banner 728x250

“DIDUGA DIKEROYOK 9 TEMAN SEKOLAH, SISWA SD NEGERI 24 PRABUMULIH ALAMI BENGKAK PADA KAKI.”

banner 120x600

“DIDUGA DIKEROYOK 9 TEMAN SEKOLAH, SISWA SD NEGERI 24 PRABUMULIH ALAMI BENGKAK PADA KAKI.”

PRABUMULIH – MEDIACAKRABUANA.ID

Sungguh disayangkan, dugaan aksi pengeroyokan antarsiswa kembali terjadi di lingkungan sekolah dasar. Kali ini, seorang siswa kelas IV SD Negeri 24 Kecamatan Prabumulih Timur, bernama Andreas Noval Rafasah, dilaporkan mengalami pembengkakan pada kaki sebelah kanan hingga harus mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Umum Prabumulih.

Berdasarkan keterangan orang tua korban, Arif Budiman, peristiwa tersebut diduga melibatkan sembilan orang teman sekolah anaknya.

Akibat kejadian itu, Andreas mengalami pembengkakan pada bagian kaki sebelah kanan dan harus menjalani perawatan medis.

Saat menceritakan kronologi kejadian kepada awak media, Arif Budiman mengaku sangat menyayangkan peristiwa yang menimpa anaknya tersebut.

Ia juga mempertanyakan respons pihak sekolah, khususnya kepala sekolah dan wali kelas, yang menurutnya belum menunjukkan perhatian sebagaimana diharapkan keluarga korban.

Sementara itu, pada Jumat (6 November 2026), saat awak media mendatangi SD Negeri 24 Prabumulih Timur untuk melakukan konfirmasi terkait dugaan peristiwa tersebut,

kepala sekolah tidak berada di tempat sehingga belum dapat dimintai keterangan.
Arif Budiman berharap Dinas Pendidikan Kota Prabumulih, khususnya bidang yang membawahi pengawasan sekolah dasar, segera memanggil pihak sekolah untuk meminta penjelasan serta menindaklanjuti persoalan tersebut.

Meminta agar dilakukan evaluasi terhadap kepemimpinan kepala sekolah, bahkan berharap adanya pergantian kepala sekolah sebagai bentuk tanggung jawab dan upaya mencegah kejadian serupa terulang kembali.

“Kami berharap pihak Dinas Pendidikan segera turun tangan dan menyelesaikan persoalan ini. Jangan sampai kejadian seperti ini kembali menimpa anak-anak lainnya,” ungkap Arif Budiman.
Peristiwa ini diharapkan menjadi perhatian serius bagi pihak sekolah dan Dinas Pendidikan Kota Prabumulih.

Lingkungan pendidikan seharusnya menjadi tempat yang aman, nyaman, serta memberikan perlindungan bagi seluruh peserta didik, bukan justru menjadi tempat terjadinya tindakan kekerasan antarsiswa.

Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih berupaya memperoleh konfirmasi dan klarifikasi dari pihak SD Negeri 24 Prabumulih Timur maupun Dinas Pendidikan Kota Prabumulih guna mendapatkan informasi yang berimbang.

( Tim/Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *