www.mediacakrabuana.id | PT Media Cakrabuana News | Halaman 147    
Beranda blog Halaman 147

TENANG BUNG ROY DKK. SAYA MASIH ADA DISINI !…

0

TENANG BUNG ROY DKK. SAYA MASIH ADA DISINI !…

MEDIACAKRABUANA.ID

Oleh: Saiful Huda Ems.

Memperhatikan riwayat perjalanan pendidikan dan hidupnya Pak Jokowi yang sangat kontroversial, tidak konsisten antara ceritanya sendiri dan fenomena perdebatan soal Ijazah Palsunya, saya pada akhirnya hanya dapat menjelaskan berdasarkan logika dan pengalaman, yang kemudian bisa menjadikan dasar keyakinan saya untuk menilai Ijazah UGM nya Pak Jokowi itu asli apa palsu, atau jika menggunakan Bahasa Pak Jokowi yang kerap membingungkan, seperti Sudah Tapi Belum, saya bisa juga menggunakan kata Asli Tapi Palsu (Aspal).

Jika Pak Jokowi benar lulusan UGM tahun 1985 namun menurut ceritanya sendiri beliau setelah itu langsung pergi merantau ke Aceh selama 3 atau 4 tahun –kalau menurut teman-teman kerjanya dahulu, Pak Jokowi di Gayo Aceh hanya 2 tahun (1986-1988)–sebelum beliau menikah, kenapa Gibran Rakabuming Raka dikatakan lahirnya tahun 1987? Kalau baru 2,5 tahun tinggal di Aceh, baru kemudian beliau menikah, harusnya Gibran lahirnya tahun 1989 di Aceh, bukan tahun 1987 di Solo.

Ini artinya bisa jadi Pak Jokowi ke Aceh itu sebelum tahun 1985, alias belum tamat kuliah di UGM dan sudah menikah duluan dengan Ibu Iriana. Kemudian setelah 2,5 tahun tinggal di Aceh, di tahun 1987, saat mudik atau pulang kampung halamannya (ke Solo) lahirlah Gibran putra pertamanya di Solo.

Kalau tidak demikian berarti ada kontradiksi antara tahun wisuda sarjananya Pak Jokowi di UGM (Tahun 1985) dan tahun pernikahannya Pak Jokowi dengan Ibu Iriana (Tahun 1986), serta kelahiran putra pertamanya beliau, Gibran Rakabuming Raka (Tahun 1987 di Solo). Mana yang lebih benar, hanya Pak Jokowi sendiri yang tahu soal ini.

Berdasarkan logika dari hal yang saya katakan itu, saya akhirnya memiliki kesimpulan tersendiri, bahwa Pak Jokowi memang pernah kuliah di UGM tapi beliau tidak sampai tamat, lalu dibuatlah Ijazah palsu.

Tidak perlu meyakinkan saya, bahwa ada teman-teman Wisuda Sarjana UGM seangkatannya Pak Jokowi yang memberikan kesaksian, entah itu melalui perkataan atau melalui foto Pak Jokowi saat masih kuliahnya di UGM dll., bahwa Pak Jokowi itu benar alumnus UGM tahun 1985.

Sebagai contoh saja, waktu saya kuliah di Studiencollege Potsdam Universitaet dan lanjut di Humboldt serta FU Berlin Jerman, juga khususnya waktu kuliah di Bandung, saya punya banyak foto teman-teman kuliah dulu yang sekelas dan seangkatan dengan saya, ketika kami masih sama-sama kuliah. Namun tidak semua teman-teman saya itu menyelesaikan kuliahnya sampai diwisuda kesarjanaan.

Ada teman yang baru kuliah 1 atau 2 semester sudah keluar, ada yang baru kuliah 3 atau 4 semester sudah keluar kuliah alias tidak berlanjut sampai tamat. Apalagi pas ada Krisis Moneter antara tahun 1997-1998, banyak teman-teman yang tidak lanjut kuliah karena orang tuanya kena PHK atau bangkrut. Ada juga yg keluar kuliah karena memilih kerja, keburu ingin nikah, ada yang pindah kampus dll.

Saya sangat ingat sekali dengan peristiwa-peristiwa masa lalu seperti itu, sebagaimana saya masih mengingat dengan jelas, mana teman-teman kuliah yang dulu cantik-cantik, yang bandel-bandel atau yang baik-baik, yang lucu-lucu, humoris atau emosian dll.

Foto teman-teman saya waktu kuliah dengan saya juga masih ada, tetapi ya seperti yang saya katakan tadi, saya sangat tahu dan masih hafal ada dari sebagian dari mereka yang tidak sampai tamat, meskipun mereka juga pintar-pintar dan baik-baik, juga kadang dia anak orang berada, namun tidak melanjutkan kuliah karena melanjutkan usaha orang tuanya yang sudah tua, meninggal dunia dll.

Sedangkan soal ijazah palsu, di tahun 80 an dan 90 an –saya ketika itu masih sekolah SMA, banyak juga mendengar dari orang-orang– banyak sekali yang dijual oleh oknum di kota-kota tertentu, namun sangat rahasia, biasanya orang tahunya hanya dari mulut ke mulut.

Apalagi soal skripsi, banyak penjual jasa pembuat skripsi, dan lebih banyakan lagi banyak penjual skripsi bekas, bahkan di pasar-pasar toko buku tradisional di tahun 80 an dan 90 an itu.

Sebagai selingan cerita saja, pernah suatu waktu saya mau jalan-jalan ke Yogyakarta di akhir tahun 80 an. Saya dimintai tolong teman yang usianya di atas saya dan jadi Mahasiswa di salah satu perguruan tinggi, untuk dibelikan skripsi bekas di Pasar Bringharjo Jogjakarta.

Pada awalnya saya merasa malas, tidak mau dimintai tolong, tetapi dia memelas minta tolong ke saya, hingga akhirnya ya saya turuti saja kemauannya. Urusan dia mau berbuat plagiat, njiplak skripsi orang, atau ditambal sulam menggunakan jurus Ilmu Perkeliruan –ala Jokowi sekarang–, ya silahkan ditanggung sendiri resiko akademik dll.nya, kata hati saya. Haha…

Lalu soal foto-foto saat Wisuda Sarjana, saya kadang juga perhatikan ada orang yang tidak lulus kuliah, namun waktu ada Wisuda Sarjana dia datang dan ikut foto-foto dengan meminjam Baju Toga milik temannya yang diwisuda, hingga nampak ia seperti sudah diwisuda sarjana alias sudah tamat kuliah dari kampus tersebut.

Hal seperti itu biasa terjadi kan? Bahkan pacarnya, saudaranya, iparnya atau orang tuanya seorang wisudawanpun, sering kita lihat pinjam Baju Toga wisudawan untuk bisa dibuat foto-foto.

Di Indonesia itu apa saja bisa, wong Pak Jokowi saja bisa kok melaporkan Ijazah dan melaporkan Mas Roy Suryo dkk. yang dituduh telah mencemarkan nama baiknya, di Polda Metro Jaya di Loket Kehilangan.

Memangnya Pak Jokowi kehilangan apa Pak, kok sampai lapornya di Loket Kehilangan? Kehilangan muka? Haha…Canda Pak, jangan terlalu ditanggapi serius, nanti konsentrasi Pak Jokowi untuk mempertahankan Mas Wapres hilang, hingga Mas Wapres Gibran benar-benar dimakzulkan. 😆🙏.

Sekali lagi, apa yang saya tulis di opini saya ini berdasarkan logika dan keyakinan saya pribadi, di luar itu saya tidak mau bicara, karena saya bukan ahli forensik digital dll., juga bukan pihak yang berwenang untuk memberikan keputusan Ijazah Pak Jokowi dari UGM itu asli ataukah palsu, atau asli tapi palsu.

Jika Pak Jokowi tidak terima dan mau melaporkan saya ke pihak yang berwenang, ya silahkan saja, adili logika dan keyakinan saya. Dan sebagaimana Sokrates yang dihukum paksa dengan meminum Racun Cemara oleh penguasa di zamannya, karena mempertahankan keyakinannya sendiri, sayapun siap melakukannya.

Hidup di dunia hanyalah persinggahan sesaat, setelah itu kita semua akan diseru-Nya untuk kembali pulang, bertemu dengan-Nya !.

Maju terus Mas Roy Suryo dkk. seperjuangan ! Kalau sudah yakin akan kebenaran, jangan pernah mundur ataupun gentar apapun halangannya ! Saya masih ada di sini, menemani perjuangan kalian semua, untuk terwujudnya Indonesia yang lebih demokratis dan beradab !.

Rawe-rawe rantas, malang-malang tuntas ! Laa haula wa laa quwwata illa billah. “Tiada daya dan upaya kecuali dengan kekuatan Allah SWT”. Merdeka ! Merdeka ! Merdeka !…✊️(SHE).

7 Mei 2025 Ketika rembulan ditelan gelap gulitanya malam.

Saiful Huda Ems (SHE). Lawyer, Analis Politik dan Sniper Politik Nasional.

DIDUGA PEMBANGUNAN SPAL RT 05 RW 02 KELURAHAN GUNUNG GAJAH LAHAT LADANG KORUPSI NUR APRILIA

0

DIDUGA PEMBANGUNAN SPAL RT 05 RW 02 KELURAHAN GUNUNG GAJAH LAHAT LADANG KORUPSI NUR APRILIA

LAHAT SUMSEL ||  MEDIACAKRABUANA.ID

Diduga Pembangunan Siring Pembuangan Air Limbah (SPAL) Rt 05 Rw 02 Kelurahan Gunung Gajah kecamatan Lahat Kabupaten Lahat Provinsi Sumatera Selatan bersumber dari Dana APBD Kelurahan Tahun anggaran 2025
Diduga dikerjakan asal-asalan ,terindikasi asal jadi,diduga menggunakan besi berukuran 8,diduga jarak besi lebih dari 30 cm,diduga menggunakan pasir bercampur tanah,diduga menggunakan spit besar-besar yang dioplos koral tidak menggunakn split ukuran 2 cm x 3 cm,diduga pengadukan tidak menggunakan mesin molen diaduk manual menggunkan tenaga manusia,diduga ketebalan lantai kurang dari 10 cm cm,diduga coran dinding diisi menggunakan batu mangga, diduga tidak menggunakan lantai dasar dan lantai kerja.

Hal ini terungkap saat awak media Online ini investigasi langsung kelapangan menindak lanjuti laporan dari beberapa warga.
Seperti yang katakan salah satu warga Rt 05 Rw 02 Kelurahan Gunung Gajah Kecamatan Lahat Kabupaten Lahat Provinsi Sumatera Selatan 05-05-2025 yang mengaku bernama Harlis mengatakan,sepertinya pembangunan Siring Air Limbah ditempat kami tidak akan bertahan lama karna materialnya yang mereka gunakan Pasir bercampur tanah seharusnya menggunakan pasir bersih dan splitnya juga sangat besar-besar seperti dioplos, bukan split ukuran 2 cm x 3 cm,untuk pembesiannya jarang-jarang dan besinya menggunkan besi ukuran 8, pengadukan corannya tidak menggunakan mesin molen malah diaduk manual menggunakan tenaga manusia,jadi bagai mana siring tersebut bertahan lama
Kalau dikerjkan asal-asalan seperti asal jadi saja padahal dana pembangunannya bersumber dari uang rakyat dan diperuntukan untuk rakyat bukan diperuntukan untuk ladang Korupsi Lurah dan kroninya ,”jelasnya”

Siring pembuangan air limbah, yang juga dikenal sebagai Saluran Pembuangan Air Limbah (SPAL), adalah suatu saluran atau sistem yang berfungsi untuk mengumpulkan dan mengalirkan air limbah dari sumbernya (misalnya rumah tangga, industri) menuju tempat pengolahan atau pembuangan. Siring ini bisa berupa saluran terbuka, pipa, atau sistem yang lebih kompleks yang dirancang untuk mengelola air limbah secara efisien dan aman.
Selain itu juga
Mencegah pencemaran air bersih (misalnya sumur gali).
Mencegah penyebaran penyakit yang disebabkan oleh air limbah yang tidak terkelola dengan baik.
Meningkatkan kualitas lingkungan dengan mengurangi bau dan keindahan pemandangan.
Memudahkan pengelolaan air limbah, sehingga dapat diolah dan dimanfaatkan kembali (misalnya untuk irigasi) atau dibuang ke badan air dengan aman.
Untuk sistem pengerjaannya harus sesuai Standar SPEK Siring Pembuangan Air Limbah ,materialnya juga harus menggunakan Pasir Bersih,Split ukuran 2 cm x 3 cm,semen,air.
Sistem pengadukan harus menggunakan mesin molen agar coran tercampur rata dan menghasilkan beton yang berkwalitas bagus.
Untuk pembesian minimal menggunakan besi berukuran 10 ,untuk jaraknya pembesiannya 15 cm sampai 20 cm,harus menggunakan lantai dasar dan lantai kerja,ketebalan dinding dan lantai 20 cm sampai 30 cm,untuk besi bagian atas harus dibengkokkan /dihak.

Sama halnya yang dikatakan salah satu warga Rt 05 Rw 02 Kelurahan Gunung Gajah Kecamatan lahat Kabupaten Lahat Provinsi Sumatera Selatan mengaku bernama Jangbon 06-05-2025 mengatakan ,menurut pengamatan Saya pembangunan siring Air limbah dipemukiman kami tidak akan bertahan lama karena pengecorannya tidak menggunakan mesin molen jadi bagai mana adukan akan tercampur sempurna kalau diaduk manual menggunkan tenaga manusia selain itu juga materialnya juga menggunakan pasir bercampur tanah untuk splitnya juga besar-besar seperti dioplos ,seharusnya untuk materialnya harus menggunakan pasir bersih dan split ukuran 2×3, jarak besinya terlalu jarang-jarang dan menggunakan besi kecil berukan 8 , lantainya juga terlalu tipis kurang dari 10 cm seharusnya untuk lantai tebalnya 20 cm sampai 30 cm,mereka juga tidak menggunakan lantai dasar dan lantai kerja.
Ketebalan dinding juga diisi menggunakan batu.
Pengerjaannya asal-asalan seperti asal jadi saja,saya sedikit banyak paham mengenai pembangunan Siring Pembuangan Air Limbah (SPAL) dikarenakan saya pernah bekerja ikut dalam membangun Siring Air Limbah karena saya berprofesi Buruh Harian Lepas Bangunan,”ungkapnya”

Nur Aprilia S.P.di.MM
Lurah Gunung gajah Kecamatan Lahat Kabupaten Lahat Provinsi Sumatera Selatan Saat dikomfirmasi 06-05-2025 via WhatsApp 0838-0080-XXX memblokir nomor awak media ini sampai
berita ini diterbitkan tidak memberikan hak jawab.

“BERSAMBUNG KEEDISI SELANJUTNYA”

HERI AS & NITA YUPIKA
(TEAM PEMBURU KORUPTOR)

KAJATI SUMSEL DIDESAK USUT DANA PERJALANAN DINAS DI 19 SKPD PEMKAB MUARA ENIM.SUMSEL

0

KAJATI SUMSEL DIDESAK USUT DANA PERJALANAN DINAS DI 19 SKPD PEMKAB MUARA ENIM.SUMSEL

MUARA ENIM.SUMSEL || MEDIACAKRABUANA.ID

19 SKPD Pemkab Muara Enim diduga berhasil membobol dana APBD dengan jumlah miliaran rupiah .Ali Sopyan pimpinan umum media Rajawali news grup dengan tegas mengatakan Pemda muara Enim Layaknya Pemda tertinggal jika kita lihat untuk perbandingan dengan Pemda lainya. Pasal kabupaten Muara Enim terkena di manca negara tambang batu bara terbesar ironisnya perkembangan pembangunan masih jauh apa yang di harapkan apalagi untuk kemajuan kesejahteraan rakyat. Akibat banyak nya buaya lapar di lingkungan Pemkab Muara Enim.

Haltersebut terbukti ketika Pemkab Muara Enim dipim Pj Bupati Dr Ahmad Rizali
Yang banyak pengeluaran di saat gencarnya pilkada . Padawaktu itu. Tidak tertutup kemungkinan dana dana tersebut di gunakan untuk kepentingan pilkada terbukti pihak badan pemeriksaan keuangan RI.perwakilan sumatera selatan menemukan biaya penggantian BBM untuk kendaraan dinas yang diduga fiktif. Dimintak pihak kajati segera mengusut adanya kerugian ke uwangan negara . Pasalnya Realisasi Belanja Perjalanan Dinas pada 19 SKPD Tidak Sesuai Ketentuan
Pemerintah Kabupaten Muara Enim tahun 2023 menganggarkan Belanja
Barang dan Jasa sebesar Rp965.982.659.367,00 dengan realisasi 31 Desember
2023 sebesar Rp854.731.463.603,86 atau 88,48% dari anggaran. Realisasi
tersebut di antaranya merupakan Belanja Perjalanan Dinas sebesar
Rp146.659.676.323,41.
Dalam LHP atas Belanja Daerah TA 2023 pada Pemerintah Kabupaten
Muara Enim Nomor 08/LHP/XVIII.PLG/01/2024 tanggal 15 Januari 2024, BPK
mengungkapkan permasalahan Realisasi Belanja Perjalanan Dinas pada 23 SKPD
Tidak Sesuai Ketentuan Sebesar Rp1.423.880.722,82 sebagai berikut.Realisasi pembayaran biaya penggantian Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk
kendaraan dinas tidak didukung bukti yang riil dan sah sebesar
Rp728.755.518,32;
b. Realisasi pembayaran biaya penginapan melebihi ketentuan batas tertinggi
standar harga satuan regional sebesar Rp303.417.977,60;
c. Biaya penggantian BBM tidak sesuai kondisi sebenarnya sebesar
Rp374.108.636,90;
d. Pertanggungjawaban penggantian BBM tidak didukung bukti sebesar
Rp6.480.900,00;
e. Pembayaran perjalanan dinas ganda sebesar Rp2.890.350,00; dan
f. Biaya transportasi tidak sesuai dengan ketentuan sebesar Rp8.227.340,00.
Kondisi tersebut tidak sesuai dengan:
a. Peraturan Presiden Nomor 33 Tahun 2020 tentang Standar Harga Satuan
Regional pada Pasal 2 ayat (3) dan Lampiran I angka 2 poin b;
b. Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan
Daerah pada Pasal 141 ayat (1); dan
c. Peraturan Bupati Muara Enim Nomor 7 Tahun 2023 tentang Pedoman
Perjalanan Dinas bagi Pejabat Daerah, ASN, dan Pihak Lain pada Pasal 10 ayat
(4) dan (10).
Permasalahan tersebut mengakibatkan kelebihan pembayaran Belanja
Perjalanan Dinas sebesar Rp1.423.880.722,82.
Hal tersebut disebabkan oleh PPTK Belanja Perjalanan Dinas pada 23 SKPD
tidak memedomani ketentuan dalam menyiapkan dokumen administrasi
pembayaran Belanja Perjalanan Dinas.
Saat penyusunan LHP telah terdapat pengembalian seluruh nilai kelebihan
pembayaran Belanja Perjalanan Dinas ke Kas Daerah sebesar Rp1.423.880.722,82,
yang terdiri dari pengembalian sebelum 31 Desember 2023 sebesar
Rp1.157.145.720,50 dan pengembalian setelah tanggal 31 Desember 2023 sebesar
Rp266.735.002,32. Atas pengembalian sebelum 31 Desember 2023 telah
dilakukan pengurangan Belanja Perjalanan Dinas, sehingga masih terdapat lebih
saji Belanja Barang dan Jasa tahun 2023 sebesar Rp266.735.002,32.
Dalam pemeriksaan atas LKPD Kabupaten Muara Enim TA 2023, BPK
melakukan pemeriksaan tambahan atas realisasi Belanja Barang dan Jasa – Belanja
Perjalanan Dinas per 31 Desember 2023 pada 19 SKPD sebesar
Rp61.482.243.984,31. Berdasarkan pengujian atas dokumen pertanggungjawaban
perjalanan dinas, konfirmasi kepada penyedia jasa penginapan, konfirmasi kepada
pegawai Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), dan klarifikasi kepada
para pelaksana perjalanan dinas diketahui terdapat permasalahan sebagai berikut.
a. Realisasi Pembayaran Biaya Penggantian BBM untuk Kendaraan Dinas Tidak
Didukung Bukti yang Riil dan Sah Sebesar Rp1.156.202.787,00Hasil pemeriksaan uji petik atas dokumen pertanggungjawaban
perjalanan dinas menunjukkan biaya penggantian BBM untuk pulang dan pergi
dari kantor ke tempat tujuan perjalanan dinas dibayarkan secara lumpsum dari
bulan Januari s.d. April 2023.
Hasil perhitungan kembali dengan mempertimbangkan tingkat konsumsi
BBM kendaraan dinas, harga BBM saat perjalanan dinas, dan jarak tempuh ke
tempat tujuan perjalanan dinas menunjukkan terdapat kelebihan pembayaran
biaya penggantian BBM kendaraan dinas sebesar Rp1.156.202.787,00 dengan
rincian pada Tabel 1.13
( Red )

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Cholil Nafis Menentang Keras Usulan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi

0

 

Jabar || Mediacakrabuana.id

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Cholil Nafis menentang keras usulan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang ingin menjadikan vasektomi sebagai syarat bagi keluarga miskin untuk mendapatkan bantuan sosial (bansos).

Jia syarat demikian benar diberlakukan, ia meminta umat Muslim untuk tidak mendaftar bansos. Menurutnya, mayoritas yang terdampak kebijakan adalah kalangan muslim.

“Yang mau divasektomi itu mayoritas muslim, makanya itu saya sarankan kepada yang muslim kalau syarat ambil bansos adalah vasektomi maka tak usah daftar bansos. InsyaAllah saudara-saudara ada jalan lain rezekinya,” ujar Kiai Cholil, dilihat dari unggahan X (Twitter) melalui akunnya @/cholilnafis, Jumat, 2 Mei 2025.

Vasektomi adalah prosedur kontrasepsi permanen pada pria, dengan cara memotong atau menyumbat saluran sperma agar tidak bisa membuahi. Menurut Kiai Cholil, tindakan ini bertentangan dengan ajaran Islam.
( Red)

*GP Ansor Sumut Gelar Halal Bihalal, Perkuat Barisan Waspadai Bahaya Intoleransi*

0

*GP Ansor Sumut Gelar Halal Bihalal, Perkuat Barisan Waspadai Bahaya Intoleransi*

*Medan,-* Mediacakrabuana.id
Sumatera Utara – Pengurus Wilayah (PW) Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Sumatera Utara menggelar halal bihalal yang dihadiri hampir seluruh pengurus, termasuk Ketua, Dr. H. Adlin Umar Yusri Tambunan, S.T., M.S.P., Sekretaris H Edi Harahap, S.Sos dan Bendahara. Rapat membahas terkait penguatan internal organisasi dan strategi menghadapi kelompok intoleran yang mengancam ideologi Pancasila dan Ahlussunnah Wal Jamaah.

Dalam keterangannya, Sekretaris PW GP Ansor H. Edi Harahap, S.Sos., menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap modus operandi baru yang dilakukan kelompok intoleran di Sumatera Utara. Ansor sebagai garda terdepan dalam menjaga Pancasila akan terus memperkuat barisan dan meningkatkan kewaspadaan.

“GP Ansor adalah organisasi yang mewaspadai paham itu. Oleh karena itu cukup banyak kelompok masyarakat yang memusuhi GP Ansor, khususnya kaum intoleran yang bertentangan dengan Ideologi Pancasila,” ujarnya kepada wartawan.

Sebagai tindak lanjut, PW GP Ansor Sumut akan menggelar pertemuan seluruh Ketua, Sekretaris, dan Korcab se-Sumatera Utara pada tanggal 12-13 Mei 2025. Pertemuan ini bertujuan untuk memberikan penguatan dan sosialisasi kepada kader dan keluarga mereka tentang bahaya paham intoleran.

“Langkah ke depannya hari ini kita sudah lakukan penguatan kepada kader-kader di Sumut agar waspada terhadap ada modus-modus baru yang ada di Sumatera Utara ini berkaitan dengan gerakan-gerakan yang dilakukan oleh kelompok yang kita duga selama ini di beberapa daerah. Kelompok tersebut bahagian dari gerakan terselubung dari kaum-kaum intoleran yang bertentangan dengan undang-undang Dasar 1945 dan juga Ideologi Pancasila itu sendiri,” terangnya.

Edi juga menghimbau seluruh kader GP Ansor untuk aktif mensosialisasikan pentingnya menjaga NKRI dan ideologi Pancasila, serta menolak paham khilafah. GP Ansor berkomitmen menjadi garda terdepan melawan intoleransi dan menjaga keutuhan bangsa.

“Harapan ke depan kami sekaligus menghimbau kepada seluruh kader agar kita semua ke tengah tengah masyarakat untuk ikut mensosialisasikan bahwa negara kesatuan Republik Indonesia sudah final, dengan satu Ideologi yaitu Ideologi pancasila. Tidak ada paham khilafah. PW GP Anshor sudah lewat dari hal-hal yang begitu. Maka Ansor akan menjadi garda terdepan untuk melakukan sosialisasi,” tegasnya mengakhiri. *(Tim/Rz)*

Kuasa Hukum Perkara 368 di PN Prabumulih Sebut Ada Unsur Kriminalisasi Terhadap Wartawan

0

Kuasa Hukum Perkara 368 di PN Prabumulih Sebut Ada Unsur Kriminalisasi Terhadap Wartawan

Prabumulih, – Mediacakrabuana.id

Persidangan dengan materi perkara pasal 368 yang menyeret tiga orang pekerja jurnalis digelar untuk ke sembilan di Pengadilan Negeri Prabumuluh, Sumatera Selatan, Senin (5/5/2025).

Sidang keempat ini ditutup dengan beberapa pernyataan sikap kuasa hukum di depan awak media atas jalannya persidangan yang rencananya akan diputus Kamis mendatang.

NR Icang Rahardian SH, Kuasa Hukum ketiga Terdakwa tetap pada pendapat hukumnya bahwa kasus ini mengandung unsur kriminalisasi terhadap insan pers. Ini didasari adanya kekeliruan pada berkas perkara dan beberapa kejanggalan lainnya.

“Terdapat kekeliruan dalam berkas perkara yang disidangkan, pertama adalah nama asli Terdakwa K. Muhammad Iksan dan tinggal di Palembang, namun dalam berkas perkara adalah KMS Muhammad Iksan tinggal di Prabumulih. Artinya Jaksa tidak cermat dalam melakukan dakwaan dan penuntutan,” ujar Kuasa Hukum yang juga Ketua Umum Ikatan Wartawan Online Indonesia.

“Yang kedua,” lanjut Icang Rahardian, “lalu yang kedua, di dalam perkara ini ada dua Laporan Kepolisian (LP, red) yaitu LP yang diterbitkan Polres Prabumulih dan LP yang diterbitkan Polsek Prabumulih Timur. Jadi perkara ini terdapat dua LP dan dalam LP tuntutannya jelas pasal 368 namun di persidangan berubah menjadi pasal 369,” tutur Kuasa Hukum.

Icang menambahkan dengan tegas bahwa ada terdapat unsur kriminalisasi dan pemaksaan agar ketiga tersangka tidak bisa lepas dari tuntutan.
“Kurang apa lagi, kesempatan mengajukan exsepsi tidak diberikan, sehingga saya mengajak para sahabat insan pers untuk berjuang melawan ketidak adilan dan kriminalisasi terhadap ketiga jurnalis ini,” tegas Icang Rahardian.

Jalannya persidangan ini menyita perhatian awak media yang tergabung dalam Ikatan Wartawan Online Indonesia Provinsi Sumatera Selatan, Lampung, Banten dan Jawa Barat yang mengirimkan perwakilannya hadir di persidangan tersebut.

HERI AS & NITA YUPIKA
“TEAM PEMBURU KORUPTOR”

*”Pengurus Pasar: Jangan Rusak Nama Baik Lau Cih dengan Isu Tak Berdasar”*

0

*”Pengurus Pasar: Jangan Rusak Nama Baik Lau Cih dengan Isu Tak Berdasar”*

*MEDAN,-* MEDIACAKRABUANA.ID
Kabar mengenai dugaan adanya pungutan liar (pungli) di Pasar Induk Lau Cih, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan, Sumatera Utara. sempat mengundang perhatian publik. Isu yang menyebutkan adanya kutipan tidak resmi oleh oknum PUD Pasar Kota Medan terhadap pedagang memicu berbagai tanggapan, terutama dari pengurus pedagang di pasar tersebut.

Menanggapi isu tersebut, pengurus pedagang menegaskan bahwa sejauh ini tidak ada kutipan di luar ketentuan yang berlaku yang sudah disepakati oleh pedagang dan pengelola beserta PUD Pasar Kota Medan. Mereka memastikan bahwa proses retribusi dilakukan secara terbuka dan sesuai prosedur yang ditetapkan pemerintah PUD Pasar Kota Medan.

“Kami sebagai pedagang tidak pernah merasa dipungut di luar aturan. Setiap kewajiban yang dilakukan oleh PUD Pasar Lau Cih Kota Medan sesuai dengan tarif Perda yang berlaku. Kalau ada masalah, sebaiknya disampaikan melalui jalur yang benar,” ujar salah satu pengurus pedagang saat dikonfirmasi, Minggu (4/5/2025).

Menurut mereka, seluruh mekanisme pengelolaan pasar dijalankan oleh pihak PUD Pasar sesuai dengan regulasi yang telah ditetapkan pemerintah kota. Tidak ada tindakan sepihak ataupun penyalahgunaan wewenang seperti yang dituduhkan dalam isu yang beredar tentang pungli.

Pernyataan lebih lanjut disampaikan oleh Ketua Ikatan Pedagang Pasar Induk Lau Cih Kota Medan, Nismahwati Br Singarimbun, pengurus pedagang Pasar Lau Cih, yang didampingi oleh sekretaris Sempurna Kaban, wakil sekretaris Hardika Sinuraya, serta bendahara Supredo Sembiring dan Afrida Sitepu. Mereka secara tegas membantah adanya praktik pungli di pasar.

“Pungli? Itu tidak benar. Ini hanya fitnah yang meresahkan,” kata Nismahwati.

Mereka juga menyampaikan bahwa para pedagang memahami pentingnya keterbukaan informasi dalam pengelolaan pasar. Untuk itu, jika ada pedagang yang merasa dirugikan atau memiliki bukti terkait kutipan tidak sah, mereka dipersilakan untuk menyampaikan laporan melalui jalur resmi agar bisa ditindaklanjuti sesuai prosedur.

Para pedagang pun berharap masyarakat dan pihak-pihak terkait tidak langsung menelan isu yang belum jelas kebenarannya tanpa klarifikasi. Mereka menilai tuduhan tersebut justru mencoreng nama baik pasar yang selama ini beroperasi secara tertib dan transparan.

“Kami ingin pasar ini tetap kondusif. Jangan sampai berita yang belum tentu benar membuat pedagang jadi resah,” tambahnya. Bahwasanya jumlah pedagang di Lau Cih lebih kurang 900 – 1000 orang.timbulnya masalah ini adalah kepentingan okmum oknum tertentu yang menyudutkan PUD Pasar.

“Kalau ada yang merasa keberatan atau memiliki bukti, tentu sebaiknya disampaikan secara resmi. Jangan sampai isu yang belum jelas kebenarannya justru merugikan banyak pihak,” pungkasnya.

Bantahan ini disapaikan kepada seluruh intansi terkait dan bapak walikota Medan bawasanya isu pungli di Pasar Induk Lau Cih Medan tidak benar.bahwasannya isu tersebut hayalah kepetingan oknum oknum tertetu.

Selama kepemimpinan bapak Plt Dirut Utama PUD Pasar Kota Medan Imam Hadi SE dan Derektur Oprasional Ismail Pardede terus bersinerji mengayomi pedagang pasar Induk Lau Cih, tutup Nismawati yang di Amini seluruh pedagang. *(Tim/Rz)*

*Beasiswa dari Bukit Asam Membawa Dian Terbang Menggapai Prestasi*

0

*Beasiswa dari Bukit Asam Membawa Dian Terbang Menggapai Prestasi*

Tanjung Enim Sumsel || Mediacakrabuana.id

Sebuah pesawat melintas di langit kala Dian Adi Saputra tengah menjaga ibunya yang terbaring di rumah sakit. Dian yang ketika itu masih berusia 16 tahun membatin, ia ingin sekali terbang naik pesawat.

Berasal dari keluarga prasejahtera, naik pesawat merupakan kemewahan bagi Dian. Ibunya seorang pedagang di pasar, sedangkan ayahnya bekerja serabutan.

Tak sekadar naik pesawat, pemuda asal Tanjung Enim ini ingin pergi belajar mencari pengalaman sebanyak-banyaknya.

“Ketika saya memiliki impian kuliah di Jawa, saya sampaikan ke orang tua saya. Ibu saya menjawab, biayanya bagaimana? Tidak mungkin saya memaksakan diri kuliah di Jawa dengan membebankan pada orang tua saya,” tutur Dian.

Lulus SMA pada 2015, Dian ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Tentu saja orang tuanya tak mampu membiayai.

Namun keterbatasan finansial tak menjadi penghalang bagi Dian untuk mengejar mimpinya. Dari temannya, ia mendapat informasi bahwa PT Bukit Asam Tbk (PTBA) memiliki Program Bantuan Biaya Pendidikan Mahasiswa Sekitar Bukit Asam (Bidiksiba).

Dian lantas datang ke acara sosialisasi Bidiksiba. Salah satu perguruan tinggi yang bekerja sama dengan PTBA dalam Program Bidiksiba adalah Politeknik Negeri Malang (Polinema). Dian pun membulatkan tekad untuk ikut seleksi Bidiksiba dan kuliah di Polinema. Ia mendaftarkan diri di program studi D3 Manajemen Informatika.

Lulus seleksi, Dian terbang naik pesawat ke Pulau Jawa untuk belajar di Polinema. “Alhamdulillah saya mendapat beasiswa tersebut setelah melalui seleksi yang cukup ketat. Itu pengalaman yang tidak akan pernah saya lupakan,” tuturnya.

Tak ingin menyia-nyiakan kesempatan, Dian membuktikan bahwa ia tak kalah dari anak-anak daerah lain. Berbagai prestasi diraihnya selama kuliah di Polinema.

“Saya ingin mengembangkan diri saya karena saya peserta beasiswa. Beberapa prestasi yang saya dapatkan, di antaranya Duta Kampus Polinema selama berkuliah, Duta Batik Kota Malang, Duta Politik Kota Malang,” ujar Dian.

Setelah menyelesaikan pendidikannya di Polinema, Dian kembali ke kampung halaman untuk menginspirasi anak-anak muda Tanjung Enim agar bersemangat meraih mimpi dan prestasi. Kisah Dian adalah bukti nyata bahwa setiap orang punya kesempatan meraih mimpinya. Dengan semangat dan ketekunan, tak ada cita-cita yang terlalu tinggi.

“Saya pulang ke Tanjung Enim dengan kondisi yang sangat saya syukuri. Pendidikan sangat penting untuk anak-anak. Saya bisa melihat adik-adik yang mungkin punya nasib dan mimpi yang sama dengan saya. Saya ingin mereka tidak patah semangat hanya karena terkendala biaya,” tutupnya.

Dedy Saptaria Rosa, VP Sustainability PT Bukit Asam Tbk (PTBA), mengatakan bahwa program Bidiksiba merupakan wujud komitmen PTBA dalam mendorong kemajuan masyarakat di sekitar wilayah operasi PTBA melalui bidang pendidikan. Sejalan dengan Asta Cita yang diusung pemerintah, yakni poin 4 terkait pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM).

“Melalui program Bidiksiba, kami membuka kesempatan kepada siswa-siswi dari keluarga prasejahtera untuk meraih pendidikan tinggi. Dengan begitu, kualitas SDM akan meningkat dan rantai kemiskinan bisa diputus. Kami berharap program ini memberikan dampak positif bagi masa depan para peserta dan masyarakat secara luas,” kata Dedy.

Dengan Energi Tanpa Henti, PTBA menjalankan program Bidiksiba untuk memberikan kesempatan kepada lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA)/Sederajat dari keluarga prasejahtera di sekitar perusahaan agar dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang Perguruan Tinggi (Diploma Tiga atau D-III).

Sejak 2013 hingga 2024, sebanyak 367 putra-putri daerah sekitar wilayah operasi PTBA mendapatkan beasiswa ini. Sebanyak 121 orang di antaranya berstatus mahasiswa dan 246 orang berstatus alumni. Para alumni ini telah mendapatkan pekerjaan di berbagai bidang usaha.

Untuk Informasi lebih lanjut silakan menghubungi:

*Niko Chandra*
_Corporate Secretary_
PT Bukit Asam Tbk
nchandra@bukitasam.co.id
www.ptba.co.id

Jacob Ereste : *Kreatif, Inovatif dan Inventif dan Solutif Dalam Perjalanan dan Pengembaraan Spiritual Yang Tidak Pernah Selesai*

0

Jacob Ereste :
*Kreatif, Inovatif dan Inventif dan Solutif Dalam Perjalanan dan Pengembaraan Spiritual Yang Tidak Pernah Selesai*

Mediacakrabuana.id
Pendekatan filosofis yang beranjak dari pengalaman dan kesadaran secara subyektif dapat menganalisis pengamanan dan kesadaran manusia secara individual maupun komunal untuk memahami bagaimana persepsi manusia terhadap alam sekitarnya.

Gambaran pengalaman dan kesadaran manusia yang lebih presisi dan akurat. Karena itu kemampuan kreatif untuk membuat sesuatu yang baru, original dan bernilai kreatif untuk kemaslahatan manusia di bumi sangat diperlukan, agar dunia tidak sampai terkesan mandek berputar kembali ke ruang yang sama dan menjenuhkan.

Kreatifitas dapat diwujudkan melalui karya seni yang unik dan menarik,desain produk, gratis hingga interior dan asesoris yang mampu membangkitkan gairah baru, agar tidak membosankan. Karena itu, kretifitas untuk dapat meningkatkan kualitas hidup dapat ditautkan dengan daya inovatif bila perlu disertai semangat inventif — menciptakan sesuatu yang baru — lantaran sangat diperlukan oleh pemikiran kreatif dan inovatif untuk bergerak terus menuju masa depan yang lebih menyenangkan dan menggembirakan, supaya hidup tidak menjadi sia-sia seusai meninggalkan bumi.

Inilah yang dimaksud dari seorang sahabat penyair bahwa di dunia ini sesungguh setiap orang tengah mengukir keindahan baru nisan miliknya sendiri-sendiri agar kelak para peziarah senantiasa ingat untuk melafaskan sebait do’a untuk kebahagiaan yang jejak di akherat.

Langkah untuk menemukan cara terbaik untuk menyelesaikan suatu masalah hingga cita-cita yang baik dan mulia agar dapat dinikmati oleh orang banyak, kiranya dapat melalui solusi kreatif, inovatif dan inventif yang terhimpun dan terpusat dalam satu ide yang genial lewat keputusan jitu yang efektif dan efisien penuh keyakinan dan percaya diri.

Begitulah buah pikir avangard — yang mampu melukiskan sesuatu yang baru, tapi juga indah, kreatif dan membangkitkan semangat hidup yang baru untuk hari esok dengan kepastian meninggalkan hari ini yang tertulis indah dalam memori hidup yang tak pernah mati.

Agaknya, itulah yang dimaksud dari Dedah penyair besar Indonesia, Chairil Anwar yang bersifat kepada Tuhan bahwa aku ingin hidup seribu tahun lagi. Dari puisi religiusnya itu, Chairil Anwar bisa dipahami terus hidup dalam metafora yang indah dan selalu menjadi rujukan ziarah, sebagai bagian dari sosialisasi nyata dari pengembaraan spiritual yang tak pernah selesai.

Banten, 5 Mei 2025

BBM OPLOSAN JENIS SOLAR MENJAMUR DI SUMSEL MABES POLRI DIMINTAK SEGERA BERTINDAK

0

BBM OPLOSAN JENIS SOLAR MENJAMUR DI SUMSEL MABES POLRI DIMINTAK SEGERA BERTINDAK

SUMSEL || MEDIACAKRABUANA.ID

Menjamurnya penimbunan BBM OPOLASAN Jenis Solar diduga sudah menjadi ATM Para oknum Aparat haltersebut terbukti lokasi Gudang penimbunan BBM Jenis solar yang di perjuwal belikan secara subsidi. Berdampak merugikan pemilik kendaraan umum . Merusak mesin mobil. Ironisnya pihak aparat penegak hukum wilayah Sumsel terkesan tutup mata.

Tim Awak Media Telah Menelusuri sejumlah Tempat Gudang penimbunan BBM di jalan lintas Tengah _Ibul Besar III _Kecamatan Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir. Sumatera Selatan..’

Tepat nya Desa Pemulutan (Jalan Ibul Besar III) Sangat Dekat Sekali APH (Polda Sumsel)” sedangkan lokasi tersebut berada di wilayah hukum polres oi jarak diduga gudang BBM tersebut dengan Polda Hanya 30 menit Jarak Tempuh Perjalanan mobil

Masyarakat yang tidak mau disebut kan nama nya , ‘ Merasa sangat kuatir akan terjadi ledakan atau pun kebakaran

sejumlah kenderan umum mampir atau pun untuk minum kopi di warung dekat sekali dengan Gudang BBM Ilegal tersebut. ,

Diduga Pemilik Gudang tersebut Adalah Mafiah BBM Ilegal Yang Kebal Hukum.

.Masarakat mintak pihak mabes polri segera bertindak sebelum terjadi kebakaran atau menelan korban jiwa manusia

Jacob Ereste : *Panorama Indah Sepanjang Jalan Spiritual Bertebar Penuh Rasa Syukur dan Pasrah Bersama Tawadhu Yang Tersemai*

0

Jacob Ereste :
*Panorama Indah Sepanjang Jalan Spiritual Bertebar Penuh Rasa Syukur dan Pasrah Bersama Tawadhu Yang Tersemai*

Mediacakrabuana.id
Dalam praktek laku spiritual bisa dimulai dari sikap pasrah dengan menerima keadaan atau situasi dengan lapang dada tanpa perlawanan, tanpa penyesalan. Meski begitu tidak lantas berarti menyerah, karena lebih memiliki kemampuan untuk menerima apa yang terjadi dengan penuh kesadaran serta keikhlasan dalam suasana hati yang tenang dan tenteram.

Dari kepasrahan itu biasanya mampu melahirkan rasa syukur sebagai wujud terima kasih kepada Tuhan atas segala nikmat, karunia serta kebaikan yang telah dirasakan tanpa harus melakukan perbandingan dengan beragam kesulitan serta hambatan yang pernah dihadapi dan dirasakan sebelumnya. Jika pun kesulitan dan rintangan yang pernah dialami itu, harus dikenang, posisinya sekedar untuk mengingatkan saja guna melipat gandakan rasa syukur serta puja dan puji kepada Allah SWT yang telah melimpahkan rachmat, taufik serta hidayahnya dalam bentuk sekecil apapun.

Hakikat syukur adalah bagian dari upaya untuk meningkatkan kebahagiaan agar tidak kemaruk dan tamak atas segala bentuk yang telah dinikmati. Bahkan, rasa syukur bagi sebagian orang bisa mengurangi stress dan kecemasan yang tidak perlu menjadi beban hidup. Karena itu, sikap dari rasa syukur dapat diwujudkan dalam bentuk do’a sebagai ekspresi terima kasih kepada Tuhan. Begitu juga dengan puja dan puji kepada Tuhan atau kepada orang lain yang telah memberi pertolongan atau kemudahan untuk menggapai tujuan tertentu yang diinginkan. Sehingga ekspresi rasa syukur itu dapat diwujudkan untuk dapat ikut membahagiakan orang lain melalui pertolongan, pemberian dukungan atau semacam sedekah yang diberikan kepada orang lain tanpa mengharap sesuatu, kecuali hanya untuk menyenangkan hati atau membahagiakan orang lain tersebut tanpa pamrih apa-apa.

Ekspresi dari berbagai bentuk rasa syukur itu sangat diyakini hanya untuk meningkatkan kualitas hidup agar bisa lebih berarti bagi diri sendiri maupun untuk orang lain.

Begitulah pasrah yang erat korelasinya dengan tawakkal untuk mengurangi rasa cemas dan stress. Hingga kemudian mampu meningkatkan kepercayaan diri serta keyakinan bahwa sesuatu itu tidak sepenuh tergantung pada hasil usaha keras yang telah dilakukan. Karena ada kekuatan lain yang sangat menentukan dari apa yang dapat diraih termasuk terhadap apa yang membuat kegagalan harus dialami dan dihadapi dengan tetap tegar dan tawakkal. Bahkan melalui tawakkal cukup dipercayai oleh orang banyak untuk meningkatkan kesadaran terhadap kesabaran melalui do’a tanpa sesak dan rasa kecewa, menemukan cara yang lebih jitu penuh keyakinan terhadap Tuhan kelak akan memberikan hasil yang terbaik dan memberi banyak manfaat tidak hanya untuk diri sendiri.

Karena itu di dalam keyakinan Islam, sebagian hasil yang diperoleh dipercaya ada hak atau milik orang lain yang harus dan wajib dikeluarkan dalam zakat mal termasuk zakat fitrah.

Sikap tawakkal dan tawadhu sangat erat kaitannya dengan rasa syukur dan rendah hati atau merendahkan diri agar tidak sombong dan jumawa. Karena tawadhu merupakan salah satu sifat yang sangat penting untuk dicapai dalam mengikuti tuntunan serta ajaran agama.

Sikap tawadhu dapat meningkatkan jalinan hubungan dengan orang lain. Karena sikap dan sifat dari tawadhu dapat memperkuat hubungan yang lebih baik dengan orang lain. Kecuali itu, sikap dan sifat tawadhu dapat mengurangi konflik dan meningkatkan keyakinan dan kesabaran dalam jalinan ikatan kebersamaan dalam satu bentuk kerjasama untuk terus berlanjut dan langgeng dalam suasana yang harmoni dan menyenangkan.

Yang lebih penting dari semua itu, bahwa sikap dan sifat tawadhu mampu meningkatkan kesadaran terhadap diri sendiri sekaligus memahami keterbatasan diri sendiri, sehingga tidak perlu terkesan neranyak, sombong dan angkuh atas kemampuan yang dimiliki, karena mungkin kemampuan itu tidak dimiliki oleh orang lain.

Pertanda dari sikap tawadhu — rendah hati — tidak sombong, tidak angkuh dan tidak pernah merasa benar sendiri. Apalagi sampai merasa lebih pintar dari orang lain. Biasanya pertanda ini dimulai dari hasrat untuk tidak selalu tampil. Kecuali itu adalah kesediaan untuk menerima kritik — tidak anti kritik — apalagi sekedar saran dan usulan yang dapat diterima atau dicerna oleh akal sehat.

Karena itu sikap dan sifat tawadhu seseorang pun akan ditandai oleh keikhlasan untuk mendengar pendapat serta usulan dari orang lain. Dalam istilah populer yang berkembang dalam forum diskusi Atlantika Institut Nusantara, kesediaan untuk meminjamkan telinga sendiri untuk orang lain tidak kalah penting dari hasrat pasang omong — yang cuma mau memenuhi dan menyesaki telinga orang lain. Lebih cikaka lagi habis pasang omong berbusa-busa, setelah itu meninggalkan forum untuk tidak bersedia sedikitpun mendengar pendapat dan komentar dari orang lain. Dan suasana seperti ini, sungguh pekat mewarnai berbagai forum para aktivis dan kaum pergerakan di tanah air kita, khususnya Jakarta.

Panorama indah sepanjang jalan spiritual penuh rasa Syukur, ikhlas dan pasrah hingga tawadhu membasuh hati sambil berzikir dengan suasana muraqabah yang hening dan hidmat. Dalam derap kaum sufi yang berarak menerawang langit tasawuf jingga yang bening bersama wirit makrifat menggema di jagat raya yang gaduh dan keruh.

Banten, 4 Mei 2025

**aparan ini merupakan resume dari berbagai penggalan dialog dan diskusi rutin mingguan, Senin-Kamis bersama Sri Eko Sriyanto Galgendu, Pemimpin Spiritual Nusantara di Sekretariat GMRI, Jl. Ir. J. Juanda No. 4 A, Jakarta Pusat*.

Jacob Ereste : *Makan Bergizi Gratis, Koperasi Desa Merah Putih Hingga Dewan Kesejahteraan Buruh Nasional Menjadi Strategi Presiden Prabowo Subianto Untuk Kesejahteraan Rakyat*

0

Jacob Ereste :
*Makan Bergizi Gratis, Koperasi Desa Merah Putih Hingga Dewan Kesejahteraan Buruh Nasional Menjadi Strategi Presiden Prabowo Subianto Untuk Kesejahteraan Rakyat*

Mediacakrabuana.id
Strategi kocok ulang yang dijalankan Presiden Prabowo Subianto kelak akhirnya dapat membersihkan hambatan dan rintangan yang menghalangi laju dari gerak langkah Kabinet Merah Putih dengan segenap rancangan program yang telah berjalan demi dan untuk rakyat. Demikian menurut Sri Eko Sriyanto Galgendu mengamat gerak langkah Presiden Prabowo Subianto setelah melakukan rekonsiliasi nasional dengan merangkul berbagai pihak yang mau dan bersedia bekerja bersama Kabinet Merah Putih untuk bangun dan bangkit dari kondisi keterpurukan ekonomi akibat pengaruh ekonomi global yang sedang memburuk.

Langkah strategis dan taktis yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto, menurut Sri Eko Sriyanto Galgendu sangat meyakinkan bisa menciptakan ketahanan dan pertahanan rakyat menghadapi berbagai tekanan ekonomi global yang sedang memburuk dapat diatasi bersama rakyat dengan merangkul dan menggandeng berbagai elemen masyarakat, termasuk suara lantang sejumlah Jendral dan Perwira Menengah TNI yang keras menyuarakan aspirasinya dengan mendapat perhatian yang serius.

Respon positif Presiden Prabowo Subianto yang bersikap bijak menerima usulan Forum Purnawirawan Prajurit TNI mengedepankan tatanan yang harmoni bagi bangsa Indonesia. Minimal untuk tidak semakin gaduh dan berkembang liar dengan memahami pernyataan sikap Forum Purnawirawan Prajurit TNI yang mengurai delapan poin saran yang disampaikan itu. Dan menurut Penasehat Khusus Presiden Bidang Politik dan Keamanan, Wiranto mengungkapkan Presiden sangat menghormati dan memahami pikiran-pikiran yang disampaikan para Purnawirawan Jendral dan Perwira Menengah TNI tersebut, karena memiliki sikap moral yang sama dengan jiwa Sapta Marga serta sumpah prajurit.

Isu yang diliakui Prabowo Subianto yang sangat fundamental sifatnya itu akan menjadi kajian secara seksama. Karena masalah yang diajukan oleh para Jendral dan Perwira Menengah TNI itu sungguh tidak ringan, ujar Wiranto kepada melalui keterangan resminya selalu Penasehat Khusus Presiden yang dipercaya untuk menengahi statemen tersebut. Karena itu tanggapan selengkapnya tentang statemen Purnawirawan TNI ini akan disampaikan kemudian, tandasnya.

Namun belakangan muncul kegaduhan tentang mutasi anak dari Try Sutrisno yang kuat diduga terkait dengan pernyataan Forum Purnawirawan yang diduga karena ikutnya Try Sutrisno dalam pernyataan Forum Purnawirawan tersebut. Sehingga pembatalan mutasi terhadap Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pengkogabwilhan) I, Letnan Jendral Kunto Arief Wibisono, terkait polemik pemakzulan Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka dari Forum Purnawirawan TNI, semula Kunto Arief Wibisono memang dimutasi menjadi Staf Khusus Kepala Staf TNI Angkatan Darat.

Bantahan yang disampaikan Kepala Pusat Penerangan TNI Brigjen Kristomei Sianturi dalam konferensi pers, Sabtu, 3 Mei 2025. Ada 237 perwira tinggi TNI yang dimutasi berdasarkan Kep/554/IV/2025 yang diputuskan pada 29 April 2025. Namun mutasi itu dibatalkan lewat keputusan Panglima TNI No. Kep/554A/IV/ 2025 pada 30.April 2025.

Isu yang sempat berkembang dalam masyarakat dan mendapat perhatian yang cukup luas, masalah mutasi Letnan Jendral Kunto Arief Wibisono dapat dianggap selesai dan tidak lagi perlu dihubungkan dengan pernyataan Forum Purnawirawan yang diikuti Ayahandanya Kunto Arief Wibisono sebagai anaknya Try Sutrisno. Demikian pula pembatalan mutasi yang telah dilakukan Panglima TNI, bisa dianggap bukan atas tekanan Presiden Prabowo Subianto yang tidak menginginkan terjadi kegaduhan berkepanjangan serta menyita energi yang banyak.

Pendapat senada juga diungkap Sri Eko Sriyanto Galgendu langsung via WhatsApp dari Semarang, 3 Mei 2025 yang memberi apresiasi pada sikap bijak Presiden Prabowo Subianto mampu menjaga kondusivitas politik di tanah air yang mampu menahan diri untuk tidak membuat komentar yang tidak perlu.

Langkah bijak Presiden dengan menggagas terbentuknya Dewan Kesejahteraan Buruh Nasional (DKBN) lebih dari cukup membuat suasana kondusif utama pada perayaan hari Buruh Internasional Tahun 2025 di Indonesia. Presiden Prabowo Subianto pun segera menganjurkan untuk dibentuknya Dewan Kesejahteraan Buruh Nasional serta Satuan Tugas (Satgas) PHK, RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PRT) dan Perlindungan Pekerja Laut serta Sektor Perikanan. Dan negara sendiri tidak akan tinggal diam bila terjadi ketidakadilan terhadap buruh.

Komitmen Presiden Prabowo ini jelas dan tegas diucapkannya dihadapan ribuan kaum buruh dan serikat buruh pada acara peringatan May Day 1 Mei 2025 di Lapangan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat. Komitmen Prabowo Subianto untuk menghapus sistem kerja outsourcing, karena mempersulit kaum buruh dan memperlemah usaha mengorganisasi kaum buruh bagi serikat buruh.

Dewan Kesejahteraan Buruh Nasional katanya diharap menjadi salah satu instrumen penghapus sistem outsourcing yang diperhalus dengan istilah alih daya itu. Dewan Kesejahteraan Buruh Nasional diharap melibatkan tokoh-tokoh buruh dari seluruh Indonesia yang akan memberi masukan dan usulan kepada Presiden terkait perbaikan Undang-undang dan regulasi yang dinilai tidak berpihak kepada kaum buruh maupun kepada serikat buruh.

Kecuali itu, Presiden Prabowo Subianto mendukung usulan untuk Marsinah menjadi tokoh buruh nasional yang gigih hingga akhir hayatnya memperjuangkan perbaikan serta kesejahteraan kaum buruh nasional tanpa diskriminasi.

Jakarta, 3 Mei 2025

KPK RI DIDESAK USUT ANGGARAN BELANJA PEMKAB. PURWAKARTA JAWA BARAT Rp167.156.907.916, DIPERTANYAKAN

0

KPK RI DIDESAK USUT ANGGARAN BELANJA PEMKAB. PURWAKARTA JAWA BARAT Rp167.156.907.916, DIPERTANYAKAN

PURWAKARTA.JABAR || MEDIACAKRABUANA.ID

Utang Belanja sebesar Rp167.156.907.916,00 dan Utang Jangka Pendek Lainnya
sebesar Rp28.204.254.916,00 yang mengakibatkan defisit riil

gonjang ganjing anggaran belanja menjadi santapan empuk pasalnya APBD Pemkab Purwakarta berpotensi tidak dapat mewujudkan kondisi fiskal yang
sehat dan berkesinambungan;
b. Utang Belanja sebesar Rp167.156.907.916,00 dan Utang Jangka Pendek Lainnya
sebesar Rp28.204.254.916,00 yang mengakibatkan defisit riil APBD sebesar
Rp105.823.385.397,00 membebani keuangan daerah pada tahun anggaran
berikutnya;
c. Penyajian SILPA TA 2023 sebesar Rp37.251.937.661,00 tidak menunjukkan
kondisi senyatanya, seharusnya defisit riil APBD TA 2023 sebesar
Rp105.823.385.397,00; dan
d. SPD belum sepenuhnya dapat berfungsi sebagai sarana pengendalian belanja
dan manajemen kas.Hal6 tersebut disebabkan:
a. Bupati Purwakarta belum menetapkan kebijakan pengetatan anggaran Belanja
Daerah dalam penganggaran dan pelaksanaan APBD;
b. TAPD dalam menyusun APBD TA 2023, tidak mempertimbangkan
kemampuan PAD yang rasional dapat dicapai, tidak mempertimbangkan
kepastian ketersediaan dana yang bersumber dari PAD dalam penyusunan
anggaran belanja, serta tidak menindaklanjuti hasil evaluasi Gubernur Jawa
Barat atas rancangan Perda APBD;
c. Kepala BKAD selaku BUD kurang optimal melakukan pengawasan dan
pengendalian kas yang ditentukan penggunaannya;
d. Kepala Bidang Anggaran selaku Kuasa BUD kurang cermat dalam penerbitan
SPD dengan belum mempertimbangkan ketersediaan dana di Kas Umum Daerah.
Atas permasalahan tersebut, Pemkab Purwakarta melalui Sekretaris Daerah
menyatakan sependapat dengan temuan BPK dan akan menindaklanjuti sesuai
rekomendasi.
BPK merekomendasikan Bupati Purwakarta menginstruksikan agar:
a. Sekretaris Daerah mengusulkan rencana kebijakan pengetatan anggaran Belanja
Daerah dalam penganggaran dan pelaksanaan APBD Perubahan TA 2024 dalam
hal kepastian ketersediaan kas khususnya PAD tidak tercapai;
b. TAPD dalam menyusun APBD mempertimbangkan kemampuan PAD yang
rasional dapat dicapai, kepastian ketersediaan dana yang bersumber dari PAD
dalam penyusunan anggaran belanja, serta menindaklanjuti hasil evaluasi
Gubernur Jawa Barat atas rancangan Perda APBD;
c. Kepala BKAD selaku BUD:
1) Lebih optimal melakukan pengawasan dan pengendalian kas yang
ditentukan penggunaannya;
2) Menyusun mekanisme dalam pelaksanaan Belanja Daerah yang bersumber
dari PAD memperhatikan kepastian tercapainya target yang ditetapkan;
3) Memerintahkan Kepala Bidang Anggaran selaku Kuasa BUD lebih cermat
dan konsisten dalam penerbitan SPD dengan mempertimbangkan
ketersediaan dana sesuai sumber dana di Kas Umum Daerah;
4) Menyusun strategi pengelolaan Kas Daerah dengan mempertimbangkan:
a) Pemenuhan pelaksanaan Sisa DAU-SG TA 2023 sebesar
Rp57.434.635.530,00; dan
b) Kewajiban pelunasan Utang Belanja TA 2023 sebesar
Rp167.156.907.916,00 dan Utang Jangka Pendek Lainnya TA 2023
sebesar Rp28.204.254.916,00.
Berdasarkan rencana aksi Pemkab Purwakarta, Bupati Purwakarta akan
menindaklanjuti rekomendasi dalam kurun waktu 60 hari setelah Laporan Hasil
Pemeriksaan (LHP) diterima.

Ali Sopyan Kepala Divisi Investigasi Tim Gabungan media Pemburu Fakta mendesak KPK untuk segera menindaklanjuti dan periksa Pemkab Purwakarta Jawa barat
dari hasil rekomendasi temuan BPK tersebut, cetus Ali Sopyan.

“Dengan adanya rekomendasi temuan dari BPK terkait anggaran di pemkab purwakarta Jawa Barat , kami mendesak pihak penegak hukum dalam hal ini KPK untuk segera menindaklanjuti temuan tesebut, tegas Ali Sopyan, pada minggu 04/05/2025

Sampai berita ini diterbitkan oleh Redaksi pejabat yang bersangkutan belum di Konfirmasi

Bersambung Edisi berikut….!!!
( Redaksi )

TANGKAP. GEROMPBOLAN PEJABAT ATAU PENJAHAT DI LINGKARAN PEMDAPROV SUMSEL GOROK ANGGARAN PERJALANAN DINAS

0

TANGKAP. GEROMPBOLAN PEJABAT ATAU PENJAHAT DI LINGKARAN PEMDAPROV SUMSEL GOROK ANGGARAN PERJALANAN DINAS

PEMDAPROV SUMSEL|| MEDIACAKRABUANA.ID

Sumatera Selatan – Rajawali news : Berbagai cara gerombolan pejabat bangsat untuk maling uwang negara hal tersebut .Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) menghadapi masalah terkait anggaran perjalanan dinas yang tidak sesuai ketentuan.

Pasalnya Berdasarkan pemeriksaan, 15 SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) memiliki realisasi belanja perjalanan dinas yang tidak sesuai dengan ketentuan sebesar Rp13.896.380.625. Dari jumlah tersebut, Rp9.963.480.115 sudah disetorkan ke Rekening Kas Umum Daerah, sementara sisa Rp3.932.900.510 belum ditindaklanjuti.

Dalam investasi Tim Media terkait temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) perlunya peningkatan pengawasan dan pengelolaan anggaran yang lebih transparan dan akuntabel untuk mencegah penyalahgunaan dana publik.

Ali Sopyan Kepala Divisi Investigasi Tim Gabungan media Pemburu Fakta mendesak Kejati Sumatera Selatan untuk segera menindaklanjuti dan periksa 15 SKPD di Provinsi Sumatera Selatan dari hasil rekomendasi temuan BPK tersebut, Tegas Ali Sopyan. Pimpinan umum Rajawali Anti Korupsi Indonesia Tangguh ( RAKIT )

“Dengan adanya rekomendasi temuan dari BPK terkait anggaran Perjalanan Dinasdi 15 SKPD Pemdaprov Sumatera Selatan, kami mendesak pihak penegak hukum dalam hal ini Kejati Sumatera Selatan untuk segera menindaklanjuti temuan tesebut, tegas Ali Sopyan,

REVOLUSI SOSIAL VS. GEMURUH GELOMBANG NAFSU ANGKARA MURKA JOKOWI.

0

REVOLUSI SOSIAL VS. GEMURUH GELOMBANG NAFSU ANGKARA MURKA JOKOWI

MEDIACAKRABUANA.ID

Oleh: Saiful Huda Ems.

Perhatikan dan renungkan secara serius, sejak munculnya Jokowi di panggung politik nasional, kegaduhan dan perpecahan itu terus terjadi dimana-mana, mulai dari perpecahan antar elite Partai Politik, antar organisasi masyarakat keagamaan dan kepemudaan atau kemahasiswaan, hingga antar teman, antar almamater bahkan kadang sampai antar keluarga besar, keluarga kecil (suami, istri dan anak-anak, juga mertua).

Lembaga-lembaga negara –khususnya institusi-institusi penegak hukum–kadang juga terlihat saling sikut, saling berebut targetnya masing-masing. Mahkamah Konstitusi memutus perkara kadang bertentangan dengan keputusan sebelumnya. Kejaksaan Agung menangkap koruptor-koruptor kelas kakap, sedang KPK malah terlihat sibuk memproses hukum perkara-perkara kecil berbau politik, dan terkesan hanya membidik lawan-lawan politik Jokowi.

POLRI sempat terlihat terjadi polarisasi internal dari mulai Kasus Sambo, dan sejak menjelang Pilpres 2024 serta Pilkada serentak 2024, selain muncul istilah Partai Coklat yang menggerus wibawa institusi POLRI, anggota-anggota POLRI di lapis terbawah juga terlihat mengalami demoralisasi pasukan, tidak percaya diri lagi sebagai anggota Pasukan POLRI pengayom, pelindung, penjaga keamananan dan ketertiban masyarakat dan abdi negara, akibat KAPOLRI nya terlalu banyak bermain politik, hingga anggota-anggota POLRI banyak yang dibully oleh masyarakat.

Polisi dalam berbagai sorotan peristiwa, juga sering mengalami bentrokan secara serius dengan anggota-anggota TNI, yang tragisnya malah ditepuki tangan alias didukung penuh oleh sebagian masyarakat yang mungkin saja banyak menaruh dendam, trauma pada prilaku Polisi padanya dll.nya. Miris dan kasihan sekali bukan, anggota Pasukan POLRI banyak yang jadi korban seperti ini, padahal mereka belum tentu juga bersalah dan harus dibedakan dengan Kapolrinya yang sering bermain politik.

Belakangan kita juga melihat, betapa institusi TNI juga mengalami sorotan dan kritikan tajam dari tokoh-tokoh masyarakat dan akademisi, tak terkecuali dari purnawirawan-purnawiran institusinya sendiri.

Anggota-anggota purnawirawan TNI banyak juga yang mulai menganggap TNI sudah mirip dengan POLRI yang ikut-ikutan terseret dalam kegiatan politik praktis, seperti pembelaannya pada Jokowi dan calon-calon pejabat tinggi di lingkungan institusi TNI, serta Calon Kepala Negara/Pemerintahan plus Wakilnya, serta Kepala-Kepala Daerah yang didukung oleh Jokowi yang banyak juga dilawan oleh para purnawirannya (TNI).

Inilah yang terjadi semenjak Jokowi tampil di panggung politik nasional, bukannya berkah kedamaian, persatuan dan kesatuan antar warga bangsa, antar suku dan antar pemeluk agama, serta antar institusi-institusi negara yang didapatkan, melainkan malahan perpecahan demi perpecahan, kegaduhan demi kegaduhan terjadi secara terus menerus, dari tahun ke tahun, dari Jokowi naik tahta kepresidenan hingga lengsernya.

Namun Jokowi nampaknya lupa, selain banyaknya tokoh-tokoh politisi dan agama yang sudah berhasil dibungkamnya dengan berbagai “bingkisan manis” hasil jarahan proyek-proyek strategis nasional yang kerapkali meninggalkan banyak persoalan, masih banyak tokoh-tokoh agama, pendidikan, kebudayaan, kaum profesional, serta tokoh-tokoh pergerakan yang kritis, tak dapat “dinina bobokan”, masih tak kenal lelah terus menerus memantau pergerakannya.

Orang-orang yang berdiri di “luar pagar” (baca: di luar sistem-Pen.) ini terus berupaya untuk mencari solusi cepat dan konkret, bagaimana menghentikan arogansi dan brutalitas politik Jokowi. Mereka yang sekarang telah berhasil merangkul kekuatan dari unsur akademisi, budayawan dan militer, sebenarnya sudah menemukan solusinya, yakni Revolusi Sosial.

Hanya saja yang masih dijadikan kajian pertimbangan mereka, adalah bagaimana sebagian masyarakat yang sudah berhasil ditipu dan “digelapkan” nalar kewarasan berpikir politiknya oleh Jokowi yang mempelopori munculnya pergerakan para Buzzer Politik di Tanah air ini, kelak tidak menjadi korban deru debu revolusi sosial.

Inilah bedanya orang-orang revolusioner berintegritas yang memiliki kecintaan penuh dan penghormatan pada nilai-nilai kemanusiaan itu, dibandingkan dengan Jokowi yang tamak, serakah, hanya terobsesi pada terwujudnya kemewahan Dinasti Politik keluarganya, hingga lupa diri, lupa tujuan hidup akhiratnya, yang mengubur kecintaanya pada Tuhan, Manusia dan Alam Semesta di bawah gelinjang nafsu angkara murka, gemuruh gelombang syahwat berkuasanya yang kukuh dan menderu-deru. Salam revolusioner ! Merdeka !✊.️..(SHE).

3 Mei 2025.

Saiful Huda Ems (SHE). Lawyer dan Sniper Politik Nasional.

H. Riden Bachrudin Ketua Relawan Dara Kita Mengecam Keras Terhadap Oknum Yang Mengedit Poto Bupati Dan Wakil Bupati Bekasi

0

H. Riden Bachrudin Ketua Relawan Dara Kita Mengecam Keras Terhadap Oknum Yang Mengedit Poto Bupati Dan Wakil Bupati Bekasi

KABUPATEN BEKASI| || MEDIACAKRABUANA.ID

Dukungan terus mengalir dari berbagai pihak, terkait foto wajah Bupati dan Wakil Bupati Bekasi matanya ditutup dengan lakban hitam, beredarnya pamflet seruan aksi demo yang menggunakan foto kepala daerah dengan mata tertutup lakban tersebut banyak pihak-pihak yang tidak terima Bupati dan Wakil Bupatinya diperlakukan seperti itu.

Salahsatu ketua “Relawan Dara Kita” yang juga sebagai Ketua Umum (LSM-GMI) angkat bicara terkait adanya foto Bupati dan Wakil Bupati Bekasi yang diedit seperti pelaku kriminalitas oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Sabtu (03/05/2025).

Dikatakannya Ketua Umum (LSM-GMI) H.Riden Bahcrudin, perlakuan tersebut sudah suatu penghinaan terhadap kepala daerah, mengkritik boleh tapi jangan menghina.paparnya dia.

Lanjut Riden, siapapun yang menghina kehormatan Kepala Daerah “Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bekasi”, urusannya sama saya. Tegasnya dia.

Saya berharap pelaku yang sudah mengedit foto Bupati dan Wakil Bupati Bekasi, harus bertanggung jawab atas perbuatannya dan perlu ditindak tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku di Negara Republik Indonesia.Ucapnya.

Demi untuk menjaga kondusifitas di Kabupaten Bekasi dan terciptanya Bekasi Bangkit Maju Sejahtera, kami sebagai Ketua Relawan Dara Kita juga Ketua Umum (LSM-GMI)5 akan menempuh jalur hukum.tutupnya dia. (red).

Jacob Ereste : *Etika, Moral dan Akhlak Hanya Dapat Digapai Melalui Pengembaraan Spiritual Yang Intens dan Serius*

0

Jacob Ereste :
*Etika, Moral dan Akhlak Hanya Dapat Digapai Melalui Pengembaraan Spiritual Yang Intens dan Serius*

Mediacakrabuana.id
Kesadaran diri adalah upaya untuk memahami perasaan, pikiran dan hasrat serta motivasi dari diri sendiri secara jujur dan konsisten. Karena itu, kejujuran dan keberanian untuk mengakui dan menerima tentang realitas atau eksistensi diri sendiri secara jujur untuk diperbaiki atau ingin ditingkatkan sebaik mungkin. Keberanian dan kejujuran untuk memahami dan menerima keadaan yang sesungguhnya tentang diri sendiri tanpa harus diingkari atau ditutup-tutupi agar dapat diperbaiki dan ditingkatkan bobot dan kualitasnya untuk mencapai kesempurnaan manusia sebagai khalifatullah — wakil Tuhan — di bumi. Sehingga hakikat dari rahmatan lil alamin dapat terwujud meski terbatas hanya untuk diri kita sendiri.

Kejujuran terhadap hati nurani sendiri akan menikmati ketenangan batin, karena mampu menghindar dari kebohongan dan kemunafikan yang menyiksa diri. Usaha menjaga kesadaran terhadap diri sendiri dapat menghasilkan pilihan keputusan yang jitu dan penting bagi diri sendiri, karena tidak memiliki beban apa-apa dalam melakukan dan meraih tujuan yang diinginkan itu.

Sifat dan sikap jujur dan ikhlas dalam berbagai bentuk perbuatan dan prilaku sehari-hari biasanya akan menghasilkan jalinan hubungan yang baik dan memberi kesan bagi orang lain yang sempat bersinggungan dalam aktivitas dan kegiatan yang dilakukan sehari-hari. Dari sifat dan sikap yang jujur dari hati nurani sendiri memang acap tidak memberikan hasil yang menyenangkan, tetapi bisa terbebas dari beban kamuflase atau kepura-puraan sebagai sumber dari sifat dan sikap yang munafik, karena hanya ingin tampil menyenangkan pihak lain dengan kepura-puraan saja.

Karena itu, pegangan terhadap etika, moral dan akhlak mulia manusia untuk membentengi diri dari perbuatan serta perilaku yang buruk dapat dihindari, agar tetap kukuh dalam sikap dan sifat yang jujur, ikhlas tanpa pernah abai pada etika, moral dan akhlak manusia yang harus dijunjung tinggi nilai-nilainya yang luhur.

Etika adalah pagar diri dari sikap dan sifat perbuatan agar tidak menyalahi aturan adat, tradisi etik profesi serta kesepakatan aturan yang telah disetujui, baik secara formal maupun cuma dalam bentuk konvensi yang tidak tertulis. Apalagi untuk suatu perjanjian yang telah tertulis atau berada diatas sumpah dan janji seperti yang harus dilakukan oleh para pejabat publik ketika hendak menerima jabatan yang akan segera dijalankannya sesuai dengan fungsi dan peranannya yang tertuang dalam peraturan maupun perundang-undangan. Karena itu sanksi moral dan hukum positif terhadap yang bersangkutan, ketika melakukan pelanggaran sangat terkesan sulit untuk dimaafkan. Apalagi hanya dikenakan sanksi yang ringan.

Prinsip dari etika memang lebih bersandar pada aturan adat, hukum dalam masyarakat tradisional serta kesepakatan bagi pekerja profesi yang harus ditaati tanpa sandi hukum, karena biasanya hanya dikenakan sanksi moral. Atau dikucilkan dari lingkungan masyarakat adat setempat. Atau bahkan diusir untuk keluar dari wilayah kekuasaan masyarkat setempat. Karena itu, etika erat kaitannya dengan moralitas yang lebih disandarkan pada ketentuan dan peraturan agama. Sehingga moralitas yang buruk akan mendapat kecaman dan cemoohan serta tidak dapat dipercaya oleh masyarakat dan lingkungannya.

Begitulah prinsip dalam nilai-nilai moral yang berpedoman pada perilaku baik atau buruk untuk menilai seseorang dengan konsekuensi sanksi moral yang buruk atau baik juga untuk yang akan ditempelkan kepada bersangkutan.

Nilai-nilai moral yang penting dan perlu harus menjadi perhatian setiap orang agar tidak mengabaikannya. Seperti sikap seraung dengan tetangga kiri dan kanan di tempat tinggal kita, harus diindahkan. Bila tidak, maka penilaian balik — dalam bentuk yang buruk maupun yang baik — akan diterima oleh orang yang bersangkutan. Jadi nilai-nilai dalam etika dan moral itu akan menjadi bentuk pertanggungjawaban setiap orang terhadap lingkungan tempat tinggal maupun wilayah pergaulannya sehari-hari yang akan dicerca atau dipuji dengan cara langsung atau sembunyi-sembunyi yang dianggap tidak perlu dinarasikan, tetapi akan lebih penting disikapi dengan cara yang dianggap lebih baik atau lebih bijak.

Upaya untuk menjaga etika, moral dan akhlak yang mulia sebagai manusia yang diciptakan Tuhan sebagai Khalifah di muka bumi, melalui etika yang baik, moral yang terpuji serta akhlak yang mulia dalam luhur sebagai manusia dapat membangun hubungan yang baik dengan semua pihak, karena dapat dipercaya dan mampu menjaga — atau bahkan — menciptakan lingkungan yang kondusif dan indah hingga harmoni terjalin dengan pihak lain. Karena dengan landasan etika dan moral yang baik dapat ikut membangun suasana lingkungan dimana pun tempatnya akan kondusif dan membuat kebijakan yang dapat diterima oleh banyak orang, karena dilakukan dengan azas keadilan dan jujur serta demi dan untuk kepentingan semua pihak.

Pada akhirnya, etika dan moral serta akhlak mulia manusia dapat dijaga sekalian bisa ditingkatkan kualitasnya dengan menekuni atau melakukan pengembaraan spiritual untuk semakin mendekatkan diri kepada Tuhan. Karenanya, jalan spiritual jelas berada diseberang jalan material yang orientasinya lebih duniawi — bukan ukhrowi — yang lebih bersifat dan penuh nuansa ilahiah. Maka itu mereka yang abai terhadap etika, moral dan akhlak jauh berada diujung kematian yang nyaris tak pernah terlindas dalan kehidupan mereka sehari-hari.

 

Banten, 3 Mei 2025

0

Jacob Ereste :
*Etika, Moral dan Akhlak Hanya Dapat Digapai Melalui Pengembaraan Spiritual Yang Intens dan Serius*

Mediacakrabuana.id
Kesadaran diri adalah upaya untuk memahami perasaan, pikiran dan hasrat serta motivasi dari diri sendiri secara jujur dan konsisten. Karena itu, kejujuran dan keberanian untuk mengakui dan menerima tentang realitas atau eksistensi diri sendiri secara jujur untuk diperbaiki atau ingin ditingkatkan sebaik mungkin. Keberanian dan kejujuran untuk memahami dan menerima keadaan yang sesungguhnya tentang diri sendiri tanpa harus diingkari atau ditutup-tutupi agar dapat diperbaiki dan ditingkatkan bobot dan kualitasnya untuk mencapai kesempurnaan manusia sebagai khalifatullah — wakil Tuhan — di bumi. Sehingga hakikat dari rahmatan lil alamin dapat terwujud meski terbatas hanya untuk diri kita sendiri.

Kejujuran terhadap hati nurani sendiri akan menikmati ketenangan batin, karena mampu menghindar dari kebohongan dan kemunafikan yang menyiksa diri. Usaha menjaga kesadaran terhadap diri sendiri dapat menghasilkan pilihan keputusan yang jitu dan penting bagi diri sendiri, karena tidak memiliki beban apa-apa dalam melakukan dan meraih tujuan yang diinginkan itu.

Sifat dan sikap jujur dan ikhlas dalam berbagai bentuk perbuatan dan prilaku sehari-hari biasanya akan menghasilkan jalinan hubungan yang baik dan memberi kesan bagi orang lain yang sempat bersinggungan dalam aktivitas dan kegiatan yang dilakukan sehari-hari. Dari sifat dan sikap yang jujur dari hati nurani sendiri memang acap tidak memberikan hasil yang menyenangkan, tetapi bisa terbebas dari beban kamuflase atau kepura-puraan sebagai sumber dari sifat dan sikap yang munafik, karena hanya ingin tampil menyenangkan pihak lain dengan kepura-puraan saja.

Karena itu, pegangan terhadap etika, moral dan akhlak mulia manusia untuk membentengi diri dari perbuatan serta perilaku yang buruk dapat dihindari, agar tetap kukuh dalam sikap dan sifat yang jujur, ikhlas tanpa pernah abai pada etika, moral dan akhlak manusia yang harus dijunjung tinggi nilai-nilainya yang luhur.

Etika adalah pagar diri dari sikap dan sifat perbuatan agar tidak menyalahi aturan adat, tradisi etik profesi serta kesepakatan aturan yang telah disetujui, baik secara formal maupun cuma dalam bentuk konvensi yang tidak tertulis. Apalagi untuk suatu perjanjian yang telah tertulis atau berada diatas sumpah dan janji seperti yang harus dilakukan oleh para pejabat publik ketika hendak menerima jabatan yang akan segera dijalankannya sesuai dengan fungsi dan peranannya yang tertuang dalam peraturan maupun perundang-undangan. Karena itu sanksi moral dan hukum positif terhadap yang bersangkutan, ketika melakukan pelanggaran sangat terkesan sulit untuk dimaafkan. Apalagi hanya dikenakan sanksi yang ringan.

Prinsip dari etika memang lebih bersandar pada aturan adat, hukum dalam masyarakat tradisional serta kesepakatan bagi pekerja profesi yang harus ditaati tanpa sandi hukum, karena biasanya hanya dikenakan sanksi moral. Atau dikucilkan dari lingkungan masyarakat adat setempat. Atau bahkan diusir untuk keluar dari wilayah kekuasaan masyarkat setempat. Karena itu, etika erat kaitannya dengan moralitas yang lebih disandarkan pada ketentuan dan peraturan agama. Sehingga moralitas yang buruk akan mendapat kecaman dan cemoohan serta tidak dapat dipercaya oleh masyarakat dan lingkungannya.

Begitulah prinsip dalam nilai-nilai moral yang berpedoman pada perilaku baik atau buruk untuk menilai seseorang dengan konsekuensi sanksi moral yang buruk atau baik juga untuk yang akan ditempelkan kepada bersangkutan.

Nilai-nilai moral yang penting dan perlu harus menjadi perhatian setiap orang agar tidak mengabaikannya. Seperti sikap seraung dengan tetangga kiri dan kanan di tempat tinggal kita, harus diindahkan. Bila tidak, maka penilaian balik — dalam bentuk yang buruk maupun yang baik — akan diterima oleh orang yang bersangkutan. Jadi nilai-nilai dalam etika dan moral itu akan menjadi bentuk pertanggungjawaban setiap orang terhadap lingkungan tempat tinggal maupun wilayah pergaulannya sehari-hari yang akan dicerca atau dipuji dengan cara langsung atau sembunyi-sembunyi yang dianggap tidak perlu dinarasikan, tetapi akan lebih penting disikapi dengan cara yang dianggap lebih baik atau lebih bijak.

Upaya untuk menjaga etika, moral dan akhlak yang mulia sebagai manusia yang diciptakan Tuhan sebagai Khalifah di muka bumi, melalui etika yang baik, moral yang terpuji serta akhlak yang mulia dalam luhur sebagai manusia dapat membangun hubungan yang baik dengan semua pihak, karena dapat dipercaya dan mampu menjaga — atau bahkan — menciptakan lingkungan yang kondusif dan indah hingga harmoni terjalin dengan pihak lain. Karena dengan landasan etika dan moral yang baik dapat ikut membangun suasana lingkungan dimana pun tempatnya akan kondusif dan membuat kebijakan yang dapat diterima oleh banyak orang, karena dilakukan dengan azas keadilan dan jujur serta demi dan untuk kepentingan semua pihak.

Pada akhirnya, etika dan moral serta akhlak mulia manusia dapat dijaga sekalian bisa ditingkatkan kualitasnya dengan menekuni atau melakukan pengembaraan spiritual untuk semakin mendekatkan diri kepada Tuhan. Karenanya, jalan spiritual jelas berada diseberang jalan material yang orientasinya lebih duniawi — bukan ukhrowi — yang lebih bersifat dan penuh nuansa ilahiah. Maka itu mereka yang abai terhadap etika, moral dan akhlak jauh berada diujung kematian yang nyaris tak pernah terlindas dalan kehidupan mereka sehari-hari.

 

Banten, 3 Mei 2025

Diduga lalai perawatan PT PDAM sering nya mati masarakat RT 14 mengeluh

0

Diduga lalai perawatan PT PDAM sering nya mati masarakat RT 14 mengeluh

Muara Enim Sumsel | Mediacakrabuana.id
masarakat desa Tegal Rejo RT 14 mengeluh terhadap PDAM tanjung Enim yang sering terjadi mati sehingga aktivitas ibuk rumah tangga terhambat

hampir setiap hari warga keluhkan tentang perkara air bersih dalam keluhan tersebut warga RT 14 akan mengambil tindakan tegas apabila air PDAM masih sering mati
Dan warga RT 14 akan menemui pimpinan cabang tanjung enim PT PDAM untuk menuntaskan hak nya dari air bersih tersebut

Walau sering tidak mengalir air PDAM ini kami masih membayar terus dan tidak ada yang tidak bayar
ucap warga tersebut ke pada awak media pada Senen 21apr2025

Sering kali warga RT 14 menghubungi no kontak karyawan PDAM cuma di jawab lagi ada perbaikan
Masa perbaiki hampir berminggu-minggu ujar warga RT 14

Dan kami warga RT 14 apa bila masih sering terjadi air tidak mengalir secara berturut seperti ini maka kami akan mengadakan aksi demo untuk menuntut hak kami mendapatkan air bersih tersebut..pungkas nya

Jacob Ereste : *Jalan Spiritual Menuju Rasa Syukur Menikmati Segenap Karunia Ilahi Rabbi*

0

Jacob Ereste :
*Jalan Spiritual Menuju Rasa Syukur Menikmati Segenap Karunia Ilahi Rabbi*

Mediacakrabuana.id

Ambisius adalah sifat atau perilaku yang menandai keinginan kuat untuk meraih tujuan tiada lelah untuk menyerah untuk mencapai target yang diinginkan.

Sifat dan sikap ambisius pun seperti tidak ada takutnya untuk menghadapi resiko yang merintanginya. Sehingga berbagai cara untuk mencapai tujuan tersebut dapat diraih, meski taruhan yang akan didapatkan juga sangat besar resikonya. Begitulah sifat dan sikap ambisius memiliki resiko yang besar. Apalagi ambisi itu dilakukan tanpa etika, sandaran moral serta pijakan akhlak yang kuat.

Sikap dan sifat ambisius yang tidak realistis, sangat riskan mengalami kegagalan dan menimbulkan kekecewaan. Apalagi muatan dari ambisiusitas itu sendiri mempunyai potensi terjadinya konflik dengan pihak lain, lantaran muatan ambisiusitas biasanya acap berada di luar kendali yang abai terhadap kesadaran diri untuk melakukan kontrol dan tiada abai terhadap empati terhadap pihak lain. Karena yang ada di dalam benak orang yang sangat ambisius itu biasanya adalah capaian dan kesuksesan yang harus diraih, sehingga mengabaikan tata cara dan pelaksanaannya yang abai pada etika, moral dan akhlak yang senantiasa harus menjadi pijakan perilaku setiap orang.

Di dalam forum diskusi ambisius seseorang itu dapat terlihat dari kecenderungannya ingin memonopoli dialog. Karena yang ada di benaknya adalah ide dan gagasan yang dia anggap paling baik dan harus diterima oleh orang lain. Belum lagi ambisi dan hasratnya untuk tampil dengan kesan yang lebih dari peserta dialog yang lain. Karena itu yang bersangkutan sering sekali mengumbar masalah kelebihan dirinya yang dia pikir tidak dimiliki oleh siapapun. Padahal, orang lain — seperti apapun latar pendidikan dan pengalaman hidupnya — tetap memiliki kelebihan yang sama sekali tidak pernah dimiliki.

Karena itu, sifat dan sikap ambisius harus mampu dikendalikan dengan cara selalu menakar diri agar tidak sampai berlebih, apalagi hendak disandingkan dengan kelemahan orang lain. Sikap dan sifat ambisius yang liar dan tidak terkendali ini, memiliki sifat dan sikap dengan perilaku tamak dan rakus. Sehingga kecenderungan untuk mengabaikan hal dan kepentingan orang lain bisa menjadi bumerang yang menghabisi diri sendiri. Sebab pada umumnya bagi mereka yang tamak dan rakus ini pun selalu menginginkan lebih dari apa yang mereka miliki, tanpa pernah memiliki batas yang puas.

Celakanya lagi, dari sifat dan sikap yang rakus dan tamak ini umumnya mereka mempunyai kecenderungan untuk mengabaikan etika, moral bahkan akhlak manusia yang mulia dalam upaya untuk mencapai maksud dan tujuannya guna dapat lebih menguntung dirinya sendiri, tanpa harus dapat merugikan pihak lain.

Sifat dan sikap yang tamak dan rakus sangat potensial merusak hubungan dengan pihak lain. Sebab sifat dan sikap tamak dan rakus akan memupus kepercayaan dari pihak lain untuk waspada dan memasang jaring pengaman dengan cara lebih ketat serta ekstra hati-hati yang bisa berlebihan untuk menjaga diri.

Ketamakan dan kerakusan pada akhirnya — meski sebelumnya dapat disembunyikan dengan rapi — akan terlihat juga oleh mereka yang telah mengalami sebagai korban, karena hak-hak mereka telah dikadali oleh yang bersangkutan. Maka itu, janji manis serta kesetiaan seorang kawan, acap diumbar sebelum menjadi apa-apa dalam bidang apapun. Namun setelah sukses yang bersangkutan dapat diketahui lebih persis Ikhwal sifat dan sikap perangainya yang asli.

Ketamakan dan kerakusan dapat terwujud dalam bentuk kekayaan, kekuasaan, dominasi — dalam persaingan reputasi, karier atau bentuk usaha yang lain — secara berlebihan untuk meraih atau upaya untuk dapat mempertahankan agar tidak berpindah tangan kepada orang lain.

Ketamakan dan kerakusan terhadap kekuasaan biasanya dilakukan secara berlebihan dengan menggunakan berbagai cara hingga acap abai pada tatanan etika, moral dan akhlak mulia yang seharusnya menjadi jati diri yang berkepribadian mulia dan luhur.

Akibat dari keserakahan dan kerakusan yang berlebihan ini untuk memiliki atau menguasai sesuatu secara berlebihan, umumnya menjadi abai terhadap etis lantaran cenderung bersikap tidak adil dan mengabaikan hak serta kepentingan orang lain.

Adapun penyebab dari kerakusan dan ketamakan yang berlebihan ini biasanya karena selalu merasa tidak puas dan tidak memiliki kesadaran untuk bersyukur. Karena itu, merenung, kontemplasi diri, berzikir memperbanyak ibadah, meningkatkan perbuatan baik untuk menolong banyak orang dalam bentuk dan cara apapun yang bisa membahagiakan orang lain, harus bisa menjadi bagian dari kebahagiaan bagi diri sendiri. Karena itu tak berlebih bila banyak orang percaya bahwa jalan spiritual menuju rasa syukur terhadap seluruh karunia Ilahi Rabbi. Sebab spiritual dapat menjadi penakar ambisi, ketamakan dan kerakusan berlebih yang bisa mengangkangi hak dan kepentingan orang lain.

 

Banten, 3 Mei 2025

BERITA TERBARU