Porsadin VII Palembang Jadi Panggung Prestasi Santri, Dari Madrasah Diniyah Menuju Tingkat Nasional

0
2 views

Porsadin VII Palembang Jadi Panggung Prestasi Santri, Dari Madrasah Diniyah Menuju Tingkat Nasional

Palembang – Cakrabuana Id

Semangat berprestasi dan nilai-nilai keislaman berpadu dalam Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) ke-VII tingkat Kota Palembang tahun 2026. Sebanyak 280 peserta dari 30 Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) ambil bagian dalam ajang yang digelar di Pondok Pesantren Aswaja Palembang, 14–15 Oktober 2026.

Mengusung tema “Berprestasi untuk Kemuliaan, Menjalin Ukhuwah dengan Gemilang”, Porsadin menjadi wadah bagi para santri untuk mengembangkan bakat, mengasah kemampuan, sekaligus mempererat persaudaraan melalui kompetisi olahraga dan seni bernuansa Islami.

Wali Kota Palembang Ratu Dewa, melalui Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Palembang, Isnaini Madani, menegaskan bahwa dukungan pemerintah terhadap pembinaan santri tidak hanya diukur dari bantuan anggaran, tetapi juga melalui dorongan semangat dan perhatian terhadap perkembangan generasi muda.

Ia mengatakan, meskipun pemerintah daerah tengah menghadapi efisiensi anggaran, semangat untuk mendukung kemajuan pendidikan diniyah harus tetap terjaga. Ia juga berharap para peserta tetap bersemangat mengikuti perlombaan di tengah kondisi kabut asap yang masih melanda wilayah Palembang.

“Di tengah efisiensi, dukungan kita bukan hanya dalam bentuk dana, tetapi juga semangat. Kita berharap anak-anak tetap bersemangat, menjaga kesehatan, dan mampu mempertahankan gelar juara umum pada Porsadin tingkat provinsi,” ungkap Isnaini.

Ia berharap prestasi santri Palembang tidak berhenti di tingkat provinsi, tetapi juga mampu mengharumkan nama Sumatera Selatan pada ajang nasional.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Palembang, H. Muflih Hasan, mengapresiasi semangat Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) dan seluruh pihak yang menyelenggarakan Porsadin di tengah keterbatasan biaya.

Menurutnya, komitmen dan semangat bersama menjadi modal penting agar kegiatan berjalan sukses sekaligus melahirkan santri-santri berprestasi yang siap mewakili Kota Palembang pada kompetisi selanjutnya.

“Kami mengapresiasi semangat kawan-kawan FKDT. Melalui pembinaan dan pendampingan, kami berharap kegiatan ini berjalan lancar dan mampu menghasilkan peserta yang berprestasi. Targetnya tentu mempertahankan juara umum tingkat provinsi,” katanya.

Di sisi lain, Ketua DPW FKDT Provinsi Sumatera Selatan, M. Soni Suharsono, menjelaskan bahwa Porsadin bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga bagian dari upaya meningkatkan kualitas dan kemampuan santri di lingkungan pendidikan diniyah.

Sebanyak 280 peserta dari 30 MDT mengikuti berbagai cabang perlombaan. Bidang olahraga meliputi lari, bulu tangkis, dan tenis meja, sedangkan bidang seni dan keagamaan mencakup tahfiz Al-Qur’an, Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), imla, serta pidato bahasa Indonesia dan bahasa Arab. Peserta yang mengikuti kompetisi ini berusia maksimal 13 tahun.

“Tujuan kita adalah meningkatkan kualitas dan kemampuan santri. Madrasah Diniyah Takmiliyah tidak hanya mengajarkan mengaji, tetapi juga membekali anak-anak dengan ilmu agama, bahasa Arab, dan berbagai pengetahuan keislaman,” ujar Soni.

Ia menjelaskan, Porsadin merupakan agenda berjenjang yang memberikan kesempatan kepada santri berprestasi untuk melangkah dari tingkat kota ke provinsi hingga nasional. Setelah pelaksanaan di Palembang, Porsadin tingkat Provinsi Sumatera Selatan dijadwalkan berlangsung pada 22–24 Oktober 2026 di Pondok Pesantren SMB, Karang Anyar, sebelum berlanjut ke tingkat nasional pada November mendatang di kawasan Pondok Gede, Jakarta.

Porsadin VII Palembang diharapkan menjadi ruang bagi para santri untuk menunjukkan bahwa pendidikan diniyah tidak hanya membentuk karakter religius, tetapi juga melahirkan generasi muda yang percaya diri, berdaya saing, dan mampu berprestasi di berbagai bidang.

Melalui perpaduan olahraga, seni, dan pendidikan agama, ajang ini sekaligus memperkuat peran Madrasah Diniyah Takmiliyah dalam membangun generasi yang berilmu, berakhlak, serta siap membawa nama baik daerah hingga tingkat nasional.( Harto)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini