www.mediacakrabuana.id | PT Media Cakrabuana News | Halaman 159    
Beranda blog Halaman 159

Jacob Ereste :Paradoks Indonesia Dalam Pandangan Prabowo Subianto

0

Jacob Ereste :
Paradoks Indonesia Dalam Pandangan Prabowo Subianto

Mediacakrabuana.id

Hanya beberapa orang saja yang aktif dalam Atlantika Institut Nusantara bersama Jurnalis Indonesia Bersatu yang ikut melakukan investigasi penting untuk suatu masalah, melakukan semacam diskusi darurat sambil menyodorkan sebuah buka Pandangan Strategis Prabowo Subianto “Paradoks Indonesia” yang diperjelas dengan sub judul “Negara Kaya Raya, Tetapi Masih Banyak Rakyat Hidup Miskin”.

Tentu saja buku ini menjadi topik yang menarik untuk dibahas, setidaknya dibaca untuk mengikuti alur pemikiran Presiden Indonesia yang sedang digadang-gadang oleh warga bangsa Indonesia sejak terpilih menjadi Presiden Indonesia pada Pemilu 2024.

Praktis topik investigasi bersama kami — Atlantika Institut Nusantara dan Jurnalis Indonesia Bersatu cukup sekilas dibahas, khususnya mengenai teknis operasional di lapangan saja untuk menyergap berbagai data dan fakta serta berbagai kesaksian yang diperlukan dari warga masyarakat setempat. Walhasil, buku “Paradoks Indonesia” yang ditulis Prabowo Subianto. Apalagi buku ini mengungkap fakta-fakta yang harus diketahui oleh seluruh warga negara Indonesia, jauh lebih luas dan lebih banyak jumlahnya dari warga bangsa Indonesia.

Paradoks Indonesia sebagai pandangan strategis Prabowo Subianto sesungguhnya telah dipublish sejak tahun 2017. Tapi isi yang dipaparkan tetap relevan dan aktual sampai hari ini. Seperti fakta pada tahun 2016 hampir setengah kekayaan yang ada dikuasai oleh 1 persen populasi mereka yang terkaya. Lalu bagaimana ada uang Rp 11.000 triliun milik orang dan perusahaan Indonesia — yang jumlahnya lima kali lebih besar dari nilai anggaran negara — justru parkir di luar negeri.

Untuk mengatasi Paradoks Indonesia ini dan mencegah tragedi, buku ini menjelaskan bagaimana setiap warga negara Indonesia dapat turut berperan menjawab tantangan sejarah, menjadikan Indonesia dengan bangsa yang kuat, terhormat, adil dan makmur. Menjadi bangsa,kelas atas yang disegani, bukan bangsa menengah, apalagi tergolong bangsa kelas bawah yang selalu diremehkan.

Dalam prakatanya, Prabowo Subianto mengaku ( hal 4) mencita-citakan Indonesia bangkit menjadi bangsa yang kuat dan terhormat. “Bangkit jadi Macan Asia. Bangkit jadi bangsa yang dipegang oleh bangsa-bangsa lain karena rakyatnya hidup sejahtera”. Bahkan putra begawan ekonomi Indonesia ini, sy mber daya alam dan sumber daya manusia Indonesia yang kita miliki seharusnya bangsa Indonesia tidak hidup dalam ketimpangan dan kemiskinan. inilah yang dimaksud oleh Prabowo Subianto yang dia katakan Paradoks Indonesia. Penyebab dari kondisi yang tragis ini terjadi karena bangsa Indonesia gagal mengelola sumber daya yang kita miliki. Karena itu, harapan Prabowo Subianto melalui buku Paradoks Indonesia ini dapat memahami kondisi bangsa Indonesia yang sesungguhnya untuk kemudian ikut berperan dalam usaha memperjuangkan penyelamatan negara dari tragedi yang bisa terjadi di Indonesia.

Buku yang dicetak spesial ini diterbitkan oleh Koperasi Garudayaksa Nusantara ini ingin membangun kesadaran bersama warga bangsa Indonesia jika dapat dikelola dengan tepat, sumber daya alam dan sumber daya manusia Indonesia cukup untuk menjadikan bangsa Indonesia kuat dan terhormat dan sejahtera. Karena itu, kesadaran bahwa sistem ekonomi dan politik yang dipilih oleh para pendiri bangsa, yaitu sistem ekonomi dan demokrasi Pancasila adalah pilihan terbaik dan tepat untuk membangun bangsa dan negara Indonesia.

Sistem ekonomi yang dijalankan oleh negara Indonesia hingga saat buku ini ditulis 2017, sudah jauh menyimpang dari apa yang digariskan dalam UUD 1945 yang asli. Yaitu UUD 1945 versi 18 Agustus 1945.

Karena itu untuk mengembalikan haluan ekonomi negara harus dilakukan melalui perjuangan politik. Maka itu pada tahun 2008 Prabowo Subianto memandang perlu untuk mendirikan Partai Gerakan Indonesia Raya, yaitu Partai Gerindra. Dan yang menarik, melalui Partai Gerindra Prabowo Subianto terus menyediakan Padepokan Garudayaksa Nusantara di Hambalang — semacam kawah candradimuka — yang terbuka untuk semua warga negara Indonesia bersama kader Partai Gerindra yang terpanggil untuk berjuang mewujudkan Indonesia yang adil dan makmur serta sejahtera.

Prabowo Subianto mengaku melalui buku Paradoks Indonesia ini sangat berharap dapat membangun kesadaran bersama untuk memperkuat perjuangan bangsa untuk membangun Indonesia yang kuat, terhormat dan sejahtera yang berkeadilan.

Pandangan Strategis Prabowo Subianto yang kini menjadi Presiden Indonesia (2025-2029) membagi lima pokok bahasan : (1) Membangun Kesadaran Nasional, ,(2) Tantangan Besar # 1 : Kekayaan Indonesia Mengalir ke luar, (3) Tantangan Besar # 2 : Demokrasi Indonesia Dikuasai Pemodal Besar, (4) Strategi Kita : Mencegah Tragedi Indonesia dan (5) Menjawab Tantangan Sejarah.

Inilah cara kita Merdeka, kata Prabowo Subianto mengingatkan bahwa negara kita saat ini berada dalam kondisi yang diperlakukan seenaknya. Karena kita harus selalu waspada. Maka itu kita harus saling mengingatkan
Kita harus saling mendukung. Karena masalah, pesaing atau bahkan musuh kita semakin kuat dan terus bergerak.

Artinya, dibawah kepemimpinan Prabowo Subianto pemahaman terhadap berbagai tantangan yang dihadapi oleh bangsa dan negara Indonesia sangat percaya dan memiliki semacam jaminan bahwa orientasi ekonomi Indonesia akan melaju melalui sistem ekonomi kerakyatan berdasarkan pada pasal 33 UUD 1945.

Tanjung Karang,, 19 Maret 2025

Kapolres Pagaralam HImbau Masyarakat Aktif Jaga Keamanan Dan Laporkan Premanisme.

0

Kapolres Pagaralam HImbau Masyarakat Aktif Jaga Keamanan Dan Laporkan Premanisme.

Pagaralam. Sumsel || Mediacakrabuana.id

Kapolres Pagaralam, AKBP Erwin Aras Genda, SH, SIK, MT, mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Pagaralam untuk lebih proaktif dalam menjaga keamanan lingkungan sekitar. Dalam upaya menciptakan situasi yang aman dan kondusif, Kapolres meminta warga untuk segera melaporkan setiap aksi premanisme yang berkedok organisasi masyarakat (ormas) yang berpotensi meresahkan.

“Kerjasama antara Polri dan masyarakat sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang aman. Kami meminta agar masyarakat tidak ragu untuk melaporkan segala aktivitas mencurigakan yang dapat mengganggu ketertiban umum,” ujar Kapolres.

Untuk mempermudah pelaporan, Kapolres menyediakan dua saluran komunikasi yang dapat dihubungi masyarakat. Warga dapat menghubungi Call Center Polri di nomor 110 atau langsung melalui layanan “Lapor Pak Kapolres” di nomor 08117875110. Saluran ini bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menyampaikan informasi dengan cepat dan tanpa hambatan.

Dengan adanya keterlibatan aktif dari masyarakat, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban di Kota Pagaralam akan semakin terjaga dan meningkat. Polri berkomitmen untuk terus memberikan perlindungan serta memastikan kenyamanan bagi warga dalam menjalani aktivitas sehari-hari. (Heri.ck)

Jacob Ereste :Teror Terhadap Lembaga dan Insan Pers Harus Dilawan

0

Jacob Ereste :
Teror Terhadap Lembaga dan Insan Pers Harus Dilawan

Mediacakrabuana.id

Teror terhadap pers sebagai lembaga maupun wartawan sebagai pekerja pers sungguh biadab. Sebab teror seperti itu jelas menunjukkan anti kritik terhadap pemberitaan yang disiarkan secara meluas kepada masyarakat. Sekiranya memang ada rasa keberatan terhadap berita yang disuguhkan media atau laporan yang dibuat oleh seorang jurnalis, maka setiap orang yang merasa keberatan terhadap penerbitan yang bersangkutan dapat memberikan hak jawab atau rasa keberatan atas sajian yang disuguhkan sesuai dengan tatanan hukum yang berlaku seperti yang telah diatur dalam UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers sehingga tidak sampai melanggar hak asasi manusia seperti yang diatur dalam pasal 4 UU No. 40 Tahun 1999.

Aksi teror dengan mengirimkan potongan kepala babi kepada Kantor Media Tempo pada 19 Maret 2025 dalam kotak kardus untuk Francisca Christy Rosana sebagai wartawati Media Tempo menunjukkan budaya demokrasi di Indonesia masih terbelakang. Hingga mengesankan masih tersisanya budaya primitif yang perlu dibenahi dan harus mendapat perhatian yang serius dari pemerintah agar perilaku keji seperti itu tidak lagi terjadi di masa mendatang. Karena fungsi kontrol media pers atas kerja keras dan tekun para awak media patut diapresiasi untuk menjaga keteraturan yang baik bagi semua pihak, bukan untuk kepentingan pribadi maupun kelompok.

Karena itu, aparat yang berwenang, mulai dari Kementerian Informasi dan Digital Republik Indonesia harus ikut mengusut dan mengungkap siapa pelaku teror tersebut. Bila tidak, masalahnya bukan hanya akan meresahkan pengelola lembaga pers serta pekerja jurnalis di Indonesia, tapi juga akan menjadi citra buruk peradaban bangsa di mata bangsa asing. Kecuali itu, tentu saja ajan menimbulkan keresahan, kekhawatiran serta rasa tidak nyaman bagi pekerja pers untuk menjalankan fungsi dan tugasnya sebagai kontrol sosial demi dan untuk masyarakat.

Aparat penegak hukum patut mengusut tuntas perilaku keji dengan cara menteror lembaga penerbitan serta pekerja pers dengan cara mengirimkan potongan kepala babi yang terkesan sangat menjijikkan itu, terlebih dilakukan pada bulan ramadhan, saat umat Islam sedang menunaikan ibadah puasa.

Teror dengan mengirimkan kepala babi ini sekaligus menjadi tantangan bagi pemerintah, utama aparat penegak hukum serta instansi terkait dengan lembaga penerbitan serta profesi pekerjaan pers untuk dapat membuktikan kerja penyelidikan serta penyidikan aparat penegak hukum mampu melakukan pekerjaannya secara profesional, sesuai dengan fungsi dan tugasnya bekerja untuk rakyat.

Kepada pihak lembaga penerbitan serta pekerja pers perlu melaporkan secara resmi kepada aparat keamanan dan penegak hukum atas teror yang terjadi itu, agak tidak kembali terulang di masa mendatang. Dan bagi lembaga pers dan pekerja pers, tidak boleh surut untuk menghadapi teror seperti pengiriman kepala babi itu, sebab tanpa adanya media penerbitan serta kerja insan pers yang tangguh, dunia ini — bukan hanya Indonesia — akan mengalami kegelapan yang sangat menakutkan.

Banten, 21 Maret 2025

Bukit Asam (PTBA) Raih Sertifikat Berstandar Internasional untuk Layanan Teknologi Informasi

0

Bukit Asam (PTBA) Raih Sertifikat Berstandar Internasional untuk Layanan Teknologi Informasi

Tanjung enim Sumsel || Mediacakrabuana.id

PT Bukit Asam Tbk (PTBA) menerima sertifikat ISO 20000-1:2018 terkait Standar Manajemen Layanan Teknologi Informasi dari badan sertifikasi PT TUV SUD Indonesia. Sertifikasi ini menjadi tonggak penting dalam upaya perusahaan memberikan layanan teknologi informasi terbaik.

Sertifikat diserahkan langsung kepada Arsal Ismail, Direktur Utama PT Bukit Asam Tbk (PTBA), di Jakarta pada Jumat (14/3/2025).

ISO 20000-1:2018 adalah standar internasional yang diterapkan dalam Sistem Manajemen Layanan Teknologi Informasi (ITSM). Sertifikat tersebut merupakan pengakuan bahwa PTBA telah berhasil menyusun dan mengimplementasikan sistem manajemen layanan teknologi informasi yang andal dan efisien, yang dapat mendukung kebutuhan bisnis perusahaan serta meningkatkan kualitas layanan yang disediakan.

“Kami sangat bersyukur atas pencapaian ini. Sertifikasi ISO 20000-1:2018 tidak hanya mengukuhkan komitmen kami terhadap pengelolaan layanan teknologi informasi yang berkualitas, tetapi juga semakin memperkuat posisi PTBA sebagai perusahaan yang senantiasa berinovasi dalam menciptakan tata kelola teknologi informasi yang andal, efisien, dan sesuai dengan standar internasional,” kata Arsal Ismail.

Arsal menjelaskan, sertifikat ISO 20000-1:2018 memastikan bahwa layanan teknologi informasi PTBA dikelola secara profesional dan sesuai dengan Service Level Agreement (SLA) yang telah disepakati.

Standar ini digunakan dalam menetapkan, mengontrol, dan memastikan bahwa layanan yang diberikan sesuai dengan harapan pengguna. Selain itu, ISO 20000-1:2018 juga dapat meningkatkan layanan teknologi informasi agar lebih andal dan efisien.

Arsal berharap sertifikat ini dapat semakin memperkuat posisi PTBA sebagai perusahaan yang mengedepankan keamanan, efisiensi, dan keunggulan operasional dalam tata kelola teknologi informasi.

“Dengan penerapan ISO 20000-1:2018, PTBA dapat meningkatkan kepuasan pelanggan, mengoptimalkan operasional, serta menjaga kualitas layanan teknologi informasi agar tetap konsisten dan berkelanjutan,” tegasnya.

Untuk Informasi lebih lanjut silakan menghubungi:

Niko Chandra
Corporate Secretary
PT Bukit Asam Tbk
nchandra@bukitasam.co.id
www.ptba.co.id

STOP FASILITASI RUMAH PENSIUN UNTUK JOKOWI !.

0

STOP FASILITASI RUMAH PENSIUN UNTUK JOKOWI !.

MEDIACAKRABUANA.ID

Oleh: Saiful Huda Ems.

Menjadi mantan presiden gagal dan meninggalkan banyak masalah serta selalu didemo rakyatnya sendiri dari tahun ke tahun, bahkan sampai ketika sudah tidak lagi menjabat, kok diberi rumah pensiun dan lahan seluas 12000 M2, yang akan memakan dana ratusan miliar rupiah uang negara.

Saya pikir ini sangat berlebihan, sangat menguras dana negara, terlebih sekarang negara sedang kesulitan keuangan, untuk membiayai banyak proyek pembangunan yang jauh lebih penting dan mendesak, demi memfasilitasi kebutuhan rakyat.

Perbaikan jalan-jalan raya serta jembatan penyebrangan yang rusak dan yang harus ditambah lagi yang baru, renovasi sekolah-sekolah dan kampus-kampus negeri yang rusak dan yang harus dibangun lagi yang baru di tempat lainnya, pembangunan rumah sakit-rumah sakit dan perlengakapan fasilitas kesehatannya yang lebih layak dll.

Apalagi di masa krisis ekonomi seperti sekarang ini dan yang akan mengalami puncaknya di bulan-bulan mendatang, pemerintah juga harus benar-benar mempersiapkan dana sangat besar untuk mengantisipasi keadaan perekonomian rakyat, yang akan diterjang glombang kemiskinan ekstrem.

Tidak elok sekali kalau pemerintah tidak memiliki dana kemudian mau pinjam dan pinjam lagi pada luar negeri, terlebih sekarang dan di tahun-tahun mendatang, pemerintah akan kebagian bayar angsuran hutang yang ditinggalkan oleh Jokowi, dengan bunganya yang sangat besar.

Oleh karena itu Pemerintahan Prabowo Subianto harus berani menyetop atau membatalkan pemberian “uang pesangon” untuk pembelian lahan dan pembangunan rumah pensiun mantan presiden Jokowi.

Jikapun dana sudah terlanjur dicairkan oleh pemerintah, sebaiknya pemerintah meminta kembali dari Pak Jokowi, kemudian mengalihkan bantuan dana itu untuk pembangunan infrastruktur bagi kepentingan rakyat banyak.

Sangat tidak lucu sekali apabila di masa sekarang ini pembangunan untuk jalan raya, sarana pendidikan dan kesehatan dll. tidak banyak dilakukan, lalu rakyat menjerit karena jalanan rusak, tidak terbangun, biaya pendidikan dan kesehatan melonjak tinggi, angka pengangguran bertambah luar biasa, kemudian sebagian rakyat yang lain mengatakan; “sudahlah, jogetin saja !”…(SHE).

21 Maret 2025.

Saiful Huda Ems (SHE). Mantan Ketua Umum HARIMU JOKOWI yang akan diganti dengan HARIMAU MENERKAM JOKOWI.

DETIK-DETIK MENJELANG KERUNTUHAN EKONOMI NASIONAL.

0

DETIK-DETIK MENJELANG KERUNTUHAN EKONOMI NASIONAL.

Mediacakrabuana.id

Oleh: Saiful Huda Ems.

Nanti setelah 16 pos di lembaga itu diisi oleh Partai Hijau (Parjo), maka selanjutnya Parjo akan bertambah pos di lembaga lainnya lagi. Setelah itu parlemen akan diisi dengan lebih banyak lagi oleh unsur Parjo, yang sebelumnya sudah dipersiapkan.

Namun biar tidak sama percis dan dianggap kembali seperti di masa Sang Mertuanya dahulu, mereka (Anggota Parlemen dari unsur Parjo) menjadi anggota parlemen tidak melalui pengangkatan oleh Presiden, melainkan dipilih oleh rakyat melalui Pemilu yang sudah “dikondisikan”.

Partai Coklat (Parcok) tentu sangat faham, bahwa kondisi yang seperti demikian itu tak jauh berbeda dengan situasi di era Pemerintahan Sang Mertua, Parcok tidak banyak mendapatkan ladang penghidupan yang cukup.

Oleh karena itu Parcok biar tetap mau mendukung, akan diberi lahan basah agar tidak terjadi kesenjangan pendapatan dengan Parjo. Parcok akhirnya akan diberi kewenenangan penuh, mengurusi masalah perburuhan koruptor, setelah sebelumnya Komisi Pemberantasan Kritikus dibubarkan.

Sementara itu situasi kebangkrutan perekonomian dalam negeri khususnya dan luar negeri umumnya, akan semakin dahsyat, kacau, gonjang ganjing. Kurs mata uang dalam negeri terhadap US Dollar akan melompat-lompat, seperti kodok yang dibawa Mukidi ke istana semasa periode pencitraan pertamanya.

PHK buruh/tenaga kerja semakin meluas di mana-mana. Pengangguran dan kriminalitaspun terjadi dan meluas dimana-mana, yang mengakibatkan penguasa menjadi semakin sensi dan baperan saat mendengar kritik dari rakyatnya. Jika kemarin-kemarin keluar kata-kata kasar seperti endasmu dan bacotmu, mungkin nanti ke depan akan keluar kata-kata kasar seperti congormu dll.

Penahanan, penculikan serta pembunuhan aktivispun akan mulai kembali dicanangkan, seperti dahulu di masa menjelang Sang Mertua terjatuhkan dari kursi empuknya.

Para pendukung penguasa yang biasanya marah-marah tak jelas melihat orang lain bersikap kritis pada penguasa, mendadak bangkrut usahanya, mendadak ditinggal pergi gundik-gundiknya. Sedangkan yang lainnya, yang dari awal hidup pas-pasan namun sok jadi pembela penguasa, mendadak jadi kelaparan, lalu menjadi pemurung.

Kalau mereka diam saja akan bertambah kelaparan, usahanya semakin bangkrut dll. Akhirnya mereka kemudian tampil menjadi demonstran-demonstran baru, kritikus-kritikus baru, yang suaranya tidak kalah keras dan kencang dari demonstran-demonstran atau kritikus-kritikus yang sebelumnya dicaci makinya sendiri.

“Duuuh…siiiib…nasib, dukung Parjo jadi penguasa kirain akan bikin negeri jadi aman, damai, ekonomi maju dll. Eee…ternyata hasilnya kok sama saja bahkan lebih parah dari Mukidi yang sebelas dua belas dengannya”.

“Perbedanya Mukidi tukang tipu, tapi Pabroro ternyata hanya tukang omon-omon saja dan main angkat pejabat tak berkualitas. Pokoknya asal sesuka-suka hatinya saja dan mblegedhes. Siiiib…nasib”.

Begitulah rintihan abadi menggemuruh di hati mereka, para pendukung penguasa yang nantinya akan mulai melakukan pertaubatan nasuha, disaat rasa kecewanya memuncak bak puncak Gunung Everest…(SHE).

20 Maret 2025.

Saiful Huda Ems (SHE) yang hari ini sedang merenungi hari ULTAH yang ke 54.

Tak Punya Duit Mau Lebaran

0

Tak Punya Duit Mau Lebaran

Mediacakrabuana.id

Presiden RI pertama :
Ir Soekarno menyimpan sejumlah kisah menarik menjelang Idul Fitri.
Meskipun seorang Presiden, Bung Karno ternyata tidak beda dengan rakyat biasa ketika menghadapi Lebaran.

Menjelang Lebaran, sang Proklamator menemui mantan Menteri Luar Negeri DR. Roeslan Abdulgani untuk dicarikan uang.

‘Cak, tilpuno Anang Thayib, kondo’o nek aku gak duwe dhuwik,’ kata Bung Karno…
(Cak, teleponkan Anang Thayib, beritahu kalau aku tak punya uang).

Anang adalah keponakan Roeslan, tinggal di Gresik, seorang pengusaha peci (kopiyah) merek Kuda Mas yang sering dikenakan oleh Soekarno.

‘Beri aku satu peci bekasmu, saya akan lelang,’ kata Roeslan Abdulgani.

‘Bisa laku berapa, Cak..?’ tanya Soekarno.

‘Wis ta laa, serahno ae soal iku nang aku.
Sing penting beres,’ sahut Roeslan.
(Sudahlah, serahkan saja soal itu pada saya yang penting beres).

Roeslan lalu menyerahkan kepada Anang satu peci yang bekas dipakai Soekarno.

Roeslan kaget, ternyata jumlah peserta lelang begitu banyak, semuanya pengusaha asal Gresik dan Surabaya.
Tapi yang membuatnya sangat terkejut ternyata Anang melelang tiga peci.

‘Saudara-saudara,’ kata Anang.
‘Sebenarnya hanya satu peci yang pernah dipakai Bung Karno.
Tetapi saya tidak tahu lagi mana yang asli bekas Bung Karno.
Yang penting ikhlas atau tidak..?’

‘Ikhlas..!!!’ seru para peserta lelang antusias.

‘Alhamdulillah,’ sahut Anang.

Zakat Fitrah Bung Karno.

Dalam waktu singkat terkumpul uang sepuluh juta rupiah. (kala itu sangat besar nilainya).
Semua uang itu segera diserahkan Anang kepada Roeslan.

‘Hei…asline lak siji se,’ kata Roeslan.
(Yang asli cuma satu kan..?).

‘Iyaa…sebenarnya dua peci lainnya itu yang akan saya berikan untuk Bung Karno,’ kata Anang.

‘Tapi kok kedua peci itu jelek..??’

‘Memang sengaja saya buat jelek.
Saya ludahi, saya basahi, saya kasih minyak, supaya kelihatan bekas dipakai,’ sahut Anang.

‘Koen iki kurang ajar Nang, mbujuki wong akeh,’ Roeslan ekting ngamuk.
(Kamu kurang ajar Nang Nang…nipu banyak orang).

‘Nek gak ngono gak oleh dhuwik akeh,’ enteng saja Anang menjawabnya.
(Kalau nggak begitu mana mungkin bisa dapat banyak uang).

Roeslan kemudian menyerahkan semua uang hasil lelang kepada Soekarno.

‘Cak, kok akeh men dhuwike…??’ Bung Karno kaget. (Banyak banget uangnya).

‘Iku akal-akalane Anang,’ jelas Roeslan.
(Itu semua akal-akalan Anang).

Roeslan pun menceritakan bagaimana cara Anang mengganda kan peci.

‘Kurang ajar Anang..!
Nek ngono sing duso aku apa Anang..??’ tanya Bung Karno.
(Kalau begitu yang berdosa saya atau Anang ?).

‘Anang…’singkat saja sahutan Roeslan.

‘Dhuwik sakmono akehe jange digawe apa Bung..?’ tanya Roeslan.
(Uang begitu banyak sebenarnya akan digunakan untuk apa Bung..?).

‘Gawe Zakat Fitrahku…’

‘Gowoen kabeh dhuwik iki nang Makam Sunan Giri.
Dumno nang wong-wong melarat nok kono,’ kata Bung Karno.
(Untuk Zakat Fitrahku. Bawa semua uang ini ke Makam Sunan Giri. Bagikan pada orang-orang miskin di sana…..’ jawab Soekarno).

Cerita ini dipetik dari Buku Suka Duka Fatmawati Sukarno sebagaimana diceritakan kepada Kadjat Adrai.👍🇮🇩🇮🇩🇮🇩

Hanya sekadar mengingatkan beda standar moralitas dan integritas pemimpin dulu dengan sekarang dan sebagai mu”sabah diri kita Semoga Bermanfaat.

Kisah ini terselip masuk whatsapp-ku saat malam Lailatul qodar dari pembaca yang kritis dan punya selera humor yang tinggi. Sayang saya tak mencatat nama pengirim tulisan ini.

Salam dan tabik
Jacob Ereste
dari Banten

Jacob Ereste :Acara Pembahasan Revisi UU TNI Yang Mengabaikan Suara dan Aspirasi Rakyat

0

Jacob Ereste :
Acara Pembahasan Revisi UU TNI Yang Mengabaikan Suara dan Aspirasi Rakyat

Mediacakrabuana.id

Kritik dan protes terhadap proses revisi UU TNI merupakan hal lazim dalam sistem demokrasi di Indonesia yang masih mencari format kematangan dalam pelaksanaannya. Yang tidak lazim itu justru dalam tata cara pelaksanaan pembahasan yang dilaksanakan di luar gedung DPR RI sehingga bertentangan dengan kebijakan pemerintah untuk melakukan efisiensi penghematan anggaran yang sudah dilakukan pada semua mata anggaran, sehingga harus berhemat, tidak seperti yang dilakukan DPR RI saat membahas UU TNI untuk disempurnakan .

Kecuali itu yang lebih pokok adalah acara pelaksanaan pembahasan UU TNI itu dilakukan secara tertutup, tidak menganggap penting untuk melibatkan warga masyarakat yang masih tetap diklaim diwakili oleh DPR RI.

Padahal, sangat mungkin revisi UU TNI itu sungguh akan lebih baik dan mendapat persetujuan dari warga masyarakat, karena mungkin sekali akan lebih menguntungkan masyarakat yang akan ikut menikmati nilai manfaatnya.

Celah dari praktik dwifungsi ABRI yang pernah dipraktikkan semasa Orde Baru memang telah membuktikan tersingkirnya peran masyarakat sipil, lantaran mulai dari kepala daerah — bupati, Walikota dan Gubernur bahkan ketua DPRD tingkat II hingga tingkat I dan pusat diduduki oleh personil militer hingga prajurit TNI yang telah pensiun, seperti pada masa Orde Baru.

Trauma masa lalu semasa Orde Baru ini memang tak elok untuk diulang. Maka itu wajar saja kecurigaan rakyat yang mendambakan demokrasi, tegaknya supremasi sipil jadi mengemuka dan menjadi isu dalam aksi unjuk rasa pada acara pembahasan revisi UU TNI di luar gedung DPR RI, apalagi kemudian dilakukan secara tertutup. Hingga terkesan ada sesuatu yang tidak baik hendak diselundupkan dalam UU TNI tersebut.

Sejatinya, peran TNI yang maksimal dalam menjaga ketahanan dan pertahanan negara yang telah dibangun dengan susah payah oleh para pejuang dahulu dengan pengorbanan yang tidak terkira nilainya itu — sampai jiwa, raga bahkan nyawa — patut dijaga bersama segenap elemen masyarakat.

