.
Mediacakrabuana.id
Di kalangan rakyat biasa, sudahlah cukup untuk meyakinkan tentang kecintaan mereka terhadap
renungan filsafat. Ketenaran tokoh Werkudara, yang dalam mencari air kehidupan untuk
memperoleh wirid dalam ilmu sejati, dapat dipakai sebagai petunjuk betapa pemikiran dalam
fisalafat Jawa telah berakar dalam kehidupan orang Jawa.
Berdasarkan kerangka pemikiran tersebut dan melihat kedalaman dan keluasan
pemikiran dalam filsafat Jawa, maka penulis perlu menulis secara khusus tentang filsafat Jawa
ini. Buku ini terdiri dari tiga bagian pokok, yaitu pertama tentang Diskursus Filsafat sebagai
kerangka dasar teori, kedua tentang Pokok-pokok Filsafat Jawa, dan bagian ketiga Kajian
Filsafat Jawa dalam Serat Jawa (mengambil contoh Serat Wedhatama karya Mangku Negara IV).
Setiap bagian dirinci menjadi sub bagian- sub bagian sesuai dengan subtansi yang terkandung
dalam setiap bagian.
B. Rumusan Masalah
Berdasarkan pokok-pokok dalam latar belkang masalah, dalam buku ini dirumuskan tiga
permasalahan pokok, yaitu:
a. Bagaimana konsep keilmuan filsafat?
b. Bagaimana pokok-pokok filsafat Jawa?
c. Bagaimana filsafat Jawa dalam Serat Wedhatama?
C. Metode
Metode penulisan buku ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan sumber data
buku-buku teori ilmu filsafat, filsafat Jawa, dan Serat Wedhatama. Teknik pengumpulan data
menggunakan metode dokumentasi, dengan langkah-langkah (1) pembacaan secara menyeluruh
buku-buku teori filsafat, buku filsafat Jawa yang telah ada, dan Serat Wedhatama, (2) pembacaan
secara semantik untuk menemukan konsep filsafat Jawa, dan (3) pencatatan data, data yang telah.















