www.mediacakrabuana.id | PT Media Cakrabuana News | Halaman 319    
Beranda blog Halaman 319

Pilkades 2021, Abdus Salam Pimpin Desa Cangkramaan Sumenep

0

Sumenep, mediacakrabuana.id – Abdus Salam, S.Pd.I, terpilih Kepala Desa Cangkramaan, Kecamatan Arjasa periode 2021-2026, dalam kontestasi Pilkades serentak 2021 di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Penetapan Hasil Penghitungan Suara yang dilakukan Panitia Pemilihan Kepala Desa (P2KD) Desa Cangkramaan tersebut merupakan puncak segala proses Pilkades Tahun 2021 berlangsung 8 bulan.

“Alhamdulillah saya terpilih di Pilkades Cangkramaan” ungkap Abdus Salam kepada media cakrabuana.com, Sabtu (27/11/2021).

Menuturkan, kemenangan tersebut merupakan hasil ikhtiar dan kerjas keras para tim sukses serta masyarakat yang memberikan kepercayaan untuk memimpin lagi Desa Cangkramaan.

“Terimakasih kepada masyarakat sudah memberikan kepercayaan. Ini amanah masyarakat kami, harus kami jaga,” pungkasnya.

Ridhawi

SOLUSI MUKTAMAR NU, PERLU SEGERA ISHLAH DAN TABAYYUN

0

Jakarta, mediacakrabuana.id – Dinamika menjelang Muktamar NU yang masih belum bulat sepenuhnya, meskipun terlihat adanya arus yang menghendaki reschedule alias dimajukan, dipercepat atau dimundurkan, kondisi tersebut memerlukan kewaspadaan semua pihak atas munculnya kerawanan konflik dan benturan antar elit hingga level grassroot (akar rumput) jama’ah Nahdlatul Ulama. Jika itu terjadi, maka dapat menimbulkan kegaduhan sekaligus menjadi beban pemerintahan Presiden Jokowi dan kabinetnya yang sedang fokus bekerja dihimpit tekanan krisis kesehatan dan masalah perekonomian. Karenanya, diperlukan kesegeraan upaya dan langkah ishlah (berdamai) dan tabayyun (saling mengklarifikasi) untuk mengatasi kemadharatan yang menjadi tradisi dan akhlak para Kyai NU menuju “kalimatun sawa” alias titik temu yang masih terbuka lebar, ucap Munawar Fuad Noeh, M.Ag.,P.hD, Selasa 30/11/2021.

Menurut Munawar Fuad Noeh, M.Ag., P.hD alias Kang Fuad, Associate Professor Universitas Presiden yang juga merupakan kader dan intelektual NU, merespons sejumlah pertanyaan media di Jakarta. “Saya sangat optimis, haqqul yaqien, apapun perbedaan, keragaman pendapat dan kepentingan di internal NU menjelang Muktamar, baik dari PBNU, Pengurus Wilayah, maupun Pengurus Cabang dan jamaah, termasuk siapapun yang maju dalam kontestasi kepemimpinan PBNU menjelang 1 Abad Pengabdiannya, semuanya bermaksud untuk melanjutkan kemajuan dan masa depan NU yang telah diwariskan oleh para pendiri dan pendahulu”,tegas Kang Fuad.

“Apapun materi dan motif yang menjadi perdebatan, terlepas dari perang wacana dan saling silang pendapat ataupun ada sebagian saling serang, hingga ada yang bablas turun aksi atau demo, tutur Kang Fuad yang pernah aktif di Pimpinan Pusat Ansor/Banser lebih dari 15 Tahun.

Dikatakannya, dinamika menjelang Muktamar NU ke 34 perlu diwarnai dengan suasana yang sejuk, damai, dan sukacita bersama para pimpinan formal NU baik di Pusat dan Daerah, termasuk para Kyai dan Santri dan jamaah NU yang terbilang lebih dari 100 juta.

Masih kata Kang Fuad, setidaknya terdapat tiga pandangan terhadap kondisi Muktamar pasca penetapan PPKM Level 3 yang mengubah waktu Muktamar NU yang semula disepekati pada 22-25 Desember 2021. Berdasarkan Keputusan Munas dan Konbes, telah ditetapkan Muktamar NU berlokasi di Lampung pada tahun 2021. Jika, terjadi situasi yang menghendaki perubahan kembali, sesuai mekanisme organisasi harus disepakati melalui Munas dan Konbes kembali yang menyertakan pengurus NU pusat dan daerah

Pertama, Muktamar dimajukan pada 17 Desember 20219 dengan landasan titah pemimpin tertinggi Rais ‘Aam PBNU. Kedua, Muktamar dijadualkan pada Januari menjelang moment Milad NU. Ketiga, Muktamar tetap dilaksanakan tepat waktu pada 22-25 Desember dengan menggunakan jaringan digital-internal, melalui daring atau Hybrid, kombinasi daring dan luring. Keragaman pandangan tersebut juga secara subyektif diwarnai dengan tarik menarik kepentingan kontestasi Calon dan Tim suksesnya

Mencermati setiap perkembangan yang terus meruncing, perlu segera dilakukan ishlah dan tabayyun dengan beragam cara dan bisa oleh siapapapun yang mengambil inisiasi. “Dari semua tokoh penting yang dapat mengambil langkah Ishlah dan Tabayyun adalah Abah Prof. K.H. Ma’ruf Amin, Wakil Presiden RI, dan juga Majelis Tahkim Muktamar NU ke 34 yang sudah ditetapkan di Lampung melalui Munas dan Konbes NU sebelumnya patut dihormati bersama”, harap Kang Fuad

“Sekali lagi, saya sangat yakin, Kyai Makruf dengan sikap arif dan bijak sebagai ulama dan umara, demi marwah dan mashlahah, dapat menjernihkan segera menuju ishlah dan tabayyun yang diharapkan semua pihak. Biasanya dalam khas tradisi NU, bisa serba santai, sambil guyon, dan canda tawa saja bisa menyelesaikan masalah apapun. Itulah khas NU. Bisa saja Wapres mengajak Shalat Jumat berjamaah bersama para pucuk pimpinan PBNU, mulai dari Ra’is Aam, Katib Aam, Ketua Umum Tanfidziyyah, dan Sekretaris Jenderal, serta Panitia Nasional dan Daerah, lalu sambil makan siang dan duduk lesehan, bincang santai sambil mencairkan ketegangan dan membangun suasan ishlah dan tabayyun untuk bersama menyukseskan Muktamar NU ke 34”, Kang Fuad meyakinkan.

Mantan Sekretaris Jenderal GP ANSOR tersebut menjelaskan, jika tak segera diambil langkah ishlah dan tabayyun, akibatnya citra, wibawa dan kehormatan Jamaah dan Jam’iyyah NU, akan banyak dicibirkan dan diolok-olok karena tak mampu mengelola konflik dan benturan kepentingan, di tingkat Tokoh Puncak, elit Internal PBNU, Kisruh internal Panitia, PBNU dg PW / PC, Antar PW / PC saling benturan, apalagi dengan menyaksikan hingar bingar di media sosial yang tidak sehat, terkait Muktamar NU memang perlu dijernihkan dan diharmonisasikan. “Selama ini, sepanjang sejarah Republik, NU adalah pemberi solusi dan penyemai kesejukan, kerap memberi jalan keluar atas masalah apapun di negeri ini. Akan indah pada saatnya, masalah muktamar pun yakin bisa rampung”, ulas Kang Fuad optimis.

“Pandangan dan sikap moral Wapres RI, agar apapun yang terjadi di lingkungan NU dan jelang Muktamar, sebaiknya diselesaikan dengan sejuk, damai dan tenang dengan berakhlakulkarimah, menurut Kang Fuad, merupakan perhatian dan kepedulian Wapres sebagai ulama maupun umara. “Menurut hemat saya, tak perlu ragu, peran Wapres yang juga sebagai Ulama dan Tahkim, untuk segera mengambil langkah kongkret, menengahi dan mengundang para pihak untuk urun rembug dan musyawarah”, usul Kang Fuad yang juga IKAL PPSA-23 Lemhannas RI .

“Kalau Wapres tak segera ikut menyelesaikan, akan menjadi beban bagi Presiden Jokowi dan Pemerintahan juga. Juga menjadi keresahan yang meluas di kalangan warga NU dan masyarakat yang saat ini masih terpuruk dan susah karena terdampak pandemi dan krisis”, Kang Fuad menambahkan.

“Secara pribadi, saya menelaah dan menyerap berbagai aspirasi, serta observasi menyaksikan dan mengkonfirmasi sejumlah pihak, secara obyektif, tak ada keraguan para pemangku kepentingan di Lampung, baik, Panitia Daerah, Pejabat pemda mulai dari Gubernur dan para kepala daerah, Polri dan TNI, serta para tokoh masyarakat di Lampung, sudah siap dan mendukung pelaksanaan Muktamar NU, baik dimajukan, secara daring maupun kombinasi hybrid, ataupun dilakukan reschedule, tak ada aral dan halangan yang merintangi secara teknis dan operasionalnya”, Pungkas Kang Fuad. ***

Fajar Surya Dapat Piala Industri Hijau

0

Jakarta, mediacakrabuana.id – PT Fajar Surya Wisesa menjadi salah satu dari 88 perusahaan yang menerima penghargaan Industri Hijau Level 5. Ini merupakan penghargaan keenam yang diterima Fajar Surya karena dinilai selalu mengutamakan keberlanjutan dalam menjalankan kegiatan usahanya.

Penyerahan penghargaan dilakukan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Selasa (30/11). Perwakilan Direksi Fajar Surya Wisesa Thomas Kosim menerima penghargaan tersebut.

Dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan, Kementerian Perindustrian mendorong para pengusaha untuk memperhatikan persoalan lingkungan hidup. Industri hijau adalah Industri yang dalam produksinya mengutamakan upaya efisiensi dan efektivitas penggunaan sumber daya secara berkelanjutan sejalan dengan program Making Indonesia 4.0.

Kementerian Perindustrian berharap setiap perusahaan mampu menyelaraskan pembangunan Industri dengan kelestarian lingkungan hidup serta dapat memberi manfaat bagi masyarakat luas.
Penilaian Penghargaan Industri Hijau mencakup upaya penghematan sumber daya alam, penggunaan teknologi rendah karbon, penerapan reduce, reuse, recycle dan recovery, serta manajemen perusahaan. Proses Verifikasi dan Penilaian dimulai dari pendaftaran, Verifikasi dokumen dan lapangan, hingga Penilaian membutuhkan waktu sekitar 6 (enam) bulan.

Perwakilan PT. FAJAR SURYA WISESA Thomas Kosim mengatakan, penghargaan yang untuk keenamkalinya diterima ini merupakan kebanggaan karena berarti perusahaan telah menjalankan praktik-praktik terbaik dalam memperhatikan keberlanjutan selama ini. “Penghargaan tersebut merupakan kebanggaan juga bagi Kabupaten Bekasi, di mana kami beroperasi,” kata Thomas.

Menurut Thomas, PT. FAJAR SURYA WISESA akan terus berupaya memberikan yang terbaik untuk menjadikan PT. FAJAR SURYA WISESA atau biasa disebut PT. FAJAR PAPER sebagai perusahaan yang berwawasan lingkungan.(lenny)

Pengawasan Distribusi BBM-LPG ESDA Kabupaten Sumenep Disoal Begini Ulasan Kasat Reskrim

0

Sumenep, mediacakrabuana.id – Untuk menunjang laju pertumbuhan perekonomian di Kabupaten Sumenep selain BBM tidak kalah pentingnya adalah LPG Tabung 3 Kg Tertentu, perlu adanya pengawalan khusus untuk kuota. Jenis Bahan Bakar Minyak (BBM) dan LPG 3 Kg tahun 2021 di Kabupaten Sumenep agar tersalurkan dengan tepat sasaran dan tidak offer kuota yang didistribusikan oleh PT. Pertamina (Persero).

