Cirebon. Media Cakrabuana.id
Miris sunggu miris,lagi lagi dunia pendidikan yang menjadi sorotan publik dan menjadi pasilitas belajar mengajar kini dilihat terkesan kumuh dan jorok.Akibat minimnya perwatan sarana dan prasarana sekolah dan kemanakah larinya anggaran dari pemerintah

Sorotan citra buruk pada dunia pendidikan saat ini mulai terlihat,namun sebagian titik saja.Cara oknum melakukan korupsi dan gunting-gunting anggaran kucuran dari berbagai kucuran anggaran pemerintah pusat.

Salah satunya dalam anggaran Dana Bos.Pembuktiannya adalah fakta terlihat jelas disekolah,jika penggunaan anggaran tidak tepat sasaran atau memang tidak diaplikasikan.Bayangkan,jika keadaan sekolah tampak hancur,kumuh dan jorok,tidak terawat dan terlihat jelas dari berbagai sudut.Mulai dari halaman sekolah,cat tembok Ruang kelas siswa,ruang guru dan kepsek mengelupas,Wc tidak berfungsi kotor dan jorok atap sekolah pada rusak,pagar kliling sekolah rusak dan hancur,kursi untuk siswa siswi belajar rusak ditimbun tidak diperbaiki,sehingga menimbulkan kecurigaan,kemana dana anggaran bantuan Dana Bos dari pemerintah tersebut.
Kali ini,fakta buruk terjadi di Smp 2 panda pangenan Cirebon.saat ditemui,Auung kepala sekolah Smp 2 panda pangenan cirebon mengatakan,” kami dari pihak sekolah sudah melakukan perbaikan baik itu pemeliharaan sarana dan prasarana untuk belajar mengajar siswa dan siswi secara bertahap,namun kami dari pihak sekolah terbentur adanya anggaran baik itu dari dinas pendidikan maupun kementerian pendidikan pusat,kami sudah berulang kali mengusulkan dan mengajukan anggaran untuk perbaikan sarana dan prasaranah sekolah namun sampai saat ini blum direspon pemerintah”,tutur nya saat ditemui awak media diruang kerja kepsek.

Komite sekolah Smp 2 panda pangenan Sujati didampingi Wali murid Baru Andi Supriyanto,SH. Mengatakan,kami berharap kepada Dinas Pendidikan Baik kabupaten,daerah dan pusat,maupun ketua DPRD kabupaten cirebon,untuk dapat turun tangan dengan adanya sekolah yang kumuh dan jorok kurangnya anggaran untuk perbaikan fasilitas sarana dan prasaranan untuk siswa dan siswi belajar mengajar,hal itu yang dituturkan dan pengakuan kepala sekolah,sekolah tidak terawat kumuh dan jorok,karena anggaran tidak tercukupi.”tutur dan pungka komite kepada awak media(Andi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here