Manusia Berfikir Dan Merenungi Dirinya Dalam Ranka Menemukan Integritas Dirinya

0
547 views

.

Mediacakrabuana.id

Selanjutnya, jawaban lebih lanjut tentang keberadaan filsafat Jawa, Kusbandrijo
(2007:12-13) menjelaskan filsafat India dan Cina mempengaruhi filsafat Jawa, namun sesudah
Islam masuk, banyak konsep India dan Cina yang diubah sesuai ajaran Islam. Mirip dengan
filsfat India, filsafat Jawa juga menekankan pentingnya kesempurnaan hidup. Manusia berfikir
dan merenungi dirinya dalam ranka menemukan integritas dirinya dalam kaitannya dengan
Tuhan. Dimensi ini adalah karakteristik yang dominan dan tidak dapat dilepaskan dengan
kecenderungan hidup manusia Jawa. Pemikiran-pemikiran Jawa merupakan suatu usaha untuk
mencapai ksempurnaan hidup.
Kusbandrijo (2007:13) lebih lanjut menjelaskan filsafat Barat dan filsafat Jawa memiliki
tujuan yang sama, yaitu mengenal diri. Namun demikian, cara pencapaian dan
pengembangannya berbeda. Di samping pandangan tentang hubungsan antara manusia dan alam
berbeda, hubungan manusia dengan Tuhan juga berbeda. Bagi filsafat Yunani filsafat berarti
cinta kearifan (the love of wisdom), bagi filsafat Jawa, pengetahuan (filsafat) senantiasa hanya
merupakan sarana untuk mencapai kesempurnaan. Bagi filsafat Jawa dapatlah dirumuskan
filsafat berarti cinta kesempurnaan (the love ogf perfection). Dalam rumusan Ciptoprawiro
(2007:14), dengan mengutib bahwa pengetahuan (filsafat) senantiasa hanya merupakan sarana
untuk mencapai kesempurnaan, dapatlah dirumuskan bahwa di Jawa filsafat berarti cinta
kesempurnaan (the love of perfection).
Ciptoprawiro (1986:14) lebih lanjut menyatakan sebagai bukti bahwa filsafat Jawa ada,
penelitian dalam kesusasteraan Jawa belumlah jauh benar, namun cukup jauh untuk menjadi
dasar bahwa filsafat Jawa ada. Malahan kita tidak perlu mencari dalam kesusasteraan untuk
memperoleh peikiran filsafat. Sekedar pengetahuan tentang apa yang hidup dalam bangsa Jawa,
tidak hanya di antara mereka yang dianggap sebagai pengemban kebudayaan, melainkan bahkan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini