Purwakarta,, Mediacakrabuana.id

Prihatin dengan pelaksanaan kegiatan pembangunan di beberapa titik lokasi tak berikan kesan profesional, seorang aktivis tantang Kepala Dinas PU Purwakarta untuk berdebat secara terbuka terkait pelaksanaan kegiatan yang terlihat asal asalan.

Menurut pria berusia (43th) tersebut, dasar pelaksanaan kegiatan adalah perencanaan, 7/10/2023

“Saya ingin tahu bagaimana isi perencanaan kegiatan fisik di kabupaten Purwakarta terutama pada pelaksanaan pekerjaan drainase”

Penggunaan material berkualitas rendah akan berdampak buruk terhadap kualitas pekerjaan, pasangan drainase tidak akan memiliki ketahanan.

Belum lagi elevasi drainase kok bisa lebih tinggi dari permukaan jalan, kan drainase di design untuk menampung air agar mengalir dari badan jalan ke drainase, kenapa pemasangannya malah lebih tinggi,

“Bagaimana penjelasan tenisnya, ungkapnya.”

Kegiatan pengadaan barang jasa pemerintah kan di atur ketentuan, ikuti ketentuannya dong,
tegasnya lagi.”

“Herannya lagi bagaimana pengawas (konsultan) bekerja dilapangan, apakah keberadaannya hanya formalitas saja apa bagaimana, seharusnya jika bekerja dengan baik pengawas dapat menolak material yang tidak berkualitas untuk di pakai, ini malah hampir di setiap titik seperti ini”

Menurutnya pelaksanaan pekerjaan tidak hanya sebatas asal berwujud saja namun juga harus memiliki kualitas yang baik sehingga hasilnya akan bertahan lama.

Jika di setiap lokasi seperti ini, tidak menurut kemungkinan adanya PERMAINAN di Dinas yang bisa saja melibatkan banyak pihak.

Oleh sebab itu atas nama masyarakat,

“Saya menantang kepala Dinas PU Purwakarta untuk menjelaskan hal ini secara terbuka bila perlu di hadapan awak media yang ada di Purwakarta,
ucapnya lagi “

Seperti diketahui banyaknya pemberitaan miring terkait pelaksanaan kegiatan pembangunan drainase di Purwakarta di duga memicu pria yang dikenal kritis tersebut untuk bersuara.

Salah satu contohnya kegiatan pembangunan di dinas PU yang berlokasi di kecamatan Darangdan dan Plered yang menurutnya banyak yang dilaksanakan tidak profesional.

Selain dari kualitas material yang di mainkan, volume pekerjaan juga berpotensi jadi ajang cari untung, sehingga bisa jadi dan memang berpotensis tinggi ada permainan di situ.

Sebab lemahnya pengawasan di lapangan, sehingga terlihat ada beberapa item yang umum dilaksanakan pada pekerjaan drainase namun tak nampak dilaksanakan.

Oleh sebab itu diminta kepada Penjabat Bupati Purwakarta untuk turun ke lapangan pastikan kegiatan pembangunan sesuai dengan perencanaan. ( Tim )*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here