“Davit Anak Salah Satu Korban Butuh Bantuan Pemkab Purwakarta 10 Orang Masyarakat Purwakarta Terlantar Di Sumatera”
Purwakarta.Jabar || Mediacakrabuana.id
Seorang anak dan ibunya mendatangkan ke Desa Cibening Kamis 23 April 2026.
Memohon bantuan terhadap kades Cibening,di karenakan ini permasalahan yang begitu rumit kades pun , berkordinasi terhadap wita Camat Bungursari.
Davit anak dari Suhandi beralamat di Perum B.I.P mengatakan terhadap awak media.di ruang aula desa.
Davit menjelaskan bahwa ayahnya di minta pihak perusahaan sepuluh pekerja untuk di Lampung ungkap David.
Selain itu,ada khawatir dalam dirinya yang berawal keberangkatan ayah saya jam 10 pagi ,dan di undur terus sampai jam 8 malam berangkat nya di karenakan sedang menunggu keputusan dari PT Sekar Multi Pratama yang berkordinasi dulu ucapnya.
Sesampainya,di Sumatra Selatan,10 orang asal Purwakarta di bawa lokasi kebun tebu dalam perjalanan tiga jam sampai di kebun tebu tersebut.
Sangat miris sekali,dari penjelasan Suhandi terhadap istrinya tersebut.
Bahwa,tidak sesuai dari perjanjian sebelumnya bekerja di perusahaan.
Ternyata,lokasi tersebut jauh dari pemukiman warga,dan suami saya di sana ingin makan harus bekerja dulu menebang tebu barulah di berikan makan.
Hanya di beri makan cuma Indomie saja,dan tidak ada nasi setiap harinya ungkap keluarganya
Sementara, sepuluh orang asal Purwakarta yang ikut bekerja di sana, ingin pulang ke Purwakarta harus mengembalikan uang sebesar Rp.2.700.000 per orangnya.
Saat, berkomunikasi Terhadap ayah saya posisi bukan di Lampung melainkan ada di Kabupaten Tanggamus Sumatra Selatan dalam sharelocknya ucap davit.
Anehnya,bapak saya sudah mengatakan bahwa untuk kepulangan kami ke Purwakarta sudah ada dari om Zein Bupati Purwakarta dan harus isi forum dan tanda tangan saja terangnya
Di lokasi yang sama,camat sudah berkomunikasi terhadap Bupati Purwakarta,dalam penjelasan Bupati Purwakarta belum ada saya berkomunikasi terhadap pihak sana,dan juga pihak Disnakertrans juga sama belum ada,ujarnya.
Hal tersebut,sangat berbahaya mafia perusahaan sudah membawa nama baik Bupati Purwakarta, seolah olah sudah ada komunikasi dalam teka teki keluarga.
Diminta pihak aparat penegak hukum dan Pemkab Purwakarta segera mengambil langkah cepat dugaan perdagangan orang.
Dikarenakan, kondisi sepuluh orang asal Purwakarta saat ini sedang sakit,dan satu orang sedang kritis.
Bilamana sepuluh orang ini di biarkan akan menimbulkan korban jiwa
( Red/ Tslm)















