“Dugaan Korupsi Sistematis di Dinas Perkim Lubuklinggau: 205 Paket Rp 40 Miliar Diduga Dipecah, Taman Inflasi Rp 2 Miliar Tender Gagal*
*LUBUKLINGGAU –* MEDIACAKRABUANA.ID
18 Oktober 2026 – lbsnews.com – Lembaga Swadaya Masyarakat Kemilau Cahaya Bangsa Indonesia (LSM KCBI) PC Musi Rawas Utara mengungkap dugaan korupsi sistematis di Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Lubuklinggau TA 2024-2025.
*TEMUAN 1: Taman Inflasi Rp 2 Miliar Tender Gagal*
Berdasarkan data LPSE Kota Lubuklinggau, paket *PEMBANGUNAN TAMAN INFLASI KOTA LUBUK LINGGAU Kode Lelang 5282195* dengan Pagu Rp 2.000.000.000, HPS Rp 1.999.659.814, APBD 2024 dinyatakan *TENDER GAGAL* pada 26 Agustus s/d 12 September 2024.
Anehnya, di RUP 2025 muncul lagi dengan nama *Lanjutan Pembangunan Taman Inflasi (BKBK) Rp 1,5 Miliar.
*TEMUAN 2: Anggaran Jumbo Rp 114,6 Miliar Tahun 2025*
Total RUP Dinas Perkim TA 2025:
– *319 Paket Penyedia = Rp 113,044 Miliar*
– *3 Paket Swakelola = Rp 1,624 Miliar*
– *TOTAL 322 PAKET = Rp 114,669 MILIAR*
*TEMUAN 3: Dugaan Pecah Paket 205 Paket Rp 40 Miliar*
Dari 319 paket, ditemukan pola seragam yang diduga melanggar Perpres 12/2021 Pasal 20 ayat 3 tentang larangan pecah paket:
– *Drainase Rp 197.311.414 = 70 paket*
– *Cor Beton Rp 197.380.000 = 80 paket*
– *Talud Rp 197.802.000 = 35 paket*
– *Lampu Jalan Rp 199.670.000 = 20 paket*
*TOTAL 205 paket (64,3%) senilai Rp 40 Miliar lebih* sengaja dipecah di bawah Rp 200 Juta agar bisa menggunakan metode *Pengadaan Langsung*, menghindari Tender/lelang terbuka.
Selain itu ada paket jumbo yang patut diaudit:
– Beban Tagihan Listrik Rp 6,7 Miliar
– Taman-taman BKBK total Rp 15 Miliar (Taman Kurma Rp 3,5 M, Taman TOS Rp 2,5 M, Taman Walikota Rp 2 M)
– Perumahan Developer Rp 15 Miliar
– Lampu LED PJU Rp 5 Miliar
*TUNTUTAN LSM KCBI:*
1. Mendesak Kejari Lubuklinggau segera lakukan penyelidikan atas Tender Gagal Taman Inflasi Rp 2 Miliar APBD 2024
2. Audit investigatif atas 205 paket yang diduga dipecah senilai Rp 40 Miliar di Dinas Perkim TA 2025
3. Buka transparansi kepada publik
_“Ini bukan lagi kesalahhan administrasi, tapi dugaan korupsi sistematis. Kami sudah siapkan laporan resmi dengan lampiran 319 paket + screenshot LPSE Taman Inflasi untuk diserahkan ke Kejari,”_ ujar Ketua LSM KCBI PC Muratara.















