“Dituding Tertutup! Warga Desa Remban Kecewa Berat Pelayanan Dinas Pertanian Muratara Tolak Beri Data Kelompok Tani: Katanya Data Tidak Bisa Diprint, Kalau Tidak Percaya Coba Aja Sendiri!”

0
1 views

“Dituding Tertutup! Warga Desa Remban Kecewa Berat Pelayanan Dinas Pertanian Muratara Tolak Beri Data Kelompok Tani: Katanya Data Tidak Bisa Diprint, Kalau Tidak Percaya Coba Aja Sendiri!”

 

MUSI RAWAS UTARA, MEDIACAKRABUANA.ID

BERITA MURATARA TERKINI – Keterbukaan informasi publik di lingkungan instansi pemerintahan Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) kembali disorot. Kali ini, pelayanan di Dinas Pertanian Kabupaten Muratara dikeluhkan warga karena dituding tertutup soal data kelompok tani.

Kekecewaan mendalam dirasakan oleh seorang warga Desa Remban berinisial D, yang mendatangi Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Muratara untuk keperluan administratif masyarakat, Senin (26/10/2026).

Kedatangan D ke kantor Dinas Pertanian Muratara sedianya bertujuan untuk meminta daftar nama kelompok tani (Poktan) yang ada di Desa Remban.

Data Poktan tersebut sangat dibutuhkan karena warga Desa Remban berencana mengadakan rembuk desa guna melakukan penyegaran kepengurusan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) setempat.

Namun, alih-alih mendapatkan pelayanan yang ramah dan solutif, D justru mengaku mendapat perlakuan yang tidak menyenangkan serta penolakan dari pihak pegawai Dinas Pertanian Muratara.

“Kedatangan saya ke Dinas Pertanian itu untuk meminta daftar kelompok tani yang ada di Desa Remban. Ada beberapa kelompok yang insya Allah akan melakukan rembuk untuk melakukan penyegaran Gapoktan,” ujar D saat memberikan keterangan kepada awak media, Senin (26/10).

D menyayangkan sikap pegawai Dinas Pertanian Muratara yang dinilai tidak kooperatif dan terkesan menutupi informasi publik.

Menurutnya, saat ia meminta data kelompok tani tersebut, petugas dengan nada acuh tak acuh menyatakan bahwa data tersebut tidak bisa diprint.

Lebih mengejutkan lagi, oknum pegawai tersebut seolah menantang saat diminta klarifikasi lebih lanjut mengenai data yang tidak bisa diprint.

“Tapi saya tidak dilayani dengan baik. Katanya data tersebut tidak bisa diperint. Kalau tidak percaya, coba aja sendiri,” tiru D menirukan ucapan oknum pegawai Dinas Pertanian Muratara tersebut.

Sikap tertutup dan pelayanan yang dinilai buruk ini memicu tanda tanya besar di tengah masyarakat Desa Remban.

Padahal, keterbukaan informasi mengenai data kelompok tani sangat penting untuk memastikan transparansi program bantuan pemerintah, subsidi pupuk, serta pembinaan sektor pertanian agar tepat sasaran di tingkat desa.

Warga menilai, data Poktan adalah informasi publik yang seharusnya bisa diakses masyarakat, apalagi untuk kepentingan rembuk desa dan penyegaran Gapoktan yang merupakan wadah petani.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak awak media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Muratara guna meminta penjelasan resmi terkait Standar Operasional Prosedur (SOP) pelayanan publik serta alasan penolakan pemberian data kelompok tani yang dikeluhkan oleh warga Desa Remban tersebut.

Warga berharap pihak berwenang, khususnya Kepala Dinas Pertanian Muratara dan Bupati Muratara, dapat mengevaluasi kinerja pegawai agar pelayanan kepada masyarakat bisa lebih transparan, ramah, dan profesional sesuai dengan Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik.

Tim Redaksi: Cakrabuana.id
Laporan: Aandika – Muratara / Sunardi Kabiro
Editor: Redaksi Muratara

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini