“DUGAAN KASUS ASUSILA DI LINGKARAN DPRD KOTA PRABUMULIH BELUM DI PROSES HUKUM:

0
2 views

“DUGAAN KASUS ASUSILA DI LINGKARAN DPRD KOTA PRABUMULIH BELUM DI PROSES HUKUM:

PRABUMULIH, MEDIACAKRABUANA.ID

Isu dugaan hubungan spesial antara dua kader partai politik yang sama-sama duduk sebagai anggota lembaga legislatif di Kota

Prabumulih . Menurut Ali Sopyan yang mengamati kasus Cucuk cabut asusila di lingkaran DPRD kota prabumuli harus cepat di proses secara hukum pemerintah hukum agama hukum adat agar kasus cucuk cabut tersebut terang benderang tegas Ali Sopyan Relawan Rakyat Membela Prabowo. Pasalnya
tengah menjadi perbincangan.

Keduanya disebut merupakan wakil rakyat atau wakil bangsat dari partai politik yang sama. Salah satunya merupakan pria yang disebut Atelah beristri, sementara pihak perempuan dikabarkan masih berstatus lajang Mangkonyo GAWETU jangan asak cucuk Bae awak lah wakil rakyat laju wakil nyuck tekasus GAWETU . Rajawali di udara tikus disemak belukar lagi tau . Itulah Informasi mengenai dugaan hubungan spesial yes tersebut bahkan disebut telah menjadi pembicaraan di internal kalangan anggota legislatif DPRD Isu itu juga dikabarkan telah terdengar di kalangan keluarga anggota dewan serta menjadi perhatian awak media. Seharusnya pihak polisi cepat tanggap isu yg berkembang janga tutup telinga Bos.
Jika dugaan tersebut terbukti, persoalan itu dinilai dapat mencoreng citra partai politik cek melalui pisum budak betunonyo kedokter sapisialis agar tidak menimbulkan pinah tutur Ali Sopyan maupun lembaga legislatif, terlebih keduanya merupakan pejabat publik yang seharusnya menjaga integritas dan etika sebagai wakil Rakyat.

Salah seorang petinggi partai politik di Prabumulih, yang kadernya disebut-sebut terlibat dalam isu tersebut, saat dikonfirmasi awak media akhir pekan ini tidak menampik telah mengetahui adanya persoalan tersebut.

Menurutnya, pihak partai telah mengambil langkah internal dengan memanggil kader yang bersangkutan dan memberikan peringatan.

“Secara internal, telah dilakukan pemanggilan dan sudah diberikan peringatan. Hal itu merupakan salah satu pelanggaran berat, termasuk soal asusila,” ujarnya.

Kendati demikian, ia menegaskan bahwa isu tersebut tetap harus dibuktikan terlebih dahulu. Pihaknya tidak ingin mengambil kesimpulan hanya berdasarkan informasi yang beredar.

Ia mengatakan, apabila setelah melalui proses internal dan pembuktian ditemukan adanya pelanggaran sebagaimana yang dituduhkan, maka kader tersebut dapat menghadapi sanksi organisasi, termasuk kemungkinan pergantian antarwaktu (PAW) sebagai anggota legislatif.

“Tetapi tetap prosesnya berjalan secara internal. Bisa di-PAW sebagai wakil rakyat nantinya jika terbukti benar,” tandasnya.

Hingga berita ini diturunkan, dugaan hubungan spesial tersebut belum terbukti secara independen. Pihak-pihak yang disebut dalam isu tersebut juga perlu diberikan ruang untuk memberikan klarifikasi atau hak jawab.

( Redaksi)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini