Muswil & Musda Bersama SBU JAKON Sumsel: Ajak Pelaku Usaha Konstruksi Bersinergi Bangun Provinsi

0
20 views

Muswil & Musda Bersama SBU JAKON Sumsel: Ajak Pelaku Usaha Konstruksi Bersinergi Bangun Provinsi

Palembang – Cakrabuana id

Musyawarah Wilayah (Muswil) dan Musyawarah Daerah (Musda) Bersama Badan Usaha Jasa Konstruksi (SBU JAKON) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) digelar di Palembang, Senin (09/02/2026).

Acara ini menjadi silaturahmi strategis bagi pelaku usaha konstruksi di daerah, dengan tujuan memperkuat sinergi dan mendukung pembangunan Provinsi.

Hj. Iskandar, Ketua SBU JAKON Sumsel, menegaskan bahwa organisasi ini berada di bawah naungan dengan Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) nasional.

Asosiasi Silaturahmi Badan Usaha Jasa Konstruksi atau lebih di kenal dengan nama SBUJAKON bekerja sama dengan LSBU pt SBUJAKON ynag merupakan LSBU pertama di Sumatera Selatan yang dapat menerbitkna SBU

Ia menekankan keterbukaan keanggotaan bagi siapa saja yang punya kemauan dan skill, termasuk mendirikan CV atau PT. Ke depan, SBU JAKION akan dukung program pemerintah provinsi seperti Bina Marga, Cipta Karya, pengairan, dan perumahan.

Acara dihadiri tokoh penting, termasuk Koordinator Bidang PTSP Drs. H. Yusron, M.Si.; Drs. H. Syamsudin, S.H., M.Si.; Wakil Ketua I DPRD Sumsel H. Giri Ramanda Kiemas, S.E., M.M.; Ketua Umum Kadin Sumse, Lic.Econ., M.B.A.; Sekretaris Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkimtam) Sumsel; serta Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat SBU JAKON.

Hadir pula perwakilan OPD, pemerintah daerah, balai wilayah, asosiasi seperti Gapeksindo, Aspekindo, Aspeknas, Askornas, dan Bakti Persada Masyarakat, serta pelaku usaha dari perbankan dan kontraktor/konsultan.

Kadis Perkimtam Sumsel, Novian, menyampaikan apresiasi atas peran SBJ JAKON.

“Atas nama Pemprov Sumsel, kami hargai kontribusi aktif dalam pembangunan jasa konstruksi,” katanya. Ia merujuk Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi, Perda Sumsel Nomor 2 Tahun 2022, serta Pergub Nomor 4 Tahun 2025 sebagai landasan regulasi. SBJ Jakon disebut mitra strategis dalam pembinaan 11 unsur jasa konstruksi, guna tingkatkan profesionalisme dan tata kelola.

Lanjut Novian, hal ini selaras dengan visi Gubernur Sumsel yakni mewujudkan masyarakat berkualitas, ketahanan ekonomi berbasis lokal, nexus ketahanan pangan-energi-air, serta infrastruktur strategis ramah lingkungan.

“Kami akui tantangan seperti regulasi dinamis, keberlanjutan, keselamatan kerja, dan tanggung jawab lingkungan. Pemprov siap koordinasi konstruktif untuk pembangunan perumahan, kawasan pemukiman, dan infrastruktur demi kesejahteraan masyarakat,” tutupnya

Muswil dan Musda ini diharapkan bukan hanya konsolidasi organisasi, tapi momen strategis perkuat sinergi asosiasi konstruksi Sumsel guna dukung pembangunan provinsi dan nasional. (Harto)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini