“Pekerjaan Jaling Desa Depok Diduga Di Jadikan Ajang Korupsi Oknum Pejabat Bangsat”
Purwakarta. Jabar || Mediacakrabuana.id
Program pemerintah Pusat dan daerah
Membangun Desa membangun Bangsa,Itulah sebabnya Pemerintah Meluncurkan program semenjak Prabowo menjadi Presiden RI di berbagai kesempatan mengatakan jangan main main dengan anggaran berapa pun nilai nya wajib di pertanggung jawaban di kernakan uang tersebut uang masyarakat
harus di akui,Program pemerintah sangat di Idolakan Masyarakat,khusus masyarakat desa
Hal ini sesuai Wawancara Media” dengan berbagai Kalangan Masyarakat, Sangat Meng Apresiasi Program Pemerintah Pusat dan daerah Tersebut,Tentu saja bila dilaksanakan Sesuai Aturan yang telah di tentukan.
Ironinya dalam Pelaksanaannya,Masih ada Oknum -oknum pejabat tertentu yang Tidak Amanah mengabaikan Juklak &Juknis yang telah di tentukan untuk kepentingan pribadi dan koroni kroninya
Salah satu Contoh, pekerjaan pengaspalan Jaling jalan lingkungan gang Barokah Kp. Nangleng pajang 350 Meter lebar berbeda beda desa Depok kecamatan Darangdan kabupaten purwakarta Provinsi jawa barat Untuk pengguna anggaran puluhan juta rupiah tersebut
Selain itu,mengundang banyak Pertanyaan dari masyarakat setempat.
Ironis lagi di lokasi tidak ada papan informasi keterbukaan publik / Tidak Transparan mengenai anggaran.
Eman Pramana Bendahara Depok Senin 8/12/25 saat di konfirmasi di kantor desa mengatakan pekerjaan hari sabtu
Dalam mengerjakan warga setempat Hotmix nya kita pakai HRS habis 35 Ton 1 Ton harga 1.250.000 ribu Anggaran pengaspalan Rp. 71 Juta . Pekerjaan 1 hati pekerjaan 15 orang.
Kepala tukang di gaji 145.000 ribu tukang 120.000ribu kenek di gaji Rp. 100.000 ribu
Beli Hotmix di subang waktu pekerjaan tidak ada di tempat lagi nganter ibu sakit jumlah yang di transfer Rp. 47.250.000. Sisa uang di pak kades Dan TPK. dan sampai sekarang belum kelokasi pekerjaan”. Tegas Eman
Hamdani Kades depok saat di konfirmasi melalui Whatsapp sedang menghadiri acara undangan tahlilan
Menanggapi hal tersebut diatas,
Ali Sopyan Wakil Ketua umum IWO Indonesia
Mengatakan, Siapapun yang penyalahgunaan ,Saya minta Aparat Hukum segera turun Tangan,Seperti halnya Desa Depok ini Patut di Duga kuat berbau ( KKN )Korupsi Kolusi dan Nepotisme, dikarenakan
Pengaspalan Jalan lingkungan dana nya mencapai Rp 71 juta lebih dan sedang keterangan dari bendahara hanya 47.250.000 juta yang di bayar atau di Transper “tegasnya”. Wakil Ketua
Sementara sampai berita ini di muat,Pihak Inspektorat. DPMD Dan APH Kabupaten Purwakarta, yang bersangkutan belum di Komfirmasi,
Bersambung Edisi Berikutnya……!!!
- (Red/ Tslm )*