Sesuai dengan ketentuan Peraturan Menteri ESDM No. 26 Pasal 22 ayat (4), dimana pelaksanaan pengawasan dilakukan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) c.q. Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi bekerja sama dengan instansi terkait yaitu Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota, Aparat Penegak Hukum dan PT. Pertamina selaku Badan Usaha pelaksana penugasan penyediaan dan pendistribusian BBM dan LPG Tertentu.

Pengawasan ini bertujuan untuk melakukan pengendalian pendistribusian yang menyimpang meminimalisir kelangkaan BMM dan LPG 3 Kg di seluruh kawasan Kabupaten Sumenep, baik di wilayah daratan ataupun kepulauan. Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Bagian Energi dan Sumber Daya Alam (ESDA) disoal oleh Cakrabuana.com sampai dimana Imbauan kepada Penyalur Retail (SPBU/SPBN/SPBB (Bunker) dan bentuk lainnya).

Imbauan tersebut melanjutkan amanah Kementerian ESDM RI, mengacu pada surat edaran tentang Ketentuan Penyaluran BBM Melalui Penyalur yang ditetapkan di Jakarta, a.n Menteri ESDM RI Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (29/11/2021). Kegiatan penyaluran BBM dilaksanakan dengan 5 (lima) ketentuan, salah satu bunyi ketentuannya adalah ;

  1. Badan Usaha Pemegang Izin Usaha Niaga Umum (BU-PIUNU) wajib melakukan pengawasan atas Kegiatan Penyaluran BBM yang dilakukan oleh Penyalur (Retail (SPBU/SPBN), Industri (Agen), maupun bentuk Penyalur lain) kepada Pengguna Akhir pada wilayah penyaluran sesuai harga jual eceran yang ditetapkan oleh Pemerintah dan atau BU-PIUNU. Pengguna Akhir adalah konsumen yang menggunakan BBM dan tidak untuk diperjualbelikan kembali.
  1. Penyalur Retail (SPBU/SPBN/SPBB/ (Bunker) dan bentuk lainya) hanya dapat menyalurkan BBM kepada pengguna akhir dan dilarang menyalurkan BBM kepada Pengecer (yang bertujuan untuk mendapatkan keuntungan). 3. Penyalur dilarang menyalurkan BBM atau menjual BBM kepada BU-PIUNU.
  2. Penyalur dalam melakukan Kegiatan Penyaluran BBM berhak mendapatkan margin, fee, insentif atau pengurangan harga dari BU-PIUNU. Sayangnya konfirmasi yang dilakukan kami belum membuahkan hasil, jawaban dari Kasubag SDA Energi dan Air Kabupaten Sumenep Erwin Hendra Laksono walaupun dokomentasi data yang dikantongi kami sudah dikirim melalui WhatsApp nya. Jum’at (26/11/2021).

Terpisah, hal Pengendalian dan Pengawasan Penyaluran dan Pendistribusian BBM dan LPG 3Kg di wilayah hukum Sumenep, begini ulasan singkat Kasat Reskrim Polres Sumenep, AKP Farid Yusuf SH. mewakili Kapolres Sumenep AKBP Rahman Wijaya, SIK., SH., MH., sebelumnya menjabat sebagai Kasubdit III/Tipidkor Ditreskrimsus Polda Jawa Timur.

Farid Yusuf SH, menuturkan fungsi kepolisian melayani, mengayomi, melindungi namun ada fungsi fungsi lain yang ia pertegas bahwa jika ada Laporan atau Dumas, beliau selalu siap untuk melakukan langkah- langkah sesuai Tupoksinya.

“Yang perlu diketahui modus pidananya oleh para pelaku usaha, dan sanksi sanksinya ketika ada pelanggaran pidananya itu berat, jelas pada UU No. 22 /2001 dan UU No. 11/2020 ,” tegasnya. Sabtu (27/11/2021).

Ridhawi

Aspresiasi Pembangunan SMKN 1 Nanga Tayap Hampir Rampung Sesuai Juknis

0

Kalimantan Barat Ketapang www.mediacakrabuana.id – Pembangunan Gedung SMKN.I Desa Tanjung Asam Kec.Nanga Tayap Kab.Ketapang Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), disampaikan Kepsek SMPN I ‘Ibu Aleng’ pada Rajawalinews (RN) Group Minggu (28/11/21) tentang Rencana pembangunan Gedung Sekolahan baru,” Kita bangun Gedung tempat praktek baru bentuk Swakelola sesuai dengan Juknis (Petunjuk Teknis) dengan anggaran aliran keuangan APBN ± Rp.1,2 Milyar. Pekerjanya tenaga dari masyarakat setempat/local, untuk bagian pekerjaan plapon tidak bisa dari local, jadi kita mengambil tenaga kerja dari luar yang ahlinya untuk pemasangan plapon dan pemasangan baja ringan, karena itu emang harus yang ahlinya. Sekarang sudah mencapai 95% tinggal memasang ACP (Aluminium Composite Panel) untuk finising,” ujarnya.

Pembangunan Ruang Praktek SMKN 1 Naga Tayap, Ketapang.

Paket Proyek Pembangunan Ruang Praktek yang kesemuanya ditargetkan dapat rampung pada akhir tahun 2021 ini. Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2021, kita berkomitmen untuk memajukan bidang pendidikan Desa Tanjung Asam Kecamatan Nanga Tayap Ketapang Kalbar. Upaya pembangunan gedung sekolah baru selain fisik juga dibarengi dengan pembangunan non-fisik, termasuk dengan mengucurkan paket beasiswa bagi pelajar yang berasal dari keluarga kurang mampu dan juga bagi pelajar yang berprestasi, banyak program kita dalam mendukung siswa yang kita didik agar memiliki kemampuan dalam menimba ilmu untuk mencerdaskan kehidupan pendidikan sebagai Aset Bangsa dan Negara,”ungkapnya Ibu Aleng Kepsek SMPN I Ds. Tj. Asam.

Terpisah disampaikan Aktivis ‘K’ yang perduli Aset Negara,” Proyek Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) yang akan memiliki fasilitas terlengkap dalam satu komplek. Kita sangat mendukung investasi dalam bidang pendidikan seperti ini. Terlebih kita semua memiliki tanggung jawab yang sama dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Dengan kehadiran sekolah ini, nanti di Desa Tanjung Asam Kec.Nanga Tayap semakin banyak pilihan sekolah bagi masyarakat. Masih banyak masyarakat yang menyekolahkan anak-anaknya di pulau Jawa karena mengejar kelengkapan fasilitas pendukung. Kedepannya harus mengsuport sekolahan yang memiliki fasilitas pendukung yang lengkap, bahkan hingga sampai ke kolam renang yang nantinya akan dibangun semuanya dalam satu komplek.

Semoga kedepannya dapat ditingkatkan hingga ke tingkat perguruan tinggi. Memiliki sekolah dengan fasilitas yang sangat lengkap nantinya akan menerapkan pendidikan seperti yang kita harapkan dan dapat berjalan dengan lancar. Pemerintah sangat mendukung program ini dan kita harapkan masyarakat juga mendukung bersama Nawaitu yang tulus, baik dan ikhlas dan saya yakin hasilnya baik,” pungkasnya K yang berpandangan dalam pembangunan sektor pendidikan.*##(Yan)

BERITA PILIHAN

ADVERTISEMENT
Sponsored Ad

Sponsored · PT Assyifa Teknologi Nusantara
Learn more
Ad choices