PIDATO PRABOWO DAN KURS US DOLAR TERHADAP RUPIAH.

0
27 views

PIDATO PRABOWO DAN KURS US DOLAR TERHADAP RUPIAH.

.MEDIACAKRABUANA.ID 

Oleh: Saiful Huda Ems.

Prabowo Subianto mengatakan dalam pidatonya:”Tenang saja dolar naik berapapun tidak masalah, orang-orang di desa gak ada yang pakai dolar. Yang takut dengan naiknya dolar itu orang-orang yang suka bepergian ke luar negeri !”.

Kok bisa ya orang seperti ini jadi presiden? Berpikirnya dangkal sekali, tidak bisa mengaitkan kenaikan kurs dolar terhadap rupiah, yang kian hari kian melonjak tinggi. Sekarang kurs 1 US Dolar terhadap rupiah itu sudah mencapai Rp. 17.600 lebih.

Itu semua pastinya telah berpengaruh pada kenaikan harga-harga barang, khususnya barang-barang yang diimpor atau didatangkan dari luar negeri.

BBM kita masih impor, besi, barang-barang elektronik, alat-alat transportasi dll., bahkan makanan serta bahan pembuatan makanan seperti kedelai untuk membuat Tahu dan Tempe saja kita masih impor ! Begitu juga dengan pakaian yang biasa masyarakat pakaipun masih banyak yang impor dari luar negeri.

Kenaikan harga barang-barang tersebut, tentulah berpengaruh juga pada masyarakat pedesaan, yang mau makan di warung, yang mau membangun rumah, yang mau menyekolahkan anaknya, yang mau beli kendaraan, yang mau pergi ke laut cari nafkah dengan perahu yang membutuhkan solar, yang mau mengantarkan sekolah anaknya di tempat jauh yang harus menggunakan motor dll., yang memerlukan bensin dll. Apa hal seperti itu saja Presiden Prabowo tidak mengerti?

Bila nilai tukar US Dolar terhadap rupiah terus naik, maka perekonomian Indonesia akan terhenti, dunia perdagangan akan bangkrut atau setidaknya sepi, perusahaan-perusahaan akan tutup. Biaya pendidikan dan kesehatan akan terus naik, pasar-pasar tradisional akan terancam gulung tikar, PHK buruh akan semakin meluas dimana-mana.

Hal yang seperti itu akan diikuti dengan naiknya angka pengangguran, kriminalitas dll. Jambret, copet, maling, begal, rampok, penipu dll. akan tumbuh menjamur. Daya beli masyarakat akan menurun drastis, angka putus sekolah akan naik, pernikahan dini akan semakin tinggi, karena para orang tua tak sanggup memikul beban ekonomi anak-anak atau keluarganya.

Laah dalaaah…Pilpres sudah menghabiskan anggaran ratusan triliun, namun rakyat dapatnya Presiden dan Wapres yang seperti ini. Betapa kasihan sekali bangsa ini, mendapatkan musibah berupa pemimpinnya yang selain tidak banyak mengerti apa-apa juga tidak bijaksana. Semoga bangsa dan negara ini selamat dari kehancurannya…(SHE).

16 Mei 2026.

Saiful Huda Ems (SHE).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini