DISHUB PROVINSI SUMSEL DIDESAK BERTINDAK ANGKUTAN BATU BARA MERAJALELA DARAT MAUPUN PERAIRAN.

0
94 views

Ali Sopyan sedang di ruang tunggu PT.BA

DISHUB PROVINSI SUMSEL DIDESAK BERTINDAK ANGKUTAN BATU BARA MERAJALELA DARAT MAUPUN PERAIRAN.

SUMSEL || MEDIACAKRABUANA.ID

Pimpinan umum Media Rajawali news grup ( Ali Sopyan ) menyikapi adanya permasalahan angkutan batu bara di wilayah Sumsel yang menimbulkan simpang siur impor Masi ke kalangan masyarakat luwas .
Pasalnya kejadian sejumlah bangunan dan jembatan yang ke tabrak oleh tongkang angkutan batu bara di alur sungai musi. Sumsel tidak seluruhnya milik PT. BA. Yang dapat dikatakan perusahan. Negara Sehingga Haltersebut menimbulkan Salin tuding antara perusahan batu bara suwasta dengan PT. BA. Sumsel hal tersebut . Berdampak PITNAH satu sama lainya Yang dapat menimbulkan pidana . Akibat ke tidak pahaman. Tegas Ali Sopyan. Ironisnya pihak dishub terkesan tutup mata dengan adanya menjamur mobil tronton angkutan batu bara yang diduga melebihi kapasitas daya angkutan yang berdampak kerusakan jalan raya serta menimbulkan penyakit plek paru paru rakyat yang dilintasinya oleh kenderan angkutan batu bara dampak dari semburan debu batu bara.

Lanjut Ali Sopyan Pimpinan umum Media Rajawali news yang berasil konpirmasi ke pihak PT.BA. Dengan tegas Kuwasa hukum
PT Bukit Asam Tbk (PTBA) mengatakan
Dengan adanya pemberitaan yang menyoroti berbagai aspek operasional perusahaan.
Sebagai perusahaan tambang milik negara, PTBA selalu berkomitmen menjalankan kegiatan usaha dengan tata kelola yang baik, menerapkan prinsip good mining practice, serta memastikan kepatuhan terhadap seluruh regulasi yang berlaku. Terkait pemberitaan tersebut, kami menyampaikan klarifikasi untuk meluruskan informasi agar tidak menimbulkan persepsi yang keliru di tengah masyarakat:

  1. Produksi Batu Bara di Sumatera Selatan
    tidak hanya berasal dari PTBA, tetapi juga dari berbagai perusahaan lainnya, termasuk sektor swasta. Total produksi batu bara di Sumsel pada tahun 2024 diperkirakan lebih dari 100 juta ton, yang berasal dari berbagai perusahaan tambang.
  2. Pengangkutan Batu Bara PTBA
    senantiasa mengutamakan aspek lingkungan dan keselamatan dalam operasionalnya. Pengangkutan batu bara PTBA sepenuhnya menggunakan modal transportasi kereta api dan hauling road khusus, Tidak menggunakan jalan umum, dan tidak menggunakan mobil lisasi angkutan batu bara Sekalipun ada angkutan batu bara yg menggunakan mobil tronton bukan dari PT. BA.
  3. Tanggapan atas Insiden Tongkang di Keramasan, Kertapati Kami menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden yang terjadi pada 12 Maret 2025, di mana Tongkang Kapuas Jaya 3023 yang ditarik oleh Tugboat Johan Jaya 171 mengalami kendala akibat arus kuat saat bermanuver di perairan Keramasan, Kertapati. Kami bersyukur tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut .

Dan sebagai bentuk tanggung jawab, PT Bukit Prima Bahari (BPB)—anak perusahaan PTBA sekaligus sebagai operator kapal—bersama pihak terkait telah segera berkoordinasi dengan warga terdampak dan menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan dengan baik dan damai. PTBA melalui BPB terus meningkatkan standar keselamatan operasional, termasuk penguatan pengawasan, peningkatan pelatihan awak kapal, serta penerapan prosedur keselamatan yang lebih ketat untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

Sebagai bagian dari komitmen jangka panjang, PTBA terus berperan aktif dalam mendukung program pemerintah untuk mewujudkan swasembada energi serta mengembangkan hilirisasi dan industrialisasi batu bara. Upaya ini sejalan dengan program Asta Cita Presiden, yang bertujuan meningkatkan nilai tambah sumber daya alam sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, baik di Sumatera Selatan maupun secara nasional.

Kami menghormati kebebasan pers dan mengapresiasi peran media dalam memberikan informasi kepada publik. Kami berharap setiap pemberitaan tetap mengedepankan etika jurnalistik serta prinsip keberimbangan agar tidak menimbulkan persepsi yang keliru di masyarakat. Tutur Ali Sopyan
( Red )