Ketua Umum WRC PANRI Akan Laporkan ” MAN Purwakarta Ke Kajati Jabar Terkait Dugaan Kuat Adanya Pungutan Daftar Masuk Sekolah.
Purwakarta, Jabar|| Mediacakrabuana.id
Lanjutan berita sebelumnya dengan judul MAN Purwakarta Diduga Pungli Untuk Kepentingan Kepsek dan Komite Adanya Tarif Masuk Sekolah.
Dalam Klasifikasi Firmansyah Sekretaris Komite MAN Purwakarta Kamis 26/6/2025
Dibenarkan bahwa Kepala Sekolah ada keterlibatan tersebut dalam penentuan Anggaran Biaya yang empat fariatif tersebut tegas komite.
Ia melanjutkan kalau pihak sekolah mengatakan tidak ada keterlibatan itu bohong ungkap komite terhadap awak media ini di ruang tersebut.
Kalau bisa mari kita riungkan pihak Kepsek sama jajaran dan bicara terhadap saya , sedang kan saat ini kepsek nya sedang tidak ada di tempat ujar Firmansyah
Dilokasi berbeda, Arie Chandra Ketum WRC PANRI menyampaikan Larangan itu diberikan karena biaya pendaftaran sudah ada dalam komponen BOS sebagaimana diatur dalam pedoman penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tegasnya
Sedangkan,di PPDB saat Madrasah melaksanakan pendaftaran siswa Baru dilarang menarik Dana dalam bentuk apapun karena di BOS ada komponen pembiayaan untuk itu ucap Arie Chandra ketum WRC PANRI saat di mintai tanggapan tentang MAN Purwakarta yang memungut biaya dan tertera formulir pendaftaran bagi calon peserta didik baru Kamis 3/7/2025 di kantor WRC Bandung.
Padahal Pasal 29 PPDB yang mengatur soal biaya dengan tegas mengatakannya bahwa biaya penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).Tingkat MI,MTS,dan MANegri dari Dana Bos dan BOP(ayat 1)
Seharusnya Madrasah semestinya mentaati prosedur dan mekanisme yang telah ditetapkan,Complience atau ketaatan terhadap rambu rambu yang telah ditetapkan terkait dengan PPDB akan membantu madrasah mendapatkan citra yang tetap baik ujarnya
Ia menambahkan kalau sudah ada biaya patok tersebut dengan luar biasa tidak bisa dibiarkan hal tersebut sudah ada dugaan pungli ucap Arie
Arie Chandra Ketum WRC PANRI akan segera melaporkan MAN Purwakarta ke pihak Kejaksaan jangan sampai ini di biarkan, yang sudah mempersulit murid masuk sekolah tegas Ketum WRC PANRI.
( Red/ Tslm)















