“Gedung Cagar Budaya di Ogan Ilir Terbakar, Benarkah Peninggalan Kolonial Belanda?”
Ogan ilir Sumsel || Mediacakrabuana.id
Tim pemburu Fakta tipikor Rabu 27 mei 2026 Salah satu gedung tua yang dikenal warga setempat peninggalan kolonial Belanda di Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, terbakar pada Rabu malam (27/05/2026) sekitar pukul 19.00 WIB.Kebakaran tersebut menghanguskan seluruh bangunan yang terbuat dari kayu beserta seluruh isinya.
Bangunan yang kini difungsikan sebagai kantor Lurah Tanjung Raja Utara itu, merupakan salah satu bangunan bersejarah atau cagar Budaya di Kabupaten Ogan Ilir.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Ogan Ilir, H Sayadi, S.Sos.,M.Si saat dikonfirmasi, menyebutkan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.Kita belum tahu pasti apa penyebab kebakaran Kantor Lurah itu, dugaan sementara korsleting listrik,” ujarnya pada Palembang Ekspres. Surat kabar
Dikatakan Sayadi, pihaknya belum bisa memastikan bangunan Kantor Lurah Tanjung Raja Utara tersebut peninggala Belanda.Tapi yang pasti, bangunan kantor Lurah itu adalah Cagar Budaya,” tukasnya sembari menutup sambungan telepon media ini.
Informasi yang dihimpun media ini, kronologi kebakaran bermula ketika seorang warga, melihat kobaran api di bagian bangunan.Api dengan cepat menjalar ke seluruh ruangan dan membakar seluruh isi kantor, bahkan bangunan lain yang ada di sekitar Kantor Lurah nyaris jadi amuka Si Jago Merah.
“Warga bersama TNI dan Polri dan berusaha memadamkan api dengan alat seadanya,” papar Iwan.
Jurnarlis,suparman
rdsuparman @gmail.com















