www.mediacakrabuana.id | PT Media Cakrabuana News | Halaman 163    
Beranda blog Halaman 163

Jacob Ereste :Presiden Filiphina Redrigo Duterte Memberantas Kejahatan Dengan Cara Yang Jahat Juga

0

Jacob Ereste :
Presiden Filiphina Redrigo Duterte Memberantas Kejahatan Dengan Cara Yang Jahat Juga

Mediacakrabuana.id

Tragis memang, mantan Presiden Filiphina Rodrigo Duterte sesaat setelah mendarat di Bandara Internasional Nimoy Aquino, Manila sepulang dari Hong Kong, pada 11 Maret 2025. Ia langsung digelandang ke ruang tahanan untuk diperiksa. Info yang diperoleh Atlantika Institut Nusantara penangkapan Redrigo Duterte dilakukan Polisi Filiphina atas perintah Pengadilan Kriminal Internasional (International Criminal Curt / ICC) dengan dakwaan melakukan kejahatan kemanusiaan saat menjadi Presiden Filiphina.

Informasi yang diperoleh Atlantika Institut Nusantara dari berbagai sumber menyebutkan ikhwal kasus yang menjerat Redrigo Duterte terkait dengan operasi anti narkoba saat dia masih menjadi Presiden Filiphina. Karena ribuan orang meninggal tanpa proses pengadilan.

Penangkapan mantan Presiden Filiphina ini seger mendapat perhatian publik. Setidaknya ada yang melihat skenario penangkapan orang yang pernah berkuasa di negaranya sendiri ini, harus menghadapi mafia narkoba yang begitu kuat, sekaligus membuktikan bahwa pengaruh kekuasaan yang seperti apapun, bisa ditaklukkan juga, bila kesempatan sudah sampai pada waktu gilirannya datang.

Dalam surat perintah penangkapan yang dikeluarkan ICC menyatakan setelah penangkapan Redrigo Duterte dikakukan harus segera dibawa ke hadapan otoritas peradilan yang berwenang di negara tempat penangkapan yang bersangkutan.

Itulah sebabnya, Redrigo Duterte segera dibawa ke pengadilan Filiphina untuk ditahan di Pusat Penahanan di Den Haag, Belanda.

Diinformasikan juga menurut ICC, prosedur penyerahan diri ke pengadilan berbeda dengan prosedur ekstradisi. Karena dalam proses penyerahan tahanan ini, seperti yang dilakukan terhadap Redrigo Duterte dari suatu negara kepada ICC sangat tergantung pada pengadilan nasional untuk menentukan bahwa, (1) surat perintah penahanan berlaku untuk orang tersebut. (2) orang tersebut ditangkap sesuai dengan prosedur yang berlaku. (3) hak-hak orang tersebut telah dihormati.

Pemberlakuan syarat ini wajar dan patut katena ICC harus menghormati gak asasi manusia yang harus ditegakkan. Bahkan pihak yang berwenang dari negara wajib memberitahukan kepada Panitera Pengadilan saat prosedur penyerahan hendak dilakukan di negara tempat penangkapan, atau di Belanda, tempat Pusat Penahanan Pengadilan Tentang HAM itu berada. Pemberitahuan kepada tahanan yang bersangkutan tentang hak-haknya harus dihormati sesuai dengan Statuta Roma. Termasuk hak bagi tersangka untuk mengajukan pembebasan sementara saat menunggu waktu persidangan dilakukan.

Pengadilan terhadap Redrigo Duterte dapat dipastikan akan berlangsung di Den Haag, Belanda. Persidangan pun akan dilaksanakan secara terbuka. Kecuali Majlis Hakim menganggap situasi persidangan tidak aman, maka akan dilakukan secara tertutup.

Saat penangkapan Redrigo Duterte di Bandara Ninoy Aquino, Manila dilakukan, Redrigo Duterte mengatakan “Anda harus membunuh saya”, katanya yang juga sudah menduga dirinya akan segera di tangkap saat masih berada di Hong Kong.

Anak Redrigo Duterte, Veronica sempat merilis video sang ayah saat ditahan pihak berwenang di story akun Instagram milik pribadinya. Saat ditangkap dia tampak hanya menggunakan kaos gelap dsn berjaket hitam. Pihak Istana Kepresidenan Filiphina menginformasikan penangkapan Redrigo Duterte dilakukan setelah Interpol di Manila mendapat perintah penangkapan dari Mahkamah Pidana Internasional (ICC). Dari Kantor Kepresidenan Filiphina (PCO) diperoleh informasi bila Organisasi Polusi Kriminal Internasional di Manila telah menerima surat resmi perintah penangkapan mantan Presiden Filiphina ini.

Jejak Redrigo Duterte memang telah menjadi target Interpol Internasional terkait dengan dugaan kejahatan terhadap kemanusiaan dalam operasi anti narkoba di Filiphina yang menewaskan banyak orang. Sehari setelah Redrigo Duterte menjabat Presiden Filiphina pada 1 Juli 2016, Kepolisian Nasional Filiphina meluncurkan Projeck Double Barrel, kampanye anti narkoba.

Sejak itu, catatan kelompok hak asasi manusia mendata tidak kurang dari 12.000 hingga 30.000 orang terbunuh selama 2016 dan 2017. Sementara pihak Kepolisian Filiphina hanya mencatat 6.200 orang saja. Mereka yang tewas dalam pembersihan narkoba di Filiphina meliputi pengguna dan pengedar narkoba yang kecil, karena tidal menyebutkan bandar maupun gang mavia narkoba yang terbilang besar. Ketika itu pun Redrigo Duterte mengatakan, penjahat dan pengedar narkoba, halal untuk ditembak mati tanpa harus merasa takut.

“Saya hanya akan menjadi diktator, tapi hanya untuk melawan kejahatan, narkoba, korupsi di pemerintahan”, katanya dulu saat pemilihan Presiden Filiphina tahun 2016.

Jaksa ICC Fatou Bensouda menyatakan keprihatinannya atas kapiran eksekusi di luat hukum terhadap para tersangka pengguna dan pengedar narkoba di Filiphina, pada 13 Oktober 2016. Dan ICC terus memantau praktek pembersihan peredaran dan pemakaian narkoba yang dilakukan dengan cara melanggar hukum dan hak asasi manusia. Karena bisa saja cara semena-mena itu disalah gunakan untuk memusnahkan lawan politik atau mereka yang dianggap pesaing dalam berbagai usaha.

Karena itu sejak Februari 2018, ICC membuka penyelidikan awal terhadap pelanggaran dan tindak kejahatan yang juga dapat dipastikan telah melanggar hak asasi manusia. Dan Redrigo Duterte harus menebus dosa-dosanya yang dia klaim baik untuk bangs dan negara Filiphina.

Jakarta, 11 Maret 2025

Tim Penyidik Kejati Sumsel Libas Tersangka BA

0

Tim Penyidik Kejati Sumsel Libas Tersangka BA

Palembang. Sumsel || Mediacakrabuana.id

Pada hari Selasa tanggal 11 Maret 2025 sekira pukul 07.00 WIB, Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan dibantu Tim Intelijen Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan telah mendeteksi keberadaan Tersangka BA sedang dalam perjalanan menuju ke arah Palembang, setelah mengetahui titik lokasi Tersangka BA bertempat di Sukabangun II Kota Palembang tepatnya di penginapan Hotel Alam Sutra. Selanjutnya Tim Penyidik dan Tim Intelijen Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan langsung menuju target lokasi untuk melakukan upaya paksa dengan menangkap Tersangka BA. Pada saat dilakukan penangkapan dengan menunjukan surat perintah penangkapan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan Nomor : PRINT-02/L.6.5/Fd.1/03/2025 tanggal 04 Maret 2025, namun setelah diberi pengertian oleh Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan kemudian Tersangka BA akhirnya mau dibawa ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan.

Dalam rilis sebelumnya pada tanggal 04 Maret 2025, Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan telah menetapkan BA selaku Kepala Desa Mulyoharjo tahun 2010 s/d 2016 sebagai salah satu Tersangka dalam Perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi Pada Sektor Sumber Daya Alam Khususnya Perkebunan Sawit. Tersangka BA juga telah dilakukan pemanggilan secara Patut sebanyak 3 (tiga) kali, namun yang bersangkutan tidak hadir tanpa alasan yang sah.Yang bersangkutan sejak ditetapkan menjadi Tersangka, telah berpindah – pindah posisi dimulai dari Jakarta, Bengkulu, Lubuklinggau dan terakhir dapat diamankan / ditangkap di Palembang.

Adapun Perbuatan Tersangka BA melanggar :
Primair :
Pasal 2 Ayat (1) jo. Pasal 18 Undang-undang Nomor : 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor : 20 Tahun 2001 Tentang perubahan atas Undang-undang Nomor : 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHPidana;
Subsidair :
Pasal 3 jo. Pasal 18 Undang-undang Nomor : 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor : 20 Tahun 2001 Tentang perubahan atas Undang-undang Nomor : 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHPidana.

Modus Operandi
Bahwa Tersangka BA bersama – sama dengan Tersangka RM, RS, SAI dan AM, dalam penerbitan izin serta penguasaan dan penggunaan lahan negara dilakukan secara tanpa hak dan melawan hukum seluas ±5.974,90 Ha yang digunakan untuk tanaman kelapa sawit PT. DAM, dari luas ± 10.200 Ha di Kec. BTS Ulu Kabupaten Musi Rawas. Bahwa dari lahan negara ±5.974,90 Ha yang berhasil dikuasai tersebut terdiri dari kawasan hutan produksi dan lahan transmigrasi.

Selanjutnya pada hari ini Selasa tanggal 11 Maret 2025 sekira pukul 09.30 WIB, Tersangka BA langsung dibawa Tim Penyidik dan Tim Intelijen Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan ke Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan, untuk dilakukan pemeriksaan sebagau Tersangka. Kemudian Tersangka BA setelah dilakukan pemeriksaan lalu dilakukan penahanan berdasaran Surat Perintah Penahanan Nomor : PRINT-11/L.6.5/Fd.1/03/2025 tanggal 11 Maret 2025 selama 20 (dua puluh) hari terhitung mulai tanggal 11 Maret 2025 sampai dengan 30 Maret 2025 di Rumah Tahanan Negara Klas 1A Pakjo Palembang

(M. fajri)
Palembang, 11 Maret 2025
Kepala Seksi Penerangan Hukum,
Vanny Yulia Eka Sari, S.H., M.H.

EDISON MANTAN KEPALA BPN PALEMBANG KEBAL HUKUM. KAJAGUNG DIMINTAK BERTINDAK.

0

EDISON MANTAN KEPALA BPN PALEMBANG KEBAL HUKUM . KAJAGUNG DIMINTAK BERTINDAK.

PALEMBANG SUMSEL || MEDIACAKRABUANA.ID

EDISON Mantan kepala BPN Kota Palembang belum juga ditahan oleh pihak kejaksaan Tinggi sehingga menimbulkan pelomik pertanyaan di kalangan Warga Sumsel .

Pasalnya EDISON Kepala BPN Kota Palembang yang menandatangani Sertipikat tanah milik yayasan Batanghari Sembilan Pemkot Palembang masih menghirup udara segar..

Hal tersebut Patut di Pertanyakan .pasalnya
Tahun 2017. Kemudian inisial AH selaku Kasi Penetapan PBB Bapenda Kota Palembang Tahun 2016. Lalu ada saksi inisial AD selaku Staf Penagihan PBB Bapenda Kota Palembang Tahun 2016 dan inisial FS selaku Koordinator Pelayanan Loket PBB Bapenda Kota Palembang Tahun 2016 Selanjutnya saksi inisial EP selaku Kasi BPHTB Bapenda Kota Palembang Tahun 2017, kemudian inisial I selaku Staf Input Data di pelayanan loket PBB Bapenda Kota Palembang Tahun 2016, dan inisial YA selaku Staf Input Data di pelayanan loket PBB Bapenda Kota Palembang Tahun 2016.

Nah Pemeriksaan ke 7 saksi dilakukan dari pukul 09.00 di gedung Kejati Sumsel, sampai selesai dengan agenda sebanyak kurang lebih 20 pertanyaan,” tutupnya.
Diketahui, tim penyidik bidang tindak Pidsus Kejati Sumsel telah menetapkan 3 orang tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi penjualan aset yayasan Batanghari Sembilan berupa sebidang tanah seluas 3.646 M di Jalan Mayor Ruslan Kelurahan Duku Kecamatan IT II, Palembang. Rabu, (22/1/2025). Ketiganya yakni Harobin Mustofa (HRB) Mantan Sekda Pemkot Palembang, Yuherman (THR) mantan Kasi Pemetaan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Palembang dan Usman Goni (USG) selaku kuasa penjualAsisten Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan

Umaryadi, mengatakan, Kerugian Negara berdasarkan laporan hasil audit penghitungan kerugian keuangan negara dalam. Kasus tersebut sebesar Rp.11.760.000.000.
Modus yang dilakukan yakni prosedur penerbitan sertifikat tidak sesuai ketentuan, dengan memanipulasi data terhadap objek dan membuat surat keterangan identitas palsu. Ketiganya dijerat dengan Pasal 2 Ayat (1) dan subsider pasal 3 jo. Pasal 18 Undang-undang Nomor: 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang perubahan atas Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 Ayat (1) KUHPidana.
( Redaksi)

Inspektorat Kabupaten Bekasi Sidak Proyek Utilitas SDN 01 Karangsatu

0

Inspektorat Kabupaten Bekasi Sidak Proyek Utilitas SDN 01 Karangsatu

Kabupaten Bekasi- Mediacakrabuana.id

Inspektorat Kabupaten Bekasi menyidak proyek Utilitas SDN 01 Karangsatu Kecamatan Karangbahagia kabupaten Bekasi pada Selasa 11Maret 2025.

Pasal nya proyek pembangunan pemagaran sekolah dan penataan halaman Sekolah Dasar Negeri 01 Karangsatu tersebut diduga dalam pengerjaan nya tidak sesuai spek dan berujung pengaduan ke Inspektorat Kabupaten Bekasi.

Dalam pantuan media di lokasi kegiatan tampak dari Inspektorat Kabupaten Bekasi dan hadir juga BPD desa Karangsatu di lokasi proyek.

Suradi Sumarno dari anggota BPD Karangsatu bidang pembangunan saat di mintai komentarnya menyampaikan rasa terimakasih dan mengapresiasi kepada Inspektorat KabupatenBekasi yang sudah turun untuk melihat dan menyidak langsung proyek di SDN 01 Karangsatu.

,”Saya atas nama lembaga BPD bidang pembangunan sangat mengapresiasi kepada Inspektorat Kabupaten Bekasi yang turun langsung atas keluhan dan aduan masyarakat terkait kegiatan proyek di desa kami yang di kerjakan asal jadi dan berpotensi terjadinya kerugian uang negara ucap nya, dan trimakasih kasih juga pada rekan social kontrol dari media yang slalu berperan aktif memonitor kegiatan-kegiatan yang anggaran nya bersumber dari negara,ujar Suradi Sumarno, Selasa,11/03/2025.

Terpisah SDN Karangbahagia 03 , yang juga terperiksa pada kegiatan di tahun 2024, saat awak media hendak wawancara tim Inspektorat terkait sidak bungkam dan tidak memberikan keterangan.

Sasmita salah satu warga yang melaporkan proyek tersebut mengatakan, bahwa berujung nya pemeriksaan oleh Inspektorat Kabupaten Bekasi pada lokasi pekerjaan Utilitas Sekolah dasar karangsatu 01 , yang di kerjakan oleh CV , KAKA WIJAYA, dengan nilai anggaran, Rp. 196.824000,-
(Seratus sembilan puluh enam juta delapan ratus dua puluh empat ribu rupiah) berawal dari informasi warga setempat,kata Sasmita

“Pada Senin tanggal 10 Maret kemaren saya datang sendiri ke lokasi dan melihat ada pekerjaan proyek negara yang sedang berlangsung dan menurut saya bahwa pekerjaan itu asal jadi tanpa memikirkan aspek dan aturan baik kwalitas maupun kwantitas dan saya mendengar langsung dari keterangan pekerja terkait teknis,bahwa pekerjaan ini di duga kuat ada kongkalingkong maling uang rakyat , antara pihak pelaksana CV , KAKA WIJAYA dan pihak dinas terkait sebagai pemberi pekerjaan ungkap Sasmita.

Lanjut Sasmita membeberkan saat mendampingin tim Inspektorat di lokasi ,” Hadi , kepala UPTD wilayah empat sekaligus PPTK pada kegiatan tersebut saat di minta menunjukan RAB , Gambar acuan kerja pada tim inspektorat tidak bisa menunjukan , katanya ada tapi tak bisa menunjukan,cetus Sasmita sambil tersenyum sinis.**

Jacob Ereste :Benturan Peradaban Barat Dengan Agama Akan Membuat Islam Semakin Berjaya dan Berkembang Pesat di Masa Mendatang

0

Jacob Ereste :
Benturan Peradaban Barat Dengan Agama Akan Membuat Islam Semakin Berjaya dan Berkembang Pesat di Masa Mendatang

Mediacakrabuana.id

The Clash of Civilizations and The Remaking of World Order yang kemudian dapat dipahami sebagai benturan antar peradaban dan masa depan politik dunia, menurut Samuel P. Huntington merupakan salah satu kunci untuk memahami dimana kita berada dalam percaturan geopolitik menjelang milenium ketiga setelah runtuhnya sistem komunisme dan berakhirnya perang dingin.

Begitulah abstraksi pemikiran Samuel P. Huntington yang mencermati Ikhwal dari kecenderungan konflik-konflik di masa depan tidak lagi sepenuhnya merefleksikan ambisi-ambisi negara seperti yang terjadi pada Perang Dunia Pertama dengan terbunuhnya jutaan manusia yang menjadi korban.

Lalu terjadi Perang Dunia Kedua yang disulut oleh persaingan ideologi : Nazisme, Komunisme, dan Demokrasi Liberal yang mencerminkan pergeseran cara dari manusia mematuhi firman dan petunjuk Tuhan hingga hukum yang turunkan dari langit, agar hakekat hidup manusia dapat menemukan makna kesejatian dirinya.

Benturan antar peradaban dan masa depan politik dunia ditulis Samuel P. Huntington pada tahun 1998 yang percaya terhadap benturan antar peradaban seperti yang ditandai oleh peristiwa 11 September 1996, runtuhnya Menara WTC di New York yang ditabrak oleh pesawat penumpang hingga semua penumpang serta ribuan orang yang berada di gedung pencakar langit itu menjadi korban.

Peristiwa 11 September 2001 diklaim dilakukan oleh kelompok al-Qaeda yang membajak 4 pesawat jet penumpang dengan cara menabrakkan 2 pesawat ke Menara Kembar World Trade Center di New York City hingga gedung kembar itu runtuh dalam waktu 2 jam. Pesawat yang ketiga ke Pentagon di Arlington, Virginia. Lalu pada pesawat United Airline yang keempat, pesawat jatuh di lapangan dekat Shanksville, Pennsylvania, alias gagal menyasar target di Washington D.C.

Laporan tim investigasi 911, sekitar 3.000 jiwa tewas dalam serangan ini, hingga terbilang jumlah korban terbanyak sepanjang sejarah dalam aksi yang diklaim sebagai serangan bunuh diri terbanyak dalam sejarah.

Al Qaeda yang dipimpin Osama bin Laden mengklaim bertanggung jawab atas serangan ini, karena jengah terhadap dukungan AS kepada Israel juga keberadaan tentara AS di Arab Saudi serta sanksi terhadap Irak. Sehingga Amerika menyatakan perang terhadap teroris dengan menyerang Afganistan untuk memusnahkan Taliban yang dianggap menjadi pelindung Al Qaeda. Hingga Me 2011, Presiden Barack Obama mengumumkan Osama bin Laden telah tewas ditembak marinir AS, meski banyak pihak yang meragukan pernyataan itu, karena tidak ada bukti dari kematian Osama bin Laden.

Pembersihan lahan World Trade Center selesai dirampungkan pada Mei 2002 dengan berdirinya Memorial & Museum.

Yang menarik, target Penerbangan 93 adalah U.S. Capitol atau Gedung Putih tempat kerja Presiden Amerika. Tapi pertikaian antara pembajak dengan penumpang, pesawat jadi berputar arah dan dijatuhkan di lapangan dekat Shanksville hingga penumpang yang ada di pesawat itu saja yang menjadi korban.

Samuel P. Huntington yang menulis buku The Clash of Civilizations and The Remaking of World Order pada tahun 1988 terkesan seperti dukun yang berhasil meramalkan terjadinya benturan peradaban terkait dengan drama pada 11 September 2001 yang meruntuhkan menara WTC di New York. Sehingga pembenaran terhadap ramalannya menegaskan benturan peradaban Barat dengan peradaban Timur yang terkesan diwakili Islam. Premis Samuel P. Huntington yang meyakini bahwa identitas Amerika — yang dia posisikan sebagai kubu perlawanan terhadap peradaban Timur — bahwa Amerika sebagai bangsa pemukiman, bukan imigran. Karenanya sebagai bangsa pemukim, dalam interaksinya Amerika harus membentuk identitasnya sendiri.

Benturan peradaban atau Clash of Civilizations teori atas identitas budaya dan agama yang dianggap menjadi sumber konflik di dunia pasca perang dingin. Samuel P. Huntington beranjak dari pidato ilmiahnya tahun 1992 yang terus dia dikembangkan hingga tahun 1993 dengan melahirkan The Clash of Civilizations yang menanggapi karya muridnya Francis Fukuyama berjudul The End of History and the Last Man yang diluncurkan pada tahun 1992.

Frasa serupa pernah digunakan Albert Camus tahun 1946 dan Bernard Lewis lewat The Atlantic Monthly tahun 1990 berjudul The Roots of Muslim Reg. Sebelumnya pun pada tahun 1926 karya Basil Mathews berjudul Young Islam on Trek.

Benturan peradaban antara Islam dan Barat dijadikan teori yang menjelaskan perbedaan budaya dan agama sebagai sumber konflik utama pasca perang dingin. Pada akhirnya, dampak dari benturan peradaban ini katanya memicu Islamophobia di Eropa dan Amerika Serikat. Sehingga semua ilmuwan Barat memiliki perspektif bahwa eksistensi Islam merupakan ancaman bagi Barat. Kendati Islam sendiri telah banyak berkontribusi terhadap budaya Barat, seperti ilmu pengetahuan alam hingga filsafat dan sastra.

John L. Esposito sebelum Samuel P. Huntington mengurai benturan peradaban justru telah lebih dahulu merumuskan pemikirannya yang cemerlang. Banyak orang menolak westernisasi, tetapi menerima dan mendukung modernisasi. Begitu juga kata Al Jibiri dua tahun sebelum Samuel P. Huntington, sudah ada tesis yang dirilis Barry Buzan yang membuat sketsa utama dari ciri dan pola baru hubungan keamanan global setelah transformasi tahun 1989-1990. Bentuk 4 ciri dasar hubungan antara beberapa negara, yaitu munculnya struktur kekuasaan Multipolar di samping pusat bipolar yang telah ada sejak petang dingin.

Kemudian, tingkat pembagian dan perselisihan ideologi yang lebih kecil. Lantas adanya kecenderungan dominasi internasional dari kelompok negara-negara kapitalis yang menaruh perhatian pada masalah keamanan dan perubahan, hingga adanya sikap yang cenderung melakukan konsolidasi dari kekuatan masyarakat sipil internasional. Semua itu berakibat langsung terhadap keamanan politik, militer, ekonomi dan sosial dari pinggiran negara-negara industri.

Jadi kesimpulannya menurut Barry Busan, sebagai “benturan dari identitas peradaban” yang berselisih dan mencolok antar Barat dengan Islam, seperti yang diakui juga oleh John L. Esposito semakin jelas meyakinkan bahwa Islam akan berjaya dan terus maju dan berkembang di masa depan. Karena dari benturan peradaban Barat dengan peradaban agama ini akan membuktikan bahwa agama dapat semakin meyakinkan kebesarannya yang akan berjaya dan berkembang pesat di masa mendatang.

Banten, 8 Maret 2025

DIDUGA ASAL JADI PEMBANGUNAN JUT DESA JADIAN LAMA KEC MS LAHAT TA 2024 BARU SEUMUR JAGUNG BANYAK RUSAK

0

DIDUGA ASAL JADI PEMBANGUNAN JUT DESA JADIAN LAMA KEC MS LAHAT TA 2024 BARU SEUMUR JAGUNG BANYAK RUSAK

zLAHAT SUMSEL || MEDIACAKRABUANA.ID

Akses jalan Cor beton jalan usaha tani bertujuan untuk mempermudah masyarakat yang melaluinya bukan hanya pejalan kaki tetapi sangat bermanfaat juga untuk warga yang melintas menggunakan kendaraan roda dua ataupun empat.Mutu jalan dan kualitas harus sesuai dengan SPEK Jalan cor beton usaha Tani.
Pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) diDesa Jadian Lama Kecamatan Mulak Sebingkai Kabupaten lahat Provinsi Sumatera Selatan
Bersumber dari Dana APBD 2024 melalui Dinas PERKEBUNAN
Pagu: Rp.191.999.997,00
Diduga dikerjakan asal-asalan terindikasi asal jadi saja,diduga material yang digunakan tidak sesuai SPEK pembangunan Jalan Usaha Tani,diduga baru seumur jagung sudah hancur,diduga lahan korupsi Kontraktor dan pejabat rugikan negara.Seperti yang diungkapkan warga desa jadian Lama kepada awak media ini.

Warga Jadian Lama Kecamatan Mulak Sebingkai Kabupaten Lahat Provinsi Sumatera Selatan mengatakan sering melintas dijalan usaha tani yang mengaku bernama Asan 08-03-2025 mengatakan,jika saya kekebun pasti melalui jalan ini,jadi dari awal pengerjaannya saya tahu itu yang membuat saya sangat kecewa dengan pembangunan jalan usaha tani diDesa kami karena
baru berumur beberapa bulan sudah mengelupas dan hancur apalagi kalau musim panas menimbulkan debu sepertinya jalan tersebut tidak akan bertahan lama,padahal kami masyarakat sangat membutuhkan fasilitas yang berkwalitas bagus agar bisa dinikmati dalam jangka waktu lama ,”Ungkapnya”

Sama halnya seperti yang dikatakan oleh warga Desa Jadian Lama Kecamatan Mulak Sebingkai Kabupaten Lahat Provinsi Sumatera Selatan yang sedikit banyak paham dan mengerti tentang pembangunan jalan Usaha Tani mengaku bernama JHON 08-03-2024 mengatakan, kalau saya lihat jalan perkebunan ditempat kami tidak akan bertahan lama karena baru berapa bulan sudah banyak berlubang dan mengelupas bahkan saat hari panas jalan tersebut berdebu sepertinya materialnya bercampur tanah dan kekurangan semen,sepertinya jalan tersebut dibangun asal jadi saja padahal yang mereka bangunkan itu uang rakyat tapi mereka tidak memikirkan kwalitas dan ketahannya agar rakyat dapat menikmatinya dalam jangka waktu lama.
Saya sedikit banyak mengerti dan paham tentang pembangunan jalan cor beton karena saya pernah ikut dalam pekerjaan cor beton,profesi saya pekerja buruh harian lepas,”jelasnya”

“SAMPAI BERITA INI DETERBITKAN DINAS PERKEBUNAN BELUM BISA DIKOMFIRMASI”

“Bersambung Keedisi Selanjutnya”

HERI AS & NITA YUPIKA
(TEAM PEMBURU KORUPTOR)

Diminta Pihak APH Purwakarta Segera Usut Tuntas Desa Wanayasa Dugaan Bansos BPNT,PKH Di Korupsi.

0

Diminta Pihak APH Purwakarta Segera Usut Tuntas Desa Wanayasa Dugaan Bansos BPNT,PKH Di Korupsi

Purwakarta, Jabar|| Mediacakrabuana.id

Lanjutan Berita sebelumnya Bansos BPNT Bantuan Untuk Fakir Miskin Dimaling Koruptor Bansos BPNT, PKH Wanayasa.

Hal tersebut,menjadi suatu agensi di beberapa media ,di katakan gabungan awak media pun ada tatakrama tidak slonongboy masuk ke aula desa,dimana pada saat itu sedang berlangsung acara pembagian santunan untuk anak yatim dan dhuafa,

Gabungan awak media sangat menyayangkan adanya pemberitaan yang tidak benar ,jauh dari fakta sebenarnya.

Kronologi

Gabungan awak media mendatangi kantor desa Jum,at 7/3/2025, mengucapkan assalamu’alaikum wr wb selama tiga kali mengucapkan tidak ada jawaban, akhirnya ada kades,anaknya,dan satu orang perempuan.

Akhirnya, awak media mengucapkan assalamu’alaikum dan salaman terhadap kades,anaknya dan satu orang perempuan,dan tidak lama di persilahkan duduk oleh kades di ruang aula tersebut.

Sebelum memperkenalkan diri Makmur kades Wanayasa mengangkatkan kakinya sebelah dan menunjuk jarinya ke salah satu media , mengatakan silahkan di rekam sambil mengacungkan tangannya ke salah satu awak media

Salah satu awak media mengatakan,mohon maaf pak kades siapa yang merekam,saya hanya megang hp ,kenapa pak kades marah,kalau memang di persilahkan di rekam ,baik lah pak kades seizin pak kades ungkap awak media.

Sekitar lebih kurang setengah Jam ikhsan sekdes Wanayasa baru datang ke desa saat kades menjelaskan adanya Bansos BPNT, PKH yang tidak di berikan haknya tersebut

Dilanjutkan, ikhsan sekdes Wanayasa menjelaskan bahwa itu benar adanya Bansos yang tidak di berikan terhadap Penerima ujar ikhsan

Selain itu,sudah secara kekeluargaan,dari Bayu,Ai,dan dua penerima Bansos ungkap sekdes

Awak media ini mengundang awak media yang sudah mempublikasi tanpa konfirmasi dengan fakta sebenarnya Minggu 9/3/2025

Awak media tersebut menjelaskan bahwa berita yang dimuat tersebut hanya titipan berita dari Ikhsan Sekdes Wanayasa memberikan Rilisan terhadap awak media ini,dan juga minta maaf kesalahan dalam mengorbitkan berita ungkap dua wartawan tersebut

Lanjutnya,karena kami teman dekat aja terhadap ikhsan sekdes Wanayasa dan suka ngopi bareng ungkapnya dua awak media

Gabungan awak media ini,mempertanyakan dasar apa membuat berita tidak sesuai fakta ungkap gabungan awak media ini

Dua awak media titipan tersebut menjelaskan saya di berikan rilisan terhadap ikhsan sekdes Wanayasa minta tolong di orbitkan dan , ikhsan yang akan bertanggung jawab sepenuhnya ungkap awak media titipan

Lanjutnya,kami salah untuk mengorbitkan berita tanpa konfirmasi, ternyata sudah di perlihatkan video tersebut ternyata yang salah dari pihak desa ungkap awak media titipan.

Dilanjutkan,dua awak media bahwa fakta yang di tulis ikhsan sekdes Wanayasa itu tidak benar dengan fakta sebenarnya,hal tersebut,kami mohon maaf sebesar besarnya berarti sudah mengadu dombakan terhadap sesama jurnalis,dan juga membuat rilisan palsu terhadap kami tegas awak media titipan tersebut.

Hal ini,suatu mencoreng nama satu profesi jurnalis ujar awak media.

Namun, Pemerintah Desa Wanayasa membuat memalukan instansi desa,dan memberikan informasi bohong dalam rilisan ikhsan sekdes Wanayasa ujar awak media tersebut

Diminta Pihak Aparatur Penegak Hukum wilayah kabupaten Purwakarta, segera periksa Kades,Sekdes adanya memberikan informasi bohong,dan juga periksa ada apa Bansos BPNT di Wanayasa yang beraninya ambil alih dalam kekeluargaan bukannya, memberikan laporan terhadap kepolisian atau kejaksaan Purwakarta diduga melindungi oknum dengan Restorasi justic di desa,ada dua warga penerima Bansos,Bayu Korcam ,Ai,Sekdes dan jajaran desa,tidak di ketahui oleh pihak aparat penegak hukum

seharusnya yang punya kewenangan itu adalah pihak Aparat Penegak Hukum dalam mengatakan salah atau benar setelah dalam penyelidikan nanti nya ( Tim kwcp )

Jacob Ereste :Benturan Peradaban Akan Memposisikan Indonesia Sebagai Pemenang

0

Jacob Ereste :
Benturan Peradaban Akan Memposisikan Indonesia Sebagai Pemenang

Mediacakrabuana.id

Resonansi dan getaran dari benturan peradaban boleh jadi telah menggeser posisi umat Islam Indonesia semakin dekat ke bibir jurang materialisme kapitalistik, kendati kendali ekonomi dan pasar belum juga berada dalam genggaman umat Islam yang mayoritas jumlahnya di Indonesia. Pergeseran umat Islam Indonesia yang semakin tersudut ke pojok sepi dalam persaingan dan perseteruan yang terus terjadi tampak pula di habitat politik. Setidaknya dalam pertarungan politik lima tahunan dalam wujud Pemilihan Umum, partai Islam pun terkesan tergeser oleh partai lain, sejak mulai diuji pada Pemilu pertama di Indonesia, 15 November 1955 yang menempatkan Partai Masyumi masuk pada urutan kedua terbesar di Indonesia bersama Partai Nasional Indonesia, Partai Nahdlatul Ulama dan Partai Komunis Indonesia.

Lalu pada masa Orde Baru setelah fusi dilakukan Partai Ka’bah bisa ikut mengendus Kemenangan dalam Pemilu, karena partai Islam dapat dipersatukan dalam satu wadah. Setelah reformasi 1998, Partai Kebangkitan Sejahtera, hanya saja sayangnya belum mampu mempersatukan umat Islam yang semakin banyak terbelah dalam ambisi politik para tokoh untuk tampil sendiri dengan gerbong yang mampu dibuatnya hingga menjadi pesaing bagi partai Islam yang ada.

Benturan peradaban yang ditandai sejak berakhirnya perang dingin pada tahun 1980-an yang memposisikan peradaban Islam berhadapan dengan peradaban Barat, meski telah mampu menyudutkan umat Islam dalam kesan yang buruk seperti ditandai oleh peristiwa 11 September 2001 dengan runtuhnya menara WTC di News York, justru semakin membuka mata dunia menjadi semakin banyak yang simpati dan melihat kebenaran yang diusung oleh Islam dan umat Islam.

Gerakan kebangkitan kesadaran dan pemahaman terhadap spiritualitas yang digagas GMRI (Gerakan Moral Rekonsiliasi Indonesia) yang digagas dan dimotori oleh Gus Dur, Paku Buwono XII, Prof. Dr (HC) KH. Habib Khirzin, Sri Eko Sriyanto Galgendu yang kini lebih dikenal sebagai Pemimpin Spiritual Nusantara bersama tokoh agama dan adat lainnya tampak akan segera memetik buah tanaman yang telah mereka semai sejak akhir tahun 1990-an dari Solo, Jawa Tengah hingga sekarang berpusat di Ibu Kota Negara Indonesia, Jakarta.

Gerakan kebangkitan kesadaran dan pemahaman spiritual yang gencar dilakukan Sri Eko Sriyanto bersama kawan-kawan tampak menemukan momentumnya yang tepat, dimana Indonesia sendiri memang merupakan lahan subur bertumbuhnya putik dan bunga spiritual yang indah karena mendapat dukungan penuh dari semua kalangan umat beragama di Indonesia. Selain itu, Sri Eko Sriyanto Galgendu sendiri memiliki reputasi yang baik dalam koprah serta kepeloporan hingga dharmanya sebagai pengurus Forum Persaudaraan Lintas Agama sebelumnya saat masih bermukim di Solo.

Kecuali itu, gerakan kebangkitan dan kesadaran serta pemahaman spiritual relatif memperoleh dukungan penuh dari masing-masing umat beragama yang ada di Indonesia. Setidaknya, melalui Forum Indonesia Damai yang telah rutin melaksanakan pertemuan setiap bulan sejak tahun 2023, kini menuai buahnya yang manis dalam beragam acara yang diikuti oleh umat semua agama tampak rukun dan mengasyikkan seperti yang pernah dilaksanakan di Katedral, Jakarta, diskusi serius bersama tokoh umat beragama yang ada di Indonesia di Masjid Agung Istiqlal, Jakarta.

Potensi Indonesia untuk survive dalam benturan peradaban yang tidak ubah semacam ajang pertarungan atau perangan, sangat mungkin dapat memposisikan Indonesia sebagai pemenang dalam skala regional maupun internasional (global), baik sebagai pemain maupun selaku penyelenggara dan penyedia arena tempat pertarungan berlangsung.

Posisi strategis bangsa Indonesia yang terbilang mayoritas sebagai peserta maupun penyedia arena tempat pertarungan dilangsungkan, akan lebih menguntungkan karena jalinan kerukunan dan keakraban antar umat beragama di Indonesia cukup baik dan harmoni untuk memenangkan pertandingan yang tidak mungkin bisa dielakkan.

Istiqlal, Jkt, 10 Maret 2025

Jacob Ereste :Benturan Peradaban di Indonesia Terlihat Dari Tergesernya Umat Islam ke Jurang Kapitalistik

0

Jacob Ereste :
Benturan Peradaban di Indonesia Terlihat Dari Tergesernya Umat Islam ke Jurang Kapitalistik

Mediacakrabuana.id

Clash of Civilizations (CoC) yang dimaksud dari Benturan Peradaban menurut Samuel P. Huntington sebagai teori menunjuk identitas budaya dan agama yang akan menjadi sumber konflik utama di dunia pasca Perang dingin. Samuel P. Huntington memposisikan konsep peradaban sebagai bentuk identitas budaya yang tinggi dapat menjadi lensa dalam menganalisis konflik politik.

Tanda dari berakhirnya Perang dingin itu menurut dia ditandai oleh runtuhnya ideologi komunisme. Sementara wilayah konflik meluas melewati fase Barat dan mewarnai hubungan antara peradaban Barat dan non Barat. Sementara umat Islam sendiri memang melihat Barat sebagai koloni yang harus dilawan akibat dari pandangan Barat yang memposisikan umat Islam sebagai ancaman yang harus dilumpuhkan.

Setidaknya, dari pertanyaan Bernard Lewis yang usil untuk mempersoalkan mengapa muncul dari umat Islam yang anti Amerika atau Barat. Setidaknya, Amerika adalah yang membangun opini publik tentang Islam garis keras yang selalu dikaitkan dengan teroris. Sedangkan Amerika sendiri menjadi pelopor dan inisiator pembuat onar di berbagai negara Islam utamanya di Timur Tengah.

Jadi wajar bila dalam pandangan fundamentalis Umat Islam (Muslim), Amerika selalu dipandang sebagai penjahat yang keji. Karena pengaruh budaya dan ekonomi Amerika jauh lebih dominan dibanding sejumlah negara lain. Setidaknya sejak pasca perang dingin, Amerika jelas telah memposisikan ideologi kelompok fundamentalis Muslim menjadi rival utamanya yang dianggap paling menakutkan. Maka itu kampanye hitam untuk umat Islam yang dipotret dengan sebutan Green Peril terus dihembuskan. Dimana green untuk menunjukkan warna Islam dan perilaku sebagai simbolik dari Muslim fundamentalis Timur Tengah yang dikenotasikan sebagai gerakan revolusi yang agresif sebagai stigma buruk untuk meruntuhkan peradaban Islam yang akan mewarnai bumi. Begitulah pasca perang dingin yang berlanjut dengan Perang dingin baru yang disebut oleh Jurgensmeyer The News Cold War : Religius Nationalism Confront the Scular State (1993). Dalam realitasnya memang Amerika mempunyai pengaruh budaya yang kuat dan luas.

Menarik juga pendapat Fuller bahwa ideologi yang akan datang melawan Barat sangat tergantung pada pemimpin yang gigih membela kepentingan negara. Seperti China, India, Iran, Mesir termasuk Indonesia yang mampu — asalkan sungguh mau — melawan hegemoni Barat atau Amerika.

Catatan para tokoh dunia, dikstomi Barat- Islam kembali mencuat akibat persepsi yang dari pembagian dunia pasca perang dingin yang dibelah menjadi Timur dan Barat. Dan terbilang sejak tahun 1980-an Barat telah menentukan sikap untuk berhadapan dengan Islam dengan melancar berbagai isu sebagai penyulut konflik. Perseteruan hegemoni politik dan ekonomi yang dijadikan strategi andalan untuk melumpuhkan lawan ini, tampaknya telah mengena pada sasarannya di Indonesia. Inilah wajah dari benturan peradaban yang telah merepotkan bangsa Indonesia (dengan Muslim mayoritas) tampak semakin terjerembab ke dalam sikap dan sifat yang semakin cenderung kapitalistik.

Yang jelas dan pasti, sembilan peradaban kontemporer yang dia identifikasi mulai dari peradaban Barat, China, Jepang, Amerika Latin, Afrika, Hindu, Budha, Islam dan Kristen Ortodoks. Adapun benturan yang paling keras, diantarana adalah antara kebudayaan Kristen Barat dengan kebudayaan Islam. Asumsi inilah jelas menunjukkan bahwa sebagian besar ilmuan Barat memandang Islam sebagai aggression and hostility (agresi dan ancaman). Dan stereotipe yang simplistis ini membuktikan wajah the rage of Islam. Fenomena benturan peradaban di Indonesia telah menggeser umat Islam ke jurang materialisme kapitalistik, meski belum juga dominan menguasai ekonomi dan pasar yang justru semakin memposisikan umat Islam sebagai konsumen empuk yang didominasi umumnya pengusaha non Muslim.

Banten, 10 Maret 2025

Diduga Tak Miliki Legalitas, Pengusaha Pabrik Besi Dilaporkan Ke Polrestabes Medan

0

Diduga Tak Miliki Legalitas, Pengusaha Pabrik Besi Dilaporkan Ke Polrestabes Medan

MEDAN,- MEDIACAKRABUANA.ID

Diduga tak memiliki sejumlah legalitas, pengusaha pabrik besi Foundry & Workshop Maha Akbar Sejahtera berlokasi di lahan garapan Jl. Damar Wulan Desa Sampali Kecamatan Percut Seituan, Senin (10/3) dilaporkan ke Polrestabes Medan.

Laporan pengaduan masyarakat (Dumas) terhadap pabrik peleburan besi tersebut dilakukan oleh Aliansi Mahasiswa Cinta Tanah Air (AMCTA) melalui ketuanya Rapi Lamnur Siregar.

Kepada Wartawan media ini, Rapi menuturkan, berdasarkan observasi yang telah dilakukan AMCTA, diduga telah terjadi manipulasi data yang dilakukan oleh PT Maha Akbar Sejahtera untuk mendirikan pabrik peleburan besi Foundry & Workshop yang didirikan di lahan garapan dan diduga tidak memiliki legalitas bangunan yang sah.

“Berdasarkan hasil investigasi AMCTA, ditemukan beberapa kejanggalan terkait berdirinya pabrik, tidak memiliki legalitas keabsahan kepemilikan lahan/tanah, AMDAL, analisis pengaruh lingkungan (APL) dan upaya pengelolaan lingkungan (UPL),” ujar Rapi didampingi tim investigasi Fikril Hakim dan Ilham Syahputra.

Dijelaskan Rapi, sanksi tidak memiliki izin APL dan UPL berupa sanksi pidana penjara maksimal 3 tahun atau denda maksimal Rp750 juta sesuai Pasal 42 UU No 32 tahun 2009 dan pidana penjara maksimal 5 tahun penjara atau denda maksimal Rp 1,5 miliar sesuai Pasal 43 UU No 32 tahun 2009.

“Menurut dugaan kami, dalam operasionalnya sejak dari tahun 2001 hingga 2025, pabrik tersebut diduga tidak membayar pajak sehingga mengurangi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Deliserdang,” sebut Rapi.

Oleh sebab itu, tambah Rapi, pihaknya meminta Bupati Deliserdang melalui Dinas Lingkungan Hidup untuk memproses laporan Dumas AMCTA terkait dugaan tak memiliki legalitas keabsahan operasional pabrik peleburan besi tersebut.

Sementara itu, Direktur PT Maha Akbar Sejahtera Hazri Fadillah Harahap ketika dikonfirmasi enggan mengangkat sambungan telefon. Bahkan, konfirmasi via whatsApp hingga Senin (10/3) pukul 16:30 belum memberikan jawabannya.

Pengurus AMCTA diwakili Rapi Lamnur Siregar memperlihatkan surat Dumas terkait keabsahan/legalitas pabrik peleburan besi di Desa Sampali Kabupaten Deliserdang yang dilaporkan ke Polrestabes Medan, Senin (10/3). (Tim/ Rz)

Dugaan Penyelewengan Dana Hibah NPCI Kabupaten Bekasi 2024, Sekretaris Laporkan Ketua ke Kejari

0

Dugaan Penyelewengan Dana Hibah NPCI Kabupaten Bekasi 2024, Sekretaris Laporkan Ketua ke Kejari

Bekasi – Mediacakrabuana.id

Sekretaris National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Bekasi secara resmi melaporkan Kardi Leo (KL) Ketua NPCI Kabupaten Bekasi ke Kejaksaan Negeri (Kejari) atas dugaan penyelewengan anggaran hibah tahun 2024.

Laporan tersebut disampaikan sebagai bentuk upaya menegakkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana organisasi yang diperuntukkan bagi atlet disabilitas.

Bustomi Sekretaris NPCI Kabupaten Bekasi meminta Kejari segera menindaklanjuti laporan ini dan mengusut tuntas dugaan penyimpangan dana hibah yang diduga tidak digunakan sesuai peruntukannya.

“Anggaran yang seharusnya digunakan untuk pembinaan dan kesejahteraan atlet perlu diawasi secara ketat agar tidak disalahgunakan, “ujarnya, Senin, (10/3/2025).

Selain itu, NPCI Jawa Barat juga diminta turun tangan untuk menyikapi permasalahan ini. Diharapkan adanya langkah cepat dari pengurus Provinsi Jawabarat guna memastikan organisasi di tingkat Kabupaten tetap berjalan sesuai aturan dan tidak merugikan para atlet yang menjadi bagian utama dari NPCI.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Ketua NPCI Kabupaten Bekasi terkait laporan yang dilayangkan ke Kejari.

Pihak Kejaksaan sendiri diharapkan segera melakukan penyelidikan guna memastikan kebenaran dugaan tersebut.

Kasus ini menjadi sorotan publik, terutama dalam konteks transparansi penggunaan dana hibah yang berasal dari anggaran pemerintah. Jika terbukti adanya penyelewengan, diharapkan ada tindakan tegas agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
.(*)

SERTIJAB DARI PJ BUPATI LAHAT KEPADA BUPATI DAN WAKIL BUPATI TERPILIH PERIODE 2025-2030

0

SERTIJAB DARI PJ BUPATI LAHAT KEPADA BUPATI DAN WAKIL BUPATI TERPILIH PERIODE 2025-2030

LAHAT SUMSEL || MEDIACAKRABUANA.ID

Serah terima Jabatan (Sertijab) Pergantian kepemimpinan dari Imam Pasli. S. STP. M. SI Penjabat Bupati kepada H Bursah Zarnubi. SE dan Widia Ningsih . SH. MH Buapati dan Wakil Bupati Periode 2025-2030 di Pendopoan Rumah Dinas Bupati Lahat 05-03-2025 .
Kegiatan Serah Terima Jabatan dibuka dengan doa oleh KH.Husnudin Karim Al-Hafiz dan dihadiri oleh :
Bupati Lahat Periode 2025-2030 H. Bursah Zarnubi, S.E;PJ. Bupati Lahat periode 2024-2025 Imam Pasli, S.STP., M.Si;Ketua DPRD Kab. Lahat Bpk. Fitrizal Homizi, S.T;Kapolres Lahat yang diwakili oleh Waka Polres Lahat Kompol Liswan Nurhafis, S.H;Dandim 0405 Lahat Letkol Inf. Asis Kamaruddin, S.E., M.I.P,.Kepala Kejaksaan Negeri Lahat Toto Roedianto, S.Sos., S.H;Ketua Pengadilan Negeri Lahat Ibu. Melissa, S.H., M.H;Wakil Bupati Lahat (2025-2030) Widya Ningsih, S.H., M.H;Sekda Kab. Lahat Chandra, S.H., M.M;Anggota DPRD Lahat;Asisten dan Staf Ahli Pemkab Lahat;Kepala OPD Kab. Lahat;Camat Se-Kab. Lahat;Ketua Forum Kades Kab. Lahat;Pimpinan perusahaan BUMN Kab. Lahat;Ketua PC NU Kab. Lahat Drs. H. NAPIKURROHMAN, M.M;Tokoh Adat Kab. Lahat;Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Kab. Lahat.

H Bursah Zarnubi . SE Bupati Kabupaten Lahat 05-03-2025 menegasakan bahwa pesta Demokrasi adalah pesta yang memang dianjurkan dalam debat karena itu kita syukuri kompetisi ini berlangsung dengan baik.Masyarakat bersatu dan tugas kita yang pertama perintah dari Bapak Presiden RI selama mengikuti Retret di Akmil Magelang dengan tujuan mensejahterahkan Bangsa Indonesia dan setiap Pemimpin harus mengapit pada rakyatnya, jangan dilayani oleh rakyat karena itu kita seluruh termasuk anggota DPR sebagai bagian dari Pemerintah, “ujarnya”.

Bursah Zarnubi menambahkan seluruhnya kita artikan Indentifikasikan kemampuan kita , seluruh kebijakan politik kita untuk rakyat Kabupaten Lahat . Apalagi disamping kita ada BPK , ada Polisi. Ada BPK ada Inspektorat dan yang lebih spesifik dibawah kendali Presiden Badan Pengendalian Pembangunan dan Fitur Standar Khusus, kalauke empat (4) ini tidak berfungsi badan khusus masuk ke Kabupaten untuk menyelidiki. Saya mengajak seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Lahat mari bersatu untuk membangun Kabupaten lahat yang kita cintai ini dengan Visi Misi kita” Menata Kota Membangun Desa” , “tambanya”.

NITA YUPIKA
” TEAM PEMBURU KORUPTOR”

DI DUGA ASAL JADI SIRING IRIGASI SAWAH DESA JADIAN LAMA KEC MS TA 2024 LAHAT TERINDIKASI RUGIKAN NEGARA

0

DI DUGA ASAL JADI SIRING IRIGASI SAWAH DESA JADIAN LAMA KEC MS TA 2024 LAHAT TERINDIKASI RUGIKAN NEGARA

LLAHAT SUMSEL || MEDIACAKRABUANA.ID

Pembangunan Siring irigasi persawahan di Desa Jadian Lama Kecamatan Mulak Sebingkai Kabupaten Lahat Provinsi Sumatera Selatan diduga dikerjakan asal-asalan, diduga menggunakan material tidak sesuai dengan SPEK pembangunan siring irigasi sawah, diduga jarak besi lebih dari 20cm,diduga tidak ada perapihan tidak diplaster.Hal ini membuat warga setempat geram dan kecewa dengan bangunan tersebut seperti yang dituturkan.

Warga Desa Jadian Lama Kecamatan Mulak Sebingkai Kabupaten Lahat Provinsi Sumatera Selatan yang mengaku bernama Hendri 08-03-2024 mengatakan
Pembangunan Irigasi sawah didesa kami ini jelas akan merugikan negara,lihat saja Materialnya menggunakan pasir, batu kotor (SIRTU) kotor,pengerjaannya asal-asalan, lantainya tidak ada dibuat semaunya saja. kami warga Desa Jadian Lama merasa kecewa dengan bangunan ini. bangunan ini tidak akan bertahan lama setahun mungkin paling lama bertahannya. Dikhawatirkan setelah ini mungkin tidak ada lagi perbaikan atau bangunan irigasi lagi di sini .”ujarnya”.

Hal yang sama disampaikan warga Desa jadian Lama Kecamatan Mulak Sebingkai yang mengaku bernama sudin
08-03-2025 mengeluhkan,
Saya sangat kecewa melihat bangunan siring didesa kami ini, pembesiannya tidak berada didalam coran, jarak besi sangat jarang-jarang.Katanya sudah selesai tetapi bangunannya acak-acakan tidak ada rapinya sama sekali tidak diplaster .Yang untung besar pemborong bukan kami masyarakat desa jadian lama “ungkapnya”

Sampai berita ini di terbitkan pihak Dinas terkait belum bisa di konfirmasi

HERI AS & NITA YUPIKA
TEAM PEMBURU KORUPTOR

Jacob Ereste :Drama PHK Dalam Kondisi dan Situasi Ekonomi Yang Sulit Bagi Kuam Buruh Indonesia

0

Jacob Ereste :
Drama PHK Dalam Kondisi dan Situasi Ekonomi Yang Sulit Bagi Kuam Buruh Indonesia

Mediacakrabuana.id

Hampir seratus perusahaan di Indonesia yang tutup, alias guling tikar. Bila masing-masing perusahaan memberhentikan 500 orang pekerja, maka tak kurang dari 50.000 orang telah menjadi pengangguran yang terpaksa sibuk mencari kerja baru atau menciptakan pekerjaan sendiri.

Agaknya, karena itu pedagang kaki lima semakin marak muncul di sepanjang jalan, meski pembeli tidak seperti yang diharapkan, lantaran daya beli masyarakat pun amblas. Jadi penghematan alias mengencangkan ikat pinggang, persis seperti yang sudah dilakukan pemerintah. Artinya, bagi rakyat kebanyakan perlu melakukan super efisiensi alias ngirit. Sebab kondisi ekonomi Indonesia yang tengah sakit, tidak dapat dipastikan kapan waktunya akan pulih.

Sementara menurut pelaku usaha menengah di Indonesia masalah kesulitan ekonomi bisa semakin menjadi-jadi. Indikatornya dalam pengamatan Atlantika Institut Nusantara banyak orang kaya di Indonesia yang menjajakan asetnya untuk dijual, seperti yang terlihat dari berbagai perumahan hingga gedung pertokoan dan kantor yang menjajakan untuk dijual cepat tanpa perantara.

Memang bagi yang punya banyak duit, saatnya bisa berinvestasi dengan membeli rumah, gedung atau bahkan kendaraan roda dua maupun roda empat di showroom seperti harga lelang, jauh dibawah standar ketika kondisi ekonomi normal seperti biasanya.

Pabrik sepatu Bata misalnya yang sudah dikenal cukup tua dan berpengalaman dalam bidang usaha di Indonesia ikut bangkrut, bulan saja karena bahan baku sulit dan mahal diperoleh, tetapi — sekali lagi — daya beli masyarakat memang sedang merosot kepada titik yang paling rendah.

Pedagang makanan keliling di perumahan pun seperti sedang menghadapi kesuraman yang akut. Karena jatah uang jajan untuk anak-anak hingga cucu seperti sedang diaudit ulang yang tak juga jelas bilangannya, kecuali yang harus dicatat, yaitu agar tetap berhemat.

PT. Adatec, Agungtex, Alenatex, Apac Inti Corpora, Argo Pantes, Asia Pacific Fiber (Kaliwungu dan Karawang), Biratex, Centex Spining Mills, Chingluh, Danatex, Delta Merlin Tekstil II-Duniatex Group, Djoni Texindo, Dupantex, Efendi Texindo, Fotexco, Grand Best, Grand Pintalan hingga Grantex berhenti berproduksi alias tutup dan memutuskan hubungan kerja dengan karyawan.

Sejumlah perusahaan lain di daerah lain yang tidak terpantau dan terliput seluruhnya tak hanya mengurangi pekerjanya, karena tidak sedikit jumlah dari beragam perusahaan yang memproduksi beragam barang itu tutup total, tiada ada kepastian kapan akan dibuka kembali untuk menampung ratusan ribu pekerja yang menambah jumlah pengangguran di Indonesia sejak dia tahun terakhir hingga tahun 2025 sekarang ini.

Jumlah pekerja informal pun semakin banyak. Termasuk pelayanan jasa pengantaran barang maupun orang, baik dengan sepeda motor atau mobil yang bergabung dalam pelayanan online atau dilakukan sendiri untuk mendapatkan jasa antaran barang atau barang itu.

Tidak sedikit kaum buruh dari kawasan industri Bekasi, Depok hingga Tangerang yang memilih pulang ke kampung untuk sementara waktu sambil memanfaatkan uang pesangon yang diperoleh untuk menjalankan usaha bertani atau berkebun sehingga hasil panen petani — utamanya untuk buah-buahan — sangat meriah dan murah dijajakan di pasar. Demikian juga dengan bahan umbi-umbian, mulai dari singkong, ketela dan jagung bahkan buah blewah, sukun, nenas, bangkoang, alfukat, jambu batu Tampa isi, salak, melon, timun suri hingga labu siam dan mentimun memenuhi pasar tradisional serta pasar kaget yang menjajakan dagangannya di pinggir jalan.

Suasana meriah di pasar tradisional ini jelas menunjukkan upaya pertahan ekonomi rakyat begitu gigih dan tangguh untuk tidak menyerah. Walaupun kondisi ekonomi kian bertambah susah.

Menurut para ahli ekonomi, ekspresi dari kegigihan rakyat ini menunjukkan fenomena dari pertahanan ekonomi nasional sudah berada diujung jalan terakhir untuk pulih atau berakhir dalam bentuk bencana yang sulit dirumuskan, hingga tidak dapat dipastikan bagaimana endingnya kemudian.

Kondisi dan situasi yang menegangkan ini mungkin tak sama persis seperti kisah simbolik drama klasik “Menunggu Godot” dari apa yang hendak dilukiskan Samuel Buckett. Padahal masalahnya sekarang tinggal kemampuan kita mengasosiasikan kondisi nyata pada hari ini seperti sedang menonton drama klasik Prancis En Attendant Godot itu yang tak pernah datang sebagai hiburan. Meski semua telah menjadi pembicaraan banyak orang seperti dialog serius antara Vladimir Didi dengan Estragon Gogo, maka drama PHK bagi kaum buruh dalam kondisi dan situasi ekonomi yang sulit seperti sekarang, bisa dijadikan saat beristirahat, sejenak menghibur diri dari kepenatan dan kesuntukan yang harus kita lalui dan kita hadapi bersama.

Banten, 9 Maret 2025

Jacob Ereste :Pencegahan dan Penindakan Korupsi di Indonesia Terkesan Adanya Persekongkolan dan Kesepakatan

0

Jacob Ereste :
Pencegahan dan Penindakan Korupsi di Indonesia Terkesan Adanya Persekongkolan dan Kesepakatan

Mediacakrabuana.id

Indonesia ibarat rumah tua yang tak terurus. Dalam usia nyaris seabad, kebocoran ada disana -sini, sehingga membuat sibuk seisi rumah sampai tidak bisa bekerja untuk lebih produktif, kecuali hanya menghabiskan stok yang ada di lumbung, tiada hasil yang bisa untuk meningkatkan kualitas hidup. Sebab banyak urusan terus menjadi repot sekedar untuk melakukan tambal menambal dari kebocoran yang terjadi dimana-mana, sehingga seperti ban kendaraan yang sudah dalam kondisi bocor keliling.

Ibarat kebocoran dimana-mana dari tindak pidana korupsi yang terjadi di Indonesia sampai hari ini — mungkin akan terus berlangsung sampai esok mungkin akan sangat lebih parah mengerikan — mulai dari besaran jumlah hingga pada dampaknya yang bisa menimbulkan kerugian lebih banyak bagi rakyat — jadi seakan-akan hanya itulah pekerjaan yang dapat kita lakukan sambil menyaksikan perilaku korupsi yang lebih canggih serta lebih piawai dilakukan secara gila-gilaan menjarah pada semua peluang dan kesempatan tanpa menyisakan sedikitpun bagi orang lain, mulai dari proyek yang dilaksanakan pemerintah, hingga mekanisme administrasi sampai rancangan untuk membuat UU maupun tata pelaksanaan penerapannya, termasuk prakteknya kelak di pengadilan yang sudah bersaing ketat menjadi bagian yang dikomersialkan melalui transaksi dalam bentuk apapun yang tidak dapat diendus oleh KPK, setidaknya bisa mengurangi keuntungan karena mereka pun dapat meminta jatah pembagian tidak hanya dalam wujud materi, tapi bisa juga meminta dalam bentuk kompensasi yang lain. Lantaran mulai dari bentuk kenyamanan hingga kebebasan yang lebih abstrak atau pun janji baru yang bisa untuk dinikmati beberapa waktu kemudian, seperti sistem ijon pada umumnya yang telah menjadi bagian dari budaya tertua di negeri ini, termasuk sistem dan cara tukar guling untuk kasus atau dalam bentuk posisi tertentu dalam birokrasi pemerintah atau pada untuk suatu pekerjaan pada habitat swasta yang bisa mendukung percepatan untuk segera menjadi lebih kaya dalam waktu sekejap dari kondisi sebelumnya yang sudah terasa sangat membosankan.

Walhasil, budaya korupsi serta sogok menyogok maupun perselingkuhan dalam etika birokrasi kita telah mendapat legalitas dibawah tangan. Ibarat dalam budaya nikah siri, semua telah legal dan sah untuk tidak sembarang dijerat oleh hukum. Seperti sikap dan sifat dari inkonsistensi serta perilaku khianat telah dianggap wajar dan patut untuk dapat dimaklumi. Kendati dalam tatanan etika, moral dan akhlak manusia sungguh sangat tercela dan dianggap bobrok. Tapi toh, semua kedegilan itu tetap dilakukan, tanpa rasa risi dan takut dengan sumpah dan janji sendiri ketika menerima amanah dari rakyat itu dengan menyunggi kitab suci.

Walhasil, semua yang bisa dibuat mudah dan praktis, mengapa harus dipersulit. Jadi semacam upaya agar bisa lebih cepat kaya raya dengan cara yang paling gampang dan tidak rumit, ya begitulah budaya korupsi terus berlangsung dan makin dipercanggih seperti ikhtiar halal yang harus dilakukan dengan gigih dan heroik. Pendek cerita, perilaku korupsi di Indonesia jauh lebih mencengangkan lompatan-lompatan dan manuvernya, sehingga sungguh sangat sulit diduga seperti mengentit dana haji sampai dana bantuan langsung tunai atau yang dimanipulasi dalam bentuk bahan pangan pokok, padahal semua itu untuk rakyat yang sudah dan miskin, karena tidak mendapat akses ekonomi yang cukup dari pemerintah.

Bagi warga masyarakat yang anti terhadap perilaku korupsi, jelas dan pasti resikonya pun akan dijadikan musuh. Apalagi para koruptor di Indonesia sekarang ditengarai telah memiliki semacam asosiasi atau serikat koruptor seluruh Indonesia yang telah memiliki cabang hingga ranting di berbagai tempat dan daerah.

Lalu yang menarik dari informasi yang masih perlu diklarifikasi, konon dari berita yang dibawa angin itu juga memberi info bahwa dalam waktu dekat organisasi para koruptor Indonesia akan segera mengadakan musyawarah besar untuk membahas satu diantara sejumlah masalah besar tentang pelaku tindak pidana korupsi di Indonesia sedang diacak-acak — agar tidak menggunakan istilah cawe-cawe — akan menjadi topik bahasan pada acara Mubes. Mengapa para pelaku korupsi di Indonesia mulai dijadikan semacam mainan dan dagelan yang tidak lucu tapi nyata, mulai dari kasus Bank Indonesia sampai pabrik tekstil, perusahaan minyak dan gas bumi serta perusahaan besar perkebunan kelapa sawit yang merambah hutan terus dijadikan obyek pemerasan yang tidak kunjung rampung sampai ke meja pengadilan.

Sungguh tragis, jika benar upaya pencegahan, pemberantasan dan penindakan korupsi di Indonesia telah terjadi kesepakatan dan persekongkolan untuk menjadikan rakyat sebagai korban. Karena amanah dari UUD 1945 dan Pancasila tidak boleh dikhianati, bila tak ingin dikutuk dan dilaknak oleh rakyat.

Teluk Naga, 9 Maret 2025

Kejaksaan Agung Memeriksa 4 Orang Saksi Terkait Perkara Minyak Mentah PT Pertamina

0

Kejaksaan Agung Memeriksa 4 Orang Saksi Terkait Perkara Minyak Mentah PT Pertamina

Jakarta Mediacakrabuana.id

Jumat 7 Maret 2025, Kejaksaan Agung melalui Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) memeriksa 4 (empat) orang saksi, terkait dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada PT Pertamina (Persero), Sub Holding dan Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) tahun 2018 s.d. 2023, berinisial:

TA selaku Dirjen Migas pada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tahun 2020 s.d. 2024.

ES selaku Dirjen Migas pada Kementerian ESDM tahun 2019 s.d. 2020.

CJ selaku Analyst Light Distillato Trading pada Integrated Supply Chain PT Pertamina (Persero) periode 2019 s.d. 2020.

AYM selaku Koordinator Pengawasan BMM BPH Migas.

Adapun keempat orang saksi tersebut diperiksa terkait dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada PT Pertamina (Persero), Sub Holding dan Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) tahun 2018 s.d. 2023 atas nama Tersangka YF dkk.

Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan dalam perkara dimaksud. (K.3.3.1)
 
Jakarta, 7 Maret 2025

KEPALA PUSAT PENE
RANGAN HUKUM

PEMBANGUNAN IRIGASI DESA SENGKUANG MU LAHAT DIDUGA ASAL JADI TERINDIKASI RUGIKAN NEGARA

0

PEMBANGUNAN IRIGASI DESA SENGKUANG MU LAHAT DIDUGA ASAL JADI TERINDIKASI RUGIKAN NEGARA

LLAHAT SUMSEL|| MEDIACAKRABUANA.ID

Pembanguna irigasi desa sengkuang Kecamatan Mulak Ulu Kabupaten Lahat Provinsi Sumatera Selatan sumber dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah-Perubahan ( APBD-P ) Tahun Anggaran 2024 Nilai pagu paket Rp 1.999.997.297,00 Pelaksana kegiatan CV KEMALA BERSAUDARA Alamat Bandar jaya Blok E No.22 Rt.002 Rw.001- lahat ( Kab ) sumatera selatan,Diduga banyak kejanggalan terindikasi rugikan negara ratusan juta.hasil investigasi dan temuan dilapangan berdasarkan laporan warga setempat pembangunan irigasi desa sengkuang diduga tidak sesuai dengan pekerjaannya pembangunan namun pelaksanaannya rehab.

TRIANA salah satu warga desa setempat 08-03-2025 saat wawancara dengan wartawan media ini dipersawahan mengatakan,pada waktu pembuatannya saya sedang bekerja disawah,saya lihat langsung cara tukang mengerjakannya seperti pengerjaan pengecoran dinding ,sebagian dinding siring ini ada yang tidak dibongkar hanya ditutup sama semen baru,lantainya sangat tipis makanya sekarang ini banyak yang berlantai tanah habis semennya dibawa air,bahan material yang dipakai tukang pasir batu bercampur tanah,”jelasnya “.

Salah satu pemuka masyarakat mengaku bernama Sahril 08-03-2925 kepada wartawan media ini menggatakan,saya sangat kecewa dengan hasil pembangunan siring ini karena saya baru tahu bahwa siring ini pembuatan baru pada waktu pembuatannya bukan buat baru sama seperti rehab sebab sebagian tidak dilakukan pembongkaran hanya diplaster saja dan baru baru ini saya tau biayanya hampir dua miliyar,sangat tidak sesuai dengan pengerjaannya,material yang digunakan pasir batu bercampur tanah kotor seharusnya semen,pasir dan split kalau untuk coran,saya ini dulunya pernah jadi kepala tukang,pernah jadi pemborong karena sudah tua tidak sangup lagi makanya saya tau tentang bangunan,terlalu besar untung pemborong ini,minta-minta saja diperiksa tipikor dan kejaksaan ,”ungkapnya”.

Sampai berita ini diterbitkan dinas PUPR Kabupaten Lahat
Belum bisa dikonfirmasi.

HERI AS & NITA YUPIKA
TEAM PEMBURU KORUPTOR

SAIDIN ” MUBAZIR SIRING INI “DIDUGA PEMBANGUNAN IRIGASI PADANG MASAT MU LAHAT ASAL-ASALAN DIDUGA KUAT RUGIKAN NEGARA

0

SAIDIN ” MUBAZIR SIRING INI “
DIDUGA PEMBANGUNAN IRIGASI PADANG MASAT MU LAHAT ASAL-ASALAN DIDUGA KUAT RUGIKAN NEGARA

LLAHAT SUMSEL || MEDIACAKRABUANA.ID

Siring ini mubazir berulang kali diucapkan Saidin petani yang memiliki sawah dekat pembangunan irigasi persawahan didesa padang masat kecamatan Mulak Ulu Kabupaten Lahat Provinsi Sumatera Selatan, kepada wartawan media ini SAIDIN 08-03-2025,sebelum dibangun sudah ada siring jadi untuk apa dibangun mubazir saja karena siring yang lama masih bagus,apalagi bangunan ini asal- asalan bahkan sebagian hanya ditempel,itu ada beberapa batu ditengah tengah siring tidak dibersihkan padahal bisa diangkat,lantai ini tidak dibuat baru semuanya lantai lama,disepanjang bibir siring ada beberapa batang pohon jika memang dibangun baru bisa ditebang dibuang pohon-pohon itu nyatanya tidak,bahan bangun yang dipakai mereka ini menggunakan pasir batu bercampur tanah jadi untuk apa dibangun cuma buang-buang duit negara saja,tukang semuanya orang dari lintang empat lawang bukan warga sini,semuanya orang datangan makanya pekerjaannya asal-asalan,nanti bapak ibu wartawan lihat juga diatas perkerjaannya asal jadi pada waktu pengadukan bercampur tanah bahan yang dipakai bercampur tanah bagaiman mau bagus pekerjaannya,”jelasnya”.

Pembangunan irigasi desa Padang Masat Kecamatan Mulak Ulu Kabupaten Lahat Provinsi Sumatera Selatan sumber dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah-Perubahan ( APBD-P ) tahun anggaran 2024 nilai pagu paket Rp 2.399.997.016,00 pelaksana kegiatan CV.PUTRA NARASAON SEJAHTERA yang beralamat JL.Harapan jaya 1 NO.08-Palembang ( kota ) sumatera selatan. Diduga asal asalan,diduga rugikan negara.

Salah satu warga desa setempat mengaku bernama LINGGAH kepada wartawan media ini 09-03-2025 mengatakan,maaf nian adik-adik wartawan bukan saya menolak pembangunan memang kami warga sini terutama yang memiliki sawah sangat bersyukur dengan adanya kepedulian pemerintah tapi sangat disayangkan jika kami masyarakat dijadikan tumbal oleh pejabat dan kontraktor,pembangunan irigasi ini sangat janggal bagi saya sebab biayanya dua milyar lebih tapi bangunannya asal jadi,adik-adik wartawankan sudah lihat hasil bangunannya,ditengah tengah siring batu tidak dibuang,dibibir siring batang pohon tidak ditebang,lantainya itu,itu lantai lama karena sebelum dibangun sudah ada bangunan lama,jadi kami masyarakat hanya jadi tumbal dengan alasan pembangunan untuk kepentingan masyarakat nyatanya pembangunan asal asalan yang menang dan kaya pejabat dan kontraktor,harapan saya kepada pemerintah terutama kepolisian dan kejaksaan untuk menyelidiki kerugian negara dari pembangunan irigasi ini,kalau harus tebuang tebuangkan jangan dibiarkan,”ungkapnya”.

Dinas PUPR Kabupaten Lahat sampai berita ini diterbitkan belum bisa dikonfirmasi.

HERI AS & NITA YUPIKA
TEAM PEMBURU KORUPTOR

Parah Peredaran Obat Tipe G Tramadol dan Eximer di Cikarang Utara Semakin Menggila

0

Parah Peredaran Obat Tipe G Tramadol dan Eximer di Cikarang Utara Semakin Menggila

Kabupaten Bekasi| || Mediacakrabuana.id

Peredaran obat Tipe G yang dikenal Tramadol dan Eximer semakin menggurita di Kabupaten Bekasi, terpantau oleh awak media dibeberapa titik wilayah Cikarang Utara.

Kampung Harapan Baru Desa Cikarang Kota, yang menjadi sorotan masyarakat, beberapa oknum warga dari remaja sampai ibu- ibu sengaja menjajakan obat obat Tipe G tersebut secara bebas dan terang-terangan.

Saat awak media menginvestigasi ke titik wilayah tersebut miris para penjual obat Tramadol dan Eximer menjadi ajang mata pencaharian.

Salah satu narasumber yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa peredaran penjualan obat Tipe G Tramadol dan Eximer sudah hal biasa dan anehnya lepas dari pengawasan Penegak Hukum, ujar Narasumber, pada Kamis, 06/03/2025.

” Bang disini mah sudah biasa bang, klo cuma cari obat Tramadol dan Eximer mah tiap gang juga ada , coba abang cek aja , ujar Narasumber.

“Banyak yang beli itu remaja, sering bolak-balik kelokasi,” katanya saat ditemui dilokasi.

Eximer dan tramadol merupakan obat yang digunakan untuk menangani pasien gangguan mental dan berisiko ketergantungan. ”Ini merupakan obat golongan G yang harus mendapatkan resep dan izin dokter. Pengawasan peredaran obat ini harus ketat,” ujarnya.

Pihaknya berharap para Penegak Hukum dan dinas kesehatan setempat secepatnya mengambil tindakan sebelum adanya jatuh korban.

“Semoga diwilayah ini bersih dari peredaran obat-obatan, semoga langsung ditindak karena bisa membahayakan warga sekitar,” ujarnya.

Karena obat tersebut, jika dikonsumsi, akan mengakibatkan gangguan saraf otak manusia, terutama bagi kalangaan generasi muda.

Sebagaimana di maksud, obat tipe G disangkakan melanggar praktik farmasi yang diatur dalam Undang-Undang Kesehatan Pasal 196 juncto Pasal 98 Ayat 2 dan Ayat 3, juga UU No 8/1999 tentang Perlindungan Konsumen.

Jacob Ereste :Benturan Peradaban Barat Dengan Agama Akan Membuat Islam Semakin Berjaya dan Berkembang Pesat di Masa Mendatang

0

Jacob Ereste :
Benturan Peradaban Barat Dengan Agama Akan Membuat Islam Semakin Berjaya dan Berkembang Pesat di Masa Mendatang

Mediacakrabuana.id

The Clash of Civilizations and The Remaking of World Order yang kemudian dapat dipahami sebagai benturan antar peradaban dan masa depan politik dunia, menurut Samuel P. Huntington merupakan salah satu kunci untuk memahami dimana kita berada dalam percaturan geopolitik menjelang milenium ketiga setelah runtuhnya sistem komunisme dan berakhirnya perang dingin.

Begitulah abstraksi pemikiran Samuel P. Huntington yang mencermati Ikhwal dari kecenderungan konflik-konflik di masa depan tidak lagi sepenuhnya merefleksikan ambisi-ambisi negara seperti yang terjadi pada Perang Dunia Pertama dengan terbunuhnya jutaan manusia yang menjadi korban.

Lalu terjadi Perang Dunia Kedua yang disulut oleh persaingan ideologi : Nazisme, Komunisme, dan Demokrasi Liberal yang mencerminkan pergeseran cara dari manusia mematuhi firman dan petunjuk Tuhan hingga hukum yang turunkan dari langit, agar hakekat hidup manusia dapat menemukan makna kesejatian dirinya.

Benturan antar peradaban dan masa depan politik dunia ditulis Samuel P. Huntington pada tahun 1998 yang percaya terhadap benturan antar peradaban seperti yang ditandai oleh peristiwa 11 September 1996, runtuhnya Menara WTC di New York yang ditabrak oleh pesawat penumpang hingga semua penumpang serta ribuan orang yang berada di gedung pencakar langit itu menjadi korban.

Peristiwa 11 September 2001 diklaim dilakukan oleh kelompok al-Qaeda yang membajak 4 pesawat jet penumpang dengan cara menabrakkan 2 pesawat ke Menara Kembar World Trade Center di New York City hingga gedung kembar itu runtuh dalam waktu 2 jam. Pesawat yang ketiga ke Pentagon di Arlington, Virginia. Lalu pada pesawat United Airline yang keempat, pesawat jatuh di lapangan dekat Shanksville, Pennsylvania, alias gagal menyasar target di Washington D.C.

Laporan tim investigasi 911, sekitar 3.000 jiwa tewas dalam serangan ini, hingga terbilang jumlah korban terbanyak sepanjang sejarah dalam aksi yang diklaim sebagai serangan bunuh diri terbanyak dalam sejarah.

Al Qaeda yang dipimpin Osama bin Laden mengklaim bertanggung jawab atas serangan ini, karena jengah terhadap dukungan AS kepada Israel juga keberadaan tentara AS di Arab Saudi serta sanksi terhadap Irak. Sehingga Amerika menyatakan perang terhadap teroris dengan menyerang Afganistan untuk memusnahkan Taliban yang dianggap menjadi pelindung Al Qaeda. Hingga Me 2011, Presiden Barack Obama mengumumkan Osama bin Laden telah tewas ditembak marinir AS, meski banyak pihak yang meragukan pernyataan itu, karena tidak ada bukti dari kematian Osama bin Laden.

Pembersihan lahan World Trade Center selesai dirampungkan pada Mei 2002 dengan berdirinya Memorial & Museum.

Yang menarik, target Penerbangan 93 adalah U.S. Capitol atau Gedung Putih tempat kerja Presiden Amerika. Tapi pertikaian antara pembajak dengan penumpang, pesawat jadi berputar arah dan dijatuhkan di lapangan dekat Shanksville hingga penumpang yang ada di pesawat itu saja yang menjadi korban.

Samuel P. Huntington yang menulis buku The Clash of Civilizations and The Remaking of World Order pada tahun 1988 terkesan seperti dukun yang berhasil meramalkan terjadinya benturan peradaban terkait dengan drama pada 11 September 2001 yang meruntuhkan menara WTC di New York. Sehingga pembenaran terhadap ramalannya menegaskan benturan peradaban Barat dengan peradaban Timur yang terkesan diwakili Islam. Premis Samuel P. Huntington yang meyakini bahwa identitas Amerika — yang dia posisikan sebagai kubu perlawanan terhadap peradaban Timur — bahwa Amerika sebagai bangsa pemukiman, bukan imigran. Karenanya sebagai bangsa pemukim, dalam interaksinya Amerika harus membentuk identitasnya sendiri.

Benturan peradaban atau Clash of Civilizations teori atas identitas budaya dan agama yang dianggap menjadi sumber konflik di dunia pasca perang dingin. Samuel P. Huntington beranjak dari pidato ilmiahnya tahun 1992 yang terus dia dikembangkan hingga tahun 1993 dengan melahirkan The Clash of Civilizations yang menanggapi karya muridnya Francis Fukuyama berjudul The End of History and the Last Man yang diluncurkan pada tahun 1992.

Frasa serupa pernah digunakan Albert Camus tahun 1946 dan Bernard Lewis lewat The Atlantic Monthly tahun 1990 berjudul The Roots of Muslim Reg. Sebelumnya pun pada tahun 1926 karya Basil Mathews berjudul Young Islam on Trek.

Benturan peradaban antara Islam dan Barat dijadikan teori yang menjelaskan perbedaan budaya dan agama sebagai sumber konflik utama pasca perang dingin. Pada akhirnya, dampak dari benturan peradaban ini katanya memicu Islamophobia di Eropa dan Amerika Serikat. Sehingga semua ilmuwan Barat memiliki perspektif bahwa eksistensi Islam merupakan ancaman bagi Barat. Kendati Islam sendiri telah banyak berkontribusi terhadap budaya Barat, seperti ilmu pengetahuan alam hingga filsafat dan sastra.

John L. Esposito sebelum Samuel P. Huntington mengurai benturan peradaban justru telah lebih dahulu merumuskan pemikirannya yang cemerlang. Banyak orang menolak westernisasi, tetapi menerima dan mendukung modernisasi. Begitu juga kata Al Jibiri dua tahun sebelum Samuel P. Huntington, sudah ada tesis yang dirilis Barry Buzan yang membuat sketsa utama dari ciri dan pola baru hubungan keamanan global setelah transformasi tahun 1989-1990. Bentuk 4 ciri dasar hubungan antara beberapa negara, yaitu munculnya struktur kekuasaan Multipolar di samping pusat bipolar yang telah ada sejak petang dingin.

Kemudian, tingkat pembagian dan perselisihan ideologi yang lebih kecil. Lantas adanya kecenderungan dominasi internasional dari kelompok negara-negara kapitalis yang menaruh perhatian pada masalah keamanan dan perubahan, hingga adanya sikap yang cenderung melakukan konsolidasi dari kekuatan masyarakat sipil internasional. Semua itu berakibat langsung terhadap keamanan politik, militer, ekonomi dan sosial dari pinggiran negara-negara industri.

Jadi kesimpulannya menurut Barry Busan, sebagai “benturan dari identitas peradaban” yang berselisih dan mencolok antar Barat dengan Islam, seperti yang diakui juga oleh John L. Esposito semakin jelas meyakinkan bahwa Islam akan berjaya dan terus maju dan berkembang di masa depan. Karena dari benturan peradaban Barat dengan peradaban agama ini akan membuktikan bahwa agama dapat semakin meyakinkan kebesarannya yang akan berjaya dan berkembang pesat di masa mendatang.

Banten, 8 Maret 2025

BERITA TERBARU