Agaknya, dari perspektif nasionalis kebangsaan seperti itulah, aksi dan unjuk rasa berbagai elemen masyarakat itu patut dan pantas dipahami, tidak semerta-merta memposisikan aksi dan unjuk rasa itu hanya untuk menimbulkan kegaduhan. Apalagi sikap lancang dan songong para wakil rakyat itu terkesan mengabaikan suara rakyat dan tetap mengambil kesempatan untuk menghambur-hamburkan duit yang didulang dari keringat rakyat.

Penegasan bahwa TNI sebagai tentara profesional yang tidak berpolitik, tidak berbisnis dan tunduk pada kebijakan politik negara seperti yang termaktub dalam Pasal 2 butir d. Begitu pula kesepakatan untuk Pasal 39 yang melarang prajurit aktif untuk menjadi anggota partai politik, berpolitik praktis, berbisnis dan mengikuti (sebagai peserta Pemilu).

Begitu juga dalam pasal 47 ayat 2 dari UU TNI tersebut tidak berubah, bahwa prajurit TNI yang menduduki jabatan sipil tetap harus mengundurkan diri atau memilih pensiun.

Adapun penambahan 5 instansi negara yang dapat diduduki oleh prajurit TNI aktif pada pada 42 ayat 2 justru semacam limitasi (pembatasan) seperti yang diungkap TB. Hasanuddin yang dapat diisi oleh prajurit TNI aktif. Lima institusi tambahan itu diantaranya adalah pengelola perbatasan, penanggulangan bencana, penanggulangan terorisme, keamanan laut, dan Kejaksaan Agung.

Setidaknya, jika revisi UU TNI dapat segera disahkan, maka sejumlah personil TNI aktif yang menduduki jabatan di BUMN, Bulog, Kemenhub dan instansi lainnya diluar 15 instansi yang telah disahkan itu, wajib dan harus mengundurkan diri atau pensiun dari TNI bila masih ingin menduduki jabatan sipil tersebut.

Pernyataan TB. Hasanuddin, mantan anggota TNI yang kini berada aktif di partai politik dan menjadi anggota DPR RI dapat menjadi rujukan yang dapat dipertanggung jawabkan secara lahir (hukum positif) maupun batin (terhadap Allah SWT) sebagai umat beragama yang baik, dan paham terhadap dosa serta ganjaran dari Yang Maha Kuasa.

Pernyataan TB. Hasanuddin bahwa tidak ada penambahan jumlah Kementerian/ lembaga yang dapat diisi oleh prajurit aktif TNI dan tidak adanya perubahan terhadap pasal-pasal yang melarang praktik dwifungsi TNI. Bahkan, anggota DPR RI dari Fraksi PDIP ini juga meyakinkan revisi UU TNI ini justru memberikan kepastian hukum yang lebih kuat untuk menjaga profesionalisme TNI sebagai alat pertahanan negara. Setidaknya untuk fungsi dan peranan TNI Angkatan Laut yang sebelumnya terkesan tidak memiliki otoritas di laut Indonesia yang sangat rentan dijamah dan dirayah kekayaannya oleh bangsa asing. Jadi masalah kegaduhan dalam pelaksanaan pembahasan revisi UU TNI tersebut, lantaran etika dan tata cara pelaksanaan dari pembahasan revisi UU TNI itu, mengabaikan peran dan suara rakyat, serta pemborosan dana dalam kondisi ekonomi nasional yang parah sedang mendera penderitaan rakyat.

Jadi keculasan DPR RI dalam pelaksanaan pembahasan revisi UU TNI sungguh telah melukai hati rakyat. Padahal, materi dari isi pembahasannya, sangat mungkin tidak satu pun yang bermasalah, seperti riuh dicemaskan banyak orang.

Banten, 21 Maret 2025

Pimpin Apel Pagi, Danrem 044/Gapo : Hentikan Kegiatan Yang Tidak Sesuai Dengan Norma Prajurit

0

Pimpin Apel Pagi, Danrem 044/Gapo : Hentikan Kegiatan Yang Tidak Sesuai Dengan Norma Prajurit

Palembang Sumsel || Mediacakrabuana.id

Penrem 044/Gapo, 21 Maret 2025

Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Adri Koesdyanto memimpin kegiatan apel pagi, bertempat di Lapangan Apel Makorem 044/Gapo Jl. Jenderal Sudirman Km. 4 Kota Palembang, Jumat (21/3/2025).

Pada kesempatan apel pagi tersebut Danrem menekankan untuk selalu bersikap, selalu bertindak sesuai Norma Prajurit, Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI.

“Kejadian beberapa waktu lalu, di Way Kanan Prov. Lampung. Saya minta dijadikan pelajaran, hentikan kegiatan yang tidak seharusnya dilakukan oleh prajurit, yang tidak sesuai dengan norma keprajuritan,” kata Danrem.

“Beberapa hari lagi kita akan melaksanakan dinas cuti lebaran. Saya ingatkan, selalu perhatikan faktor keamanan. Cuaca sekarang tidak menentu, sulit ditebak,” lanjutnya.

Sebelum meninggalkan asrama, meninggalkan rumah, agar cek kembali, cek listrik, kompor, air. Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Pada kesempatan itu pula, Danrem membagikan bingkisan lebaran kepada Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS Korem 044/Gapo, sebagai bentuk perhatian dalam merayakan Hari Raya Idul Fitri 1446 H/2025 M.

“Bingkisan yang diterima oleh Prajurit dan PNS janganlah dilihat dari besar kecil serta nilainya, tetapi hal ini sebagai kepedulian dan keikhlasan dari Komando,”.

“Semoga bingkisan ini bermanfaat dan dapat digunakan dengan sebaik-baiknya bersama keluarga dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 1446 H.” tutupnya.

Laporan Zulkarnain fholta

Si jago Merah Melahap Pusat Pertokoan Pasar Jumat Purwakarta

0

Si jago Merah Melahap Pusat Pertokoan Pasar Jumat Purwakarta

Purwakarta, Jawa Barat – Mediacakrabuana.id

Sebuah kebakaran hebat melanda pusat pertokoan GS Pasar Jumat, Purwakarta, pada Jumat pagi sekitar pukul 08.00 WIB. Api dengan cepat membesar dan menghanguskan sejumlah kios di pusat pertokoan tersebut. Belum diketahui secara pasti penyebab dan total kerugian akibat kebakaran ini.

Petugas pemadam kebakaran (Damkar) Kabupaten Purwakarta langsung diterjunkan ke lokasi kejadian setelah menerima laporan. Sejumlah mobil pemadam kebakaran terlihat berjibaku berusaha memadamkan api yang terus berkobar,Upaya pemadaman masih berlangsung selama beberapa jam untuk dapat mengendalikan dan memadamkan api sepenuhnya.
Belum ada laporan mengenai korban jiwa dalam peristiwa ini.
“Saya melihat api sudah cukup besar saat tiba di lokasi,” ujar seorang saksi mata,Agus, yang kebetulan berada di dekat lokasi kejadian. “Asapnya hitam pekat dan sangat tebal.”
Informasi lebih lanjut akan diupdate setelah pihak berwajib merilis keterangan resmi.!

( Red )

Selain Aktif di Kegaiatan Sosial Brimob Poladsu Respon Cepat Tanggap Bencana Alam Di Sejumlah Daerah

0

Selain Aktif di Kegaiatan Sosial Brimob Poladsu Respon Cepat Tanggap Bencana Alam Di Sejumlah Daerah

Medan,- Mediacakrabuana.id

Selama bulan suci Ramadan 1446 Hijriah, personel Sat Brimob Poldasu telah melaksanakan berbagai kegiatan sosial.dan amal /selain itu respon cepat tanggap bencana alam Hal ini sesuai arahan tegas Dansat Brimob Poldasu, Kombes Pol Rantau Isnur Eka.

“Selama bulan suci Ramadan Sat Brimob Poldasu melaksanakan beberapa kegiatan sosial diantaranya Jumat berkah berkolaborasi dengan TNI dan pemerintah setempat membagikan sembako bagi yang membutuhkan. Minggu kasih juga membagikan Sembako kepada warga yang membutuhkan khususnya yang non muslim, lalu ada kegiatan berbagai takjil juga berkolaborasi dengan unsur pemerintah setempat dan TNI yang langsung menuju ke tempat-tempat yang membutuhkan seperti panti asuhan, kolong jembatan, tak sekadar membagikan takjil di pinggir jalan tapi langsung menyasar ke objek yang membutuhkan,”jelas Kabag OPS Sat Brimob Polda Sumut, Kompol Mukhtar Iswanto Kadoli, S.I.K., M.H didampingi Kasubbag Renmin, Kompol I Wayan Danu Wijaya, S.H dan Kasi Provost, AKP Laurensius Siahaan, S.H pada wartawan belum lama ini.

Selain itu, Sat Brimob Poldasu juga melaksanakan kegiatan safari Ramadan dengan unsur TNI melaksanakan buka puasa bersama dan salat berjamaah. Selama bulan suci Ramadan Sat Brimob Poldasu juga terlibat dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di rumah Tahfiz Alquran.

Untuk menjaga Kamtibmas, sambung Kompol Mukhtar, Sat Brimob Poldasu berkolaborasi dengan Satwil seperti Polrestabes Medan menggelar patroli bersama saat malam Minggu, menjelang sahur dan saat saat subuh. Patroli Kamtibmas menyasar wilayah-wilayah tertentu untuk menyampaikan pesan Kamtibmas.

Saat bulan suci Ramadan, meskipun sebagian personel sedang melaksanakan ibadah puasa, kegiatan rutin seperti, pembinaan fisik, olahraga dan latihan kemampuan tetap dilakukan namun porsinya sedikit berkurang.

“Begitu juga dengan waktu, yang biasanya dilaksanakan pagi hari, selama bulan suci Ramadan menjadi sore hari saat menjelang berbuka puasa. Pagi hari melaksanakan subuh berjamaah dan membaca Alquran,”jelasnya.

Tak hanya itu peristiwa bencana alam longsor / banjir bandang dan gempa dalam bulan ini krap terjadi disejumlah daerah / mengakibatkan masyarakat hilang tempat tinggal dan akses jalan di sejumlah titik tertimbun longsor /dalam kesiapsiagaan brimob siagakan untuk mengantisipasi terjadinya bencana alam dengan langsung turun membantu masyarakat yang terdapak terkena bencana alam //
Dalam hal ini menimbulkan kekhawatiran dan memicu respons cepat dansat brimob polda sumatera utara / kombes polisi rantau isnu eka S.I.K., M.M., M.H., M.Han.memberikan arahan tegas kepada seluruh personil brimob untuk selalu cepat dan tanggap dalam menghadapin situasi darurat /dan tanggap melayanin masyarakat/ fokus utama adalah pemulihan kondisi serta peningkatan infrastruktur //
Dengan melakukan gotong-royong membantu pembersihan material longsor agar akses transportasi bisa pulih dan digunakan kembali oleh masyarakat/selian itu mendirikan dapur lapangan menyiapkan makanan sahur untuk masyakarat yang melaksanakan ibadah puasa //
Kehadiran personil brimob ini mencerminkan dedikasi yang tinggi dalam pelayanan kepada masyarakat, sesuai dengan motto yang dipegang teguh oleh satuan brimob, “jiwa ragaku demi kemanusiaan” (Rizky Zulianda)

Telah Terjadi  Pembunuhan Dikampung Malangnengah Kelurahan Negeritengah 

0

Telah Terjadi  Pembunuhan Dikampung Malangnengah Kelurahan Negeritengah 

Purwakarta- Jabar|| Mediacakrabuana.id

Telah terjadi pembunuhan seorang pria bernama Asep Budi Kusnadi ( 53) yang berlokasi kejadian 

di kampung Malangnengah  Rt 09/ RW 10 Kelurahan Nagritengah Kecamatan Purwakarta Kabupaten Purwakarta Jawa Barat,

 Pada  kamis, 20 Maret 2025 bhabinkamtibmas Kelurahan  Nagritengah Kecamatan Purwakarta, BRIPKA AGUS YAHYA telah menerima laporan dari ketua RW 10 bahwa di lingkungan nya telah terjadi tindak pidana penusukan yang mengakibatkan korban meninggal dunia yang bertempat di lingkungan Rt 09/10  Kel Nagritengah Kecamatan Purwakarta, langsung Bripka Agus Yahya ke TKP 

Kejadian diperkirakan sekitar pukul 04.30 Wib telah terjadi penusukan yang mengakibatkan kematian di dalam rumah sampai halaman rumah korban yang bertempat di Kampung Malangnengah Rt 09/10 Kel Nagritengah yang di duga di lakukan oleh orang tidak di kenal ( dalam penyelidikan ) terhadap korban.

NAMA : ASEP BUDI KUSNADI S.sos

Umur : ± 53 thn

Pekerjaan : wiraswasta 

Alamat : Rt 08/02 Kel Nagri Tengah Kecamatan Purwakarta 

Yang di duga pelaku mendatangi kerumah korban sekitar pukul 04.00 Wib dan kemudian bertengkar dengar korban dan sekaligus melakukan penusukan yang mengakibatkan korban Asep Budi Kusnadi dengan motif sementara karena unsur dendam.

Kejadian tersebut di ketahui oleh istri kedua (saksi 1 ) korban :

Mendengar ada keributan di dalam rumah dengan posisi saksi CI  saat itu berada dikamar mandi/dapur, kemudian saksi bergegas masuk kedalam rumah dan korban pun sudah berlumuran darah sehingga saksi berteriak minta tolong kepada tetangga sehingga pelaku melarikan diri, 

Menurut keterangan saksi seorang pria mendatangi rumah korban dan terjadilah percekcokan yang berujung pada penusukan, dan pelaku melarikan diri setelah melakukan aksinya,

Dengan di lihat oleh saksi 1 CI  tersangka dengan menggunakan HOODIE warna hitam dan menggunakan masker wajah perawak kurang lebih tinggi badan 164 cm dan badan agak gempal.

Kemudian saksi 2 habis mengantar kan yg sementara di duga pelaku ke ciganea di duga pelaku memberikan amanat suruh melihat korban saksi 2 melaporkan kepada ketua Rw dan kepada bhabinkamtibmas sehingga di lakukan OTOPSI oleh unit INAFIS polres Purwakarta dan telah di temukan Korban yg sudah tidak bernyawa tergeletak di halaman depan rumah dengan posisi terlentang tanpa busana dengan 5 (lima) luka bekas tusukan ..

 Saksi – saksi

  1. Nama : CHANDRA KISTY ANGGRAENI

       Pekerjaan : PNS

       Alamat : jl. Kamboja rt          

      44/08 kel Nagritengah

      Umur : ±46 th

  1. Aji

       Umur : 46 th

      Alamat : karang layung      

      rt 19/03 Kel  

      Nagritengah kec-kab    

      Purwakarta 

      Pekerjaan : buruh

Dengan barang bukti sebagai berikut,

  1. Sarung sangkur
  2. Bercak darah
  3. Sangkur ( tkp berbeda/ di rumah saksi 2
  4. Hoodie dan kupluk ( tkp berbeda )

Sampai berita ini di tayangkan masih dalam penyelidikan  pihak Polres, Purwakarta 

( Red /tim )

Jacob Ereste :Nilai-nilai Spiritualitas Puasa Ramadhan & Hari Raya Idul Fitri

0

Jacob Ereste :
Nilai-nilai Spiritualitas Puasa Ramadhan & Hari Raya Idul Fitri

Mediacakrabuana.id

Perjalanan spiritual manusia bisa dimulai dari melakukan puasa pada bulan ramadhan, lalu menyambut Lailatul qodar (malam pemberian karunia dalam versi Artificial Intelligence) yang bisa menjadi rujukan cepat untuk sekilas memahami beragam laku spiritual lain untuk mendekatkan diri kepada Tuhan. Sehingga berbagai masalah dan soal yang bersifat duniawi dapat dikendalikan dari dari sikap tamak dan rakus.

Sehingga akhirnya di penghujung puasa ramadhan dapat menikmati hakekat dari Hari Raya Idul Fitri — sebagai wujud kemenangan dalam upaya melaksanakan ibadah puasa selama bulan ramadhan yang diyakini pernah berkah.

Ramadhan adalah bulan yang sangat istimewa dan memiliki hakekat yang mendalam dalam tuntunan agama, sehingga dalam agama Islam hukumnya wajib untuk dilaksanakan menahan segenap nafsu selama menjalankan puasa sejak fajar hingga matahari terbenam.

Pada bulan ramadhan Al Qur’an diturunkan dari langit kepada Nabi Muhammad SAW. Sehingga para bulan ramadhan menjadi saatnya yang tepat untuk bertaubat dan memohon ampun kepada Allah SWT atas segala kesalahan dan kealfaan terhadap tuntunan dan ajarannya untuk kemaslahatan manusia selama hidup di bumi.

Pada saat bulan ramadhan, umat Islam dianjurkan untuk meningkatkan amal dan ibadahnya. Berbuat baik, banyak bersedekah dan membayar zakat fitrah selama hidup setahun pada hari akhir menjalankan puasa pada bulan ramadhan. Hingga patut dan pantas menikmati hari raya Idul Fitri.

Namun sebelum hari raya Idul Fitri tiba, ada malam yang sangat istimewa, yaitu Lailatul qodar yang memiliki makna mendalam dalam pemberian karunia dan rahmat kepada manusia langsung dari Allah SWT. Diantaranya adalah pengampunan dosa bagi umat Islam yang beriman dan beramal shaleh. Pada malam Lailatul qodar, Allah pun meningkatkan dan sangat menghargai semua amal shaleh yang dilakukan oleh umat-Nya.

Pada malam Lailatul qodar umat Islam dapat meningkatkan kualitas dan kesadaran spiritual serta kemampuan untuk berhubungan langsung dengan Tuhan.

Itulah sebabnya pada malam Lailatul qodar acap disebut malam kemenangan dan kejayaan dalam hidup manusia di bumi, sebelum akhirnya sampai di akhirat.

Begitulah akhirnya dari satu babak perjalan spiritual manusia mencapai hari raya Idul Fitri yang dipercaya sebagai wujud kemenangan setelah berhasil menunaikan ibadah puasa selama satu bulan penuh di bulan ramadhan yang acap disebut seribu kali lebih baik dari bulan-bulan yang lain. Dan pada hari raya Idul Fitri Maknanya adalah merayakan kebahagiaan dan kegembiraan setelah usai menunaikan ibadah puasa, sebagai kesadaran spiritual karena telah mampu meningkatkan kesadaran dan pemahaman spiritual dalam upaya mendekatkan diri kepada Tuhan. Ekspresi dari kebahagiaan dan kegembiraan biasa — di berbagai negara, utamanya Indonesia — dengan melakukan silaturrahmi, untuk meminta maaf dan memberi maaf kepada sahabat dan kerabat sekiranya ada khilaf dan salah, baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja. Sehingga masing-masing pihak dapat memulai kembali dari titik nol.

Pecenongan, 20 Maret 2025

Jacob Ereste :Ziarah Kubur Untuk Memperoleh Kenyamanan dan Ketenteraman Batin

0

Jacob Ereste :
Ziarah Kubur Untuk Memperoleh Kenyamanan dan Ketenteraman Batin

Mediacakrabuana.id

Dalam tradisi berbagai suku bangsa, ziarah kubur hampir selalu dilakukan pada saat-saat tertentu yang dianggap penting dan perlu atau diyakini sangat sakral untuk dilakukan. Misalnya untuk memperingati dan mengenang saat leluhur wafat, atau sesaat hendak memasuki bulan ramadhan atau bahkan pada hari raya Idul Fitri atau Idul Adha.

Bagi sebagian orang yang lain acap dilakukan pada waktu memperingati 1.000 hari atau pada setiap tahun saat wafatnya para leluhur itu dengan membacakan do’a untuk yang bersangkutan kepada Tuhan agar hidup tenang dan berbahagia di alam sana. Rangkaian acara spiritual yang sangat sakral ini diyakini dan dipercaya oleh banyak orang akan berdampak baik pula bagi diri dan keluarganya dengan melakukan ziarah kubur ini sebagai ekspresi dari penghormatan dan penghargaan terhadap almarhum maupun almarhumah yang tidak terbilang kebaikan yang telah dilakukan untuk keluarga atau anak dan cucu hingga cicit dari keturunannya yang ada.

Kekeliruan dalam pemahaman selama ini tentang ziarah kubur yang dinilai negatif lantaran ziarah kubur dilakukan dengan cara yang berlebihan sehingga menjadi semacam mitos yang dikultuskan sampai menyesatkan akal sehat.

Kekuatan Supra natural yang mungkin dapat dipercaya saat melakukan ziarah kubur para leluhur maupun anggota keluarga lainnya itu, bisa dipahami sebagai ekspresi dari rasa cinta, penghormatan dan penghargaan terhadap almarhum dan almarhumah yang telah dan pernah mengisi relung kehidupan sebelumnya untuk memperoleh kekuatan psikologis tanpa beban dalam menjalani hidup selanjutnya yang tidak pernah mampu diketahui bagaimana yang akan terjadi kemudian. Karena itu, ketangguhan serta kekuatan psikologis yang dapat dirasakan dari ziarah kubur itu dapat menjadi energi yang mendorong dan mengukuhkan gairah dan semangat hidup berikutnya untuk kebahagiaan dan kegembiraan dalam menghadapi tantangan serta rintangan hidup yang berat.

Ziarah kubur dan ziarah ke berbagai tempat lain yang dianggap memiliki energi untuk memperkuat batin bagi yang melakukan laku spiritual ini, merupakan tradisi dari berbagai umat beragama, bahkan bagi mereka yang tidak beragama. Namun percaya pada kekuatan spiritual yang ada pada obyek ziarah tersebut. Makna ziarah yang berarti mengunjungi, melawat atau menengok adalah desakan batin dari pelaku ziarah yang didorong oleh kekuatan atau hasrat keagamaan yang penuh nuansa spiritual. Karenanya, saat melakukan ziarah dipercayai oleh sebagian banyak orang patut membersihkan diri terlebih dahulu dengan menyapa atau mengucapkan salam, lalu membaca do’a yang telah dipilih untuk disampaikan sesuai dengan niat dan tujuan ziarah itu dilakukan.

Kecuali itu, ziarah kubur dapat memberi peringatan terhadap kematian yang akan dialami juga oleh setiap orang. Sehingga selama hidup perlu dimaknai oleh berbagai perbuatan yang baik, setidaknya dengan begitu kelak makam dari diri kita pun akan dikenang orang lain, karena berbagai kebaikan yang telah kita lakukan.

Bisa jadi bentuk ziarah kubur itu dilakukan dengan cara mengirimkan do’a-do’a dari tempat yang jauh semacam substitusi dari rasa cinta, penghormatan atau getaran kangen semasa hidup bersama yang bersangkutan. Biasanya laku semacam ini sering dilakukan hanya oleh mereka yang memiliki kemampuan dan kecerdasan spiritual, serta akibat dari waktu dan kesempatan yang serba terbatas. Namun, toh ziarah dalam tradisi sufi atau kaum spiritual ini dilakukan lantaran telah memiliki keyakinan yang tinggi dan mendalam dengan kemampuan dan keyakinan spiritual yang terlatih dan terus terasah.

Ziarah kubur pun acap dilakukan banyak orang kepada tokoh besar yang pernah hidup dan telah meninggalkan banyak kenangan tak ternilai, seperti etos perjuangannya, kerja profesinya yang keras dan patut diteladani hingga tokoh agama yang bijak memberi pengajaran dan tuntunan hidup yang perlu dijadikan contoh, sehingga energi kekuatannya mampu menggetarkan frekuensi hidup kita untuk lebih baik dan tangguh sebagaimana yang dimiliki oleh tokoh yang bersangkutan.

Pada intinya, ziarah kubur ini pun merupakan bagian dari rekreasi spiritual untuk melihat keberadaan Tuhan, mendengar bisikan Tuhan, merasakan belaian-Nya yang sejuk dan memberi rasa yang nyaman. Begitulah ziarah kubur untuk memperoleh kenyamanan dan ketenteraman batin. Bukan karena mitos dan klenik.

Selat Sunda, 18 Maret 2025

Ditegaskan Kembali,!! Sikap Arogan Kadis DPKPP Kabupaten Bogor, ketika dikonfirmasi Wartawan Terkait Alih Fungsi Lahan Di Puncak Pancawati Benar Adanya

0

Ditegaskan Kembali,!! Sikap Arogan Kadis DPKPP Kabupaten Bogor, ketika dikonfirmasi Wartawan Terkait Alih Fungsi Lahan Di Puncak Pancawati Benar Adanya

Cibinong, Bogor. || Mediacakrabuana.id

Sikap tidak patut dan merendahkan yang dilakukan Kadis DPKPP Kabupaten Bogor,Teuku mulya,ST.MT. terhadap insan Pers (Jurnalis) yang sedang menjalankan tugasnya saat melakukan konfirmasi terkait perijinan dan Alih Fungsi Lahan di Puncak Pancawati ( Ruang Resepsionis DPKPP Kabupaten Bogor, Rabu, 19/03/2025) yang jadi sorotan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang akrab di panggil KDM.

Kedatangan dua Wartawan dari media online salah satu dari media Interaksi-news.com, pun sudah melalui perosedur, mengisi buku tamu dan menunggu di ruang Resepsionis.

Namun sangat disayangkan setelah menunggu beberapa waktu dan Kadis menemui langsung berujar”kenapa kamu marahin anggota saya dan ada keperluan apa” dengan Nada meninggi, atas perlakuan sikap tersebut, Bang Manik yang merupakan Awak Media yang telah melakukan Prosedur dan menjalankan tugasnya sebagai sosial kontrol, kaget dan merasa direndahkan atas perlakuan tersebut.

Atas kejadian tersebut diatas, sebagai sesama Insan Pers bang Jhon Manik menegaskan kejadian tersebut benar apa adanya dan bang Nyok pun tau persis atas sikap arogan sang Kadis.
Namun di sini ada yang aneh tiba-tiba bang Nyok menelepon meminta agar berita atas kejadian ini yang telah ditayangkan oleh media online dan cetak Temporatur.com agar ditakedown, bahkan bang Nyok memberikan statement di media online Transjurnal dengan Judul “Kesalahpahaman di Kantor DPKPP Bogor: Kadis Tengku Mulya Dikabarkan Marah, Ternyata Hanya Miskomunikasi”, seolah-olah tidak ada kejadian tersebut,padahal kejadian itu dialami dan dirasakan bang Nyok juga” . Ujar Jhon Manik (Kamis,20/03/2025).

Dalam hal ini Jhon Manik “berharap itikad baik dan humanis dari sang Kadis sebagai pejabat saat melayani masyarakat Bogor tidak terkecuali terhadap Insan Pers, bukan malah sebaliknya menunjukkan sikap Arogan serta membiarkan persoalan, sehingga terjadi “perang” berita ,perang”opini” maupun silang pendapat di kalangan sesama Wartawan dan menjadi “bola liar”, sehingga terjadi juga kericuhan di Sosial media maupun diberbagai WAG wartawan, demikian pula halnya dengan Permasalahan utama yang menjadi sorotan Terjadinya Alih Fungsi Lahan di Puncak Pancawati Bogor dapat diselesaikan dengan baik dan Insan Pers dapat melakukan Aktivitasnya sebagai Sosial kontrol dan melakukan fungsi dengan baik tanpa merasa ada tekanan maupun intimidasi dari pihak manapun”ujar bang Manik menutup pembicaraan.
(Red)

Terduga Kasus Dokumen Palsu, Kades Gambus Laut Di Polisikan PT Jui Shin Indonesia, Kasubdit : Sudah Gelar Perkara Khusus

0

Terduga Kasus Dokumen Palsu, Kades Gambus Laut Di Polisikan PT Jui Shin Indonesia, Kasubdit : Sudah Gelar Perkara Khusus

Medan,- Mediacakrabuana.id

Manager Operasional PT Jui Shin Indonesia Rudy Sadikin menegaskan agar kepolisian Daerah Sumatera Utara.segera menetapkan tersangka atas laporan dugaan pemalsuan yang sedang ditangani Subdit II Hardabangtah, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumut.

“Jadi, kami (PT Jui Shin Indonesia) telah melaporkan tiga orang atas dugaan pemalsuan dokumen. Sampai saat ini proses perkara sudah tahap penyidikan,” kata Rudy, di Medan, Rabu (19/3/2025) sore.

Adapun laporan mereka sesuai dengan laporan polisi nomor STTLP/B/730/VI/2024. Terlapor dalam perkara ini adalah SA, SU dan ZA selaku Kepala Desa Gambus Laut.

“Ada berbagai dokumen yang diduga palsu, diantaranya dugaan kami surat pernyataan, surat keterangan tanah dan surat perjanjian jual beli lahan itu. Sedangkan kepala desa menandatangani dokumen,” ungkapnya.

Menurut Rudy, PT Juisin Indonesia telah membeli lahan milik Hermanto Budoyo di Dusun V, Desa Gambus Laut, Kecamatan Lima Puluh, Kabupaten Batubara. Sedangkan SU mengaku memiliki lahan berdekatan dengan objek pertambangan yang dikelola oleh PT Bumi diatas lahan PT Jui Shin Indonesia.

“Artinya, alas hak PT Jui Shin Indonesia usianya lebih tua dari alas hak SU, memiliki sejarah kepemilikan yang telah beberapa kali berubah bahkan Desa Gambus Laut dulunya Desa Perupuk. Itu yang menandakan bahwa alas hak milik kami (PT Juisin Indonesia) lebih tua,” ungkapnya.

Selain itu, Rudy mengaku bahwa batas tanah PT Jui Shin Indonesia adalah daerah aliran sungai, sehingga tidak ada kepemilikan lain diatas tanah perusahaan.

“Selama ini, perusahaan beroperasi sesuai dengan aturan dilahan yang telah ditentukan sesuai dengan izin. PT Jui Shin Indonesia memiliki lahan, dan operasional pertambangan itu merupakan izin operasional PT Bumi Usaha Mineral Indonesia (Bumi),” tuturnya.

SU informasinya memiliki alas hak berdasarkan membayar ganti rugi atau membeli dari tiga orang. Diantaranya SA, Basran dan Tuti Suryani.

“Namun, sejumlah kejanggalan kami temukan dan akhirnya kami laporkan ke Polda Sumut. Diantaranya usia dari setiap dokumen ketiga dokumen tidak konsisten. Lalu, tanda tangan SA juga tidak konsisten dalam surat penyerahan, surat pernyataan dan surat tanah. Tanda tangan ketiga dokumen itu tidak sama dengan KTP-nya,” tambahnya.

Untuk itu, Rudy berharap kepolisian segera menetap tersangka dalam kasus ini.

“Artinya, dampaknya pihak perusahaan mengalami kerugian,” terangnya.

Terpisah, Kasubdit II Hardabangtah, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumut, AKBP Alfian ketika dikonfirmasi mengaku sudah menindaklanjuti laporan dari PT Juisin Indonesia.

“Untuk perkara itu, kami sudah gelar khusus kemaren dan dihadiri keduabelah pihak. Tindaklanjutnya untuk melakukan cek lokasi bersama keduabelah pihak, kita jadwalkan kapan pelaksanaannya,” ungkap Alfian.

Ketika dipertanyakan mengenai tanda tangan SA tidak sama antara dokumen yang terlampir dengan KTP yang dimilikinya. Apakah kepolisian akan melaksanakan uji laboratorium forensik. Mendengar itu, AKBP Alfian mengaku akan menindaklanjuti mengenai hal itu.

“Ini salah satu rencana tindak lanjut kita juga dan sedang proses,” terangnya.

Sebagaimana diketahui, usaha penambangan pasir yang dikelola PT Bumi dilahan PT Juisin Indonesia saat ini masih berhenti. Karena, ada orang yang mengaku sebagai pemilik lahan bernama Acai dan rekannya memportal akses keluar – masuk kendaraan.

Sehingga, portal yang merampas kemerdekaan itu dibongkar paksa oleh Ketua Umum Pemuda Merga Silima Mbelin Brahmana, Selasa 18 Maret 2025 dengan menggunakan eksavator. (Tim)

Teks foto : Direktur Operasional PT Juisin Indonesia, Rudy Sadikin memberikan keterangan kepada awak media.(Istimewa). ( RZ)

Kuasa Hukum SDIT Attsuraya Ulung Purnama SH.M.H Apresiasi Kinerja Polres Metro Bekasi

0

Kuasa Hukum SDIT Attsuraya Ulung Purnama SH.M.H Apresiasi Kinerja Polres Metro Bekasi

Bekasi – Mediacakrabuana.id

Ulung Purnama, SH, MH, selaku kuasa hukum Yayasan Darunadwah SDIT Attsuraya, memberikan apresiasi atas kinerja Polres Bekasi.

Ulung menyampaikan bahwa Polres Bekasi telah menunjukkan kinerja yang profesional dan presisi dalam menangani perkara yang melibatkan yayasan tersebut dalam keterangan pers realesenya pada Kamis, 20/03/2025.

Ulung Purnama, SH, MH, selaku kuasa hukum, menyatakan bahwa, putusan perkara NO atau “tidak dapat diterima” bukanlah kemenangan bagi mantan kepala sekolah. Menurutnya, putusan tersebut tidak pernah membahas legalitas mantan kepala sekolah karena kewenangan pengangkatan kepala sekolah yayasan sepenuhnya ada pada yayasan sesuai dengan ketentuan UU Yayasan, ujarnya.

Ulung Purnama juga menegaskan bahwa berita tentang putusan perkara NO sebagai kemenangan bagi mantan kepala sekolah adalah hoax dan pemahaman yang keliru.

” Dalam amar putusan, tidak ada yang menyatakan mantan kepala sekolah sebagai kepala sekolah yang sah, kata Ulung Purnama.

Sementara itu,pelapor H. Taqiuudin Qizwiny, SH, MM, selaku ketua yayasan Darunadwah SDIT Attsuraya, mengatakan bahwa penetapan Tersangka. pada kasus ini adalah langkah awal untuk mengungkap kebenaran kepada publik terkait perkara ini, imbuhnya

“Kami Kuasa Hukum dari klien kami H. Taqiuudin Qizwiny, mengucapkan terimakasih dan mengapresiasi dan mengapresiasi kinerja Polres Metro Bekasi dan jajaran yang sudah menangani kasus ini secara profesional dan prestasi dan kami selaku pelapor siap dengan bukti -bukti yang ada di pengadian nanti, tambah Kuasa Hukum Ulung Purnama SH.M.H. **

Kasi pidsus Kejari Banyuasin Tetapkan 3 Tersangka Kasus Retribusi Parkir Dishub Banyuasin, Salah Satunya Kepala Dinas Aktif.

0

Kasi pidsus Kejari Banyuasin Tetapkan 3 Tersangka Kasus Retribusi Parkir Dishub Banyuasin, Salah Satunya Kepala Dinas Aktif.

Banyuasin, Sumsel Mediacakrabuana.id
Kejaksaan Negeri Banyuasin, berhasil menetapkan 3 tersangka kasus tindak pidana korupsi retribusi parkir pada UPTD pelayanan angkutan darat dinas perhubungan Banyuasin pada tahun 2020 hingga 2023.

Dari hasil penyelidikan, Kejaksaan Negeri Banyuasin menetapkan EP selaku kepala unit pelaksanaan teknis darat dinas perhubungan Kabupaten Banyuasin tahun 2019 sampai 2020. Kemudian tersangka S sebagai Kepala sub bagian tata usaha pada UPTD Pelayanan Angkutan Darat dinas perhubungan Kabupaten Banyuasin dari tahun 2021 hingga 2023. Serta tersangka AL, selaku Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banyuasin tahun 2019 hingga 2022.

Giovani, Kasi Pidsus Kejari Banyuasin mengatakan total kerugian yang dilakukan oleh ketiga tersangka mencapai 1,147,180,000.
“Ketiga tersangka melakukan korupsi retribusi parkir sekitar Satu Miliyar Seratus Empat puluh tujuh juta seratus delapan puluh ribu rupiah” Ucap Giovani.

Giovani juga mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap tersangka baru pada tindak pidana korupsi retribusi parkir pada UPTD pelayanan angkutan darat dinas perhubungan Banyuasin.
“Masih kami pelajari dan kami selidiki apakah ada tersangka selanjutnya atau tidak” Lanjutnya.

Tersangka EP, AL dan S telah disangka melanggar dan dikenakan pasal primair pasal 12 e Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas undang-undang Republik Indonesia nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo pasal 55 ayat 1 ke 1 jo pasal 64 ayat 1 KUHP pidana.

Perlu diketahui, salah satu tersangka yakni AL saat ini masih menduduki jabatan penting dipemerintahan Kabupaten Banyuasin yaitu menjabat sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Banyuasin serta Plt Kasat Pol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Banyuasin.

Jacob Ereste :Makna Spiritual Dalam Agama Yang ada di Indonesia

0

Jacob Ereste :
Makna Spiritual Dalam Agama Yang ada di Indonesia

Mediacakrabuana.id

Makna spiritual dalam agama Islam sangat luas dan mendalam, mencakup beberapa aspek penting dalam kehidupan umat Islam. Tidak banyak perbedaan maknanya spiritual yang diyakini oleh pengikut agama yang lain, seperti Kristen, Katholik maupun Kristen Protestan hingga Hindu dan Budha serta Konghuchu yang ada di Indonesia, termasuk bagi aliran penghayat kepercayaan. Karena hakekat terhadap pemahaman spiritual meliputi hubungan dengan Tuhan dan alam dan lingkungan sekitarnya. Kecuali itu, makna spiritual dalam masyarakat penghayat kepercayaan sangat menghormati para leluhur dan tradisi untuk mencapai kesadaran dan keharmonisan dalam laku spiritualnya.

Sebagai upaya pencarian terhadap kebenaran tentang diri sendiri dan alam semesta serta kehidupan yang erat dalam kendali Tuhan. Karena itu, makna spiritual dalam penghayat kepercayaan merupakan pengembangan diri untuk mencapai kesempurnaan dan kebahagiaan.

Dalam konteks kesadaran dan keharmonisan, spiritualitas diyakini oleh penghayat para penganut kepercayaan adalah kesadaran dan keharmonisan dengan alam, diri sendiri serta masyarakat. Dalam tatanan serupa itu manfaat dari kesadaran spiritual merupakan bagian dari kehidupan yang bermakna dapat dicapai melalui upaya pengembangan diri dan moralitas.

Sedangkan makna spiritual dalam agama Hindu yang utama adalah upaya pencarian kebenaran tentang diri yang sejati, alam semesta yang berpuncak pada Tuhan. Sedangkan spiritual dalam konteks pengembangan diri dimaksudkan untuk mencapai kesempurnaan dan kebahagiaan.

Lalu hubungan spiritual dengan akan dicapai melalui bhakti (cinta kasih), pengetahuan dan karma sebagai tindakan nyata yang dilakukan. Adapun pengembangan karma yang baik diperlukan untuk mencapai kebahagiaan dan kesempurnaan.

Karena itu, spiritual dalam agama Hindu diyakini sebagai pencapaian moksha (pembebasan) dari siklus kelahiran dan kematian melalui pengembangan diri dan intensitas hubungan dengan Tuhan.

Dalam agama Hindu, untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman spiritual dapat dilakukan melalui meditasi, yoga, pembacaan kitab suci dan pengembangan karma serta intensitas berhubungan dengan guru spiritual.

Adapun manfaat dari kesadaran dan pemahaman spiritual dalam agama Hindu adalah tercapainya kebahagiaan yang abadi, kedamaian dan ketenangan, pengembangan diri serta pencapaian moksha hingga menikmati kehidupan yang bermakna.

Demikian pula makna spiritual dalam agama Budha merupakan upaya pencarian kebenaran, pengembangan diri, pengendalian pikiran, pengembangan karma dan pencapaian Nirwana.

Adapun untuk meningkatkan kesadaran spiritual dalam agama Budha biasanya dilakukan melalui meditasi, pengembangan karma, pengendalian pikiran, pembacaan kitab suci dan meningkatkan intensitas hubungan dengan guru spiritual.

Makna spiritual dalam agama Konghuchu meliputi upaya pencarian kebenaran, pengembangan diri, pengembangan moral, penghormatan terhadap leluhur dan pencapaian Toa sebagai jalan atau prinsip hidup untuk mencapai kesempurnaan dan kebahagiaan, hingga pada akhirnya mencapai kehidupan yang bermakna.

Makna spiritual dalam agama Kristen sungguh sangat luas dan mendalam, mencakup berbagai aspek kehidupan yang erat terkait dengan keberadaan Tuhan, pengampunan dosa, kehidupan baru, pengembangan karakter dan pelayanan kepada sesama umat manusia dengan penuh kasih dan sayang serta kemurahan hati terhadap orang lain, tanpa memandang asal usul serta agama orang lain tersebut.

Biasanya dalam agama Kristen untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman spiritual acap dilakukan dengan cara membaca alkitab, berdo’a, rajin mengikuti ibadhah, melakukan pelayanan untuk sesamanya, mengembangkan karakter yang baik, seperti kasih syang, kemurahan hati dan menjaga kesabaran.

Menurut keyakinan umat Kristen, manfaat kesadaran dan pemahaman spiritual yang baik itu akan mendatangkan kebahagiaan yang abadi, kedamaian dan ketenangan, pengembangan karakter yang baik, serta meningkatkan intensitas pelayanan kepada sesama manusia hingga mencapai kehidupan yang penuh makna. Begitu juga makna spiritual bagi agama Katholik dan Kristen Protestan.

Namun makna spiritual dalam agama Islam menempatkan kesadaran terhadap kehadiran Allah SWT pada urutan pertama. Seperti syahadat yang menjadi utama harus dilakukan. Baru kemudian hubungan yang erat dengan Tuhan. Pada giliran berikutnya makna spiritual dalam Islam adalah melakukan pengembangan akhlak yang baik, pembersihan jiwa untuk mencapai kebahagiaan yang abadi.

Dalam Islam untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman spiritual biasanya dilakukan dengan memperbanyak membaca Al Qur’an, seperti yang telah diisyaratkan kepada Nabi Muhammad SAW, agar membaca dan membaca seperti tercantum jelas dalam Surat Iqra yang ada di dalam SK Qur’an. Lalu melaksanakan ibadah, berdo’a dan berzikir dengan upaya mengembangkan akhlak yang baik serta terus berupaya mencari ilmu dan hikmah.

Bagi umat Islam umumnya, manfaat dari kesadaran dan pemahaman spiritual akan memperoleh kebahagiaan yang abadi, kedamaian dan ketenangan, berkembang dan meningkatnya akhlak yang baik serta upaya membersihkan diri dari keburukan dan kejahatan yang dapat merugikan orang lain.

Yang lebih penting dan utama tentu saja untuk mencapai tujuan hidup yang diridho’i oleh Allah dan memberi manfaat bagi orang banyak, tanpa kecuali untuk siapapun. Sebab Islam sendiri hadir bersama rahmatan lil alamin.

Lampung, 18 Maret 2025

Pemkab OKU Timur Dana Hibah KNPI Tidak Direalisasikan Sebesar Rp90.175.000,00 Diduga Di .Maling Pejabat

0

Pemkab OKU Timur
Dana Hibah KNPI Tidak Direalisasikan Sebesar Rp90.175.000,00 Diduga Di .Maling Pejabat

OKU Timur. Sumsel || Mediacakrabuana.id

Dana Hibah KNPI Tidak Direalisasikan Sebesar Rp90.175.000,00 Sesuai
Proposal
Disporapar menyalurkan bantuan dana hibah kepada KNPI sebesar
Rp150.000.000,00 sesuai Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) yang telah
ditandatangani dan wajib direalisasikan oleh KNPI sesuai dengan Rencana
Anggaran Belanja (RAB) pada proposal yang telah disampaikan kepada
Disporapar.
Berdasarkkan hasil pemeriksaan atas proposal dana hibah Tahun 2023 oleh
KNPI, diketahui bahwa peruntukan dana hibah digunakan untuk Belanja
Kesekretariatan dan Operasional KNPI dan dua kegiatan yaitu Kegiatan
Upacara Sumpah Pemuda Tahun 2023 dan Kegiatan Latihan Kepemimpinan
Pemuda (LKP), dengan rincian sebagai beriBerdasarkan hasil pemeriksaan atas LPJ yang telah diserahkan diketahui
bahwa KNPI hanya merealisasikan dana hibah sebesar Rp59.825.000,00 atau
sebesar 39,88% dari dana hibah yang telah disalurkan kepada KNPI, yaitu pada
peruntukan Belanja Kesekretariatan dan Operasional KNPI sebesar
Rp41.495.000,00 dan Kegiatan Upacara Sumpah Pemuda Tahun 2023 sebesar
Rp18.330.000,00.
Dengan demikian, terdapat dana hibah pada KNPI yang tidak direalisasikan
dan dipertanggungjawabkan sesuai proposal sebesar Rp90.175.000,00 yang
merupakan kegiatan Latihan Kepemimpinan Pemuda yang tidak terlaksana
pada Tahun 2023. Atas dana hibah yang tidak direalisasikan tersebut, Ketua
KNPI bersedia mengembalikan hibah sebesar Rp90.175.000,00 ke Kas
Daerah.Peraturan Bupati OKU Timur Nomor 38 Tahun 2011 tentang Pedoman
Pemberian Hibah dan Bantuan Sosial yang Bersumber dari Anggaran
Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten OKU Timur sebagaimana telah
diubah dengan Peraturan Bupati Nomor 14 Tahun 2018 pada:
1) Pasal 19 ayat (2) yang menyatakan bahwa pertanggungjawaban penerima
hibah meliputi:
(a) Laporan penggunaan hibah;
(b) Surat pernyataan tanggungjawab yang menyatakan bahwa hibah yang
diterima telah digunakan sesuai NPHD; dan
(c) Bukti-bukti pengeluaran yang lengkap dan sah sesuai peraturan
perundang-undangan bagi penerima hibah berupa uang atau salinan
bukti serah terima barang/jasa bagi penerima hibah berupa
barang/jasa;
2) Pasal 19 ayat (3) yang menyatakan bahwa pertanggungjawaban
sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf a dan huruf b disampaikan
kepada Bupati paling lambat tanggal 10 bulan Januari tahun anggaran
berikutnya, kecuali ditentukan lain sesuai peraturan perundang-undangan;
dan
b. NPHD antara Disporapar dengan DPD KNPI Kabupaten OKU Timur Nomor
427/490/DISPORAPAR/2023 dan Nomor 011/KNPI.OKUT/IX/2023 pada:
1) Pasal 4 Ayat (4) yang menyatakan bahwa kewajiban Pihak Kedua pada
huruf a) Membuat dan menyampaikan Laporan Pertanggungjawaban
penggunaan dana belanja hibah Tahun Anggaran 2023 kepada Pihak
Kesatu berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku; dan
2) Pasal 5 Ayat (5) yang menyatakan bahwa setelah berakhirnya Tahun
Anggaran 2023, jika terdapat sisa dana maka Pihak Kedua wajib segera
menyetor kembali sisa dana tersebut kepada Pihak Kesatu melalui
Rekening Kas Umum Daerah Nomor 166-30-00001 pada Bank Sumsel
Cabang Martapura.
Permasalahan di atas mengakibatkan salah saji Belanja Hibah pada LRA
TA 2023 dan kelebihan pembayaran sebesar Rp90.175.000,00.
Hal tersebut disebabkan oleh Ketua DPD KNPI Kabupaten OKU Timur
tidak memedomani ketentuan terkait pertanggungjawaban dana hibah sesuai
NPHD.
Atas permasalahan tersebut, Bupati OKU Timur menyatakan sependapat
dan akan menindaklanjuti temuan pemeriksaan.
BPK merekomendasikan kepada Bupati OKU Timur agar memerintahkan
Kepala Disporapar untuk mengenakan sanksi kepada KNPI yang terlambat
menyampaikan laporan pertanggungjawaban dana hibah dan memproses
kelebihan pembayaran dana hibah sebesar Rp90.175.000,00 pada KNPI.

Sampai berita ini diterbitkan oleh Redaksi pejabat yang bersangkutan belum di Konfirmasi”.

Bersambung Edisi berikut nya….!!!

( Red )

BERITA TERBARU