MARAKNYA PEREDARAN ROKOK ILEGAL DI PROVINSI SUMATERA SELATAN DIDUGA KERAS MENJADI SANTAPAN PEJABAT BANGSAT
PROVINSI SUMSEL|| MEDIACAKRABUANA.ID
Ali Sopyan pimpinan umum Media Rajawali news Grup akan mengerahkan Team V pemburu fakta rajawali pasalnya Gerombolan Sendikat mafia rokok ilegal semakin merajalela”.
Faktanya Peredaran rokok ilegal berbagai merek semakin merajalela di seluruh penjuru provinsi Sumsel dan tidak tertutup kemungkinan di wilayah lain pun sama. Sehingga hal tersebut mrugikan pendapatan negara. Ucapnya
“Ali Sopyan menghibau pihak jajaran aparat penegak hukum libas yang membekingi peredaran rokok tanpa Cukai tersebut
“Ironisnya berbagai kabupaten dan kota wilayah Sumatera Selatan sudah menjamur peredaran rokok ilegal yg tidak bisa menjamin kesehatan rakyat. hal ini diduga sudah menjadi santapan aparat bangsat bertaring tajam”.

” Ali Sopyan mengatan dengan suara lantang sangat menyayangkan dengan peredaran Rokok ilegal yang berdampak dengan kesehatan Pasalnya rokok ilegal tersebut tidak dapat di jamin kebersihanyan tegas Ali Sopyan.
“Ironisnya menjamur perdagangan rokok rokok ilegal di berbagai warung yang tidak menggunakan bandrol maupun adanya bandrol rokok ilegal diduga Kuat palsu karena berbeda peruntukan yang seharusnya bandrol berisi 20 batang diganti menjadi 12 batang Diminta jajaran mabes polri dapat memberntas peredaran rokok ilegal tanpa cukai berbagai jenis merek sehingga pihak jajaran aparat penegak hukum Sumsel kewalahan menghadapi dengan menjamurnya peredaran rokok ilegal di wilayah Sumsel dan tidak tertutup kemungkinan distributor-distrbutor rokok ilegal sudah menjadi ajang ATM oknum aparat tertentu
Hal ini menjadi pertanyaan besar dihalayak ramai dengan perdagangan rokok rokok ilegal yang sangat pesat di wilayah provinsi Sumatera Selatan bahkan beredar di beberapa pelosok kabupaten dan kota wilayah Sumsel. Sudah tidak dapat terbendung sehingga sampai saat ini masih banyak cukong cukong rokok ilegal yang belum tersentuh hukum. Apa bila pihak jajaran sudah tidak mampu. Sejumlah organisasi Rakyat siap turuntangan apa bila di perlukan ( Red )















