“Dana Desa Teladas Rawas Ulu TA 2025 Rp 1 Miliar Diduga Ludes Diselewengkan, SPJ Fiktif, Warga: Pembangunan Nihil!”
MURATARA, MEDIACAKRABUANA.ID
Dugaan penyelewengan Dana Desa (DD) kembali menggegerkan warga Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara). Desa Teladas yang menerima kucuran Dana Desa TA 2025 sebesar Rp 1.000.000.000 (Satu Miliar Rupiah) diduga kuat anggaran tersebut diselewengkan oleh oknum perangkat desa dengan modus SPJ fiktif.
Padahal tahun 2025 baru berjalan, namun warga sudah curiga karena tidak ada tanda-tanda pembangunan yang signifikan di desa mereka, padahal di dalam dokumen APBDes 2025 tertulis banyak program fisik dan pemberdayaan.
“TA 2025 ini anggaran Dana Desa Teladas Rp 1 Miliar bos, besar sekali. Tapi sampai Oktober ini kami lihat tidak ada pembangunan. Di SPJ mungkin sudah tertulis selesai semua, tapi fakta di lapangan nihil. Kami duga kuat SPJ fiktif lagi seperti tahun 2024 lalu,” ujar warga Teladas kepada Cakrabuana.id, Minggu (04/10/2026).
Rincian Dana Desa Teladas TA 2025 yang Diduga Bermasalah:
Berdasarkan informasi yang dihimpun, APBDes Desa Teladas TA 2025 Rp 1 Miliar tersebut dialokasikan untuk:
– Belanja Modal Jalan Desa: Rp 400 Juta – Diduga proyeknya asal jadi, volume tidak sesuai RAB, dan sudah retak padahal baru selesai.
– Ketahanan Pangan & BUMDes: Rp 200 Juta – Diduga fiktif, tidak ada kegiatan peternakan atau pertanian yang terlihat, BUMDes mati suri.
– Pemberdayaan, BLT, Stunting, dan Pelatihan: Rp 250 Juta* – Diduga laporannya fiktif, warga penerima BLT mengaku hanya terima sebagian, kegiatan stunting hanya formalitas.
– Operasional dan ATK Desa: Rp 150 Juta – Diduga di-mark up, pembelian ATK dan perjalanan dinas kwitansinya fiktif.
“Modusnya sama seperti 2024 bos, laporan di atas kertas lengkap, ada kwitansi, ada foto, tapi itu semua diduga rekayasa. Uangnya kemana? Kami minta diusut,” tegas pemuda Teladas.
Warga Desak Audit Khusus TA 2025:
Masyarakat Teladas mendesak agar Inspektorat Muratara tidak tinggal diam dan segera melakukan audit investigatif khusus untuk Dana Desa Teladas TA 2025.
“Kami minta Bupati Muratara dan Kepala Inspektorat Muratara segera turunkan tim audit ke Teladas untuk TA 2025 ini. Rp 1 Miliar bukan uang kecil. Jika dibiarkan, tahun depan akan fiktif lagi. Kami juga minta Kejari Lubuklinggau dan Tipikor Polres Muratara periksa Kades, Sekdes, dan Bendahara Desa Teladas,” desak warga.
Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Desa Teladas belum berhasil dikonfirmasi. Cakrabuana.id masih berupaya melakukan konfirmasi dan memberikan hak jawab sesuai UU Pers.
Tim Investigasi: Rambo
Biro: Muratara – Andika















