Kepsek SMK Negeri 1 Bunga Mayang Kabupaten OKU Timur Terkesan Menghindar dan Alergi Terhadap Wartawan

0
36 views

“Kepsek SMK Negeri 1 Bunga Mayang Kabupaten OKU Timur Terkesan Menghindar dan Alergi Terhadap Wartawan”

OKU SUMSEL || MEDIACAKRABUANA.ID

Sebuah kasus pemotongan dana Program Indonesia Pintar (PIP) terungkap di sekolah SMK Negeri 1 Bunga Mayang Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan,senin(19/01/2026).

Seorang oknum guru yang bernama Ali Syahbana diduga memotong dana PIP sebesar Rp 300.000 ke siswa.

Kasus ini terungkap setelah beberapa siswa melaporkan kejadian tersebut kepada Awak Media dan LSM. Mereka mengaku bahwa mereka diminta untuk menyetor uang sebesar Rp 300.000 sebagai biaya administrasi PIP, padahal dana tersebut seharusnya diterima secara penuh oleh siswa.

Salah satu guru membenarkan adanya kasus tersebut dan menyatakan bahwa oknum guru yang bersangkutan telah diminta untuk mengembalikan uang tersebut. “Kami guru-guru tidak mentolerir perbuatan seperti ini dan akan menyerahkan semuanya kepada pihak sekolah agar di tindak tegas terhadap oknum yang terlibat,” ujarnya.

Beberapa rekan Media dan LSM telah melaporkan kejadian ini ke Polres OKU Timur dan kepihak terkait untuk melakukan penyelidikan agar bisa mengungkap kasus ini.

Muhammad Kholil selaku Kepsek SMK Negeri 1 Bunga Mayang terkesan menghindar dan saat alergi terhadap Wartawan ketika di konfirmasi.

Kepsek seperti tutup mata dan tidak perduli dengan perbuatan salah satu oknum guru di SMK Negeri 1 Bunga Mayang Kabupaten OKU Timur yang menyalahi aturan dan wajib di tindak tegas.

Bahkan kepsek SMK Negeri 1 Bunga Mayang tersebut seperti melindungi dan menjaga guru tersebut saat di konfirmasi awak media melalui via WhatsApp.

Kami rekan-rekan media akan berusaha mengusut tuntas kasus ini dengan melaporkan kasus ini ke dinas provinsi untuk meninjak lanjuti temuan ini dan akan menunjukkan bukti-bukti otentik yang di dapat di lapangan dari penjelasan oknum guru tersebut dan murid-murid tersebut.

Di tempat terpisah rekan Media mengkonfirmasi kepada ali sahbana melalui via WhatsApp terkait pemotongan dana PIP tersebut,akan tetapi sangat di sayangkan beliau tidak merespon sama sekali.

Pemerintah telah menginstruksikan agar semua sekolah dan lembaga pendidikan meningkatkan pengawasan dan transparansi dalam pengelolaan dana PIP. Masyarakat juga dihimbau untuk melaporkan jika menemukan kasus serupa ( Tim )

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini