“KETUA DPD RAMBO MUARA ENIM : SUMARNI AHMAD YANI SAH DITUNJUK PLT BUPATI MUARA ENIM”
Muara Enim,- Sumsel || Mediacakrabuana.id
-Adanya tangkap tangan KPK telah menetapkan Bupati Muara Enim Edison sebagai tersangka kasus OTT dugaan korupsi pengadaan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Muara Enim. Edison kini resmi ditahan KPK
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Rakyat Membela Prabowo (RAMBO) Kabupaten Muara Enim ZulPadlil Azim S.Pd mengatakan, Saya menyayangkan adanya tangkap tangan OTT yang dilakukan KPK kepada Bupati Muara Enim Edison yang menjabat belum sampai 2 tahun akhirnya mengguncang kabupaten muara Enim kembali, ini meruntuhkan krisis kepercayaan rakyat Kabupaten Muara Enim terhadap pemimpin. (Rabu, 10/6/2026).
Disisi lain saya melihat banyak sekali suara keluh kesah rakyat di media sosial seperti lamban diperhatikan berpusat pada buruknya tata kelola birokrasi, lambatnya respons terhadap pengaduan publik, dan pembenahan sektor fasilitas dasar seperti pendidikan serta pengadaan barang yang sarat korupsi”ungkapnya.
Seharusnya bupati harus dewasa didalam berpolitik, ketika duduk menjabat sebagai bupati, jangan ada tebang pilih kepada seluruh elemen masyarakat bahwa tidak memilih dia, diwaktu pencalonan pemilihan kepala daerah Bupati Muara Enim, tetapi sebaliknya dirangkul dijadikan satu agar rakyat benar benar memiliki bapak seorang pemimpin kabupaten muara enim yakni bupati.
Kini secara resmi Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru telah menyerahkan surat penunjukan pelaksana tugas (Plt) Bupati Muara Enim kepada Wakil Bupati Muara Enim Sumarni. Penyerahan tersebut dilakukan menyusul ditangkapnya Bupati Muara Enim Edison oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa waktu lalu.
“Selamat Untuk Wabup Muara Enim Ibu Sumarni Ahmad Yani Menjadi PLT Bupati Muara Enim. Pesan saya buk sayangi rakyatmu, agar kelak rakyat bisa menyayangimu.
Ambil pelajaran dari Bupati Muara Enim yang ditangkap OTT Oleh KPK, kurang respon terhadap keluhan masyarakat muara Enim. Rakyat senang dan bahagia apabila suara mereka diperhatikan secara langsung.
Buang jauh sifat ini bukan memilih saya, satukan semua rakyat, rangkul semua rakyat. Insya Allah berkah.
Dan jangan terpengaruh oleh bisikan bisikan yang terdekat apabila bekerja mengutamakan kepentingan pribadi diatas kepentingan umum, doa kami yang terbaik apabila pemimpin menyayangi rakyat.
Berjanjilah pada rakyat bahwa engkau menjadi pemimpin rakyat memang benar benar untuk rakyat.”tutupnya.
( Ali Sopyan)















