karena saat ini sedang ada kegiatan di luar ucap kades

Akhirnya awak gabungan media bertemu di salah satu warung yang tidak jauh dari Kecamatan Kiarapedes 19/11/2024.

Endang N Sebagai Bendahara Desa Mekarjaya menjelaskan bahwa Kades Mekarjaya banyak tidak tau , contoh nya aja saat ada pemeriksaan di polres Purwakarta selalu asal sebut saja ujar Endan.

Endan juga mengakui ada beberapa data yang tidak sinkron ujar Endan.

Padahal kades juga tau dalam pembangunan MCK tersebut dan ada beberapa dua MCK yang kurang bagus ungkap Endan.

Sangat di sayangkan bahwa dua MCK tersebut tidak sesuai spek dan juga kita kembalikan terhadap kades tegas Endan

Endan Bendahara Desa Mekarjaya mengatakan mau ke kantor gabungan awak media,dalam mengakurkan data tersebut,tapi tidak di perbolehkan dari kades Mekarjaya

Anehnya,bahwa desa Mekarjaya tidak SILPA,Berapa hari kemudian ada SILPA di tahun sebelumnya chattingan Endan ke awak media ini.

Sampai berita ini dimuat belum berhasil konfirmasi terhadap,DPMD, Inspektorat,Polres Purwakarta ( Red )

BU MEGA TAK PERNAH BENCI DAN DENDAM.

0

BU MEGA TAK PERNAH BENCI DAN DENDAM.

MEDIACAKRABUANA.ID

Oleh: Saiful Huda Ems.

Ramai di medsos tentang pernyataan Wamen Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer (Noel), yang menyebut Bu Mega (Megawati Soekarnoputri-Pen.) telah menenteng dendam dan kebencian pada Presiden Prabowo Subianto, gara-gara Bu Mega telah menginstruksikan semua kader-kader PDIP yang menjadi Kepala Daerah, untuk tidak datang di acara Retret Kepala Daerah di Magelang.

Padahal jika mau mencermati instruksi Bu Mega yang sebenarnya, Bu Mega tidaklah melarang para kadernya yang menjadi Kepala-Kepala Daerah itu untuk tidak datang, melainkan hanya menunda keberangkatannya ke Retret di Magelang.

Instruksi Bu Mega itu sangat wajar, mengingat pertama; Dasar Hukum dari Retret itu masih belum jelas, kedua, selain beliau sebagai Ketua Umum PDIP, belau juga menginginkan adanya kewaspadaan pada semua kader-kader PDIP, karena Bu Mega telah melihat dan merasakan telah terjadi ketidak adilan yang dilakukan oleh penguasa terhadap kadernya, yakni Hasto Kristiyanto yang merupakan Sekjen PDIP dan yang telah ditahan oleh KPK, untuk persoalan yang sangat bias, tidak ada bukti keterlibatannya dan tidak ada kerugian keuangan negara sama sekali.

Ketiga, sebagai satu-satunya tokoh pejuang perempuan dan mantan presiden yang telah banyak menerima perlakuan tidak adil dari penguasa mulai dari zaman Orde Baru, Bu Mega tentunya sangat peka terhadap adanya perlakuan tidak adil yang diarahkan ke diri dan partai yang dipimpinnya. Oleh karena itu sangatlah dapat dimaklumi, jika kemudian beliau menghimbau pada para kadernya untuk mewaspadai pergerakan lebih lanjut dari lawan-lawan politiknya.

Siapapun orang yang mengikuti dari awal kasus yang mendera kadernya, dalam hal ini Sekjen PDIP Hasto Kristitanto, tentulah sangat faham, bahwa Hasto hanyalah korban dari kriminalisasi pihak lawan yang sejak awal menargetnya untuk tujuan akhir, yakni menghancurkan PDIP dan menyingkirkan Bu Megawati Soekarnoputri dari PDIP.

Hasto Kristiyanto hanyalah sasaran antara, penyingkiran Bu Mega dan menghancurkan untuk kemudian mengambil alih PDIP adalah sasaran utamanya. Orang yang memiliki tujuan tersebut pastilah bukan orang luar PDIP, melainkan orang dalam PDIP sendiri yang telah berkhianat pada Bu Mega dan PDIP, yang kemudian sudah dipecat dari PDIP.

Ia ingin masuk kembali ke PDIP dengan terlebih dahulu menyingkirkan tokoh-tokoh besarnya, dan tokoh-tokoh besar PDIP secara struktural ya pastinya Ketum (Bu Megawati Soekarnoputri) dan Sekjennya (Mas Hasto Kristiyanto). Lalu siapakah lawan politik dari PDIP dan beliau berdua? Semua orang pasti sangat mudah menjawabnya; Jokowi dan keluarganya !.

Oleh karena hal itu, sangatlah tidak tepat jika kemudian Immanuel Ebenezer menuding Bu Mega telah menenteng kebencian dan dendam pada Presiden Prabowo Subianto. Ini salah besar, karena sejarah telah mencatat; jika bukan karena jasa Bu Mega yang telah meminta dan menjamin kepulangan Prabowo Subianto dalam pelariannya di Yordania, tentu Prabowo Subianto hingga saat ini akan tetap berstatus sebagai Buronan Negara !…(SHE).

26 Februari 2025.

Saiful Huda Ems (SHE). Lawyer dan Analis Politik.

Ketua DPW Sumut FORMAPERA Bambang Syahputra, Siap Menjalankan Amanah Roda Organisasi Sampai Ke Pelosok Daerah Di Sumut

0

Ketua DPW Sumut FORMAPERA Bambang Syahputra, Siap Menjalankan Amanah Roda Organisasi Sampai Ke Pelosok Daerah Di Sumut

Sumatera Utara,- Mediacakrabuana.id

Mubes Forum masyarakat Pemantau Negara ( Formapera) Selasa 25 February 2025 di wings hotel
Yang di hadiri oleh ketua umum Yudhistira S,kom dan para pendiri dan pembina Formapera
Musfa SH, Marzan SH, Mkn, Ihwan Bancin, Dedy koesnandar , Surya Darma, Arfan SH,purn Kompol Syahrizal

Dan terlihat hadir Tamu undangan dari beberapa organisasi yaitu, Agan. SH dari ketua SBSI , Ketua IWO Sumut ikatan wartawan online Bung Amri dan jajaran ,Iwo Deli Serdang Rio Lubis , ketua formapel Anggie dan jajaran nya

Bambang Syahputra ketua DPW FORMAPERA Sumut mengucapkan Ribuan terima kasih kepada rekan rekan sahabat sesama organisasi yang meringankan langkah hadir di acara mubes ini.

Beliau juga mengucapkan salam hormat kepada seluruh keluarga besar Formapera ribuan terimakasih telah memberikan amanah kepercayaan kepada saya untuk menjalankan Roda Organisasi khusus di Sumatra Utara Agar Formapera dapat membantu masyarakat dan berenergi kepada aparat pemerintahan daerah dan menjadikan sosial control masyarakat propesional dan berakhlak.

Bambang Syahputra sebagai ketua LSM Formapera Sumut berharap kepada rekan rekan dan berkerja sama dengan azas gotong royong tetap solid kompak tidak ada cerita ketua yang jelas kerja sama dan sama sama kerja ketua hanyalah simbol amanah saja bagi nya ungkap Bambang.

Dan Bambang mengatakan kita juga akan merubah paradigma pandangan LSM di lapangan yang selama ini dan melihat imets buruk tentang LSM yang di lakukan oknum oknum yang mencoreng kinerja sesama kelembagaan
Namun itu hanya lah segelintir orang saja dan masih banyak kawan kawan sesama kelembagaan yang profesional dan berakhlak
Dan semoga kita khususnya keluarga besar Formapera kita adalah salah satu nya
Propesional dan Berakhlak
Ungkap ketua Lsm DPW FORMAPERA Sumut Bambang Syahputra. (Rizky Zulianda)

Jacob Ereste :Kisaran Perjalanan Spiritual Manusia Dari Tuhan Menuju Tuhan

0

Jacob Ereste :
Kisaran Perjalanan Spiritual Manusia Dari Tuhan Menuju Tuhan

Mediacakrabuana.id

Memisahkan agama dan budaya nyaris identik dengan upaya memilah antara emas dan suasa. Keduanya kerap menyatu dalam satu pemahaman.dan pengetahuan yang perlu diusut dalam rentang sejarah bahkan filsafat. Itulah sebabnya dalam Islam banyak yang keliru mengindentikkan peci seperti identitas untuk satu agama. Padahal, karena para pemaksai peci itu dominan dikenakan oleh umat Islam, sehingga peci seakan-akan menjadi milik atai identitas umat Islam. Padahal, peci itu milik budaya masyarskat Melayu, seperti hal nya sarung yang nyaris selalu dikenakan dalam acara adat Melayu.

Pengalaman semasa kecil dahulu, ketika melaksanakan sholat wajib di suatu daerah pelosok Indonesia, ada semacam keharusan untuk memakai sarung ketika. Apalagi saat berada di rumah sendiri. Usut punya usut, ternyata sikap yang mewajibkan untuk memakai sarung ini ketika melaksanakan sholat telah menjadi bagian dari budaya masyarakat yang menemoepel begitu saja pada untuk banyak hal ritual keagamaan

Agaknya, karena itu dahulu Presiden Soekarno pernah berpersan bahwa orang Islam di Indonesia tidak perlu mengupayakan dirinya untuk menjadi orang Arab, meski Islam itu sendiri berasal dari Arab. Artinya, agama itu tidak identik dengan budaya. Kendati agama dapat memperkaya budaya, meski begitu tidak lantas berarti agama nenjadi lebih rendah dari budaya. Bahkan budaya sendiri lebih dominan diasuh serta dibesarkan oleh agama.

Pada ketika yang lain pun, acap budaya agak lebih dominan dari agama. Sehingga beragam khas bawaan dari agama justru dominan seperti dipsndu atau bahkan dipimpin oleh budaya. Mulai dari langgam melantunkan ayat-ayat suci Al Qur’an banyak yang tenggelam dalam gaya dan nada ucap daerah setempat. Tak hanya di jazirah Arab saja lantunan nada dan warna lafasnya yang khas berbeda dari yang ada di daerah lain, tapi saat melakukannya pun sudah dibedakan pula oleh waktu.

Dalam tradisi dan budaya — secara umum di Indonesia — wajar mrmiliki beragam aliran atau tarekat yang pada intinya tidak perlu dipersoalkan. Sebab yang penting adalah hakikat dari tuntunan dan ajaran agama itu sendiri dilakujsn dengan cara yang terbaik, lantas sejumkah aturan dan tuntunan ditaati serta diamalkan demi dan untuk kemaslahatan umat agar bisa hidup selaras dan harmoni hingga guyup dan rukun bersama masyarakat dan lingkungan sekitarnya.

Begitulah nilai-nilai budaya lokal berperan dan ambil bagian dalam perkembangan agama seprti sambutan dari budaya masyarakat setempat; dimana bumi dipijak, disitu pula langit dijunjung. Arti simbolik dari pepatah ini tetap mengedepankan nilai-nilai dari langit yang lebih sakral serta penuh muatan nilai spiritual yang tidak terbatas.

Spiritual itu sendiri berkelindan dari agama mrmasuki wilatah budaya serta sebaliknya dari budaya kembali kepada agama. Maka itu perjalanan spiritual sarat dengan muatan keagamaan dan penuh terhias oleh asesoris budaya yang beragan warna dan coraknya khas budaya dimana gerakan kebangkitan dan kesadaran spiritual itu berlangsung. Meski umumnya di Nusantara dominan diiringi oleh mantra, kidung maupun puja dan puji kepada Yang Maha Agung, semua jelas dari wujud yang mengekspresikan kepercayaan serta keyakinan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Maha Kuasa atas jagat raya dan makhluk ciptaan-Nya.

Mungkin karena itulah agama asli para leluhur suku bangsa Nusantara terkesan sangat dekat dan akrab dengan alam sebagai cipraan Tuhan. Sehingga, ketika bumi bergetar pun srcar alami manusia akan bereriak kepada Tuhan.

Bahkan dalam tradisi suku bsngsa Nusantara tidak sedikit yang akan memasuki hutan belantara sekedar untuk menemukan ketenangan batin seperti ke akas Ketonggo di Ngawi, Jawa Timur atau Alas Purwo dan Alas Roban untuk mekakukan tirakak atau ber’doa di pekenggagan yang ada di sana. Biasanya pun para peziarah akan lebih banyak yang datang terutama saat hendak memasuki tahun baru hijriah yang acap juga disebut bulan suro. Begitukaj manusia berkisar dari Tuhan memasuki alam dan kembali kepada Tuhan. Sehingga pemaknaan diri manusia yang acap disebut manunggaling kawulo kan Gusti itu artinya adalah kedekatan diri dengan Tuhan sehingga seakan tiada lagi berjarak. Dari totalitas serupa inilah, tampaknya hakekat dari makba kaffah itu dalam terminologi keagamaan bisa tercapai, walau tetap tiada akan pernah sempurna.

Banten, 26 Februari 2025

Pekerjaan Tanki 0 17 dan B67 Kilang Plaju Pihak Owner PT Roselia Posainihan Diduga Tak Mau Bayar Jasa Pihak Ketiga

0

Pekerjaan Tanki 0 17 dan B67 Kilang Plaju Pihak Owner PT Roselia Posainihan Diduga Tak Mau Bayar Jasa Pihak Ketiga

Palembang | Mediacakrabuana.id

Gara – gara Tagihan pekerjaan Tank 017 dan Tank B67 di kilang Plaju tidak sesuai kesepakatan, Arthur Kaunang merasa dirugikan dan mendesak agar pihak PT Rosalian posainihan secepatnya melakukan pembayaran sesuai dengan kesepakatan Yang mana pembayaran /progres bulanan sedangkan saat ini progres Tank tersebut sudah 100% dan dari ke 2 Tank tersebut Arthur mendapatkan pembayaran 370 juta dari nilai kontrak 895 juta untuk kedua tank tersebut

Menurut Arthur Kaunang, hal ini berawal dari Dia di tawari pekerjaan tank di kilang plaju Oleh Darli ke Ishak dan Sapik selaku owner Dari PT Roselia posai nihan dan melakukan Annwizing lalu penawaran harga antara Arthur kaunang dan Ishak serta Sapik selaku owner dari Mancon Pertamina,

hingga mendapatkan kesepakatan lalu mengadakan MOU ke pihak ke 2 Dari pertamina kilang internasional Plaju sumsel yang mana kesapakatan itu DP 20% Serta pembayaran /progres,
hingga saat ini Owner Tesebut belum membayar sisa dari tagihan Arthur kaunang’ yang mana berimbas pada pekerja sudah 4 bulan lebih belum mendapatkan gaji

” Ini juga mengacu pada pembicaraan ke Sapik yang mana Tagihan di awal dengan pekerjaan tank B 67 Avtur dan 017 tank Pertalite dengan pembayaran awal setelah 2 bulan untuk 2 tank 370juta sisa 525jt akan di tagihkan setelah 95%dari progres dan sisa 5%untuk masa perawatan tetapi hingga detik ini kurang lebih 4 bulan setelah pekerjan selesai Belum di bayarkan. Sapik dan ishak ibrahim selaku orang tua sapiq memanggil arthur ke rumahnya dan seteleh di temui mereka berdua menwari 20juta rupiah jika mau ambil jika tidak dan kami tidak akan membayar ujarnya.Terkait pekerjaan
Tank 017 jika mengacu
pada KAA dari pertamina diameter 8M dan ternyata di lapangan 12M Arthur kaunang berharap pihak pertamina Kilang plaju yang saat ini Yulianto Triwibowo selaku general maneger kilang Pertamina internaitional serta
Dirut KPI Taufik Aditiyawarman Di HO Jakarta untuk menbantu penyelesaian dengan cara Memotong tagihan dari PT Roselai posai nihan serta menyetop semua pekerja dari PT tersebut sebelum menyelesai masalah ke Pihak ketiga karna pembayaran dari Pertamina Terkait Tank B 67 dan 017 sudah di bayar oleh pertamina tetapi PT Rosalia Posainihan Belum membayar ke Pihak ketiga sudah lebih 4 bulan dari masa perawatan . Dan berharap pihak Pertamina lebih teleti dalam mencari vendor pungkasnya

Kemudian kata Arthur, saya diintruksikan oleh Sapik selaku owner dari PT Roselia posainihan untuk menunggu tagihan meraka cair sedangkan tidak ada dalam kesepakatan Pembayaran Back to Back, Tetapi hingha saat ini sudah lebih dari 4 bulan Arthur kaunang belum di bayar sedangkan pihak Pertamina sudah membayar Pihak Rosalia posai nihan arthur kaunang meminta Pihak Pertamina untuk turun dan membantu menyelesaikan hal ini agar cepat di selesaikan .karna sapiq tidak bisa di hubungi oleh arthur kaunang .yang membingungkan lagi alat kerja arthur kaunang yang tersisa tidak bisa di keluarkan .

Diakhir Arthur berharap agar pihak pertamina bisa membantu penyelesaikan maslah vendor pertamina yang mana vendor tersebut mendapatkan pekerjaan Lagi di kilang plaju serta Sungai gerong serta Pihak pertamina Harus teliti dalam mencari vendor karna ini mencangkup hajat hidup pekerja dari tank 017 dan B 67 Tersebut ‘serta Nama Baik dari Pertamina Selaku Perusahaan BUMN Arthur kaunang berharap perusahaan segera melakukan pembayaran sesuai dengan kesepakatan /progres tank tersebut tanpa harus beralasan kami belum di bayar Pertamina karna sudah lebih 4 bulan dari masa perawatan.”tutup Arthur.

terpisah, ketika di konfirmasi kepada pihak perusahaan Safik selaku pemilik, melalui via washap tak merespon ataupun membalas konfirmasi dari awak media, hingga saat berita di terbitkan. (Redaksi/ Ali)

Jacob Ereste ;Efisiensi Program Makan Bergizi Gratis Dapat Dilakukan dan Diolah Dari Rumah Masing-masing

0

Jacob Ereste ;
Efisiensi Program Makan Bergizi Gratis Dapat Dilakukan dan Diolah Dari Rumah Masing-masing

Mediacakrabuana.id

Efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah patut mendapat dukungan dari rakyat, bukan saja karena keinginan melakukan efisiensi anggaran itu untuk mengatasi ancaman dana yang semakin langka, tetapi tujuan dari efisiensi penggunaan anggaran yang boros itu hendak diperuntukkan bagi rakyat, agar dapat terbebas dari beban ekonomi yang semakin berat. Gerakan efisiensi penggunaan anggaran mulai dari alat tulis kantor hingga ongkos perjalanan dinas, serimonial hingga rapat yang tidak perlu termasuk acara pengawalan pejabat yang terkesan berlebihan perlu juga disederhanakan. Sebab dalam pengawalan pejabat yang terkesan berlebihan itu sering membuat kemacetan yang secara tidak langsung telah merugikan rakyat juga.

Hasol dari penggematan ini nantinya, menurut Mebdagri Tito Karnavian dapat digunakan untuk program rehabilitasi sekolah, standarisasi Puskesmas dan perbaikan sarana umum terutama jalan raya yang sudah banyak rusak akibat musim penghujan seperti yang terjadi di berbagai tempat dan daerah, misalnya jalan Raya Mohamad Toha di Kita Tangerang yang tidak kunjung diperbaiki sampai sekarang.

Contoh dari perhatian pemerintah daerah yang abai ini sangat memalukan karena Tangerang sebagai kota penyangga Ibu Kota Jakarta saja seperti tidak terurus, apalagi untuk kota lain yang diharap dapat memberi fasilitas yang baik, sehingga gerak usaha dan aktivitas warga masyarakat semakin lancar dan cepat untuk melakukan kegiatan serta aktiviras usaha guna memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari.

Ajakan oemerintahan Jacob Ereste ;

Efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah patut mendapat dukungan dari rakyat, bukan saja karena keinginan melakukan efisiensi anggaran itu untuk mengatasi ancaman dana yang semakin langka, tetapi tujuan dari efisiensi penggunaan anggaran yang boros itu hendak diperuntukkan bagi rakyat, agar dapat terbebas dari beban ekonomi yang semakin berat. Gerakan efisiensi penggunaan anggaran mulai dari alat tulis kantor hingga ongkos perjalanan dinas, serimonial hingga rapat yang tidak perlu termasuk acara pengawalan pejabat yang terkesan berlebihan perlu juga disederhanakan. Sebab dalam pengawalan pejabat yang terkesan berlebihan itu sering membuat kemacetan yang secara tidak langsung telah merugikan rakyat juga.

Hasol dari penggematan ini nantinya, menurut Mebdagri Tito Karnavian dapat digunakan untuk program rehabilitasi sekolah, standarisasi Puskesmas dan perbaikan sarana umum terutama jalan raya yang sudah banyak rusak akibat musim penghujan seperti yang terjadi di berbagai tempat dan daerah, misalnya jalan Raya Mohamad Toha di Kita Tangerang yang tidak kunjung diperbaiki sampai sekarang.

Contoh dari perhatian pemerintah daerah yang abai ini sangat memalukan karena Tangerang sebagai kota penyangga Ibu Kota Jakarta saja seperti tidak terurus, apalagi untuk kota lain yang diharap dapat memberi fasilitas yang baik, sehingga gerak usaha dan aktivitas warga masyarakat semakin lancar dan cepat untuk
melakukan kegiatan serta aktiviras usaha guna memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari.

Ajakan penerintah untuk ikut mendukung dan melakukan pengawasan sungguh baik dan bijak, sehingga pemerintah pun perlu mendengar serta mau menerima masukan bahkan saran dan usulan dari rakyat, seperti kemacetan yang selalu terjadi pada tempat-tempat tertentu seperti di sepanjang jalan raya Karawang – Cikampek hampir pada setiap saat karena padatnya kendaraan pengangkut barang yang cukup banyak dan padat.

Demikian juga di jalan Leo Baru, dari Kota Tangerang menuju Jakarta yang tak kunjubmbg rampung diperbaiki dan diperlebar, sementara kendaraan menuju Tang City hingga Kebon Nanas tetap harus berlutar lewat atas jembatan. Padahal, akses berputar dapat dibuat dibawaj jembatan. Sehingga tingkat kemacetan dapat teratasi.

Beragam bentuk penghematan yang perlu dilakukan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah dapat dilakukan dengan cara memberi makan bergizi gratis dalam bentuk tunai kepada setiap orang tua murid untuk mengolah sendiri makanan bergizi itu seperti yang dikakukan Gubernur Hawa Barat, Dedi Mulyadi. Sehingga pihak pemerinrah cukup melakukan pengawasan dan pemantauan saja, tanpa harus repot dan ribet melaksanakan sendiri program makan bergizi gratis itu yang terkesan sangat rumit hingga harus membuat dapur sendiri dengan petugas atau pekerja yang cukup banyak dan pasti memerlukan biaya atau upah. Sebab dengan gagasan dan cara yang dilakukan Dedi Mulyadi — dengan cara memberi uang tunai serta cukup menentukan menunya dengan srandar yang dapat ditentukan sebelumnya, maka jumlah petugas pun sekiranta masih diperlukan hanya debatas pengawas atau pengontrol dari pelaksanaan majan bergizi gratis yang dijelola langsung oleh orang tua siswa masing-masing dari daour rumahnya sendiri.

Cara pelaksanaan program makan bergizi gratis yang langsung dikelola oleh orang tua siswa masing-masing ini, kecuali efisien juga akan lebih dominan tepat sasaran dalam arti sesuai dengan selera yang dapat dikompromikan bersama sebelunya. Paling tidak dapat terhindar dari ketidaksamaan selera dengan menu yang disajikan lewat penglola yang dibuat secara massal.

Artinya, untuk melaksakan program efidiensi, pemerintah pun dapat melakukan dengan melaksanakan program makan bergizi gratis dengan cara memberikan dananya langsung kepada orang tua masing-masing siswa yang disertai dengan ketentuan menu yang dapat ditentukan standar gizinya oleh pemerintah sehingga pemborosan biaya dan sarana pengelolaannya dapat ditekan tidak boros. Sehingga masing-masing siswa cukup membawa makan bergizi gratis itu dari rumahnya masing-masing untuk kenudian dapat dimakan bersama saat waktu istirahat dari jam bekajar merej di sekolah.

Banten, 26 Februari 2025

Pelantikan YPLP Dan APKS PGRI Sumut, Ilyas Sitorus Ajak Seluruh Pengurus Wujudkan Mimpi PGRI

0

Pelantikan YPLP Dan APKS PGRI Sumut, Ilyas Sitorus Ajak Seluruh Pengurus Wujudkan Mimpi PGRI

MEDAN,– Kepala Dinas Komunikasi dan Infromatika (Kominfo) Sumatera Utara (Sumut) Dr. Ilyas Sitorus, M. Pd., sekaligus Pelaksana harian (Plh) Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sumut, mengajak seluruh pengurus dan anggota mewujudkan mimpi dan cita-cita PGRI yang sudah ada sejak dulu. Yaitu mempertahankan NKRI, memajukan pendidikan, memuliakan guru, dan menolong kesulitan guru.

Hal itu disampaikan Ilyas Sitorus pada acara pelantikan dan pengukuhan Pengurus Perwakilan Yayasan Pembina Lembaga Pendidikan (YPLP) dan Asosiasi Profesi dan Keahlian Sejenis (APKS) PGRI Provinsi Sumut, di Aula Transparansi Dinas Kominfo Sumut, Selasa (25/2).

“Mimpi yang sangat luar biasa ini harus menjadi mindset semua pengurus. Jangan ber-PGRI kalau tidak ingin mempertahankan NKRI, jangan ber-PGRI kalau tidak ingin memajukan pendidikan, jangan ber-PGRI kalau tidak ingin memajukan guru, dan jangan ber-PGRI kalau tidak ingin menolong kesulitan guru,” ucap Ilyas Sitorus.

Ilyas berharap, keberadaan guru dari pelosok desa hingga ibu kota menjadi kekuatan bagi PGRI untuk membangun dan mewujudkan mimpi tersebut. Kepada pengurus yang baru dilantik, Ilyas pun berharap dapat bersama-sama membesarkan PGRI.

Sementara itu, Ketua Pembina YPLP Pusat Prof. Dr. Supardi membenarkan apa yang disampaikan Plh PGRI Sumut Dr. Ilyas Sitorus, M. Pd., bahwa tujuan dari PGRI adalah nasionalis, dalam rangka mempertahankan NKRI. PGRI, katanya, ingin membela hak-hak guru dan membela kesulitan guru. Hal itulah yang saat ini sedang dielaborasi mejadi jati diri PGRI.

“Organisasi PGRI dijadikan sebagai organisasi perjuangan. Hal ini dalam rangka membela NKRI dan menjunjung nasionalis yang disempurnakan melalui pendidikan. PGRI juga sebagai lembaga profesi dan PGRI sebagai organisasi ketenagakerjaan,” kata Supardi.

Dirinya berharap dengan kekuatan yang dimiliki, PGRI maka mampu mengembangkan dan membina sekolah-sekolah yang ada di Sumut. Dari 33 kabupaten/kota di Sumut, sekolah PGRI baru berdiri di 9 kabupaten/kota, di antaranya di Kota Medan (7 sekolah), Sibolga (2 sekolah), Kabupaten Toba (2 sekolah), Tapanuli Utara (1 sekolah), Serdangbedagai (1 sekolah), Langkat (1 sekolah), Labuhanbatu Selatan (2 sekolah), Deliserdang (2 sekolah), dan Batubara (1 sekolah). Sekolah yang sudah berdiri tersebut merupakan sekolah TK, SMP, SMA, dan SMK.

Dia berharap, kepada pengurus yang baru melakukan pendataan dan penataan, baik berupa kelembagaan dan aset, khususnya di Sumut. Supardi mengatakan, berdasar data yang ia peroleh, di PGRI Sibolga siswanya hanya 36 orang. Namun aset tanah yang dimiliki luasnya 1 hektare. Dalam upaya pengembangan dan pemberdayaan, ia mencontohkan bisa saja kemudian aset tersebut dikembangkan menjadi Universitas PGRI.

“Saya berharap kepada pengurus yang dilantik dapat memberikan karya dan turut dalam pembangunan Sumut,” ucapnya.

Adapun susuan pengurus YPLP PGRI Sumut masa bakti XXIII Periode 2025-2030 yang dilantik oleh Ketua Pembina YPLP Supardi yakni Ketua Jamilin Purba, Wakil Ketua Junaidi, Sekretaris Sabam Malatua Nainggolan, Bendahara Anita Hasibuan, dan para anggota. Pada kesempatan itu Ilyas Sitorus juga melantik Pengurus Satuan Asosiasi Profesi dan Keahlian Sejenis (APKS) Sumut masa bakti XXIII tahun 2024-2029 yang diketuai oleh Mardimpu Sihombing beserta jajarannya. (Rizky Zulianda)

FOTO : PELANTIKAN YPLP DAN APKS PGRI
Kepala Dinas Komunikasi dan Infromatika Sumatera Utara (Sumut) Ilyas Sitorus sekaligus Pelaksana harian (Plh) Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sumut, pada acara pelantikan dan pengukuhan Pengurus Perwakilan Yayasan Pembina Lembaga Pendidikan (YPLP) dan Asosiasi Profesi dan Keahlian Sejenis (APKS) PGRI Provinsi Sumut, di Aula Transparansi Dinas Kominfo Sumut.

Pelantikan YPLP Dan APKS PGRI Sumut, Ilyas Sitorus Ajak Seluruh Pengurus Wujudkan Mimpi PGRI

0

Pelantikan YPLP Dan APKS PGRI Sumut, Ilyas Sitorus Ajak Seluruh Pengurus Wujudkan Mimpi PGRI

MEDAN,– MEDIACAKRABUANA.ID

Kepala Dinas Komunikasi dan Infromatika (Kominfo) Sumatera Utara (Sumut) Dr. Ilyas Sitorus, M. Pd., sekaligus Pelaksana harian (Plh) Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sumut, mengajak seluruh pengurus dan anggota mewujudkan mimpi dan cita-cita PGRI yang sudah ada sejak dulu. Yaitu mempertahankan NKRI, memajukan pendidikan, memuliakan guru, dan menolong kesulitan guru.

Hal itu disampaikan Ilyas Sitorus pada acara pelantikan dan pengukuhan Pengurus Perwakilan Yayasan Pembina Lembaga Pendidikan (YPLP) dan Asosiasi Profesi dan Keahlian Sejenis (APKS) PGRI Provinsi Sumut, di Aula Transparansi Dinas Kominfo Sumut, Selasa (25/2).

“Mimpi yang sangat luar biasa ini harus menjadi mindset semua pengurus. Jangan ber-PGRI kalau tidak ingin mempertahankan NKRI, jangan ber-PGRI kalau tidak ingin memajukan pendidikan, jangan ber-PGRI kalau tidak ingin memajukan guru, dan jangan ber-PGRI kalau tidak ingin menolong kesulitan guru,” ucap Ilyas Sitorus.

Ilyas berharap, keberadaan guru dari pelosok desa hingga ibu kota menjadi kekuatan bagi PGRI untuk membangun dan mewujudkan mimpi tersebut. Kepada pengurus yang baru dilantik, Ilyas pun berharap dapat bersama-sama membesarkan PGRI.

Sementara itu, Ketua Pembina YPLP Pusat Prof. Dr. Supardi membenarkan apa yang disampaikan Plh PGRI Sumut Dr. Ilyas Sitorus, M. Pd., bahwa tujuan dari PGRI adalah nasionalis, dalam rangka mempertahankan NKRI. PGRI, katanya, ingin membela hak-hak guru dan membela kesulitan guru. Hal itulah yang saat ini sedang dielaborasi mejadi jati diri PGRI.

“Organisasi PGRI dijadikan sebagai organisasi perjuangan. Hal ini dalam rangka membela NKRI dan menjunjung nasionalis yang disempurnakan melalui pendidikan. PGRI juga sebagai lembaga profesi dan PGRI sebagai organisasi ketenagakerjaan,” kata Supardi.

Dirinya berharap dengan kekuatan yang dimiliki, PGRI maka mampu mengembangkan dan membina sekolah-sekolah yang ada di Sumut. Dari 33 kabupaten/kota di Sumut, sekolah PGRI baru berdiri di 9 kabupaten/kota, di antaranya di Kota Medan (7 sekolah), Sibolga (2 sekolah), Kabupaten Toba (2 sekolah), Tapanuli Utara (1 sekolah), Serdangbedagai (1 sekolah), Langkat (1 sekolah), Labuhanbatu Selatan (2 sekolah), Deliserdang (2 sekolah), dan Batubara (1 sekolah). Sekolah yang sudah berdiri tersebut merupakan sekolah TK, SMP, SMA, dan SMK.

