Purwakarta, Jabar||
Cakrabuana
Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) atau dahulu dikenal dengan istilah Masa Orientasi Siswa (MOS) di Purwakarta berlangsung tanpa bully-ing atau perundungan.
Para pelajar selain diajak untuk bersosialisasi tentang lingkungan sekolah, mereka juga diberikan pengetahuan tentang Objek-objek vital yang ada di Purwakarta dengan mendatanginya langsung.
Seperti yang tampak hari ini Senin (15/7) di sekitar SMAN Babakancikao Kabupaten Purwakarta,
Cecep Hendrik,S.Pd.,M.Pd. sebagai Kepala Sekolah SMAN Babakan cikao,, mengajak para pelajar untuk diperkenalkan pada taman-taman,dan lapangan yang ada di seputaran Sekolah juga saling membaur terhadap teman di lingkungan tersebut.
Setelah mendapat arahan dari Cecep Hendrik S.Pd.,M.Pd Kepsek SMAN Babakan cikao dan bertadarus al Qur’an bersama, pelajar tampak berkeliling di Taman sekolah , juga lapangan bola.

“Kita dahulukan hal yang bersifat ruhani, untuk pelajar muslim itu bertadarrus, pelajar non muslim juga membaca kitab Agamanya masing-masing. Setelah ada arahan Pak Kepsek, kami ajak seluruh pelajar berkeliling,” ujar cecep saat ditemui.
Namun,Pola pengenalan lingkungan yang institusinya lakukan ini menurutnya bertujuan positif karena menanamkan pemahaman tentang karakter lingkungan di Purwakarta. Dirinya pun memastikan bahwa tidak akan terjadi perundungan yang dilakukan oleh pelajar senior terhadap pelajar junior,lukasnya
“Belum semua anak-anak kita tahu, jadi lingkungan luar sekolah juga perlu diperkenalkan kepada mereka. Bukan hanya sekolah kami saja yang melakukan, seluruh sekolah di Purwakarta juga begitu.
Tidak ada percontohan semuanya kita dorong menuju pendidikan aplikatif,” pungkas nya
menambahkan, Wakasek kesiswaan, pelajar SMAN Babakan cikao yang mengikuti kegiatan MPLS ini mengungkapkan kegembiraannya.
Ia mengaku menikmati kegiatan tersebut
Dalam MPLS dari tanggal 15 sampai 18 Juli, para murid sangat senang nya dan juga saling berdiskusi Lukas M Arief. M.Pd Wakasek kesiswaan ( Taslim )















