OKNUM KEPALA BAGIAN UMUM KABUPATEN BEKASI DIDUGA PENERIMA DANA IJON TERBESAR DARI PEMBORONG SRJ

0
110 views

“OKNUM KEPALA BAGIAN UMUM KABUPATEN BEKASI DIDUGA PENERIMA DANA IJON TERBESAR DARI PEMBORONG SRJ”

.Bekasi || Mediacakrabuana.id

Pasca terciduknya Bupati bekasi AKK beserta ayah dan salah seorang kontraktor muda oleh Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) Kini kasus tersebut terus menyeruak dan menyasar hampir keseluruhan pelosok kabupaten bekasi, puluhan saksi dan beberapa orang terduga dari lingkungan pemerintahan serta tiga orang anggota legislatif tak luput jadi sasaran pemeriksa anti rasuah beberapa hari belakangan ini,
Namun tidak kalah serunya beredar issue bahwa HMD oknum kepala bagian Umum patut diduga sebagai pejabat penerima ijon terbesar dari SRJ salah seorang kontraktor yang kini ditetapkan sebagai tersangka oleh lembaga anti rasuah bersama bupati Bupati yang terkena OTT menjelang pergantian tahun lalu.

.Bagian Umum yang di pimpin HMD sejak tahun 2024 lalu saat dipimpin oleh Bupati Dani Ramdhan sangat terkenal sebagai loyalis Dani Ramdhan yang diduga sangat sering menerima banyak uang dari SRJ, Dani Ramdhan pun disoroti banyak pihak sebagai bupati yang cukup rakus dan sangat pandai bernegosiasi dengan investor juga pihak pihak kontraktor yang berani membeli proyek di lingkungan pemerintahan Kabupaten bekasi, bahkan beredar rumors bahwa Dani Ramdhan diduga berhasil meraup uang ratusan milyard selama menjabat sebagai orang nomor satu di kabupaten yang terkenal penuh dengan oknum pejabat korupnya.

.Ally sopyan pimpinan umum media Rajawali news dalam jangka dekat ini akan mengadukan dan bersurat kepada KPK dengan menyampaikan hasil investigasinya selama beberapa waktu belakangan ini, Ally sopyan juga memperoleh info bahwa proyek sejak HMD menjabat sebagai kepala bagian umum hampir lebih dari 60% Proyek di bagian yang dipimpinnya selalu dikerjakan oleh SRJ atas perintah Dani Ramdhan dan tentu saja karena SRJ juga pemborong yang sangat menguntungkan bagi HMD.
Diketahui HMD juga diduga memiliki segudang masalah saat yang bersangkutan menjabat sebagai kepala Bilang di Dinas lingkungan hidup tahun 2022 sampai tahun 2023, HMD selama dua tahun tersebut diduga telah melakukan tindakan pidana korupsi milyaran rupiah, oleh karena itu Ally sopyan juga akan melengkapi laporannya ke KPK dengan data yang ia miliki dari kasus HMD tentang pengadaan BBM di dinas lingkungan hidup kabupaten bekasi.
Sementara itu HMD saat akan di konfirmasi tidak berada di kantorny.
HSN-CENG.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini