Filsafat Jawa Merupakan Bagian Dari Filsafat Timur.

0
294 views

Mediacakrabuana.id

BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Permasalahan
Pertanyaan yang menggelithik ketika akan menulis buku berjudul Filafat Jawa ini
adalah adakah Filsafat Jawa itu? Mengapa ada pertanyaan itu, karena selama ini kita hanya
mengenal bahwa pembicaraan filsafat selalu dibedakan Filsafat Barat dan Timur. Filsafat Barat
mulai dari Yunani, Inggris, Jerman, Perancis, dan juga Amerika. Sementara Filsafat Timur
menunjuk ke India dan Cina. Dalam konteks ini timbul pertanyaan berikutnya, yaitu apakah ada
Filsafat Jawa? Di mana kedudukan Filsafat Jawa di antara Filsafat Barat dan Timur? Jika dilihat
dari pembagian tersebut, karena wilayah geografis Pulau Jawa berada di belahan Timur, Filsafat
Jawa merupakan bagian dari Filsafat Timur.
Untuk menjawab pertanyaan adakah Filsafat Jawa, kita dapat melihat historis orang Jawa
yang telah tumbuh dan berkembang sejak jaman dulu, ketika orang Jawa menggunakan bahasa
Jawa Kuna. Dalam zaman itu, tradisi sastra telah berkembang amat pesat. Kita telah mengenal
pujangga Empu Kanwa yang mengarang Kakawin Arjuna Wiwaha, Empu Prapanca yang
menulis Negara Kertagama, Empu Tantular yang menulis Kakawin Sutasoma, dan sebagainya.
Dalam karya sastra Jawa Kuna itu di dalamnya terkandung berbagai kebijaksanaan hidup yang
tumbuh dan berkembang dalam masyarakat Jawa, dan di situlah sumber utama Filsafat Jawa.
Demikian juga, dalam kesusasteraan baru, kita kenal Serat Centhini yang ditulis oleh Paku
Buwono V pada abad delapan belas, Serat Wedhatama, Serat Wulangreh, dan karya satra Jawa
baru lainnya. Dalam berbagai karya sastra Jawa baru itu terkandung nilai-nilai kebijaksanaan
hidup yang merupakan bagian dari Filsafat Jawa. Jadi, terhadap pertanyaan adakah Filsafat
Jawa? Maka, jawabannya adalah ada.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini