Muara Enim – Media Cakrabuana.id

Ali Sopyan DEVISI DPP WRC MENDESAK pihak jajaran Polda Sumsel dapat mengungkap. Adanya dugaan penyuplai BBM Jenis Solar yg sudah mengangkangi peraturan dari Guburnur Sumsel .

Terkait adanya indikasi dugaan kecurangan dalam pengadaan pembelian bbm jenis solar sebanyak 1.270 kl di Engineering Procurement Construction (EPC) pusat yang disalurkan ke EPC PLTU Sumsel 8 Tanjung Lalang desa Tanjung Lalang kecamatan Tanjung Agung kabupaten Muara Enim,

Team Unit Watch Relation of Corruption kabupaten Muara Enim Sumsel turun langsung meminta klarifkasi kepada pihak EPC, senin (20/3). Menanggapi hal tersebut pihak EPC PLTU Sumsel 8 yakni Mr.Lucas melalui jubir Mr.Hendra mengatakan bahwa pihak EPC tidak mengetahui akan masalah harga bbm solar tersebut. Terkait masalah PT yang menyuplai bbm tidak ada penunjukan langsung melainkan melalui tender.

“Kami hanya mengetahui berapa mobil bbm yang masuk, dan terkait harga bbm kami tidak mengetahui,” pungkasnya.
Namun berdasarkan informasi dari masyarakat bahwasanya telah ada tender dan tertutup. Pemenang tender tersebut diduga telah diatur dan diduga tidak berizin suplay bbm serta mirisnya lagi PT tersebut tidak terdaftar dalam vendor list bbm Sumsel yang mana menyebabkan hilangnya potensi PAD Sumsel.

Hal ini diduga tidak mengindahkan himbauan surat Gubernur nomor : 943/II/000506/Penda, tentang himbauan pembelian bahan bakar kendaraan bermotor atau BBM. Oleh karena itu. Patut dugaan pelanggaran tersebut kiranya dapat ditindaklanjuti serta di dalami. Hal ini diperlukan untuk menjaga iklim berusaha yang sehat, menjaga PAD daerah, juga menghindari praktek kecurangan pada pengadaan. ( Team V Pemburu Fakta Cakrabuana )
(Redaksi)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here