Purwakarta, Mediacakrabuana.id

Perbaikan Infrastruktur Jalan harus tetap berjalan, hal ini sangat penting guna menjaga Akses perekonomian dan kenyamanan penguna jalan tetap Lancar, Namun dalam Pelaksanaannya harus di kerjakan sesuai aturan agar Kualitas Pembangunan terjamin dan dapat di pertanggung jawabkan ke Masyarakat pengguna jalan.Purwakarta istimewa khusus nya umum masyarakat luas”.

Lain halnya dengan Proyek bencana alam atau kegiatan darurat yang berada di Jalan munjul Pasawahan tepat nya di desa Warung kadu”.
Ketika beberapa awak media kelokasi proyek untuk mencari keterangan tidak ada yang mau di konfirmasi megataka disini tidak ada pengawas baik dari kontraktor maupun dari dinas disini pekerjaan semua”. ucapnya

Diduga tidak sesuai (RAB) Rencana Anggaran Belanja hal di kuatkan dengan pantauan Media” di lapangan 21/6/2022,Seperti halnya pekerjaan( TPT)
Tembak Penahan Tanah dan Saluran Air, menggunakan adukan manual dan mengunaka batu templek”.

Subiyanto, ST Sub Pelaksanaan Pemeliharaan Jalan dan Jembatan.saat di konfirmasi, 21/6 /2023 mengatakan pekerjaan tersebut punya Dapit, kalau mengenai matrial menggunakan batu templek silakan aja konfirmasi ke Dapit”. Ucap subiyanto

Dapit Pemborong saat di konfirmasi dan diberikan Pertayaan..senin 10/7/23.
.proyek TPT Jln munjul – Pasawahàn…

  1. Berapa Anggaran Proyek tersebut…
  2. Kenapa pekerjaan tersebut tidak diawasi baik dari Kontraktor atau dari pihak dinas…
  3. Benar RAB proyek tersebut mengunakan batu templek ….
    4.Kenapa tidak ada papan kegiatan
    Mhn jawaban nya pk dapit …..?
    Dapit menjawab

Anggarannya pakai kegiatan darurat, biasanya nilai piisiknya sekitar 170jt.
Pekerjaan selalu diawasi dengan baik oleh kontraktor & dinas terkait. Batu yg dipakai batu belah andesit. Dikarenakan kegiatan darurat biasanya SPK diproses sambil berjalan, sehingga papan nama belom bisa terpasang. 🙏🏼

Pengawasnya pa Maman Kemaluzaman, bu Jwi dan pa Agung Wibowo…

Ngga ada batu tempel, yg ada batu belah hanya saja potongan agak tipis. Ngga pa2 tetap masih baik dipergunakan. Malahan kita yg ngerjakan akan jadi boros adonan pasir & semennya kalo pake batu seperti itu… 🤠

Apalagi kalo pake batu templek sudah pasti pekerjaan akan tambah boros lagi adonan semen & pasirnya..

.Jenisnya sama juga batu belah, hanya saja agak tipis. Sebagian besar dilokasi pakai batu belah biasa/standar. Hanya sebagian kecil saja pakai batu yg agak tipis. Kalo batu templek lebih lebih tipis lagi..! ucap Dapit

Dheny Suryadiprana. ST Kepala Bidang Pemeliharaan Jalan dan Jembatan saat di konfirmasi senin 10/7/23 perihal 4 pertanyaan di atas melalui What’sApp tidak menjawab sama sekali padahal What’sApp sudah di baca”.

Ryan Oktavia ST ., MM., MT Kepada Dinas Pekerjaan Umum Dan Tata Ruang, saat di konfirmasi Perihal 4 pertanya diatas Juga tidak mau menjawab”.

Untuk komfirmasi hingga berita ini diturunkan, Pengawas maupun dari pihak ( APH ]Aparat Penegak Hukum belum berhasil di Komfirmasi,

Tim V Cakrabuana

Reporter liputan: ( Tslm)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here