GMPDP:Tokoh Lampung hanya Diam dengan berbagai kasus korupsi di Bumi Ruwai Jurai

0
17 views

GMPDP:Tokoh Lampung hanya Diam dengan berbagai kasus korupsi di Bumi Ruwai Jurai

Lampung || Mediacakrabuana.id

Kasus PT.LEB stagnan jalan di tempat meskipun sudah dilakukan pemanggilan belasan saksi dan penyitaan barang bukti tapi sampai saat ini belum ada 1 orang pun yg ditetapkan tersangka oleh pihak kejati lampung ini menandakan kejati tidak punya keberanian dalam pemberantasan korupsi yg ada di provinsi lampung apalagi jika menyangkut dengan mantan pejabat tinggi dinprovinsi lampung.

GMPDP menilai dukungan terhadap pemberantasan korupsi bukan saja datang dari lembaga pegiat anti korupsi tetapi juga harus datang dari masyarakat,tokoh masyarakat & tokoh agama untuk satu gerakan dalam upaya pemberantasan korupsi dilampung jika kebanyakan komponen diam terhadap kasus2 korupsi dilampung artinya pembiaran dan mungkin juga mendukung atas terjadinya korupsi di provinsi lampung ujar Alian Hadi Hidayat.SH membuka wawancara

Semenjak kasus koni & PT.LEB mencuat tidak ada tokoh masyarakat yg menyoroti bahkan ikut mengawal kasus ini termasuk tokoh agama yg juga diam terhadap lambatnya penanganan yg sedang dipegang kejati lampung klopun ada yg bicara hanya sebentar kemudian diam seolah olah telah terjadi pembungkaman atau memang seperti mercon yg setelah disiram air kemudian hening dan jika ini terus dibiarkan akan membentuk opini di masyarakat bahwa hukum hanya jadi permainan bagi segelintir orang terang Alian Hidayat.SH dengan nada geram

Aparat penegak hukum & seluruh komponen harus serius dan penuh tanggung jawab ikut serta mengawal dan memastikan penanganan kasus ini memenuhi asas yg diatur dalam undang2 & aturan yg berlaku bukan malah membuat kasus ini berlarut larut kemudian hilang di telan bumi dan kami sangat kecewa kepada tokoh2 lampung yg diam terhadap korupsi yg sedang terjadi di provinsi lampung & jika akhirnya masyarakat bergerak dengan cara sendiri ini yg harus kita antisipasi tutup Alian Hadi Hidayat.SH
( Redaksi)