Kantor (BPP) Balai Penyuluhan Pertanian Di Kecamatan Bungursari Diduga Di Usir Pemilik Tanah Dan Bangunan.

0
101 views

Kantor (BPP) Balai Penyuluhan Pertanian Di Kecamatan Bungursari Diduga Di Usir Pemilik Tanah Dan Bangunan.

Purwakarta, Jabar || Mediacakrabuana.id

.Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) dapat berperan penting dalam menuju swasembada pangan dengan demikian, BPP dapat berperan penting dalam meningkatkan produksi pangan dan menuju swasembada pangan.

Ironis
Kantor BPP Balai penyuluhan pertanian kecamatan Bungursari kabupaten purwakarta jawa barat yang tadi kantor penyuluh sekarang sudah tidak ada penghuni menurut narsum

Selasa 8 Juli 2025 Tim Awak media gabung mendatangi Kantor Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) di wilayah Kecamatan Bungursari Purwakarta sudah di gèmbok dan terlihat Sudah kumuh di halam depan sudah banyak rumput yang tumbuh. Awak media konfirmasi ke warga setempat. Salah satu Warga saat di tanya mengatakan kantor BPP sudah lama tidak di isi lihat saja kondisi sudah seperti itu. Kalau malam gelap dan seram. Siang juga sama pk .ucap warga

Sekretaris Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Purwakarta, Hadyanto Purnama (Hadi), Selasa 8/7/25
Hadi Plt Kadis pangan dan pertanian saat di konfirmasi melalu Whatsapp mengenai BPP Kecamatan Bungursari
Hadi mengatakan
Sudah tdk dipakai BPP Bungursari pindah ke Tajung gede kernakan disana kondisi nya sudah tdk layak.

Saat di tanya tajug gede itu masjid bukan kantor BPP pk sekdis

Hadi menjawab ga ada untuk kantor BPP mah bos kita mengajukan untuk BPP tapi belum ada . Ucap Hadi

Ujang ketua kelompok tani tpn ke awak medìa menjelaskan bahwa Kantor BPP yang lama itu punya saya dan sudah habis waktu pinjam pakai selama 25. Tahun terus apa yang mau di masalah kan hubungi saja pk sentot di Dinas ucap ujang

Sentot saat di konfirmasi di ruang kerja. Rabu 9/7/25 Mengatakan
Tanah dan bangunan milik H. Ujang di pinjam selama 25 Tahun dari tahun 2000 jamannya H. Yayat Tahun 2025 kebenaran sudah rusak dan mau di pakai pemilik tanah di suruh pindah. Awal nya kita cari tanah tapi tidak dapat. Akhir nya h ujang sebagai ketua DKM tajug gede akhir nya h ujang
Memberikan arahan pakai ruang yang di bawah. Di areal domusili tajug gede. Bukan di tajug gede . Kalau tajug gede tempat ibadah jadi posisinya di belakang di nurseri.

Masalah perjanjian adanya di sekretariat sentot. Menjelas bahwa dia sebagai penyulu. Penyulu menempati setelah perintah dari pimpinan di suruh pindah ya pindah
Sebenarnya bpp belum punya kantor dari dulu juga. Sampai sekarang. Jadi bagunan dan tanah milik H ujang. Tegas sentot

Sentot menambahkan kalau belum jelas silakan ke Plt .Hadi kalau mengenai Aset

( TIM/ KWCP )