TANGKAP. GEROMBOLAN PEJABAT ATAU PENJAHAT MALING PUPUK SRIWIJAYA PALEMBANG

0
159 views

TANGKAP. GEROMBOLAN PEJABAT ATAU PENJAHAT MALING PUPUK SRIWIJAYA PALEMBANG

PALEMBANG, SUMSEL || MEDIACAKRABUANA.ID

PT PSP Kehilangan Pupuk Urea Curah Subsidi Senilai Rp787.683.608,03
Pada Saat Pengiriman
PT PSP menghadapi kendala pengiriman pupuk yang disebabkan adanya
pendangkalan Sungai Musi. Pendangkalan tersebut mengakibatkan sulitnya
pengiriman pupuk melalui kapal dengan jumlah kargo yang besar. Untuk
mengatasi masalah tersebut pada tahun 2021, PT PSP melakukan pilot project
pengiriman pupuk dengan menggunakan metode Ship to Ship atau Transhipment.
Metode ini dilakukan dengan menggunakan kapal kecil (feeder) dari pelabuhan PT
PSP untuk dibawa menuju kapal besar (mother vessel) yang berada di muara
Sungai Musi.
PT PSP menunjuk PT Berkah Samudera Line (BSL) untuk melakukan
pengangkutan dengan Term Port to Door Service – Ship to Ship Transfer –
Pengantongan dari Palembang ke Banyuwangi dengan kontrak pengangkutan
nomor 451/SP/2021 tanggal 13 Agustus 2021 dan jangka waktu pelaksanaan
kontrak yaitu 12 Maret s.d. 30 April 2021. Lingkup pekerjaan sesuai kontrak adalah
mengangkut pupuk curah dari pelabuhan muat Palembang untuk selanjutnya
dilakukan Ship to Ship Transfer dari feeder ke mother vessel di Muara Sungai Musi
sampai dengan pupuk curah tersebut tiba di Pelabuhan Bongkar Banyuwangi dan
melakukan pembongkaran terhadap pupuk curah tersebut, pemuatan pupuk curah
ke truk, pengangkutan ke gudang penyimpanan, melakukan pengantongan atas
pupuk curah di gudang penyimpanan, bag coding, dan melakukan penyimpanan
terhadap pupuk curah yang telah dilakukan pengantongan sesuai Purchase Order
Stock Transfer Order.
Pelaksanaan pengiriman pupuk urea curah subsidi tersebut dilaksanakan pada
periode Maret – Mei 2021. Pelaksanaan pekerjaan dengan menggunakan feeder
vessel sebanyak 4 kapal mengangkut pupuk dari Dermaga PT PSP ke muara Sungai
Musi dan memindahkan pupuk tersebut ke mother vessel MV Isa Express. MV Isa
Express kemudian akan melakukan pengiriman pupuk tersebut ke UPP Meneng,
Banyuwangi untuk dilakukan pengantongan. Tarif atas pekerjaan tersebut adalah
sebesar Rp381.000,00/ton belum termasuk PPN dengan Terms of Payment adalahTahap I sebesar 40% setelah Bill of Lading (B/L) Mother Vessel selesai diterbitkan
dan Tahap II sebesar 60% setelah pekerjaan selesai 100%.
Untuk memitigasi risiko atas kehilangan pupuk dalam proses pengiriman
pupuk tersebut, PT PSP telah mengasuransikan Marine Cargo dengan PT Asuransi
Jasindo (AJ) dengan jaminan apabila terjadi kehilangan atas pupuk dan bukan
merupakan kesalahan PT PSP maka akan dilakukan penggantian oleh pihak
asuransi. Berdasarkan polis asuransi yang diterbitkan oleh PT AJ dan surat
penyampaian deklarasi kargo Ship to Ship atas pengapalan pupuk, PT PSP
menyatakan bahwa akan melakukan pengapalan urea subsidi curah dengan
estimasi tonase sebanyak 40.518,123 ton dengan estimasi harga pertanggungan
sebesar Rp204.993.649.657,54 dan nilai premi polis sebesar Rp123.016.189,79
yang telah dibayar oleh PT PSP pada tanggal 26 Maret 2021.
Pemeriksaan lebih lanjut terhadap data Stock Transfer Order (STO), Bill of
Lading (B/L), dan Draught survey (DS) yang diterbitkan atas kegiatan tersebut
diketahui total kuantum pengiriman yang diangkut ke MV Isa Express oleh 4 feeder
vessel berdasarkan DS pada pelabuhan PT PSP adalah sebesar 38.640,456 ton akan
tetapi hasil DS dan BL MV Isa Express di muara adalah sebanyak 38.321,777 ton
atau selisih sebanyak 318,679 ton. Dokumen DS atas kapal MV Isa Express pada
Pelabuhan Banyuwangi (gudang tujuan) sebesar 38.321,771 ton sedangkan Berita
Acara Pembongkaran Ex Palka diketahui pupuk yang diterima oleh PT Bromo
Transindo (PT BT) sebagai pengelola UPP Meneng sebanyak 38.320,292 ton atau
selisih 1,479 ton atau sebesar 0,0038% dari DS MV Isa Express. Selisih tersebut
masih dibawah toleransi susut pengangkutan kapal sebesar 0,3% dari B/L atau
sebanyak 114,96 ton. PT BT kemudian melakukan pengantongan atas pupuk
tersebut, jumlah pengantongan yang dituangkan dalam Berita Acara
Pembongkaran dan Pengantongan (BAR Pengantongan) adalah sebanyak 38.245 ton, a

Sampai berita ini diterbitkan oleh Redaksi pejabat yang bersangkutan belum di Konfirmasi”.

Bersambung Edisi berikut …!!!

( Redaksi 02)