PURWAKARTA, MEDIACAKRABUANA.ID
Untuk menghujudkan Pendindikan berkualitas,Serta memberikan kenyamanan terhadap Anak Didik, Pendidik Pemerintah Pusat melalui Dinas Pendidikan mengucurkan Dana Alokasi Khusus ( DAK) untuk Pembangunan dan Peningkatan Sarana dan Prasarana Pendidikan.
.Dimana Pelaksanaan Pengerjaannya di Swakelolakan,Yaitu dikerjakan oleh masyarakat setempat bersama Komite Sekolah, Melalui Panitia Pelaksana yang di Bentuk Kepala Sekolah (Kepsek) sekaligus Penanggungjawab.
.Baru-baru ini beberapa sekolah se- Kabupaten Purwakarta mendapat Bantuan tersebut, Guna Rehabilitasi Ruangan Kelas dan Pembangunan Ruang Kelas Baru ( RKB ) serta Pembangunan Laboratorium

.Namun beda halnya dengan Proyek Rehabilitasi SMA Negeri 1 1JATILUHUR Kecamatan Jatiluhur Kabupaten Purwakarta.
.Dalam pelaksanaannya di Duga di Borongkan,Hal ini hal ini tidak sesuai dengan sumber yang di himpun Media Onlin’e di Lokasi
.Menurut Sumber yang tidak mau di sebut namanya,Bahwa Proyek tersebut di Borongkan ke pak Dian orang parakan lima yang Profesinya sebagai Pemborong.
.Lebih Lanjut,Ketika di tanya di wawancarai salah seorang Pekerja,Dia mengaku Upahnya di bayar langsung oleh Dian dan anak nya pk dian sebagai mandor

.Ironis nya lagi TU pk.mulyana Saat berbincang dengan Media seputar proyek hanya menjawab saya hanya di suruh belanja barang, kalau masal teknis dan anggaran proyek megatakan tidak tahu, tapi di depan ada plang proyek nya, kalau mau jelas anggaran nya silakan ke Misteri Asikin Atau kepala sekolah”.ucap mulyana
.Menyikapi Hal tersebut,Mr Asikin sebagai penanggungjawab kegiatan yang bersangkutan,18/7/2023 Saat dimintai tanggapannya, menjelaskan papan proyek sudah ada itu di jalan umum sebelah tangga , atas juga, ini Dans DAK , 2,1 Milyar dari rehab 5 kelas 2 pembaguna leb kimia dan Fisika ruang osis ruang kepada sekolah, pengelolaan Swakelola sekolah tidak di Borongkan kesiapapun, itu Dian harian selaku mandor dikernakan saya tidak bisa baca gambar dan RAB Dikernakan saya bukan ahli nya, untuk mekanisme pencarian ada 3 tahap 30% 30% 40% kita sudah merangkum kan 30% sekang tigal menunggu pencarian tahap kedua, Saat di tanya pekerjaan bayak orang luar seperti orang parakan lima, Ciseti, mr Asikin menjelaskan masak megandal orang sini ysng terbatas, terpaksa kita mengambil orang luar Yang berponten wilaya jatiluhur”.
Seraya megatakan Dihadapan saya ada KPK, sebentar lagi ada dirjen dan saya tidak takut,” dengan polres polsek kita minta pengaman, bahwa saya lagi menjalankan aset negara bukan menjalankan pembagunan rumah sendiri saya ingin jatiluhur lebih baik”. Tegas Asikin
.Untuk Komfirmasi lebih lanjut,Kepala Sekolah SMA N 1Jatiluhur Saat mau di temui di Kantornya,Sedang tidak ada di tempat. Begitu juga Pak Dian”.
Tim V Cakrabuana
Reporter Liputan (Tslm )*















