“Kurangnya pengawasan dari Pihak sekolah SDN 01 Surulangun Rawas Muratara Menyebabkan MBG Menjadi Tidak Layak dikonsumsi”
Muratara|| Mediacakrabuana.id
-Menyikapi pemberitaan sebelumnya terkait dugaan nasi berjamur dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG), M. Hadi selaku wali murid SD Negeri 01 Surulangun, Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, angkat bicara dan meminta semua pihak tidak saling menyalahkan, melainkan melakukan pembenahan bersama.
Dalam wawancara yang dilakukan pada Rabu (11/02/26), M. Hadi menjelaskan kronologis kejadian. Ia mengaku mendapati anaknya membawa pulang nasi yang diduga sudah berjamur dari sekolah.
“Pada hari ini saya lihat sendiri nasi yang dibawa anak saya sudah dalam kondisi tidak layak. Setelah saya tanya, katanya itu dari sekolah, dari program makan bergizi gratis,” ujarnya.
M. Hadi menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki kepentingan apa pun terkait polemik tersebut. Ia hanya mempertanyakan sistem pengawasan di sekolah, khususnya peran guru dan pihak terkait dalam memastikan makanan yang diberikan kepada siswa benar-benar layak konsumsi.
“Di mana pengawasan guru soal makan bergizi ini? Kok bisa nasi sampai berjamur? Ada yang bilang sudah beberapa hari di tas, ada juga yang bilang sudah lama di bawah meja. Tapi apakah tidak ada pengawasan? Tidak ada petugas kebersihan?” katanya.
Ia juga mempertanyakan logika jika nasi tersebut disebut telah berhari-hari berada di dalam tas anaknya. Menurutnya, kecil kemungkinan seorang anak mau membawa dan menyimpan nasi basi dalam tas selama beberapa hari tanpa diketahui.
Lebih lanjut, M. Hadi meminta para guru dan pihak sekolah agar lebih selektif dan berhati-hati dalam menjalankan program tersebut.
Ia khawatir jika makanan yang tidak layak itu sempat dikonsumsi siswa, maka dampaknya bisa membahayakan kesehatan anak-anak.
“Kalau sampai dimakan anak-anak lalu sakit, siapa yang mau tanggung jawab?” tegasnya.
Ia kembali menekankan bahwa tujuannya bukan untuk menyudutkan pihak tertentu, termasuk pelaksana MBG di Kecamatan Rawas Ulu maupun kecamatan lainnya.
Demi Allah saya tidak ada kepentingan dalam hal ini. Justru saya mendukung program Pak Presiden kalau memang dijalankan dengan baik. Intinya jangan saling menyalahkan, mari kita benahi bersama supaya ke depan tidak terulang lagi,” tutupnya.
Hingga sampai saat ini belum ada konfirmasi dari pihak SDN 01 Surangun Rawas sehingga berita ini dilayangkan
Cakra/Biro















