“Rahasia Besar Sejarah Kemerdekaan Terkuak: Kepala Perwakilan Cyber Nas Banggai Temukan Bendera Pusaka Asli dan Barang Peninggalan Mr. Ir. Soekarno”
BANGGAI, SULAWESI TENGAH, MEDIACAKRABUANA.ID
11, 08,2026 CN — Sebuah temuan bersejarah yang berpotensi mengubah penceritaan sejarah perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia berhasil diungkap oleh Muh. Faisal Taib, Kepala Perwakilan Media Cyber Nas Sulawesi Tengah. Di kawasan Banggai Bersaudara, ditemukan bendera Merah Putih yang diyakini sebagai bendera asli pengibaran Proklamasi beserta sejumlah artefak peninggalan Presiden Pertama RI, Mr. Ir. Soekarno.
Temuan ini membawa fakta sejarah baru terkait peristiwa Jumat, 17 Agustus 1945 di Pegangsaan Timur, Jakarta. Berdasarkan jejak fakta yang terhimpun, bendera Merah Putih sempat dikibarkan pada pagi hari, namun usai diturunkan pada sore harinya, keberadaan bendera tersebut misterius dan dinyatakan hilang. Kini, fisik bendera langka tersebut berhasil diidentifikasi di Sulawesi Tengah.
Karakteristik dan Bukti Fisik Bendera Merah Putih
Fisik bendera yang ditemukan memiliki ciri-ciri khusus yang sangat identik dengan catatan material sejarah:
Bahan Utuh Tanpa Sambungan: Kain bendera berasal dari material asli buatan Belanda dan tidak memiliki jahitan sambungan antara kain merah dan putih.
Jejak Perjuangan: Terdapat jejak bekas sobekan dari kain warna biru (sisa pengubahan bendera Belanda), robekan perang, serta bekas lubang peluru.
Sentuhan Ibu Fatmawati: Area kain yang rusak dan terlubang tampak dirapikan secara manual menggunakan jahitan tangan khas buatan Ibu Negara pertama, Fatmawati.
Selain bendera Merah Putih asli, di lokasi yang sama Muh. Faisal Taib juga menemukan sejumlah barang peninggalan pribadi milik Sang Proklamator, Mr. Ir. Soekarno, yang meliputi:
-Tasbih peninggalan Bung Karno.
-Tongkat komando yang di dalamnya berisikan keris.
-Senjata tajam jenis badik pusaka.
Langkah Resmi ke Pemerintah Pusat
Menindaklanjuti temuan monumental yang menyimpan rahasia besar perjuangan para pahlawan kemerdekaan di Kabupaten Banggai ini, Muh. Faisal Taib telah mengambil langkah resmi. Pada tanggal 17 Juli 2026, surat pemberitahuan dan permohonan tindak lanjut telah dikirimkan secara resmi kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, serta Ketua DPR RI.
“Temuan ini bukan sekadar benda peninggalan, melainkan rahasia besar sejarah bangsa yang selama ini dicari oleh negara. Kami berharap Pemerintah Pusat melalui Presiden Prabowo Subianto dan DPR RI segera menurunkan tim ahli arkeologi dan sejarawan nasional untuk memverifikasi serta menindaklanjuti temuan berharga di Kabupaten Banggai ini demi kelurusan sejarah Indonesia,” ujar Muh. Faisal Taib.
Temuan di tanah Banggai ini diharapkan dapat menjadi pintu pembuka untuk menyibak tabir misteri sejarah kemerdekaan RI yang belum terungkap selama puluhan tahun.