Dia berharap, kepada pengurus yang baru melakukan pendataan dan penataan, baik berupa kelembagaan dan aset, khususnya di Sumut. Supardi mengatakan, berdasar data yang ia peroleh, di PGRI Sibolga siswanya hanya 36 orang. Namun aset tanah yang dimiliki luasnya 1 hektare. Dalam upaya pengembangan dan pemberdayaan, ia mencontohkan bisa saja kemudian aset tersebut dikembangkan menjadi Universitas PGRI.

“Saya berharap kepada pengurus yang dilantik dapat memberikan karya dan turut dalam pembangunan Sumut,” ucapnya.

Adapun susuan pengurus YPLP PGRI Sumut masa bakti XXIII Periode 2025-2030 yang dilantik oleh Ketua Pembina YPLP Supardi yakni Ketua Jamilin Purba, Wakil Ketua Junaidi, Sekretaris Sabam Malatua Nainggolan, Bendahara Anita Hasibuan, dan para anggota. Pada kesempatan itu Ilyas Sitorus juga melantik Pengurus Satuan Asosiasi Profesi dan Keahlian Sejenis (APKS) Sumut masa bakti XXIII tahun 2024-2029 yang diketuai oleh Mardimpu Sihombing beserta jajarannya. (Rizky Zulianda)

FOTO : PELANTIKAN YPLP DAN APKS PGRI
Kepala Dinas Komunikasi dan Infromatika Sumatera Utara (Sumut) Ilyas Sitorus sekaligus Pelaksana harian (Plh) Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sumut, pada acara pelantikan dan pengukuhan Pengurus Perwakilan Yayasan Pembina Lembaga Pendidikan (YPLP) dan Asosiasi Profesi dan Keahlian Sejenis (APKS) PGRI Provinsi Sumut, di Aula Transparansi Dinas Kominfo Sumut.

PEMKAB MUARAENIM PEMBANGUNAN JEMBATAN BETON AIR BERASANG RUAS JALAN TANAH ABANG DIDUGA AJANG KORUPSI DINAS DAN KONTRAKTOR

0

PEMKAB MUARAENIM
PEMBANGUNAN JEMBATAN BETON AIR BERASANG RUAS JALAN TANAH ABANG DIDUGA AJANG KORUPSI DINAS DAN KONTRAKTOR

MUARA ENI. SUMSEL MEDIACAKRABUANA.ID

Kembali Terjadi Diduga Pelanggaran Di Bulan Ke 2 (Dua) Tahun 2025 Pembangunan Jembatan Beton Air Berasang Ruas Jalan Tanah Abang – Pagar Dewa Masih Bekerja Walaupun Batas Kontrak Sudah Berakhir Per Tiga Puluh Desembar 2024.

Pembangunan Jembatan Beton Air Berasang Ruas Jalan Tanah Abang – Pagar Dewa APBD kabupaten Muara enim tahun 2024, yang di kerjakan Oleh OSA CV , Dengan Pagu anggaran Rp. 4.500.000.000,00 sampai saat ini bulan Pebruari tahun 2025 belum juga selesai.
Hal ini menjadi pertanyaan besar oleh masyarakar dan para aktipis kabupaten Muara enim, apakah pekerjaan tersebut adalah proyek Multiyers di PUPR kabupaten muara enim, seingga setelah berakhirnya anggaran tahun 2024 masih boleh di lanjutkan sampai tahun berikutnya.
Terkait hal tersebut Team media Selidikkasus.com mencoba konfermasi kepada salah seorang kontraktor Kabupaten Muara enim yang tidak mau di sebutkan namanya mengatakan bahwa Proyek tersebut adalah proyek anggaran satu tahun yaitu Tahun -nggaran berdasarkan Pasal 11 undangundang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perbendaharaan Negara adalah meliputi masa satu tahun mulai dari tanggal 1 januari sampai dengan 30 Desember.
Dan boleh di lanjutkan dengan dua kali perpanjangan waktu yaitu 14 Hari pertama dan 60 hari kedua, jika tidak selesai juga maka pekerjaan tersebut harus di Putus kontrak, dan membayar denda 1/1000 perhari di kali jumlah nilai kontrak, sesuai dengan peraturan presiden Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang dan jasa Pemerintah beserta semua perubahannya : tutupnya.
Tetapi kenyataannya samapi saat ini sudah masuk dua kali perpanjangan pekerjan tersebut masih juga belum selesai sampai berita ini kami terbitkan, Apabila Pepanjangan yang kedua ini berakhir maka seharusnya berdasarkan peraturan tersebur harus di putus kontrak oleh pihak PUPR Kabupaten Muara enim.
Selain Melewati masa Kontrak Banyak pelanggaran lain di temukan oleh Team medi selidik kasus di lapangn atas pekerjaan tersebut Diantaranya :

  1. Tidak terpasangnya Papan nama Proyek
  2. Tdak melaksanakan K3 Konstruksi Padehal Pada RAB aitem Pembayaran Jelas dan ada
  3. Kwalitas Beton sangat di raguakan Karena hanya memakai Molen manual
  4. Besi yang di pakai hanya 1 jenis yaiti besi 12 inc biasa yang seharusnya besi ulir 16 inc ks.
    untuk itu kepada Kepala dinas PUPR kabupaten Muara enim dan Inspektorat Kabupaten Muara enim untuk turun ke lapangan memeriksa dan mengaudit pekerjaaan tersebut baik secara pisik maupun secara administrasi.
    Kami dari team selidik kasus.com selaku kontrol sosial akan terus menggali kebenaran proses pekerjaan tersebut, dan akan mencoba konfermasi ke Pihak PUPR Kabupaten Muara enim, Dan Inspektorat Kabupaten Muara enim.
    ( Red/ Ali

Tertangkapnya Bandar Narkotika Jenis Sabu Oleh SatRes Narkoba Polres Pagaralam . . . . .

0

Tertangkapnya Bandar Narkotika Jenis Sabu Oleh SatResnarkoba Polres Pagaralam . . . . . . . . . . . . ..

Pagaralam -sumsel || Mediacakrabuana.id

Pada tanggal 20 Februari 2025, Sat Resnarkoba Polres Pagar Alam berhasil menangkap Inisial (A P), seorang pengedar narkotika, di rumahnya yang beralamat di Suka Jadi, Kel. Pelang Kenidai, Kec. Dempo Tengah, Kota Pagar Alam. Penangkapan ini dilakukan berdasarkan informasi masyarakat yang melaporkan adanya transaksi narkotika di lokasi tersebut. Tersangka berusia 32 tahun dan diduga positif mengonsumsi narkotika jenis shabu.

Dari hasil pemeriksaan, ditemukan barang bukti berupa satu paket shabu dengan berat bruto 4,64 gram dan sebuah handphone yang digunakan oleh tersangka. Tersangka mengaku mendapatkan narkotika tersebut dengan membeli seharga Rp. 5.000.000 untuk dijual kembali. Penangkapan ini dilakukan setelah tersangka berusaha melarikan diri saat hendak dihampiri oleh petugas, namun berhasil diamankan.

Tindakan yang telah dilakukan oleh Sat Resnarkoba antara lain mengamankan tersangka dan barang bukti, melakukan tes urine, serta mengirimkan barang bukti ke BidLabfor Polda Sumsel untuk uji laboratorium. Selain itu, petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap pelaku dan saksi-saksi, serta menyusun laporan hasil gelar perkara dan administrasi penyidikan.

Rencana tindak lanjut dari kasus ini meliputi pelengkapan berkas perkara, koordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU), dan pengiriman berkas perkara tahap I. Pengembangan kasus juga akan dilakukan untuk mengungkap pihak lain yang terlibat dalam peredaran narkotika ini.(H)

NO BANTUAN POLISI, WA 08117875110 & CALL CENTER KE NOMOR 110 (bebaspulsa)
“KAMI SIAP MELAYANI 24 JAM”
@pagaralam.update @erwinarasgenda @kapolres_pagaralam
@pagaralampolice @polisi_sumsel @raffinagita1717 @musi_satu
@okankornelius #polrespagaralam #poldasumsel #presisi #pagaralam_ins

andiriandjajadi #poldasumsel #kapoldasumsel #polri #palembang #listyosigitprabowo #humaspagara#indozone #detiknews #plglipp #humaspolri. (HERI,CK)

Jacob Ereste :Danantara Sangat Diharap Dapat Segera Meningkatksn Nilai Tambah dan Kesejahteraan Rakyat

0

Jacob Ereste :
Danantara Sangat Diharap Dapat Segera Meningkatksn Nilai Tambah dan Kesejahteraan Rakyat

Mediacakrabuana.id

Presiden Prabowo Subianto meminta mantan Presiden dan tokoh agama menjadi pengawas Badan Pengelola Investasi (BPI) Data Anagata Nusantara Danantara yang akan diluncurkan hari ini, Senin 24 Januari 2025. Lembaga Danantara dimaksudkan menjadi kekuatan energi masa depan, ujar Prabowo Subianto pada acar Ulang Tahun ke-17 Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) di Sentul, Jawa Barat, Sabtu 15 Februari 2025.

Melalui Danantara, pemerintah akan menginvestasikan sumber daya alam serta aset-aset negara, sehingga dihatapkan badan ini dapat mendorong berbagai proyek yang memiliki danpak besar dan berkela jutan bagi Indonesia.

Dari evaluasi awal Danatara akan mengelola lebih dari 900 milyar dollar AS atau sekitar Rp 14.615 triliun lebih dalam pengelolaan AUM ujar Prabowo Subianto kepada pers, Kamis, 13 Februari 2025.

Rosan P. Roeslani dipercaya menjabat Chief Executive Officer Danantara dan Wakil Menteri BUMN Dony Oskaria sebagai Chief Operating Officer, lalu Wakil Direktur PT. TBS Energi Utama Tbk Pandu Syahrir sebagai Chief Investment Officer. Tercatat tujuh BUMN telah tergabung dakam.Dabantara sebafau tahap awal, diantaranya asakah Bank Mandiri, Bank BRI, PLN, Pertamina, BNI, Telkom Indonesia dan MIND ID.

Sudah dirancang daba efisiensi Anggaran Rp
300 triliun akan dialokasikan untuk 20 proyek Danantara. Karena fungsi dan tugas pokok Danantara salah satunya adalah mengonsolidasikan Indonedua Investmrnt Authority (INA) dengan tujuh badan usasa milik negara. (BUMN). Info dari Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Ptesiden. Yusuf Perman mengatakan, peluncuran BPI Danantara diluncurkan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepredidenan, Jakarta, Senin 24 Februari 2025. Dana yang akan dikelola lebih dari 900 milyar dollar dalsm bentuk asset, menjadi salah satu SWF (Sovereign Wealth Fund) dengan peringkat ketujuh terbesar di dunia. Peresmian Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin 24 Februari 2025 dihadiri mantan Wakil Presiden Yusuf Kalla, mantan Presiden Susilo Bsmbsng Yudhoyono dan Joko Widodo.

Danantara sangat diharap oleh berbagai pihak menciptakan suasana yang segar dalam tata kelola investasi strategis negara, sehingga bisa mendorong peningkatan investasi dan pertimbuhan ekonomi nasional sehingga dapat segera meningkatkan nilai tambah dan kesejahteraan bagi rakyat. Karenanya, Danantara harus dikelola secara transparan serta profesional.

Jakarta, 24 Februari 2025

BERITA TERBARU